
setelah jam menunjuk angka 10 pagi , barulah narra bangun dari tidur cantiknya
walau nyawa masih belum terkumpul semua , narra tetap melanjutkan tugasnya sebagai seorang jaksa
" pak bae , apa kau sudah tau maksud dari kata sianida itu ? "
" aku belum dapat menyimpulkan apapun jaksa gil tapi sudah di pastikan sopir bus yang kecelakaan itu adalah mayat pria dalam mobil kargo
untuk memperkuat arguman kami mencocokkan sidik jarinya dan dugaan pun terbukti benar "
jawab pak bae yang justru membuat narra kecewa
" jika dia pelakunya .... , karna sudah meninggal tidak bisa di dakwa , dan sekarang apa yang akan kita lakukan ? "
dari ekspresinya pak bae sebenarnya tampak ragu tapi ia tetap menyampaikannya pada narra
" eee ... begini jaksa gil , pimpinan sudah menutup kasusnya sebagai kecelakaan biasa
dan menybunyikan info tentang mayat dalam mobil kargo itu dari khalayak ramai "
mendengar itu mata narra langsung melotot
" apa ...
kenapa dia melakukan itu ? " tanya narra dengan nada tinggi
sehingga yang di sebut pun mendengarnya
" agar karirmu sebagai jaksa tidak berhenti ! " jawab pimpinan yang langsung masuk ke ruangan narra
" apa maksud pimpinan sebenarnya ? " tanya narra lagi dengan nada yang di turunkan
" coba kau pikirkan , jika kukatakan yang sebenarnya masyarakat pasti menyimpulkan ini kasus pembunuhan berantai
dan akan bertanya siapa dalangnya
__ADS_1
jaksa yang menangani kasus ini akan di salahkan karna gagal menangkap pelakunya "
setelah saja pimpinan berkata begitu dia lalu melenggang keluar dan berjalan menuju ruangannya
sedangkan narra menendang nendang meja karna kesal
" yang benar saja , dasar jahat !" ucap narra keras keras
tak berapa lama ada yang datang dan memanggilnya
" jaksa gil .. " ucap seorang gadis cantik yang juga jaksa baru di sana
" apa lagi .. " jawab narra dengan teriakan karna rasa kesalnya belum hilang
dengan gugup karna kaget baru di bentak jaksa wanita ini pun menjawab
" ada... se.. seorang menunggumu di bawah "
" katakan padanya aku sibuk ! " ucap narra masih dengan ekspresi kesalnya
" ya.... , kau memang tampak sibuk merusak properti kantor ini " ujar nya yang tak di dengarkan narra
" terima kasih atas informasinya , dan untuk mahluk ini biar aku yang tangani ! " ucap hye mi ramah
jaksa wanita itu pun berlalu pergi
menyaksikan hal tersebut pak bae hanya bisa geleng geleng kepala
sementara hye mi masih menatap tajam pada narra
" kenapa melihat ku begitu ? " tanya narra ketus
" kau tampak sangat .... menyedihkan !
omong omong yang menunggumu namanya soo eun bi " mendengar itu mood narra seketika berubah
__ADS_1
sambil tersenyum dia berlari ke bawah
sontak hye mi dan pak bae makin bingung
" ada apa dengan anak itu ? " tanya hye mi lalu berjalan mengikutinya
begitu tiba di loby narra langsung berteriak
" eun bi .... , apa kau menunggu lama ? " ucapnya sambil berlari menghampiri eun bi
" tidak !
tadi sekretarismu bilang kau sibuk "
" eeee , tidak jangan dengarkan dia ! , karna dia itu pembohong"
" oh ya , ada apa kemari ? " tanya narra
" aku ... mau mentraktirmu makan siang bersama
sebagai tanda terima kasih "
" ayo ! , kebetulan aku tidak sarapan tadi pagi " sahut narra dengan semangat
siapa sih yang tidak semangat mendengar kata makanan dan traktir di dunia ini
sayang nya saat narra dan eun bi hendak pergi hye mi malah menghalangi
bersambung .....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya ya 😁
__ADS_1
jaga selalu kesehatan kalian 😉