Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
MERASAKAN APA YANG KURASAKAN


__ADS_3

Setelah memperhitungkan situasi dan kenyataan , barulah Narra memberanikan diri untuk keluar dari belakang pintu.


Mumpung Pimpinan masih berdebat dengan dirinya sendiri dan posisinya juga membelakangi Narra.


Dengan sisa tenaga , Narra berlari secepat yang ia bisa.


Wusshhh....


Karna seperti ada suara , Pimpinan pun menoleh ke belakang tepatnya ke arah pintu.


" Rasanya ada yang baru saja berlari dari sini. Apa rumor yang mengatakan kalau di ruangan ini ada hantunya benar ya ... ? " ucap Pimpinan yang mulai merinding.


Dengan tergesa gesa dia mematikan lampu lalu lari menuju lift.


Sedangkan Narra kini hampir sampai di ruangannya.


Tentu dengan nafas terengah engah , di tambah lagi dia merasakan sakit di dadanya.


" Aaaa... ahhh... " ucapnya seraya berusaha mengatur nafas.


" Za gil , apa kau ketahuan ? " tanya Hye mi yang sudah lebih dulu kembali ke ruangan ini.


" Tidak... mi " jawab Narra yang masih ngos - ngosan.


" Ihhhh.. , menakutkan saja. Kenapa kau tidak melihat sinyal dariku ? " Hye mi mulai sewot.


" Aku sibuk mencari dokumennya , dan aku ..... berhasil " ucap Narra kegirangan sambil memamerkan dokumen di tangannya.


Di tengah kegirangan Narra , Hye mi melihat Pimpinan yang lewat di depan ruangannya dan seperti hendak masuk.


Agar Pimpinan tidak melihat dokumen di tangan Narra , dia pun nekat memeluk Narra guna menutupi sang dokumen.


" Ada apa ini Hil ? " tanya Pimpinan begitu melihat mereka berpelukan.

__ADS_1


Barulah Narra sadar alasan penyihir ini memeluknya. Dia pun berusaha menyembunyikan dokumen itu.


" Bukan apa apa Pimpinan " sahut Hye mi sambil cengengesan.


" Benarkah ? , lalu kenapa kau terus memeluk Za gil ? "


Suasana hening sejenak sebelum akhirnya ...


" Karna ... kami resmi berpacaran " seketika Narra melotot mendengar jawaban yang barusan dilontarkan oleh wanita yang ia juluki sebagai penyihir.


" Apa kau tidak waras ? " ucapnya dengan suara yang di perkecil.


" Diam dulu " sahut Hye mi lebih nyolot dari Narra.


Sebab tak ingin menyaksikan hal ini terlalu lama Pimpinan pun berkata


" baiklah kalau begitu , selamat bersenang senang , ada ada saja " ucap Pimpinan dan berlalu pergi.


" Apa dia sudah pergi mi ? " tanya Narra yang mulai risih.


" Aku benar benar harus mandi dengan air mawar 3 warna ! " gumam Narra dalam hatinya.


Karna urusan mereka sudah selesai keduanya kini berada di depan Kantor hendak pulang.


" Mana fotonya ? " hye mi pun mengulurkan tangan. Tapi Narra malah tersenyum sinis.


" Aku akan memberinya setelah syarat ke dua terpenuhi " aura jahat pun terpancar jelas dari Narra.


" Apa ! , kau bilang jika ku bantu mengambil dokumen itu kau akan mengembalikannya " protes Hye mi tak terima.


" Kapan ku bilang begitu ? "


" ihhh ... , apa syarat ke dua ? " Narra tampak mengeluarkan spidol dari tasnya.

__ADS_1


" Ayo mendekat ! " ucap Narra pada Hye mi.


" Apa yang akan kau lakukan ? " Hye mi menatap tajam pada spidol di tangan Narra.


" Membuatmu merasakan apa yang ku rasakan "


Karna tidak punya pilihan lain , Hye mi pun menurut meski dalam hati berbagai macam doa untuk Narra telah ia utarakan.


Narra yang tersenyum dan tanpa rasa bersalah menggambar telapak tangan di pipi Hye mi.


Udah gitu spidol yang ia pakai berwarna merah.


Warga Seoul yang belum pada tidur jadi bertanya tanya dalam hati masing masing begitu melihat wajah Hye mi.


Sedangkan Narra masih tertawa puas ,


dia mengantar Hye mi pulang dengan jalan kaki , kebetulan rumah Hye mi tak jauh dari Kantor.


Setelah tiba di depan pagar , Hye mi yang amarahnya udah gak bisa lagi di perkirakan


menatap tajam Narra.


Karna mengerti apa maksudnya , Narra pun menyerahkan 3 foto yang sedari tadi dinantikan oleh Hye mi.


" Semoga mimpi indah ... " ucapnya dan berlalu pergi.


Kalau Hye mi sih , baru saja masuk dia langsung mencari korek untuk membakar foto itu.


Thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄


dan comen positifnya 😁

__ADS_1


dukungan kalian sangat berarti buat author


jaga selalu kesehatannya 😉


__ADS_2