Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 109. KESAYANGAN SEMUA


__ADS_3

************Hei sahabat de'arys


Para readers ... jangan lupa ya tetap berikan like dan komennya


serta berikan vote dan rate nya supaya saya tetap semangat dan lebih kreatif lagi menyelesaikan cerita ini ... ciayooooo.


Thank you all ... love you ❤ de'arys❤


**HAPPY READING******


Naira Angga serta papa dan Mama sudah mendiskusikan dan memutuskan bersama bahwa acara syukuran kedatangan buah hati mereka Narendratama Sukma Wijaya di rumah akhirnya diadakan secara sederhana hanya mengundang anak anak panti asuhan, saudara, dan para tetangga saja.


Seperti biasanya acara ini di mulai dengan pembacaan doa dan ucapan terima kasih yang Angga sampaikan atas kesediaan anak anak panti asuhan, saudara, dan para tetangga yang berkenan hadir dan ikut mendoakan anak mereka baby Ale.


Naira menggendong baby Ale secara bergantian dengan suaminya.


Hal ini dimaksudkan untuk mencegah tangan tangan saudara dan para tetangga yang ingin memegang anaknya.


Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua, mereka menjelaskan bahwa mereka hanya boleh melihat anak mereka baby Ale tanpa harus menyentuhnya.


Baby Ale masih tetap dijaga dan dirawat sehabis hampir kurang 3 minggu di ruang NICU. Mereka tidak ingin terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi pada baby ryu yang viral di sosmed.


Mereka berharap dengan diadakan syukuran ini banyak yang mendoakan kesehatan dan kesembuahan buah hati mereka baby Ale.


Banyak yang mendoakan baby Ale ... seluruh keluargapun sangat gembira dengan kehadiran baby Ale.


"Wah ... anakmu ganteng banget Angga kata tante Shila mama dari Delan sepupunya."


"Pingin deh pegang pengang cium cium lucunya kata tantenya."


"Maaf tente ... tunggu Baby Ale besar dulu ... kata Angga."


"Gemes aku ra ... lihat anakmu si baby Ale ... tapi sayang belum boleh noel noel


... kata Nadia yang datang dengan tunangan bulenya si Dave yang tampan dan baik hati."


"Makanya ... cepetan ... jangan lama lama ... kata Angga."

__ADS_1


"Maksudnya apa kak Angga kata Nadia pura pura tak tahu."


"Cepat diresmiin ... biar bisa bikin sendiri kata Angga."


"Yeee ... kak Angga ... tunggu bentar lagi lulus kata Nadia tersenyum."


"La ... ini belum lulus aku nikahi juga kata Angga tertawa."


"Itu mah ... lo yang maksa ... iya ga Ara ... kata Nadia memandang ke arah Naira."


"Naira pun tersenyum saja dan kembali menimang nimang baby Ale."


Dirga dan Mahes pun mendatangi baby Ale dengan gembira.


"Wah keponakan uncle ... imut imut ya ... gantengnya luar biasa seperti aku kata Dirga tertawa."


"Ngaco kamu kata Angga ... ya pasti seperti bapaknya la ... "


"Maknya aja waktu hamil nempel nempel bapakny terus ... wajarlah anaknya duplikatnya kata Angga tersenyum kepedean."


"Iya la ... baby Ale mirip gantengnya seperti bapaknya sampai mamaknya tak ke bagian ya kan ra kata Mahes yang tertawa."


"Sini biar aku yang gendong ra ... kata kak Mahes."


"


Hati hati ya kak kata Naira."


"Iya ... iya ... kata Mahes."


"Woiooiiiiii ... yang mau nyusul ... belajar ni ... yeeee kata Dirga mengejek kakaknya Mahes."


Apa lah kamu ini Dirga ... baby Ale kan kesayangan semua ... saat ini dia ini kan lagi jadi idola."


"Wajarlah ... semua orang pingin gendong dia ... kata Mahes tersenyum senang."


"Ulu ... ulu ... ulu ... ponakan uncle yang ganteng ini apa kabar ... kata Mahes tersenyum pada baby Ale sambil menimang nimangnya.

__ADS_1


"Waaaa ... sudah cocok kamu lo kak Mahes ... kata Naira dan Dirga bersamaan."


"Tinggal ... nyari pasangannya saja timpal Angga."


"Oya ... betul betul betul kata Naira menirukan logat film kartun yang ditontonnya."


Mereka pun akhirnya tertawa bersama sama.


"Kalian ini ya ... sudah ga ada yang di gangguin dan digodain ... sekarang aku pula yang di buli kata Angga dengan tersenyum."


"Ye ... siapa yang buli juga kak ... kata Naira , ini itu wejangan atau Nasehat yang bagus."


"Cepetan tu ... ntar ... si cantik diambil orang ... nah ... baru deh kelimpungan sendiri kata Dirga tertawa."


Maksudnya apa Dirga ... tanya Mahes pura pura tidak tahu.


"Halalalalaaa ... kamu ini Mahes ... Mahes ... kamu ini pintar tapi pura pura bodoh ... kata Angga tertawa."


Dirga dan Nairapun ikutan tertawa membuat baby Ale nya ikutan berliut liut badannya sambil membuka mulutnya dengan lucu.


"Idih .... ni anak ... ikutan mengejek uncle nya pula sama kelakuan sama mamak dan bapaknya kata Mahes ikutan tertawa juga."


"Apa sih yang kalian tertawakan. Kedengaran sampai sana kata mama."


"Lihat tu ma ... kata Naira sambil memeluk mamanya ... sudah pas dan cocok kan kata Naira tersenyum."


"He ... hem ... kata mama sambil mengangguk dan tersenyum."


"Sudah ni ma ... kalau mau gendong cucu idola mama ... kata Mahes menyerahkan baby Ale kepada mamanya."


"Mama dengan sangat senang menerima dan menggendong cucu kesayangannya itu."


Mama membawa cucunya dan duduk disamping suaminya pak Anugrah Sukma Wijaya.


Akhirnya acara syukuranpun berjalan dengan baik dan lancar. Semua merasa bahagia dan bersyukur atas kehadiran kesayangan mereka semua Narendratama Sukma Wijaya yang lebih akran di panggil baby Ale.


Dear readers ... jangan lupa juga simak perjalanan Mahesa Sukma Wijaya di cerita "You are My Perfect Match"

__ADS_1


Jangan lupa tetap berikan like , komen , rate dan vote nya ya.


Love you All ....❤de'arys❤


__ADS_2