Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
hampir ketahuan


__ADS_3

tak ingin lama berdebat narra pun memutuskan kembali ke rumah eun bi


begitu melihat narra memasuki rumah , eun bi langsung berlari menghampirinya


" narra kau dari mana aku sangat khawatir ... ? "


" aku ... baik baik saja kau tidak perlu khawatir begitu "


" baiklah ayo tidur ! " ucap eun bi sambil menarik tangan narra menuju kamarnya


meski di sebelah eun bi sudah tertidur pulas , namun narra masih terjaga


" sianida ...


apa pria yang di gantung itu juga sebelumnya di bunuh dengan sianida ? " gumam narra dalam hatinya


namun getaran ponsel berhasil menarik perhatiannya


dengan bergegas dia mengangkat panggilan yang masuk meski ini nomor tidak di kenal


" hallo .. " ucap nya penuh selidik


" hallo , perkenalkan sebelumnya saya pengacara jeefano


nama saya lee su ho "


" ohhh.. "


" pak jeef memberi saya nomormu dan meminta saya untuk membantu kasus yang sedang kau hadapi


jangan khawatir aku tidak akan cerita ke siapapun


jadi tolong katakan apa saja yang kau ketahui tentang kasus ini "


" apa jeef membantuku karna dia tau yang sebenarnya ya ? "


gumam narra sehingga dia terdiam cukup lama hingga pengacara lee berteriak di ponsel


" pak kim za gil ... "

__ADS_1


" apa ?


aku tidak tuli ya jadi turunkan volume suaramu !


omong omong aku punya sesuatu yang harus kau periksa"


" apa ? "


" lakukan tes darah pada mayat itu ! " ucap narra penuh keyakinan


" untuk apa ? " tanya pengacara lee yang masih bingung


" untuk mengetahui apakah sebelumnya dia minum sianida atau tidak "


" huhhh.. baiklah akan saya lakukan "


*****


keesokan harinya rumah eun bi mendadak di penuhi wartawan dan polisi


sambil menggedor gedor pintu polisi tersebut berteriak


kami sudah tau kau menyembunyikan buronan buka pintunya atau kami dobrak ... "


mendengar itu baik narra maupun eun bi sama sama panik dan kebingungan


" bagaimana ini eun bi .. ? " tanya narra dengan ekspresi panik


" aaaaa... , kau pura pura jadi sahabatku dari Amerika saja


pakai wig ini dan lensa kontak yang berwarna biru itu


lalu berdandanlah aku akan mencoba menahan mereka "


eun bi pun berlalu keluar meninggalkan narra yang masih kebingungan tentang cara pemakaian alat alat kosmetik


sementara itu ...


" ada apa ini ribut ribut .. ? " teriak eun bi yang baru saja keluar dari dalam rumah

__ADS_1


" dimana kau sembunyikan buronan itu ? " tanya polisi yang sudah emosi secara dia di maki maki oleh atasannya karna gagal menangkap narra


" apa maksud kalian ? " tanya eun bi pura pura polos


" berhenti berpura pura !


kami tau kim za gil ada di sini " jawab nya dengan nada tinggi


sedangkan rekannya langsung masuk dan menggeledah rumah eun bi


saat mereka hendak masuk ke kamar tempat narra berada


eun bi dengan sebisanya berlari dan menghadang di depan pintu


" jangan di buka !


ini kamar saya kalian tidak bisa masuk seenaknya " teriak eun bi


entah apa yang di lakukan narra di dalam , tiba tiba saja terdengar suara cermin yang terjatuh


" itu pasti za gil ! " ucap salah satu polisi sambil memaksa membuka pintu


karna tak lagi mampu menghentikan para petugas eun bi hanya bisa menutup matanya


sedangkan para petugas malah mematung diam di depan pintu


saat melihat seorang gadis di dalam kamar


" i ' am sorry eun bi " ucap narra lirih


mendengar itu yang di sebut namanya seketika menoleh ke dalam


bersambung ....


thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄


dan comen positifnya ya 😁

__ADS_1


jaga selalu kesehatannya 😉


__ADS_2