The Indigo [ Breathing In Two Realms 2 ]

The Indigo [ Breathing In Two Realms 2 ]
Chapter.27 Cerita desa Gantung


__ADS_3

Ternyata aku dan kedua temanku tidak mati di dalam cerita itu. Ternyata semua bab buku harian Kak Amara telah selesai kami telusuri dan kami berhasil memahami cerita yang terdapat di dalamnya.


Kesimpulan dari penelusuran kami mencari makna di balik nama SMA Negeri 2 Gantung sudah sedikit terkuak.


Inti dari penelusuran kami tadi menceritakan tentang kisah tiga gadis Belanda yang tersesat di tengah hutan dan mereka pun memutuskan untuk mencari tempat beristirahat semalaman karena hari sudah mulai gelap.


Setelah beberapa saat mereka berjalan mencari tempat berteduh, mereka pun melihat desa kecil dan mereka pun memutuskan untuk bermalam di desa itu. Singkat cerita memang kisah yang di tulis Kak Amara tersebut memang sama seperti penelusuran yang kami alami tadi.


Kata Gantung yang tersirat di nama sekolah SMA Negeri 2 Gantung diambil dari kisah-kisah yang di tulis oleh Kak Amara di dalam buku hariannya. Semenjak ada pembantaian warga, nama desa itu pun diubah menjadi desa Gantung. Sekolah kami di bangun di desa itu oleh karena itu nama Gantung di gunakan pada nama sekolah kami.


Kabarnya, arwah para warga kampung Gantung sering berkeliaran di sekitar sekolah kami. Mereka tidak bisa pergi ke kehidupan selanjutnya karena kematian mereka yang tidak wajar.


Arwah para warga itu sangat membenci penindasan terhadap orang-orang lemah. Arwah para warga tersebut sering memberikan karma kepada pelaku penindasan di sekolah. Bukan hanya di SMA Negeri 2 Gantung tetapi juga di SD Negeri 2 Gantung dan SMP Negeri 2 Gantung, juga karena sekolah tersebut sama-sama di bangun di atas desa Gantung.

__ADS_1


Kini desa itu hanya ada tiga sekolah dan beberapa rumah di sekitar sekolah. Desa Gantung memang sangat jauh dari keramaian.


Sekolah-sekolah yang di bangun di atas tanah kampung Gantung mulai aman setelah kehadiran Eyang Darmo, dia berkomunikasi dengan arwah para warga yang sering berkeliaran di sekitar sekolah-sekolah yang di bangun di desa Gantung.


Kedatangan Eyang Darmo ke sekolah-sekolah tersebut bukan karena dia dipanggil oleh pihak yang bersangkutan. Tetapi Eyang Darmo datang ke desa itu dengan maksud ingin mengajak sekolah sekolah tersebut untuk berkerja sama dengan yayasan Rumah Batin.


Eyang Darmo meminta sekolah-sekolah tersebut untuk menerima anak-anak sekolah batin untuk bersekolah di sekolah-sekolah yang ada di kampung yang sangat sunyi itu.


Karena kehadiran Eyang Darmo berhasil membawa kedamaian sekolah-sekolah yang di bangun di desa tersebut pada saat kesurupan massal sedang terjadi. Setiap pihak sekolah yang di bangun di desa tersebut pun menyambut tawaran Eyang Darmo dengan hangat.


Di kala itu hanya Kak Amara, Kak Marlina, Kak Leni, dan ketiga temannya yang pertama kali tinggal di yayasan Rumah Batin. Mereka juga alumni yayasan Rumah Batin yang pertama.


Kehidupan di sekolah itu sangat normal seperti kehidupan di sekolah lainnya, semenjak kehadiran anak-anak indigo di sekolah itu.

__ADS_1


Tetapi tetap saja selalu ada siswa atau siswi yang bunuh diri di sekolah itu dengan cara gantung diri. Yang pastinya itu semua adalah ulah dari beberapa arwah yang masih tidak terima atas kematian mereka yang tidak biasa. Para arwah itu menghasut jiwa yang kosong untuk bunuh diri. Setiap nyawa yang melayang di sekolah itu pertahunnya akan memberikan efek kebahagiaan bagi para arwah yang mendiami desa itu.


Kematian siswa-siswi pertahunnya tidak pasti, yang jelasnya kematian itu bisa membuat arwah warga desa itu pergi menuju kehidupan yang selanjutnya. Arwah mereka akan pergi ke kehidupan selanjutnya dengan tergantung nyawa siswa-siswi yang terenggut pertahunnya. Misalnya, satu korban akan membebaskan satu arwah.


Sekurang-kurangnya seperti itulah cerita dibalik nama sekolah-sekolah yang terdapat kata Gantung di akhirnya.


Eyang Darmo berencana untuk melatih mata batin kami agar bisa menghentikan jatuhnya korban-korban bunuh diri desa Gantung tersebut yang terjadi atas ulah para arwah yang ingin bebas. Eyang Darmo ingin kami membantu para arwah tersebut untuk pergi ke alam selanjutnya dengan cara yang lainnya dan menghentikan teror malam yang di alami oleh penjaga sekolah


Bersambung


Katha Author:


Hi teman teman, cerita di dalam novel ini mengandung beberapa kisah nyata yang saya alami sendiri. Seperti kesurupan massal di sekolah misalnya.

__ADS_1


Apakah di sekolah mu juga pernah terjadi ?


__ADS_2