Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
kabur dari penjara


__ADS_3

bukannya mendengarkan detektif choi untuk bersitirahat


narra malah melamun


maklum malam pertama di penjara


namun perhatiannya langsung teralihkan pada seorang pria yang berada di penjara sebelah


" permisi pak !


apa kau mengkhonsumsi narkoba ? " tanya narra dengan suara kecil


" tidak , ini obat tidur " jawabnya sambil menunjukkan pembungkus pil yang barusan dia makan


" apakah masih ada lagi ? "


" kenapa , kau mau juga ? "


" iya pak , saya juga kesulitan tidur " jawab narra asal


pria itu pun memberikannya pil tidur


" terima kasih pak ! "


" iya "


*****


Di Indonesia ......


malam ini deska masih di kantor karna urusan pekerjaan


saat dia hendak pulang tanpa sengaja ia menyenggol sebuah map


alhasil berkas yang ada di dalamnya pun berserakan


dengan malas dia memungutinya dan dia menemukan sesuatu yang tak terduga


benar , foto narra


cukup lama ia tertegun sambil memandangi foto di tangannya


" apa kabar kamu ?


sudah lama aku tidak mendengar berita tentangmu


kau pergi terlalu jauh , apa kau sangat marah ?

__ADS_1


sampai kau benar benar tak ingin kembali ? " begitulah hati deska bertanya tanya


setelah sadar deska lalu menyimpan foto itu kembali dalam map


dan menempatkannya ke tempat semula


lalu dia berjalan keluar dan pulang


****


keesokan harinya ....


narra tampak di giring ke dalam mobil menuju pengadilan


sebelum itu dia minta air putih dan diam diam ia mencampurnya dengan obat tidur yang semalam


tapi dalam jumlah sedikit biar durasi tidurnya tak terlalu lama


setelah meminumnya narra mulai bereaksi , dan bumm ..


dia pingsan tiba tiba


narra kemudian di larikan ke rumah sakit


" apa yang terjadi ? " tanya detektif choi begitu sampai di rumah sakit


jawab salah seorang polisi


" siapa yang memberinya ? "


" a.. aku .. pak , tapi .. aku tidak mencampurkan apa pun ke dalamnya " jawab seorang polwan dengan gugup


" cepat panggilkan dokter " teriak detektif choi pada kedua rekannya


namun saat detektif choi masuk bersama dokter narra tidak ada di sana


" apa ! dimana dia ? " tanya pak choi hampir bersamaan dengan dokter pada kedua polisi di luar


" ada di dalam pak ! " jawab mereka


" kalau ada aku tidak akan bertanya payah


cepat periksa rumah sakit dia pasti belum jauh " bentak pak choi pada mereka


dengan tergesa gesa mereka pun mencarinya dan mengabari kantor pusat


narra ada di toilet kamar sebelah dia kesana saat polisi kang membeli makanan

__ADS_1


dan polwan kim juga ke toilet karna mereka berpikir narra akan pingsan cukup lama


setelah mempertimbangkan situasi dan kenyataan barulah narra yang masih setengah sadar itu memutuskan lompat dari jendela kecil di sana


kemudian dia lari sambil menutupi wajahnya


dia tampak berlari menuju telfon umum


untung uang satu satunya yang dia miliki sekarang berbentuk koin jadi bisa di gunakan


dengan nafas terengah engah sambil terus mengawasi area sekitar narra menelfon eun bi


" hallo ... ini siapa ? " tanya eun bi


" ini aku narra ! " ( btw eun bi sudah tau yang sebenarnya saat ke bioskop dulu )


" ya ampun ra .. apa yang terjadi


ku dengar kau di penjara ? "


" panjang ceritanya , tapi tolong bantu aku "


" apa kau butuh pengacara ? "


" bukan ! , jemput aku dan akan ku beri tau semuanya "


" baik , dimana kau sekarang ?"


" di ... pinggiran sungai HAN "


" oke , aku berangkat sekarang juga "


eun bi pun bergegas menuju ke tempat narra


" huhh aaa... aaahk.. " teriak narra kesakitan sambil memegangi dadanya


" apa yang terjadi ? aku kenapa ? "


bersambung ....


thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄


dan comen positifnya 😁


dukungan kalian sangat berarti buat author

__ADS_1


jaga selalu kesehatannya 😉


__ADS_2