Teka Teki Satu Juni

Teka Teki Satu Juni
teriakan dari dapur kantor


__ADS_3

setelah selesai dengan acara makan gratisnya narra kini kembali ke kantor


dia tampak bersiap siap untuk sidang di ruangannya


" hye mi bagaimana penampilan ku ? " tanya narra sambil mengenakan baju yang mirip jubah paduan suara berwarna hitam


pada hye mi yang sedang mengetik


tanpa menoleh dan tetap menatap komputernya hye mi menjawab


" tanyakan saja pada eun bi "


mendengar itu mood narra auto berubah


" hye mi ada apa dengan mu ? dari restoran hingga di kantor sikap mu dingin sekali padaku "


tanya narra yang memanas


namun seperti biasanya hye mi mengabaikan narra dan berlalu keluar


" dasar menyebalkan , pak bae kau saja yang menemaniku "


ucap narra begitu melihat pak bae yang baru saja memasuki ruangan


" tapi .... jaksa gil " jawab pak bae tampak memohon


" ayo cepat ! , aku sudah terlambat "


sahut narra yang tak mempedulikan suara hati pak bae


dengan terpaksa pak bae berjalan mengikutinya


benar saja fungsi sebenarnya pak bae ji woon di sini ialah sebagai sopir


*****


tak terasa waktu terus berlalu sebab jam sudah menunjuk angka 20.30 malam


karna sidang yang di lakukan narra sangat padat pak bae sampai tertidur di mobil


dan dengan sengaja narra yang baru keluar mengagetkannya

__ADS_1


" pak bae .... " teriaknya


" aaaa.... " sahut pak bae yang tampak sangat terkejut


" ya ampun jaksa gil .... , untung aku tidak punya riwayat penyakit jantung " ucap pak bae dengan nafas terengah engah


sedangkan narra malah menyengir kegirangan tanpa ada rasa bersalah


setelah merasa cukup tenang barulah pak bae menyalakan mesin mobil dan melajukannya


" pak bae , anterin aku ke kantor saja ya ... "


ucap narra sambil menyedot es kopi yang dia beli tadi


" kenapa tidak langsung pulang ? " tanya pak bae


" aku meninggalkan berkas dokumen kasus baruku , jadi aku harus kembali untuk mengambilnya


bapak pulang saja aku akan jalan kaki ! "


" ya sudah "


suara ban mobil yang beradu dengan aspal akibat pak bae mengerem


" terima kasih ya pak bae , hati hati di jalan ! " ucap narra


yang di jawab dengan klakson oleh pak bae lalu ia pergi


dan narra masuk ke kantor naik lift , menuju ke ruangannya


" yang mana tadi berkasnya ? " gumam narra sambil membolak balik tumpukan berkas di atas mejanya


" nah , ini dia ! " ucapnya lagi lagi bergumam


lanjut ia menuju lift untuk turun ke bawah


baru saja ia keluar dari lift narra tiba tiba mendengar teriakan dari arah dapur kantor


ia pun langsung bergegas kesana untuk melihat


dan tersajilah sebuah pemandangan yang sangat mengejutkan

__ADS_1


yaitu hye mi yang hendak di lecehkan oleh seorang pria yang sudah pasti bukan orang kantor


narra langsung menendang punggung pria itu hingga ia terlempar


" hye mi , kau tidak apa apa ? " tanya narra panik


" aku takut ..... " jawab hye mi dengan linangan air mata


" berlindung di belakangku ! " ucap narra seraya menarik hye mi ke belakangnya


pria tadi bangun dan melakukan perlawanan ia memukul tepat ke bibir narra hingga berdarah


narra tidak tinggal diam dia bangun dan membalasnya


dan terjadilah perkelahian sengit antara mereka


sampai narra berhasil melumpuhkannya


" hye mi ambil tali ! " ucap narra yang sedang memegangi tangan pria itu


dengan tergesa gesa hye mi melaksanakan perintah narra


" ini gil ! "


setelah tali nya di dapatkan narra segera mengikat tangan pria tersebut


dan polisi yang biasanya datang terlambat tampak tiba dengan senjata lengkap


narra pun heran bagaimana polisi itu tau


bersambung ....


thanks buat yang udah baca 😊


jangan lupa like 😄


dan comen positifnya ya 😁


dukungan kalian sangat berarti buat author karna bisa bikin semangat dan senyum senyum sendiri


jaga selalu kesehatannya 😉

__ADS_1


__ADS_2