
karna merasa lelah detektif choi berkata kepada narra
" besok hari persidanganmu , istirahat lah dulu untuk malam ini "
" detektif choi ... , apa kau pernah dengar pepatah yang mengatakan
apa yang kau tanam maka itulah yang kau tuai
tapi ... bagaimana jika orang yang menanam dan menuainya adalah 2 orang yang berbeda ?" sontak kalimat narra membuat choi yang sudah berdiri dan semangat untuk pergi , jadi duduk kembali
" aku mengerti perasaanmu jaksa gil , tapi tetap saja semua bukti mengarah padamu "
" kebenaran tidak bisa kau temukan hanya dengan mendengar atau hanya dengan melihat
karna apa yang kau dengar belum tentu sama seperti yang kau lihat " ucap narra dengan nada kesal yang di tahan
" kau tau apa yang lebih menyakitkan dari pada di khianati ? " tanya detektif choi tiba tiba
" memangnya apa ? " ucap narra tampak penasaran
" melihat orang yang kau sayangi berkorban untukmu
dia tersenyum padamu meski kehilangan banyak hal
dia tak pernah menyalahkanmu dan selalu ada untukmu
jika kau punya orang seperti itu maka bertahanlah untuknya
karna aku yakin dia tidak ingin kau menyerah "
setelah berkata begitu pak choi berlalu pergi
entah karna malu bicara seperti itu atau karna dia sudah tidak tahan lagi melihat wajah putus asa narra
di sisi lain ....
hye mi tampak berdiri di depan sebuah bangunan kosong yang sudah lama di tinggalkan
dia maju mundur gak jelas seraya menelfon seseorang
" hallo !
__ADS_1
ini aku hye mi , aku telah melakukan semua yang kau minta
za gil juga sudah di penjara sekarang
jadi bebaskan adikku " ucapnya dengan linangan air mata
" baiklah , karna aku sudah tak membutuhkanmu lagi
tapi ingat tinggalkan kota ini dan jangan pernah kembali jika kau masih ingin bernafas "
sontak saja hye mi gemetar mendengar kata kata pria di seberang yang menyandra adiknya
tak berapa lama telfonnya terputus
" hallo ... hal - haloo.. "
tapi teriakannya terhenti saat seorang gadis kecil usia 8 tahun berlari keluar dengan mata sembab
" hye myung ... " ucap hye mi haru sambil memeluk erat adiknya tersebut
" kau tidak apa apa kan ? "
" jangan takut , kita pindah ke busan malam ini juga ! " ucap hye mi mencoba menenangkan adiknya
lalu mereka bergegas pergi meninggalkan tempat itu
flash back off ...
saat hye mi di dapur kantor sendirian
tiba tiba seorang pria masuk sambil membawa sebuah pisau dia menodongkannya pada hye mi
" siapa kau , apa yang kau inginkan ? " tanya hye mi yang kaget
" kau akan tau setelah menerima telfon ini ! " jawab pria itu lalu menyerahkan ponselnya
hye mi yang di acungkan senjata tajam pun hanya bisa menurut
" hal - hallo .. " ucapnya gugup
" kakak ... tolong aku .... "
__ADS_1
suara teriakan seorang gadis yang tak asing di telinga hye mi membuatnya lebih terkejut
" apa ! hye myung ... kau kenapa ? "
" adikmu ada bersamaku "
"siapa kau , apa yang kau lakukan padanya ? "
" adikmu akan tetap utuh jika kau melakukan sesuatu untukku "
" apa ?
aku akan lakukan apapun asal adikku selamat "
" kau hanya perlu membuat za gil di penjara ! kau harus memaksa ikut ke rumahnya
di sana kau tanyakan siapa dia sebenarnya dan apakah dia perempuan serta buat dia mengancammu dan rekam suaranya kirim padaku
yakinkan polisi dan wartawan besok bahwa kau tidak terlibat dan bahwa zagil lah yang melakukan pembunuhan
untuk sisanya biar aku yang urus !
ingat jika kau gagal adikmu akan pulang dalam keadaan tidak berbentuk "
mendengar hal itu hye mi diam mematung
saat itu lah pria berpisau tadi melakukan bagian skenarionya agar narra percaya bahwa ia hendak melecehkan hye mi
dan sesuai dugaan rencana pria misterius ini berjalan sempurna
bersambung .....
thanks buat yang udah baca 😊
jangan lupa like 😄
dan comen positifnya ya 😁
dukungan kalian sangat berarti buat author
jaga selalu kesehatannya 😉
__ADS_1