The Indigo [ Breathing In Two Realms 2 ]

The Indigo [ Breathing In Two Realms 2 ]
Chapter.28 Kemampuan Menjelajah waktu


__ADS_3

“Huh! Penelusuran tadi membuatku trauma,” ucap Riana sambil mengelus dadanya.


“Apakah kalian sudah pernah menelusuri masa lampau seperti tadi sebelumnya?” tanyaku kepada mereka berdua Aku ingin tahu apakah mereka sudah pernah menelusuri masa lampau sebelumnya.


“Ini yang kesekian kalinya aku menelusuri masa lampau,” jawab Friska yang terlihat sangat tenang, bahkan dia tidak terlihat syok seperti aku dan Riana. Mungkin dia sudah terbiasa dengan hal itu.


“Bagaimana denganmu Riana?” tanyaku kepadanya yang masih terlihat syok dan mengelus-elus dadanya. Aku sedikit heran dengannya, dia kan indigo sejak lahir, otomatis dia sering menelusuri masa lampau tetapi bukannya terbiasa kok malah terlihat trauma.


“Oh, aku ya Rin? Aku bahkan sangat sering melakukan penelusuran waktu sampai penelusuran itu membuatku trauma. Aku trauma dan tidak mau menyentuh suatu barang dengan sembarangan,” jawab Riana dengan detail dan jelas.


“Emangnya kenapa kalau kamu menyentuh benda sembarangan?” tanyaku pada Riana dengan rasa penasaran.


“Karena ketika kita menyentuh barang dengan sembarangan, mungkin saja kita bisa menelusuri waktu secara otomatis. Penelusuran waktu bisa terjadi kalau kita menyentuh barang yang terdapat kisah dibaliknya,” jelas Ibu Sofia yang tiba-tiba datang dan duduk bergabung bersama kami di rumah tamu. Dia datang bersama Dara dan Gita.


“Lantas apa yang membuat Riana trauma? Menurut ku penelusuran waktu itu seperti wahana yang menyenangkan! Walaupun tadinya menegangkan,” tanyaku kepada Bu Sofia dan kemudian aku membatah trauma yang di alami oleh Riana.


“Wahana yang menyenangkan, kan?” tanya Bu Sofia sambil tertawa geli, aku mengangguk menjawab pertanyaan.


“Airin kamu tidak salah. Penelusuran waktu memang terkadang terasa begitu menyenangkan bagi anak indigo yang baru saja memiliki kemampuan itu di usia remaja, tetapi kata itu tidak berlaku bagi anak indigo yang sudah memiliki kemampuan itu sejak kecil! Kemampuan menelusuri waktu yang dimiliki oleh anak indigo tidak selamanya menyenangkan,” jelas Bu Sofia dengan detail dan cara penyampaiannya sangat serius.


Aku sedikit merasa bersalah setelah mendengar penjelasan dari Ibu Sofia, aku menyesal karena telah membantah trauma yang di alami oleh Riana.

__ADS_1


Aku pun melihat ke arah Riana yang kembali bersikap aneh. Dia akan bersikap kalau dia berada di keramaian.


“Maaf ya Riana,” bisikku ketelinganya meminta maaf karena aku sudah membantah trauma yang di alaminya.


Dia pun mengangguk dan tersenyum kepadaku, dia memaafkan aku.


“Orang yang memiliki kemampuan untuk menelusuri waktu hendaknya dia untuk berhati-hati dan sangat di anjurkan untuk menggunakan sarung tangan dan pakaian yang tertutup,” Ibu Sofia kembali menjelaskan tentang kemampuan menelusuri waktu.


Ibu Sofia bilang orang yang memiliki kemampuan untuk menelusuri waktu hendaknya untuk berhati-hati dan sebaiknya memakai baju yang tertutup bahkan juga sarung tangan.


Penjelasan tersebut membuat diriku bingung. “Kenapa harus seperti itu Bu?” tanyaku dengan penasaran.


“Karena jika ada benda yang menyimpan kisah dibaliknya dan kemudian benda itu langsung bersentuhan dengan kulit maka dengan otomatis orang yang memiliki kemampuan itu akan pergi menelusuri waktu dengan otomatis, yang di takutkan dari itu semua adalah ketika kalian menelusuri waktu di tempat umum, otomatis jasad kalian akan terlihat seperti orang yang sedang pingsan dan dapat mengundang kejahatan,” jelas Bu Sofia.


“Begitu lah penjelasannya, apakah ada yang ingin kamu tanyakan lagi?” tanya Bu Sofia kepadaku.


“Ada Bu,” jawabku dengan singkat dan menyimpan satu pertanyaan lagi seputar kemampuan untuk menelusuri waktu.


“Apa itu?” tanya Bu Sofia.


“Mengapa penelusuran waktu terasa begitu lama dan begitu detail? Padahal penelusuran itu hanya berjalan sepuluh menit mengapa serasa seperti satu hari?” Aku kembali bertanya dan mengeluarkan rada ingin tahuku.

__ADS_1


“Oh tentang itu Ibu bingung bagaimana cara menjelaskannya! Intinya Eyang Darmo pernah memberi tahu kepada Ibu bahwa satu hari di alam gaib sama dengan sepuluh menit di alam biasa,” jawab Bu Sofia dengan sedikit menyimpan raut wajah yang terlihat bingung.


“Apakah sudah jelas Rin?” tanyanya kepadaku.


“Sudah Bu!” jawabku dengan singkat. Kemudian karena sudah memasuki waktu tidur, Ibu Sofia pun menyuruh kami untuk kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat.


Kami pun pergi mengikuti perintahnya, kami kembali ke kamar kami masing-masing.


Krek.


Aku membuka pintu kamarku dan kemudian aku masuk ke dalam kamar.


“Huh!”


Aku merebahkan diriku ke atas kasur dan melepaskan lelah, menelusuri waktu yang tadi kami lakukan. Aku merasa senang karena kemampuanku sebagai anak indigo mulai terasah dan mulai terkendali.


Aku menarik selimut dan menyelimuti seluruh badanku, aku menutup mataku dan perlahan aku meninggalkan jasadku dan pergi ke alam mimpi.


Bersambung


Katha Author:

__ADS_1


kalau kalian punya kemampuan untuk menelusuri waktu apakah kalian akan merasa senang? Atau sebaliknya?


komen di bawah ya!


__ADS_2