Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
pembalasan narra


__ADS_3

prosesi tatap tatapannya berlangsung cukup lama hingga seorang wanita yang mengaku sebagai polisi tiba tiba masuk


" saya opsir jang man wool petugas yang di minta untuk membawa buronan kim za gil kembali ke kantor " ucapnya yang membuat seisi ruangan ternganga


" baiklah , berhubung kondisinya sudah membaik kau bisa membawanya " jawab si jin


sedangkan si jun melepas infus yang masih terhubung dengan tangan narra


lalu polisi tadi memberikan jaket hitam , masker , serta kaca mata pada narra


" pakai ini ! , aku malas menjawab pertanyaan wartawan nanti "


dengan terpaksa narra menurutinya serta mengikuti polwan itu menuju mobil


saat mobilnya sudah melaju cukup jauh , polwan di samping narra tiba tiba tertawa


" kenapa ? " tanya narra yang tampak bingung


" kau tidak mengenaliku ? ini aku eun bi ! " ucapnya seraya berusaha menahan tawa


mendengar itu narra merasa lega sekaligus malu


setelah tiba di rumah eun bi narra melepas aksesorisnya tadi


" bagaimana kau tau kalau aku di rumah sakit itu ? " tanya narra


" aku meminta salah satu pengawalku untuk mencarimu dan dia menemukan kau di rumah sakit "


" terima kasih atas bantuanmu dan maaf karna aku merepotkan "


" tidak apa apa ! cepat ganti pakaian mu dengan gaun ini agar orang tidak mengenalimu sebagai za gil "


narra pun setuju dan memakai gaun biru yang di berikan oleh eun bi

__ADS_1


" bagaimana ?


apa aku masih terlihat seperti za gil ? "


" tidak terlalu , tapi ku rasa aku tau apa yang kurang "


eun bi pun mendudukkan narra di sofa lalu mendandaninya


" wahh ... ternyata kau sangat cantik .. " ucap eun bi kagum


" benarkah ? " tanya narra tak percaya dan langsung mencari cermin


" waww.. " ucapnya lirih ...tidak menyangka


" oh iya ra , sekarang apa yang akan kau lakukan ? " tanya eun bi yang penasaran tentang rencana narra selanjutnya


" apa lagi .. mengajari mereka bahwa berkhianat itu sangat buruk " jawabnya sambil tersenyum sinis


" eun bi sekali lagi terima kasih ya , tapi ... aku ada urusan sebentar " ucap narra sambil berjalan menuju pintu


ternyata narra pergi ke kantor kejaksaan lebih tepatnya dia menuju parkiran bawah tanah


karna penampilannya sekarang kembali seperti perempuan jadi nya orang orang kantor tak satupun mengenalinya


sehingga dia dengan leluasa berjalan jalan di kantor tanpa takut akan di kenali


" kita akan mulai denganmu pimpinan !


anggap saja aku menggunakan cangkul milikmu untuk menguburmu " begitulah kalimat yang keluar dari mulut narra


setelah pengkhianatan itu narra banyak berubah


sesuai rencana awal narra memasang bom waktu di bagian bawah mobil pimpinan

__ADS_1


" hei apa yang kau lakukan ? " teriak seorang pria yang merupakan sopir pribadi pimpinan


" aku mencari antingku yang terjatuh pak ... " jawab narra asal


" biar ku carikan " ucap pria itu sambil berjalan menghampiri narra


" ini dia ! "


" ahh ... , terima kasih ya pak tapi sebaiknya bapak tidak menyetir hari ini


ku dengar akan ada hujan lebat "


setelah berkata begitu narra perlahan mendekati sopirnya sampai dia tersudut ke mobil


dengan cepat narra kemudian membiusnya hingga pria itu pingsan tergeletak


posisi narra membelakangi cctv


sambil menutupi wajahnya dengan masker serta topi narra menembak cctv yang ada di dekatnya


lalu dia menyeret tubuh pria tadi ke sebuah toilet dan mengambil kunci mobil dari saku celana sopir itu


setelah itu narra memasuki mobil pimpinan dan menyamar sebagai sopirnya


bersambung ....


thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄


dan comen positifnya 😁


dukungan kalian sangat berarti buat author

__ADS_1


jaga selalu kesehatannya 😉


__ADS_2