The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Pengalihan


__ADS_3

*CHAPTER* 90 Season 02


Judul : Pengalihan


Raytos : "Sekarang, Aku siap melawan kalian semua!." (Raytos Mode Pembawa Bencana Dengan Warna Matanya Yang Berwarna Merah)


Xa'an : "Tcih!."


Raytos : "Hyaak!." (Raytos mulai bergerak dengan kudanya)


"Kieeeek!."


Xa'an : "Awas!, Dia datang!."


"Swuuush....!!!." (Raytos mengayunkan pedangnya ke arah gerombolan Xa'an)


"Set set set set!." (Gerombolan Xa'an berhasil menghindari serangan area Raytos)


Zhanif : "Serangan itu luas sekali!."


"Grudug grudug!." (Raytos bergerak ke arah Zhanif)


Zhanif : "Hmm?!." (Bersiap)


"Swuuush!, Bats!, Set!, Bats!, BLAAAR!!!." (Raytos mengayunkan pedangnya lalu Zhanif berhasil menghindar, Zhanif hendak menyerang Raytos namun karena kudanya yang begitu cepat dan hendak menyerang Zhanif juga, Zhanif terpaksa bergerak mundur juga, Dan Orokus pun menyerang secara tiba-tiba Raytos, Namun berhasil di tahan oleh Raytos dengan menggunakan Tamengnya)


Orokus : "Tch!." (Gagal memukul Raytos)


Raytos : "....!!." (Melirik ke arah Orokus)


"Swuuush!." (Mengayunkan pedang nya ke arah Orokus)


Orokus : "Ughh...?!." (Berhasil menghindar)


"Set! Set! Set! Set!." (Mersha bergerak cepat untuk mengalihkan pandangan Raytos)


Raytos : "Percuma...."


Raytos : "Hmmm!." (Kuda Raytos mengangkat kedua kaki depannya ke atas, Lalu menghantam tanah dengan kuat sehingga membuat tanah yang di pijak oleh Mersha untuk bergerak Hancur)


"Blaaaar!!." (Tanah di sekeliling Raytos hancur)


Mersha : "Sial!." (Bergerak mundur)


Xa'an : "Kalau begini terus kita tidak dapat mendekatinya, Malahan dia yang mendekati kita secara terus menerus!."


Raytos : "......" (Raytos dengan gagahnya menunggu serangan dari gerombolan Xa'an)


Zhanif : "Bagaimana Xa'an, Apa kau tau cara mengalahkan dia?."


Xa'an : "Kuda nya membuatku susah berfikir untuk mengalahkan nya, Seperti kuda itu memiliki pikiran sendiri untuk bertahan dari setiap serangan musuh."


Xa'an : "Dan di saat kita dapat menyerang kudanya, Raytos dapat menahan serangan dari kita."


Xa'an : "Raytos seperti dapat bersatu dengan kudanya sendiri sebagai tubuhnya juga."


"Kieeek!, Grudug grudug!." (Raytos mengarah ke arah Xa'an)


Zhanif : "Xa'an, Dia mulai bergerak!."


Xa'an : (suara dalam hati) "Pikir Xa'an!, Pikir!, Bagaimana mengalahkan pasukan berkuda yang sempurna seperti dia!."


"Swuuush...!." (Raytos mencoba menusuk Xa'an)


Xa'an : "Ek...?!!." (Menghindar)


"Swuuush...!." (Raytos mengayunkan Pedangnya)


"Bats!." (Xa'an melompat)


Xa'an : "Hmm!!." (Xa'an mengeluarkan pedang inti jiwa naga)


"Syuut!!." (Xa'an mencoba menebas Raytos)


"Ctaaang!." (Raytos berhasil menahan serangan Xa'an)


"Swuuush!." (Raytos mencoba menusuk Xa'an yang masih berada di udara)


Xa'an : "Khek!." (Xa'an mendorong tubuhnya keatas dengan sihir angin untuk menghindar)


Raytos : "......" (Menengok ke atas)


"Weeeeshh!!!." (Xa'an mengeluarkan tembakan api ke arah Raytos)


"BLAAAR!!!." (Raytos berhasil menahan Sihir api Xa'an dengan tamengnya)


Xa'an : "Sekarang Zhanif!."


