Terpaksa Menikah Dengan Pria Dingin

Terpaksa Menikah Dengan Pria Dingin
Episode 77. Niat busuk Meta


__ADS_3

Sepanjang hari ini Daren bekerja tidak bersemangat, pikirannya terus tertuju pada wanita yang sudah ia renggut kehormatannya dengan paksa. Terus memutar otaknya agar mendapatkan solusi dari perbuatan yang sudah ia lakukan. Namun ia justru semakin tidak tenang dan tidak bisa tinggal diam ingin mengetahui keberadaan Ica.


Terlebih lagi wanitabyang ia cintai itu masih marah kepadanya bahkan menolak Daren untuk bertanggung jawab terhadapnya. Namun Daren tau betul jika penolakan Ica tersebut hanya karena masih marah dan tidak menyangka jika hal itu akan terjadi kepadanya. Menyerahkan apa yang sudah ia jaga selama ini dengan begitu saja tanpa adanya ikatan terlebih dulu.


Gael menyadari sikap Daren yang sangat berbeda dari biasanya. Jika biasanya Daren selalu bersikap tenang namun hari ini terlihat jelas kegelisahan yang menyelimuti pikiran Daren. Gael berusaha mengetahui ada apa yang sedang terjadi kepada Daren namun sepertinya Daren masih bingung harus mengatakan kebenaran dari apa yang sudah terjadi.


Memutuskan untuk tidak memberitahukan Gael untuk saat ini. Berkali-kali Daren menghubungi ponsel Ica namun tetap saja tidak ada jawaban dari Ica. Sepertinya Ica memang sengaja tidak mengangkat telpon darinya. Padahal Daren ingin memastikan jika Ica dalam keadaan baik-baik saja dan tidak melalukan hal-hal yang mengkhawatirkan dirinya.


Ica menatap layar ponselnya yang sedari tadi terus berdering, kali ini Ica memutuskan untuk mematikan ponselnya agar Daren tidak terus menerus mengganggunya. Ica yang memang sedang marah atas perbuatan Daren bertambah kesal karena Daren mengurung dirinya di apartemen milik Daren dan tidak memperbolehkan Ica bekerja atau hanya sekedar keluar saja.


Bukan tanpa alasan Daren melakukan hal tersebut mengingat penolakan Ica terhadap niatnya yang ingin bertanggung jawab atas kesalahan yang sudah diperbuat Daren dengan cara menikahinya.


Penolakan yang dilakukan Ica hanyalah sebagai bentuk luapan kemarahannya saja jauh dilubuk hatinya yang paling dalam ia sadar betul hanya itulah satu-satunya cara Daren untuk bertanggung jawab atas dirinya.


Sepanjang hari Ica tidak melakukan apa pun hanya berada didalam kamar untuk menghabiskan waktunya, sesekali ia memikirkan kejadian tadi malam. Otaknya berusaha berpikir kenapa Daren pulang dalam keadaan tidak seperti biasanya namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mengganggu pikirannya.


Yang jelas ia tahu jika malam itu Daren pulang dengan aroma bau alkol yang menyengat dari deru nafas Daren yang berarti Daren mabuk-mabukan sebelum kembali ke apartemen.


Sementara dilain tempat Daren baru saja mendapatkan informasi jika tadi malam ia hendak dijebak seseorang.

__ADS_1


Flashback


Daren yang berniat menemui temannya Ipan di sebuah club ternyata berujung diluar dugaannya. Dimana disana ia bertemu dengan wanita yang pernah dulu ia cintai namun karena penghianatan yang dilakukan oleh wanita itu terhadapnya membuat hubungan mereka berakhir.


Daren tidak menyangka jika wanita itu berada disana karna yang ia tau wanita itu sudah menikah sebelumnya dan tak mungkin jika suaminya membiarkan wanitanya pergi ketempat seperti itu.


Wanita yang bernama Meta itu berusaha mendekati Daren yang sedang duduk bersama dengan Ipan namun dengan tegas Daren menolak untuk duduk bersamanya dan hal itu menyebabkan Meta merasa kesal atas penolakan Daren terhadapnya.


