
setelah selesai dengan acara makan gratisnya narra kini kembali ke kantor
dia tampak bersiap siap untuk sidang di ruangannya
" hye mi bagaimana penampilan ku ? " tanya narra sambil mengenakan baju yang mirip jubah paduan suara berwarna hitam
pada hye mi yang sedang mengetik
tanpa menoleh dan tetap menatap komputernya hye mi menjawab
" tanyakan saja pada eun bi "
mendengar itu mood narra auto berubah
" hye mi ada apa dengan mu ? dari restoran hingga di kantor sikap mu dingin sekali padaku "
tanya narra yang memanas
namun seperti biasanya hye mi mengabaikan narra dan berlalu keluar
" dasar menyebalkan , pak bae kau saja yang menemaniku "
ucap narra begitu melihat pak bae yang baru saja memasuki ruangan
" tapi .... jaksa gil " jawab pak bae tampak memohon
" ayo cepat ! , aku sudah terlambat "
sahut narra yang tak mempedulikan suara hati pak bae
dengan terpaksa pak bae berjalan mengikutinya
benar saja fungsi sebenarnya pak bae ji woon di sini ialah sebagai sopir
*****
tak terasa waktu terus berlalu sebab jam sudah menunjuk angka 20.30 malam
karna sidang yang di lakukan narra sangat padat pak bae sampai tertidur di mobil
dan dengan sengaja narra yang baru keluar mengagetkannya
__ADS_1
" pak bae .... " teriaknya
" aaaa.... " sahut pak bae yang tampak sangat terkejut
" ya ampun jaksa gil .... , untung aku tidak punya riwayat penyakit jantung " ucap pak bae dengan nafas terengah engah
sedangkan narra malah menyengir kegirangan tanpa ada rasa bersalah
setelah merasa cukup tenang barulah pak bae menyalakan mesin mobil dan melajukannya
" pak bae , anterin aku ke kantor saja ya ... "
ucap narra sambil menyedot es kopi yang dia beli tadi
" kenapa tidak langsung pulang ? " tanya pak bae
" aku meninggalkan berkas dokumen kasus baruku , jadi aku harus kembali untuk mengambilnya
bapak pulang saja aku akan jalan kaki ! "
" ya sudah "
suara ban mobil yang beradu dengan aspal akibat pak bae mengerem
" terima kasih ya pak bae , hati hati di jalan ! " ucap narra
yang di jawab dengan klakson oleh pak bae lalu ia pergi
dan narra masuk ke kantor naik lift , menuju ke ruangannya
" yang mana tadi berkasnya ? " gumam narra sambil membolak balik tumpukan berkas di atas mejanya
" nah , ini dia ! " ucapnya lagi lagi bergumam
lanjut ia menuju lift untuk turun ke bawah
baru saja ia keluar dari lift narra tiba tiba mendengar teriakan dari arah dapur kantor
ia pun langsung bergegas kesana untuk melihat
dan tersajilah sebuah pemandangan yang sangat mengejutkan
__ADS_1
yaitu hye mi yang hendak di lecehkan oleh seorang pria yang sudah pasti bukan orang kantor
narra langsung menendang punggung pria itu hingga ia terlempar
" hye mi , kau tidak apa apa ? " tanya narra panik
" aku takut ..... " jawab hye mi dengan linangan air mata
" berlindung di belakangku ! " ucap narra seraya menarik hye mi ke belakangnya
pria tadi bangun dan melakukan perlawanan ia memukul tepat ke bibir narra hingga berdarah
narra tidak tinggal diam dia bangun dan membalasnya
dan terjadilah perkelahian sengit antara mereka
sampai narra berhasil melumpuhkannya
" hye mi ambil tali ! " ucap narra yang sedang memegangi tangan pria itu
dengan tergesa gesa hye mi melaksanakan perintah narra
" ini gil ! "
setelah tali nya di dapatkan narra segera mengikat tangan pria tersebut
dan polisi yang biasanya datang terlambat tampak tiba dengan senjata lengkap
narra pun heran bagaimana polisi itu tau
bersambung ....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya ya 😁
dukungan kalian sangat berarti buat author karna bisa bikin semangat dan senyum senyum sendiri
jaga selalu kesehatannya 😉
__ADS_1