Zhanif : "Hmm!!!." (Zhanif menerjang ke arah Raytos)


Raytos : "......" (Tenang)


"Set!!!." (Kuda Raytos dengan cepat bergerak menyamping)


Zhanif : "Cih....?!!." (Serangan Zhanif meleset)


Xa'an : "Orokus!, Cepat serang dia!."


Orokus : "Baik Tuan!." (Orokus menerjang ke arah Raytos)


Raytos : "Hmmm!." (Raytos mengayunkan pedang nya ke arah Orokus)


Orokus : "......"


"Set!!!." (Orokus menghindari serangan Raytos dengan cara merosot ke bawah kuda Raytos)


Raytos : "....?!." (Terkejut)


Xa'an : "Mersha!."


Mersha : "Iyah Tuan!." (Mersha dengan cepat berada di belakang Raytos hendak menendang kepala Raytos)


Raytos : "Hmm!." (Hendak menggerakkan Tameng nya ke arah tendangan Mersha)


Xa'an : "Aura!." (Xa'an menahan tangan Raytos yang memegang Tameng supaya tidak bergerak)


Raytos : "Khek...?!!." (Kaget)


Mersha : "Hmmmm!!!."


"BLAAAAAR!!!." (Mersha berhasil menendang kepala Raytos)


Xa'an : "Sekarang!, Kesempatan kita Zhanif!!!."


Zhanif : "Yaah!!!!."


"Blaaar!!!." (Zhanif menerjang cepat ke ke arah belakang Raytos)


Raytos : "Tcih!!!." (Berhasil berdiri)


"Set!!." (Zhanif berada di belakang Raytos)


Raytos : "Hmmm?!!." (Terkejut)


Zhanif : "Gerakan Pertama!."


"Blaaaar!!!." (Zhanif memukul bagian perut Raytos)


Raytos : "Ughh..?!!!!."


Zhanif : "Gerakan kedua!." (Hendak menyerang Raytos)


Raytos : "Khek!." (Mencoba menyerang Zhanif dengan tangan kanan nya)


"Set!." (Zhanif menghindari serangan pukulan Raytos, Dengan menunduk kan tubuhnya ke bawah)

__ADS_1


"BLAAAAAR!!!." (Zhanif Meng Uppercut Raytos hingga membuat tubuh Raytos terbang ke atas)


Raytos : "Ahkk...?!!!."


Zhanif : "Gerakan Ketiga!."


"Bats!!." (Zhanif melompat ke atas)


Zhanif : "Penghabisan!." (Zhanif menendang Raytos dari arah atas hingga tubuh Raytos terpental ke bawah)


"Buaaaggg!!!." (Raytos terkena tendangan Zhanif)


Raytos : "Uhkk...!!!."


Xa'an : "Mersha!."


Mersha : "Baik Tuan!."


"Bats Bats Bats Bast!." (Mersha berlari kencang lalu tubuhnya menghilang)


Raytos : "Cih!." (Mencoba bertahan)


"Srash srash srash srash srash srash!." (Mersha menggores gores tubuh Raytos di udara)


Mersha : "Slash......" (Mendarat)


Raytos : "Kug...!!." (Tubuh Raytos mulai tergores gores)


"Beg!." (Raytos mendarat dengan tubuh nya yang penuh goresan)


Raytos : "Haah.... Haah....." (Kelelahan)


Orokus : "Kau kira sudah berakhir?!."


