Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
soo eun da ?


__ADS_3

tatkala mengetahui narra berhasil menyamar eun bi pun dapat bernafas lega sambil melanjutkan aktingnya dia berjalan menghampiri narra


" dont worry jessie .. ! " ucapnya pada narra


" dia sahabatku dari Amerika baiklah karna kalian sangat berani ku izinkan menggeledah kamar ku "


meski ucapan eun bi lebih terdengar seperti sindiran


para polisi tersebut tetap masuk dan memeriksanya


karna tak menemukan apapun mereka dan rombongan demo alias wartawan pada membubarkan diri


" kita selamat ra .. " ucap eun bi yang langsung membanting tubuhnya ke tempat tidur


" maaf ya .. merepotkan dan terima kasih banyak "


" iya tidak apa apa ! "


drutt.. rutt.....


suara getaran ponsel di sebabkan telfon tersebut dari pengacara lee narra langsung mengangkatnya


" bagaimana pak lee ? " tanya narra spontan


" kau benar , di dalam darahnya terkandung sianida


pengadilan juga sudah mengetahui hal ini , jadi statusmu sebagai tersangka masih di pertimbangkan "


" huhhh.. terima kasih banyak pak lee "


" iya , jika ada perkembangan akan ku beri tau "


setelah acara telfonannya selesai narra langsung menuju ke sebuah meja yang ada komputernya


di sana ia mencoba memeriksa ponsel pimpinan , siapa tau aja ada petunjuk


tapi sayangnya semua data telah terhapus , sebab ponselnya sudah di instal ulang seakan pimpinan tau kalau narra akan mengambilnya

__ADS_1


" bagaimana dia tau semua rencanaku ? apa ada mata mata ?


tapi kan hanya eun bi yang tau meski telah sering di khianati aku tetap yakin kalau eun bi orang yang jujur


tapi .... bagaimana jika tidak .. "


saat narra tengah ribut sendiri tiba tiba eun bi berteriak


" narra lihat ini !


pimpinan kejaksaan di temukan tewas dalam mobil yang terbakar " ucapnya seraya menunjuk tv yang menampilkan berita


" hah baru sekarang dia di temukan kasihan sekali .. " gumam narra dalam hatinya


" eun bi .. , apa aku boleh menanyakan sesuatu ? "


" boleh tanyakan saja ! "


" apa saat kecelakaan yang menewaskan orang tuamu itu kau tidak menemukan apapun di TKP ? "


" saat peristiwa itu terjadi aku bersama nenek ku


" apa nenekmu masih hidup ? " tanya narra yang seolah tak peka tentang perasaan eun bi sekarang


" tidak ! begitu melihat kondisi jasad ayahku dia terkena serangan jantung dan meninggal "


mendengar itu narra tersentak kaget


" maaf .. , jadi itu artinya kau benar benar sebatang kara ? "


" aku punya adik laki laki dari ibu yang berbeda , tapi nenekku dulu mengusirnya


sekarang aku tidak tau dia ada dimana "


" kira kira umurnya berapa dan namanya siapa ? " tanya narra lagi bagaikan turis


" aku sekarang 30 berarti dia 28 tahun

__ADS_1


namanya soo eun da , ehhh aku ke kantor dulu ya "


" iya , hati hati "


eun bi pun berlalu pergi , tak lama setelahnya narra tampak berdandan maklum statusnya kan masih buron


sesudahnya dia ikutan keluar dan mampir ke toko ice criem sambil terus melanjutkan acara melamunnya


" soo eun da dan sianida kan kata yang hampir mirip apa itu julukannya ?


aiissshh.. , tidak mungkin takdir akan sebaik ini pada ku tapi jika itu benar bagaimana mencarinya ? " melihat satu satunya pelanggan yang bicara sendiri


pegawai toko pun menghampiri narra


" kau mau pesan ice criem rasa apa ? " tanya pria tersebut


" hah ! maaf saya melamun rasa stowbery saja "


" ehhmmm baiklah "


tak lama pria itu pun kembali dengan semangkuk ice criem strowbery di tangannya


" ini selamat menikmati " ucapnya ramah


" terima kasih " jawab narra dengan nada datar


setelah selesai dengan ice criemnya narra pun beranjak dari sana


tentu setelah dia membayar ice criem nya


namun tanpa sengaja dia menjatuhkan gelangnya ..


bersambung ....


thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄

__ADS_1


dan comen positifnya 😀


jaga selalu kesehatan kalian 😉????


__ADS_2