Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
GADIS DARI MASA LALU


__ADS_3

Setelah kedatangan polisi dan ambulance Deska langsung di bawa ke Rumah Sakit terdekat.


Sedangkan gadis bersenjata itu di tangkap pihak kepolisian.


Tapi saat tangannya di borgol , gadis itu terus berteriak dan mengatakan :


" Asal kalian tau orang yang kalian lindungi itu adalah pembunuh.


Dia membuat adikku minum racun !


dia harus membayarnya "


Narra terkejut mendengar pernyataan gadis tersebut.


" Apa maksudmu ? " tanya Narra dengan tatapan tajam.


" Katakan pada kekasih mu , dia harus membayar perbuatannya.


Aku tidak akan berhenti sampai dia tewas " bisik gadis itu pada Narra.


Lalu ia langsung di bawa masuk ke dalam mobil dan menuju kantor polisi untuk di penjara.


Sedangkan Narra mematung karna tak percaya dengan yang di katakan gadis itu.


Hal ini langsung jadi sorotan siswa / siswi lain.


Anak anak yang menyaksikan kejadian itu turun dan menyebarkan beritanya ,


Hingga tiba di kelas Yota.


" Teman teman...


telah terjadi keributan di atap " teriak salah seorang siswi dengan lantang.


" Benarkah ? " ujar siswi lainnya.


" Ku dengar , Deska di tikam dan Narra juga terluka " mendengar ini semua anak anak berkumpul.


" Apa , siapa yang melakukannya ? " tanya siswi yang menyimak.


" Seorang gadis tapi bukan murid sini "


Yota yang sedari tadi menguping langsung menghampiri.


" Apa maksudmu Narra juga terlibat ?


sekarang dia dimana ? " tanya Yota lebih panik.

__ADS_1


" Yang aku tau dia ke Rumah Sakit tempat Deska di rawat , tapi aku tidak tau dimana pastinya "


Yota melihat Luri sedang asyik bersama dengan keluarganya jadi dia langsung ke parkiran.


Sambil mengemudi dia menelfon Narra.


" Hei Ra ... , ku dengar kau terluka apakah parah ? " Yota yang khawatir pun mulai wawancara.


" Tidak ! aku hanya tergores sedikit di pipi , kau mencari ku ? "


" Iya , kau di Rumah Sakit mana ? "


" Rumah Sakit Ibnu Sina di lantai 4 " jawab Narra santai.


" Baik , aku akan segera kesana " Yota pun melajukan mobilnya lebih cepat.


Sayangnya kenyataan tak sesuai ekspektasi.


Jalan malah macet total karna ada perbaikan dan untuk putar arah juga sudah terlambat.


Fiks , Yota benar benar terjebak.


Sementara itu ......


Ada seorang pria berjas hitam dengan memegang dokumen yang mungkin adalah hasil pemeriksaan Deska


Dia datang menghampiri Narra.


" Permisi kau siapa ? " tanya Ravi padanya.


" Saya temannya Deska , bapak siapa ? " tanya Narra balik.


" Saya Ravi Asistand pribadi tuan Deska.


Apa kau bisa beri tau , apa yang sebenarnya terjadi di sekolah ? "


Narra seketika menceritakan kronologi kejadian.


" Sebelumnya saya melihat Deska tampak pucat , sambil terus menatap ponsel di tangannya


karna penasaran saya mengikutinya.


Dia tampak naik ke atap jadi saya juga ikut.


Dan setibanya saya di atap dia sudah tergeletak bersimbah darah.


Yang mengejutkannya lagi pelakunya seorang gadis.

__ADS_1


Dia juga berkata kalau Deska adalah alasan adiknya bunuh diri.


Aku tidak mengerti maksudnya pak ? "


Mendengar cerita Narra , pak Ravi malah bergumam sendiri


seraya mengepalkan tangannya.


" Gadis itu lagi , kali ini dia sudah melampaui batas " sontak saja Narra jadi bingung.


Saat pak Ravi hendak beranjak pergi Narra menghentikannya.


" Tunggu !


apa maksud bapak bilang gadis itu lagi ?


bapak mengenalnya ? " tanya Narra bertubi tubi.


" Maaf , tapi ini masalah pribadi tuan Deska , kau tidak perlu tau "


" Tidak ! saya harus tau , tolong katakan pak " Narra memaksa Ravi untuk menjelaskan.


" Kita bicara di mobil " perintah pak Ravi.


Beberapa saat kemudian ....


Tibalah mereka di parkiran bawah tanah dan langsung saja Narra di minta masuk ke mobil.


Di sinilah teka teki berikutnya tentang Deska terjawab.


" Sebenarnya , dulu ada seorang gadis yang sangat terobsesi dengan tuan Deska


itu baru terjadi sejak ia masuk SMP.


Namanya Kiela , tapi seperti yang kau tau tuan Deska orangnya dingin dan sangat cuek.


Jadi , dia tidak mempedulikan gadis itu.


Setiap ulang tahun tuan Deska , dia selalu memberinya coklat meski selalu berakhir di tong sampah karna tuan Deska membuangnya.


Hingga tiba semester terakhir di kelas 8 , dan tepat di hari ulang tahun tuan Deska , dia tidak mengirim coklat.


Hal ini membuat tuan Deska jadi heran.


bersambung ..


mohon dukungannya para pemirsa 🙇

__ADS_1


__ADS_2