Ipan yang tak mengetahui hubungan yang pernah adab diantara keduanya sedikit bingung dengan sikap Daren. "Kenapa kau menolak wanita itu? " Selidik Ipan menatap punggung Meta yang berjalan meninggalkan mereka.


Aku tidak mempunyai alasan untuk membiarkan dia berada bersama dengan kita. "Ayolah bro, wanita itu sangat seksi dan kau melepaskannya begitu saja! " Ucap Ipan.


Wanita itu menyuruh seseorang untuk memasukkan sesuatu kedalam minuman Daren. Dengan begitu ia berpikir akan mendapatkan Daren kembali untuk mencari kepuasan semata.


Daren yang sudah meneguk minum yang sudah bercampur dengan obat perangsang tersebut mulai merasakan panas menjalar diseluruh tubuhnya dan pada saat itu juga Meta datang kembali mendekati dirinya bahkan Meta merayu Daren dengan duduk dipangkuan Daren dan menyentuh dada bidang Daren memberikan sensasi sehingga menarik Daren masuk kedalam perangkapnya. Sementara Ipan yang tak menyadari ada sesuatu yang tak beres malah meninggalkan keduanya. Karna ia pikir Daren tertarik dengan wanita itu setelah apa yang sudah ia katakan barusan tadi.


Daren pun sempat tergoda ketika wanita itu mencium bibir Daren dan hendak meminta lebih sekedar ciuman diantara keduanya. Namun wajah Ica tiba-tiba muncul dipikirannya dan melepaskan tautan bibir diantara keduanya.


"Ada apa? apa kau ingin melakukannya ditempat lain? " Seringai dibibir Meta yang mengira jika Daren akan membawanya pergi dari club tersebut dan menghabiskan malam bersama.

__ADS_1


Namun Daren pergi begitu saja tanpa menghiraukan perkataan dari Meta. "Daren.. Tunggu! " Meta berlari mengikuti Daren keluar dari club tersebut menuju mobil miliknya.


Meta menarik tangan Daren. "Kenapa kau meninggalkan ku?" Selidik Meta. Daren berusaha terlepas dari wanita itu. "Maaf aku ada urusan lain. " Daren membuka pintu mobilnya. "Aku ikut dengan mu dan kita habiskan malam ini bersama. " Meta terus menggoda Daren hendak kembali menyentuh bibir milik Daren agar pria itu tidak terlepas dengan begitu saja.


Daren mendorong tubuh Meta menjauh darinya. "Aku sibuk! " Ucap Daren kemudian masuk kedalam mobil tanpa menghiraukan Meta yang terus memanggil namanya.


"Sial! " Meta kesal karna rencananya untuk menghabiskan malam bersama Daren gagal sudah. Laki-laki yang dulu pernah menjadi kekasihnya itu tak menghiraukan dirinya dan kini Meta menyesal pernah menghianati laki-laki itu demi laki-laki lain yang ternyata jauh berbeda dengan Daren hanya menginginkan tubuhnya saja.


Bahkan Meta tidak hanya wanita satu-satunya untuk suaminya sendiri karna diam-diam ternyata suaminya itu berselingkuh darinya dan pada akhirnya menceraikan dirinya dan lebih sakitnya lagi laki-laki itu mengatakan terus terang jika ia bosan dengan tubuh Meta.


Perceraian nya tersebut membuat Meta menjadi wanita yang berbeda, setiap malam ia kan menghabiskan waktu pergi ke club dan menggoda pria yang mau menghabiskan malam bersama dengan dirinya diatas ranjang.


Plash on


"Wanita itu! " Daren mengeraskan rahangnya dan mengepalkan kedua tangannya setelah mendapat informasi dari orang suruhannya.


"Tapi ada baiknya juga wanita itu melakukan hal tersebut, jadi aku dengan mudah untuk menikahi Ica. " Terang Daren setelah berpikir sejenak.


"Aku akan segera menikahi Ica tidak perduli walaupun ia akan menolak, aku akan tetap melakukannya walaupun dengan sedikit memaksa dan mengancam karna aku yakin dia juga mencintai ku seperti aku mencintai dirinya." Gumam Daren tersenyum penuh kemenangan.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2