Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
PRIA BARU


__ADS_3

Semester terakhir kelas 11 sudah berlalu.


Kali ini Narra mendapat peringkat ke dua Ipa tertinggi , setelah Deska tentunya.


Dalam acara ini , tentu ada kegiatan penyerahan hadiah , karna itulah orang tua murid di undang.


Narra terdiam sambil berusaha menahan air mata melihat kedatangan wali murid lain.


Tak berapa lama datanglah buk Jenie guru baru , yang membuyarkan lamunannya.


" Selamat untukmu Narra , oh iya , orang tuamu mana ? " tanya buk Jennie yang membuat rasa sakit di hati Narra makin terasa.


" Mereka ......" Narra tidak bisa menjawab pertanyaan buk Jenie , berat lidahnya terasa berat.


Yota yang sedari tadi memperhatikan Narra datang menghampiri , dan mengalihkan perhatian buk Jenie.


" Buk Jenie kau tidak akan memberi selamat untukku ? " ucap Yota dengan ekspresi kesal.


" Ya ampun Yota kau mengagetkan saja , kalau begitu selamat juga untuk mu ! " ucap buk Jennie seraya tersenyum manis.


" Nahh , begini kan adil "


" Eee , dasar anak ini , ada telfon ibuk pergi dulu "


Setelah buk Jenie jauh , terjadi kecanggungan antara Narra dan Yota. Usai pertengkaran waktu itu.


" Makasih " ucap Narra lirih seraya berjalan pergi.


Karna tidak ingin lagi merasa canggung Yota lalu menghadang Narra.


" Aku ingin bicara dengan mu " ucapnya sambil menarik tangan Narra menuju kelas.


" Begini ..


aku mau minta maaf atas perkataan ku.


Aku sadar sudah melewati batas "


Narra melihat di mata Yota terpancar jelas rasa penyesalan.

__ADS_1


Setelah membuang napas panjang ia menatap Yota dan berkata :


" Tidak apa apa , lagi pula kau berhak marah.


Orang tuamu pasti datang kan ? " tanya Narra mengganti topik.


" Ya .. mama , papa ku disini "


" Kau beruntung ...


Entah kenapa sangat sulit bagi ku mengatakan bahwa orang tua ku sudah tiada.


Meski aku tau kenyataannya , aku lebih memilih berbohong dengan mengatakan mereka pergi sebentar dan akan kembali.


Padahal tidak ...


tidak akan pernah kembali " Narra pun menangis sambil membelakangi Yota.


" Akuu...


tidak tau harus bilang apa untuk membuat mu lebih baik.


Satu hal yang ku tau darimu , bahwa kau gadis paling kuat yang pernah ku kenal.


Saat susana sedih sedang berlangsung tiba tiba saja tanpa permisi Deska lewat tepat di tengah tengah Narra dan Yota.


" astaga ! apa kau tidak lihat ada orang ? " ucap Yota dengan nada tinggi.


Tapi Deska pergi begitu saja seolah tidak mendengar apapun.


" Anak itu benar benar ! " gerutu Yota yang makin geram pada Deska.


" Sudahlah Ta , apa kau pernah lihat dia bersikap sopan ? " ucap Narra.


" Tapi tetap saja menyebalkan "


Lagi lagi ada yang memotong pembicaraan mereka , bukan Deska melainkan Luri.


" Kalian sudah baikan ? " ucapnya dengan keras dari depan pintu.

__ADS_1


Lalu berlari menghampiri 2 manusia yang jadi orang terdekatnya itu.


" Aku senang sekali kalian tidak bertengkar lagi.


Dia sudah minta maaf belum kak ? " belum sempat Narra menjawab , Yota memotongnya sambil melotot pada Luri.


" Memang kenapa jika aku belum minta maaf ? "


" Tentu saja aku akan memaksamu minta maaf.


Kau sangat menyeramkan saat marah ..


Berjanjilah padaku kau tidak akan memarahiku seperti itu " Luri lalu mengulurkan kelingkingnya.


Sebagai bukti dia bersungguh sungguh agar Yota berjanji.


Tapi bagi Yota melihat ekspresi Luri saat kesal itu suatu kenikmatan.


" Tidak mau !


dan jika itu kulakukan apa yang akan terjadi ? " wajah Luri bukannya kesal malah tersenyum manis menatap ke belakang Yota.


" Kau akan menerima pukulan bertubi tubi dari ku " ucap pria tinggi , tampan yang bukan murid dari arah belakang.


Sontak saja Yota berbalik dan terdorong , oleh Luri yang langsung menghampiri serta memeluk erat pria itu.


" Aaaa....


sayangku sudah pulang..


aku sangat merindukanmu... " ucap Luri dengan nada manja.


" Aku juga , kau semakin manis ya sekarang ... " ucap pria itu sambil mencubit gemas pipi Luri.


Melihat itu amarah Yota jangan di tanya lagi.


Ibarat bahasa api yang bergejolak di siram bensin ,


mengebu gebu...

__ADS_1


bersambung .....


bagaimana menurut kalian aksi Yota berikutnya ? dan kira kira siapa pria itu ?


__ADS_2