
melihat ekspresi narra yang tampak bingung hye mi pun berkata
" aku yang menelfon polisi tadi gil "
" huhh , kerja bagus mi " jawab narra sambil mengacungkan jempol
pria itu pun segera di bawa oleh pihak kepolisian
" pergilah ! , kau kan saksinya mi " ucap narra pada hye mi
" tidak ! , jika aku pergi bagaimana denganmu ? "
akhirnya narra juga terpaksa ikut ke kantor polisi bersama hye mi untuk memberikan kesaksian
setelah dari kantor kini mereka menuju rumah narra
hye mi memaksa ikut karna mengkhawatirkan narra
singkat cerita sekarang mereka tengah berada di ruang tamu
" aku sungguh baik baik saja mi ... , kau berlebihan " ucap narra tampak kesal
" berhentilah mengeluh , aku akan mengobatimu jadi dimana kotak obatnya ? "
" di dalam laci yang sebelah kirimu " jawab narra seraya menunjukkan letak kotak obatnya
hye mi pun langsung memeriksa tempat yang di tunjuk oleh narra
setelah selesai mengobati luka narra hye mi berjalan ke dapur untuk mengambil air putih hangat
" ini minumlah ! " ucapnya sambil menyodorkan segelas air
narra mengambil lalu meminumnya dan hye mi duduk di kursi sebelah
" jadi ... pria itu adalah mantan pacarmu ? " ucap narra begitu selesai meneguk air
__ADS_1
" iya... , kami sudah lama putus dia yang meninggalkanku lebih dulu
omong omong kau tinggal sendiri ? "
" ya... begitulah kau tidur di kamar itu ya , dan aku di sebelahnya " jawab narra mengganti topik
" mari kutunjukkan " ucapnya lagi
sambil bangun dan berjalan menaiki tangga menuju kamar yang dia maksud
sementara hye mi hanya mengikut saja di belakang
tatkala narra tengah merapikan tempat tidur hye mi tiba tiba bertanya
" zagil .... siapa .. kau sebenarnya ? "
seketika narra menghentikan kegiatannya dan beralih menatap aneh pada hye mi yang mengajukan pertanyaan di luar radar narra
" apa maksudmu ? aku jadi bingung " jawab narra sambil menyengir meski sebenarnya dia sangat waspada
yakni kenyataan bahwa kau sebenarnya perempuan kan "
mendengar itu senyum narra yang merekah langsung lenyap dan berganti tatapan membunuh
tapi bukannya mencari alasan narra malah mengatakan kalau itu benar
" iya aku perempuan , karna itulah aku mengizinkanmu masuk ke rumahku " jawab narra yang membuat hye mi langsung meneteskan air mata
" lalu kenapa kau berbohong selama ini ? " tanya hye mi yang masih tak percaya
" aku tidak berbohong , aku kan hanya berpenampilan seperti laki laki
tapi aku tidak pernah bilang aku ini pria kan , kalian yang menganggapnya begitu " jawab narra dengan santainya
hye mi tampak ingin pergi namun narra menahan tangannya
__ADS_1
" tunggu , aku ingin kau tau hal lain ini adalah rahasia jika sampai kau mengatakannya pada orang lain
kau akan melihat sisi gelap dari diriku " ucap narra penuh penekanan
lalu pergi meninggalkan hye mi yang masih tampak shok
*****
pagi hari sudah tiba
narra tampak turun dari lantai dua dengan niat untuk minum
namun niatnya tertunda karna hye mi tampak pucat begitu keluar dari dapur
" waw ... , ku pikir kau masih tidur " ucap narra sambil berpangku tangan
tapi hye mi masih diam membisu
" kau masih takut padaku atau karna yang lain ? " tanya narra sambil mengamati ekspresi hye mi
" lihat lah di ... dap .. dapur " jawab hye mi dengan gugup
sontak narra berjalan menuju dapur dan dia pun ikut terkejut bahkan lebih kaget daripada hye mi
bersambung ....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya 😁
dukungan kalian sangat berarti buat author bikin semangat deh
jaga selalu kesehatannya 😉
__ADS_1