Terjerat Cinta Bos Mafia

Terjerat Cinta Bos Mafia
Terjerat Cinta Bos Mafia : Maldives Part 3 (Pengakuan Cinta)


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA!


***


Setelah menghabiskan malam dengan saling berpelukan dan saling menyalurkan rasa hangat dari tubuh masing-masing, akhirnya mentari kini datang menyapa.


Sinarnya begitu nakal sehingga dengan mudahnya bisa masuk dengan bebas dan langsung menerpa wajah pria yang masih saja menutup matanya padahal jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi waktu Maldives.


Berbeda dengan istrinya, wanita bercadar itu sudah rapih dengan pakaian tertutupnya. Dia belum mengenakan penutup wajahnya. Dia melakukannya secara sengaja, biarlah suaminya melihat wajah cantiknya pagi ini sebelum terhalangi kembali oleh kain penutup wajah itu.


Nafisah berjalan mendekat ke arah ranjang di mana sang suami sedang berbaring nyaman.


Nafisah kemudian berdiri di samping suaminya guna menghalangi cahaya matahari menerpa permukaan wajah sang suami.


Merasakan rasa panas yang menerpa wajahnya sudah hilang, Andra pun membuka kelopak matanya dengan perlahan.


Hal yang pertama dilihatnya adalah wanita cantik yang kini telah sah menjadi istrinya berdiri di sampingnya sambil tersenyum. Senyum yang membuat adiknya terbangun sampai harus menidurkannya kembali dan sialnya ia malah kedinginan dan menggigil.


"Selamat pagi mas," sapa Nafisah.


"Pagi sayang. Kamu sudah sarapan?" tanya Andra dan dijawab gelengan kepala oleh Nafisah.


"Aku mandi dulu baru kita sarapan," ucap Andra bangkit dari tidurnya menuju kamar mandi.


Tak butuh waktu yang lama, Andra sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian santainya.


"Mas sudah baikan?" tanya Nafisah.


"Sudah," jawab Andra.


Sebelum keluar Nafisah terlebih dulu memakai kembali penutup wajahnya. Mereka berdua pun jalan bergandengan menuju restoran resort.


Andra menuntun Nafisah menuju salah satu restoran yang ada di resort itu.


Andra memilih sarapan di tempat terbuka untuk melihat keindahan Maldives. Dia juga telah membooking semua kursi di restoran tersebut dan meminta hanya pelayan wanita yang melayaninya.



Tujuannya agar sang istri bisa makan dengan nyaman dan lebih leluasa. Walau tak dapat menjamin, tapi bisa dipastikan orang-orang yang ada di resort pasti sedang asik bermain air.


Karena ini adalah Maldives bukan Indonesia, jadilah mereka hanya sarapan kopi dan beberapa makanan yang hanya bisa membantu menjanggal perut beberapa jam saja.


"Kamu suka?" tanya Andra memperhatikan Nafisah yang mengunyah sambil memandang laut biru.


"Suka," jawab Nafisah. "Terima kasih," tambah Nafisah membuat Andra mengernyit bingung.

__ADS_1


"Karena sudah membawaku kesini," jelas Nafisah membuat Andra tersenyum tipis, namun sangat indah di mata Nafisah.


"Ini tidak seberapa. Kamu berada di dekatku adalah suatu yang luar biasa. Aku tidak pernah meminta bahkan memohon sebelumnya, tapi ku mohon jangan pernah meninggalkanku," ujar Andra senduh. Hatinya tiba-tiba saja menjadi gelisah ia tidak akan sanggup jika harus ditinggal pergi oleh Nafisah setelah apa yang telah mereka habiskan berdua.


"Selama Allah mengizinkan aku akan selalu bersamamu sampai maut yang memisahkan kita," janji Nafisah. Andra langsung mencium punggung tangan Nafisah dengan lembut, lama dan penuh dengan kasih sayang yang tidak bisa dirangkai dengan kata-kata.


"Aku mencintaimu," aku Andra membuat mata Nafisah berkaca-kaca. Ternyata bukan hanya dia yang mempunyai rasa itu, Andra pun sama.


Entah sejak kapan rasa cinta itu hadir di dalam hati kedua insan itu, tapi kini meraka sudah saling mencintai satu sama lain.


"Aku juga mencintaimu karena allah," balas Nafisah sehingga membuat ribuan kupu-kupu berterbangan di dalam perut Andra.


