
Kelanjutan perdebatan ......
Karna ada yang Narra inginkan jadinya dia mengalah pada Hye mi.
" Maaf kalau aku mengganggumu , aku hanya ingin bertanya satu hal padamu " ucap Narra dengan nada lembut yang dipaksakan.
" Apa ? " tanya Hye mi ngegas.
" Kita bicaranya di ruanganku saja , takut ada yang mendengar "
sontak Hye mi mengerutkan keningnya seraya menatap Narra penuh selidik.
" Memangnya kau ingin bicarakan tentang apa , sampai tidak boleh ada yang tau ? "
" Kalau kau penasaran ... , datang saja ke ruanganku " ucap Narra lalu berjalan meninggalkan Hye mi yang masih mencerna maksud perkataannya.
****
Tak berapa lama , Hye mi pun masuk ke ruangan Narra dan duduk di depannya.
" Jadi apa yang ingin kau tanyakan ? " nada bicara Hye mi lebih tenang dari yang tadi.
" Kau kan sudah senior di sini. Jadi .... ku rasa kau mungkin tau tentang kasus kecelakaan bus yang mirip dengan yang kutangani sekarang "
mendengar itu Hye mi kembali mengerutkan kening.
" Kasus yang mana ? "
" Aku baru tau kalau dulu , ada kasus kecelakaan bus satu Juni yang menewaskan seorang konglomerat Korea " jelas Narra sehingga Hye mi tampak mengingat sesuatu.
" Ohhh , aku pernah dengar kasus itu , memangnya kenapa ? "
" Apa kau punya dokumen , data , atau apapun yang berkaitan dengan kasus itu ? " Narra mulai serius dengan pembicaraannya.
__ADS_1
" Kalau data sepertinya ada , tapi ... untuk dokumen , itu di simpan oleh Pimpinan di ruangannya " jawaban Hye mi mengakibatkan antusiasme Narra menurun.
" Huhhh... , kirim saja datanya sedangkan untuk dokumen ... " Narra diam sejenak untuk berpikir.
Lalu tersenyum aneh sambil menatap Hye mi.
" Kau kenapa ? " tanya Hye mi sambil nge gas.
" Kau tau Hye mi ... , kau Sekretaris tercantik dan terhebat yang pernah ku temui " Hye mi yang sudah tau maksudnya menyipitkan mata.
" Apa yang kau inginkan dari ku ? "
" Ini yang aku suka darimu , kau sangat peka.
Begini .... , aku punya rencana bagaimana kalau kita mengambil dokumen itu dari ruangan Pimpinan "
" Aku tau kau itu kurang waras tapi jangan membuat orang lain di pecat juga " kata kata savage Hye mi mulai keluar.
" Aku yang akan masuk , dan kau hanya mengawasiku dari luar " usul Narra santai.
" Baiklah Hye mi ... , aku masih punya jurus rahasia untuk membuat mu menurut " batin Narra. Dia kemudian berdiri dan mengeluarkan 3 foto dari saku jaketnya.
" Ku dengar kau punya 3 mantan pacar. Kira kira .... kalau orang orang kantor melihat ini , apa ya ... yang ada di pikiran mereka ? "
Seketika Hye mi membulatkan matanya begitu melihat 3 foto mesra dirinya bersama para mantan.
" Fuhhh ... , ketiganya pernah ciuman denganmu dan di tempat yang sama kau mengajak mereka berkencan "
Narra mengeleng gelengkan kepala sambil memainkan foto di tangannya.
" Isss... , bagaimana bisa mahluk gunung ini tau dan bahkan memiliki foto tentang ku.
Baiklah ... , harga diriku jauh lebih berharga di banding karirku "
__ADS_1
Setelah cukup lama ia berdebat dengan hati dan fikiran yang tak sejalan , akhirnya Hye mi memutuskan.
" Baik ... aku akan membantumu , tapi serahkan foto itu " ucap Hye mi sambil dengan cepat mencoba merebut foto dari tangan Narra.
Tapi Narra bisa membaca gerakannya.
" Tidak bisa ! , aku akan simpan ini sampai rencanaku selesai dan kau jangan coba macam macam " meski Narra berkata seperti itu Hye mi tetap berusaha mengambilnya dan ....
Seperti di drama Korea , udah fotonya gagal di ambil , Hye mi jatuh dan menimpa Narra yang saat ini menyamar sebagai laki laki.
Mata mereka saling menatap dengan jarak yang hanya 3 cm antara wajah masing masing.
Entah mimpi apa Pak Bae semalam , sehingga begitu membuka pintu untuk masuk , ia malah jadi satu satunya penonton insiden gila itu.
Dengan mata melotot dan mulut ternganga Pak Bae berkata " apa .... kalian berpacaran ? " sontak yang mendengar langsung melihat ke sumber suara.
Dan kembali menatap satu sama lain.
Lalu plak ...
suara tamparan dari Hye mi yang tepat mengenai pipi kanan Narra.
Lalu Hye mi bangun dan langsung barjalan keluar.
Narra tampak meringis kesakitan sambil memegangi pipinya.
Sedangkan Pak Bae hanya mematung menyaksikan kejadian itu.
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya 😁
__ADS_1
dukungan kalian sangat berarti buat author ...
jaga selalu kesehatannya ya 😉