
" hei kim zagil .. " teriaknya dari depan lift
" apa ... ? " jawab mahluk yang dia panggil
" kau akan melakukan sidang ! "
ucap hye mi sambil berjalan menghampiri narra
" ya ampun hye mi ... , itu masih satu jam lagi " jawab narra dengan nada kesal
" tapi kau kan perlu persiapan " hye mi yang tak mau kalah terus mengajak narra berdebat
" benar !
persiapan makanan agar aku tidak pingsan kelaparan kan ?
see you bay bay hye mi .... " narra pun melambaikan tangan kanannya sambil berjalan menuju pintu keluar
eun bi yang melihat tingkah narra tersebut hanya bisa tertawa seraya mengikutinya di belakang
tapi hye mi tak kehabisan akal sambil berlari dia berkata
" tunggu !
aku ingin ikut ... "
" apa ! ( ucap narra seperti tidak senang ) , tanyakan pada eun bi dia yang mentraktirku "
belum sempat eun bi berkata apapun hye mi langsung memotong
" aku bisa bayar makanan ku sendiri " ucapnya sambil menatap sinis eun bi
" astaga nenek sihir ini .... " gumam narra dalam hatinya
__ADS_1
" baiklah ayo pergi " ucap eun bi dengan ekspresi senang karna dia tidak tau masalah antara narra dan hye mi
di tambah apa yang akan terjadi jika mereka berada di ruangan yang sama dalam waktu lama
sudah pasti ada saja keributan yang membuat malu
lagi lagi mereka makan di tempat yang tak jauh dari kantor
selain bisa hemat ongkos juga mudah kalau terjadi sesuatu di kantor kejaksaan kan bisa lari
setelah tiba di sebuah restoran kini mereka duduk bertiga
meski kenyataan mengatakan jumlah mereka itu tiga
namun narra dan eun bi bersikap seolah hanya mereka berdua yang datang kesana
udah duduknya bersebelahan bicara sambil tatap tatapan
" sepertinya kau sangat suka makanan pedas ya gil ? " ucap eun bi ramah
karna merasa di acuhkan inilah hye mi yang tak bisa makan makanan pedas pun menambahkan banyak cabe pada supnya
melihat itu narra langsung protes
" shin hye mi hentikan ! , kau tidak kuat makan pedas dan lagi perutmu kan sensitif "
ucap narra lalu mengambil botol cabe dari tangan hye mi untuk di amankan
" siapa bilang aku juga bisa seperti kalian " ucap nya bersikeras dan mengambil kembali botol cabe tadi
" berhenti menambahkan cabe , perutmu bisa sakit "
bentak narra lalu mengambil botol cabe itu lagi dan mengantrkannya ke dapur restoran
__ADS_1
belum berhenti di situ narra bahkan menukarkan sup miliknya dengan punya hye mi yang sudah merah merona
" punyaku cabenya tidak banyak , makanlah ! "
malihat narra begitu mempedulikan hye mi gantian giliran eun bi yang protes
" tapi gil , kau bisa sakit perut jika makan itu ! "
" jangan khawatir aku bisa menahan pedasnya " jawab narra sambil berlagak padahal hatinya berkata
( tolong pikirkan baik baik )
" tidak !
makan punya ku saja , kalau kau sakit perut bagaimana dengan sidangnya nanti ? " ucap eun bi bersikeras
hye mi yang sudah tak tahan melihat oper operan makanan di depannya itu pun pergi menuju kasir lalu pintu keluar
tentu saja kejadian ini tak luput dari belasan pasang mata yang menonton drama gratis dari tadi
" hye mi ... , makananmu bagaimana ? " teriak narra tanpa mempedulikan tatapan masyarakat di sekitarnya
benar saja , manusia yang di panggil tersebut tidak menjawab atau bahkan berbalik
" sudahlah gil .... , sebaiknya kau makan saja , sebentar lagi ada sidangkan " ucap eun bi sambil menarik tangan narra untuk duduk
bersambung .....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya 😁
__ADS_1
dukungan kalian sangat berarti buat author
jaga selalu kesehatannya ya 😉