Pelayan wanita yang sejak tadi berdiri di pojok turut ikut berbahagia mendengar pengakuan cinta dari pasutri itu. Dia mengerti apa yang dikatakan Andra dan Nafisah karena dia juga berasal dari indonesia. Seakan dia merasakan apa yang mereka rasakan sekarang.


"Mau jalan-jalan?" tanya Andra.


"Boleh?" tanya balik Nafisah.


"Boleh, nanti malam baru acara tuan Alex dimulai jadi kita bisa menghabiskan waktu bersama sampai sore," jelas Andra.


"Baiklah tapi kita habiskan ini dulu," kata Nafisah memperhatikan semua makanan yang hanya mereka cicip tapi tidak dihabiskan.


"Tinggalkan saja," seru Andra membuat Nafisah spontan menggelengkan kepalanya.


Setelah semuanya habis, mereka pun memutuskan untuk pergi berjalan-jalan. Lebih tepatnya sih berkeliling dengan mengendarai mobil.


"Ini kuncinya," kata Paman Tio menyerahkan kunci mobil pada Andra.


Sebelumnya, Andra sudah meminta agar pamannya itu membawakan mobil untuknya karena ingin membawa istrinya berkeliling.


Tio membawakan andra mobil Koenigsegg CCXR Trevita - $ 4,8 juta.



Mobil ini diproduksi cuma 3 biji saja, karena harga produksinya yang cukup mahal membuat produsennya membatasi produksinya. Untuk ukuran rupiah mungkin harganya di sekitar 72 milyar rupiah.


Beberapa fitur-fiturnya termasuk berlian berlapis serat karbon, sayap belakang karbon ganda yang unik, sistem pembuangan inconell, rem keramik karbon dengan ABS dan sistem pemantauan ban.


Mobil yang ditampilkan di atas adalah dari koleksi pribadi Floyd Mayweather sendiri.


Ini memiliki kecepatan tertinggi 254 mph!


"Silahkan masuk sayang," kata Andra setelah membukakan pintu untuk Nafisah.


"Kami pamit paman," pamit Nafisah hendak menyalimi tangan Paman Tio, namun dihentikan oleh Andra.

__ADS_1


"Tidak usah pamit dengannya sayang," imbuh Andra yang langsung ditatap tajam oleh pamannya.


"Suamimu memang sudah gila," cibir Paman Tio, namun hanya dianggap angin lewat oleh Andra.


Nafisah kemudian masuk ke dalam mobil mewah itu. Andra lalu menutup pintu mobil dan berlari menuju kursi kemudi. Tanpa pamit, Andra langsung mengemudikan mobil mewahnya menjauh dari resort meninggalkan pamannya yang diam mematung di sana.


"Terus, aku pulang naik apa?" tanya Paman Tio pada dirinya sendiri sambil garuk-garuk kepala.


***


Jika Paman Tio sedang kebingungan, berbeda dengan pasangan suami istri yang satu ini. Mereka malah bersenang-senang memandangi keindahan Maldives. Sungguh indah ciptaanmu tuhan!


Keindahan alam Maldives luar biasa indahnya.



Alasan travelling ke Maldives salah satunya tempat wisata yang dikunjungi cukup banyak. Tempat wisatanya yaitu Pulau Vaadhoo, Pulau Cocoa, Museum Nasional Maladewa, Istana Mulee Aage, Gallery Esjehi, iyadhoo Island Resort, Utheemu Ganduvaru, Banana Reef, Hp Reef dan Manta Point.


"Sayang," panggil Andra. Nafisah kemudian menatap ke arah Andra yang sibuk mengemudi.


"Iya?" tanya Nafisah.


Andra kemudian menggenggam satu tangan Nafisah dengan satu tangannya dan tangan lainnya ia gunakan untuk memainkan stir mobil.


"Aku mencintaimu," ucap Andra sambil mencium tangan Nafisah.


"Hmm... aku juga mencintaimu," balas Nafisah geli sendiri setelah mengatakannya.


"Mari kita jalani semuanya dengan cinta," tutur Andra tersenyum.


"Termaksud makan? Gak enaklah mas makan cinta," canda Nafisah membuat Andra gemas dan mencubit hidung mancung Nafisah yang terbungkus kain.


"Bisa bercanda juga hmm," kata Andra.


"Aku jugakan manusia," balas Nafisah memonyongkan bibirnya.


"Hehehehe..." Andra terkekeh.


Pacaran setelah menikah merupakan cinta yang paling indah untuk dijalani.


***


“Our love is the best love because you make my imaan rise, you help me in the dunya and for that reason I want to meet you again in Jannah.”


[ Andra Yudhiantara ]

__ADS_1


__ADS_2