
bukannya mendengarkan detektif choi untuk bersitirahat
narra malah melamun
maklum malam pertama di penjara
namun perhatiannya langsung teralihkan pada seorang pria yang berada di penjara sebelah
" permisi pak !
apa kau mengkhonsumsi narkoba ? " tanya narra dengan suara kecil
" tidak , ini obat tidur " jawabnya sambil menunjukkan pembungkus pil yang barusan dia makan
" apakah masih ada lagi ? "
" kenapa , kau mau juga ? "
" iya pak , saya juga kesulitan tidur " jawab narra asal
pria itu pun memberikannya pil tidur
" terima kasih pak ! "
" iya "
*****
Di Indonesia ......
malam ini deska masih di kantor karna urusan pekerjaan
saat dia hendak pulang tanpa sengaja ia menyenggol sebuah map
alhasil berkas yang ada di dalamnya pun berserakan
dengan malas dia memungutinya dan dia menemukan sesuatu yang tak terduga
benar , foto narra
cukup lama ia tertegun sambil memandangi foto di tangannya
" apa kabar kamu ?
sudah lama aku tidak mendengar berita tentangmu
kau pergi terlalu jauh , apa kau sangat marah ?
__ADS_1
sampai kau benar benar tak ingin kembali ? " begitulah hati deska bertanya tanya
setelah sadar deska lalu menyimpan foto itu kembali dalam map
dan menempatkannya ke tempat semula
lalu dia berjalan keluar dan pulang
****
keesokan harinya ....
narra tampak di giring ke dalam mobil menuju pengadilan
sebelum itu dia minta air putih dan diam diam ia mencampurnya dengan obat tidur yang semalam
tapi dalam jumlah sedikit biar durasi tidurnya tak terlalu lama
setelah meminumnya narra mulai bereaksi , dan bumm ..
dia pingsan tiba tiba
narra kemudian di larikan ke rumah sakit
" apa yang terjadi ? " tanya detektif choi begitu sampai di rumah sakit
jawab salah seorang polisi
" siapa yang memberinya ? "
" a.. aku .. pak , tapi .. aku tidak mencampurkan apa pun ke dalamnya " jawab seorang polwan dengan gugup
" cepat panggilkan dokter " teriak detektif choi pada kedua rekannya
namun saat detektif choi masuk bersama dokter narra tidak ada di sana
" apa ! dimana dia ? " tanya pak choi hampir bersamaan dengan dokter pada kedua polisi di luar
" ada di dalam pak ! " jawab mereka
" kalau ada aku tidak akan bertanya payah
cepat periksa rumah sakit dia pasti belum jauh " bentak pak choi pada mereka
dengan tergesa gesa mereka pun mencarinya dan mengabari kantor pusat
narra ada di toilet kamar sebelah dia kesana saat polisi kang membeli makanan
__ADS_1
dan polwan kim juga ke toilet karna mereka berpikir narra akan pingsan cukup lama
setelah mempertimbangkan situasi dan kenyataan barulah narra yang masih setengah sadar itu memutuskan lompat dari jendela kecil di sana
kemudian dia lari sambil menutupi wajahnya
dia tampak berlari menuju telfon umum
untung uang satu satunya yang dia miliki sekarang berbentuk koin jadi bisa di gunakan
dengan nafas terengah engah sambil terus mengawasi area sekitar narra menelfon eun bi
" hallo ... ini siapa ? " tanya eun bi
" ini aku narra ! " ( btw eun bi sudah tau yang sebenarnya saat ke bioskop dulu )
" ya ampun ra .. apa yang terjadi
ku dengar kau di penjara ? "
" panjang ceritanya , tapi tolong bantu aku "
" apa kau butuh pengacara ? "
" bukan ! , jemput aku dan akan ku beri tau semuanya "
" baik , dimana kau sekarang ?"
" di ... pinggiran sungai HAN "
" oke , aku berangkat sekarang juga "
eun bi pun bergegas menuju ke tempat narra
" huhh aaa... aaahk.. " teriak narra kesakitan sambil memegangi dadanya
" apa yang terjadi ? aku kenapa ? "
bersambung ....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya 😁
dukungan kalian sangat berarti buat author
__ADS_1
jaga selalu kesehatannya 😉