
sedangkan di sisi lain ....
tampak jeefano tengah berada di sebuah gedung mewah
yang tak lain adalah tempat acara penyerahan penghargaan buat para selebritas ternama
" selamat ya jeef , kau dapat penghargaan sebagai aktor terbaik ! " ucap seorang pria pada jeef sambil bersalaman tangan
" iya pak .. , terima kasih banyak " jawab jeef dan menyambut salaman tangan pria itu
begitu pun beberapa mahluk lain ikut mengucapkan selamat pada jeef
" eee , maaf ya semuanya izin mengangkat telfon " ucap jeef seraya beranjak dari kursinya dan berjalan ke luar ruangan untuk mengangkat telfon
" halo .. , ada apa ven ? " tanya jeef pada venzo alias orang yang menelfonnya
" jeef .. .. " jawab venzo dengan nada gemetaran dan nafas terisak
" hei .. , kau kenapa ? " tanya jeef mulai panik
setelah venzo mengatur ulang nafasnya barulah ia mengatakan maksud dari panggilan suara ini
" jeef .. , kau .. yang kuat ya .. "
" hei .. apa maksudmu ? "
" aku sekarang ada di rumah sakit Hanshin group , narra ...
dia ... meninggal jeef ! "
__ADS_1
jedueeeer ... bagaikan kilat yang menyambar , jeef langsung diam mematung mendengarnya
bahkan ponsel yang ia pegang tanpa sadar jatuh begitu saja dari genggamannya
dengan wajah pucat dan gemetaran luar biasa jeef berlari keluar menuju ke rumah sakit yang di maksudkan oleh venzo
sontak tingkahnya ini membuat seisi ruangan bertanya tanya apa yang sedang terjadi
bahkan sang ibu terus saja memanggil manggilnya , tapi jeef tak peduli , dia tetap melanjutkan larinya
di sepanjang jalan raya ia terus berlari , bahkan saat menyebrang pun dia tak melihat kiri kanan
sesuai dugaan dia tertabrak tapi jeef tak menyerah dia bangun meski pelipis dan tangannya berdarah
dia terus berlari dan berhenti di setiap rumah sakit Hanshin yang ia temui
dengan guyuran air mata akhirnya jeef tiba juga di tempat narra berada
perlahan dia mendekati ambulance , sungguh tak bisa tergambarkan lagi bagaimana suasana hati jeef sekarang
perasaannya benar bener campur aduk
dengan sisa tenaga yang ia punya , jeef membukak kain putih yang menutupi wajah jenazah
begitu melihat wajah dari jenazah tersebut , jeef menangis semakin kencang
mendengar itu venzo pun turut menghampiri untuk menenangkannya
" kau meninggalkan aku lagi ... kenapa ra .. ?
__ADS_1
kau jahat ! , kau gadis paling jahat kali ini kau pergi untuk selama lamanya ... " begitulah gerutu jeef di sisi jenazah narra
" aku mohon tenanglah jeef " ucap venzo yang terus menepuk nepuk pundak jeef
" ini pasti bohong .... , kau membohongiku lagi kan ra ?
sekarang ayo bangun berhentilah bercanda ini tidak lucu .....
venzo tolong katakan pada narra untuk berhenti membohongiku ... , bilang padanya aku sangat takut .. "
" aku mohon jeef ..... , relakan kepergian narra ... " jawab venzo yang juga menangis sesunggukan
" kau juga jahat , kenapa malah membantunya berbohong ? " ucap jeef dengan nada tinggi
" aku mohon jeef jangan seperti ini "
jeefano tak lagi bisa berkata apa apa , dia hanya bisa memeluk tubuh narra yang sudah dingin dan kaku
semua staf rumah sakit , pasien di sana , dan juga para body guard jeef yang turut mengikutinya
tampak terhanyut dalam kesedihan yang di rasakan tuan muda mereka
jeef tampak benar benar hancur kali ini , dia terus menangis tanpa henti seraya marah marah dan menggerutu
bersambung ....
thanks buat yang udah baca 😊
mohon like dan comen positifnya 😄
__ADS_1
jaga selalu kesehatan kalian 😉