Raytos : "Ek...?!!." (Menoleh ke arah belakang)


"Weeesh!." (Raytos menoleh kebelakang sambil mengayunkan tangan nya untuk menyerang Orokus)


"BUAAAG!." (Orokus terkena serangan Raytos)


Orokus : "Lumayan....." (Wajah Orokus terkena pukulan Raytos)


Raytos : "....?!." (Terkejut lalu menarik kembali tangan nya)


"Krek krek..." (Orokus membunyikan tulang lehernya)


Orokus : "Ini adalah akhirmu....!." (Tatapan membunuh Orokus dengan Hawa Kraken nya)


Raytos : "Cih!, HAAAAAAA....!!!!." (Raytos menyerang Orokus dengan tangan kanan nya)


Orokus : "Heh!, Akan kuladeni!." (Orokus menyerang Raytos dengan tangan kanan nya)


"BLAAAAAAR!!!!!." (Orokus dan Raytos kembali beradu pukulan mereka)


Orokus dan Raytos : "HAAAAAH.....!!!!." (Mereka seimbang)


Zhanif : "......"


Mersha : "......"


Xa'an : "....."


Aline : "......"


Raytos : "HUAAAAH....!!!!!." (Hawa Bencana Raytos keluar)


Orokus : "Cih!, HAAAAAAAHHH...!!!!!!." (Hawa Kraken keluar)


Raytos : "KHEEK...?!!!!." (Terdorong)


"BUG!, BLAAAAAAAAAAARRRR!!!!!!!!!!." (Raytos Terkena Pukulan Mutlak Orokus!)


"WEEEEEESHH!!, BEEGG!!." (Tubuh Raytos terpental jauh, Namun seperti ada seseorang yang menangkap dan menahan tubuh Raytos)


??? : "Kerja bagus Raytos, Kau telah berusaha semaksimal mungkin...."


Zhanif : "Hah...?!!."


Mersha : "Dia....!."


Aline : "...?!!."


Xa'an : "Kau!!."


Adya : "Terimakasih Raytos, Berkatmu semuanya berjalan sesuai rencana...."


Raytos : "....." (Raytos pingsan)


Xa'an : "Apa kau Adya?!!."


Adya : "Hmm...." (Menengok ke arah Xa'an)


Adya : "Kau yah orang itu, Xa'an Algreasia...." (Menatap dingin)


Adya : "Kau telah melakukan kesalahan yang buruk Xa'an!."


Xa'an : "Hmm...?!." (Bingung)


Adya : "Sekarang, Gadis itu berada di tangan ku." (Senyum)


Xa'an : ".....?!!!." (Terkejut)


"DEG....!!!!."


Xa'an : "Cia?!!." (Terkejut tidak percaya)


Adya : "Hahahahaha!, Sudah kuduga ekspresi mu pasti akan seperti itu!, Xa'an Algreasia!!!!."


Xa'an : "Kau.....!!!."


Xa'an : "Apa kau menyentuh Lycia.....?!!." (Tatapan Xa'an kali ini siap membunuh siapapun, Tatapan nya sangatlah tajam dan mulai tidak terkendali!)


"BREK!, BLAAAAAAAAAR!!!!!!." (Area sekitar Xa'an hancur dan mulai berterbangan)


Adya : "Wow, Sungguh kekuatan yang sangat besar!."


Orokus : "Mersha!, Cepat hentikan Tuan Xa'an!, Kalau tidak tempat ini akan menjadi daratan yang rata!!!." (Maksud Orokus adalah semua akan hancur dan hanya tersisa tanah)


Mersha : "I-iyah!!!." (Bergerak cepat)


Orokus dan Mersha : "Tuan!!!." (Mencoba menahan Tubuh Xa'an)


Zhanif : "Adya!, Kau sudah agak keterlaluan!, Ku kira kau hanya mengincar Xa'an!."


Adya : "Jika seperti itu saja semua tidak akan menarik Zhanif!, Dan juga aku menyuruhmu untuk tidak ikut campur dalam urusanku!, Namun kau melanggarnya!."


Zhanif : "Tcih...!!!."


Orokus : "Zhanif!, Bantu kami menahan Tuan Xa'an!!!, Cepat!!!!."


Zhanif : "Sial!!!." (Zhanif lari menuju Xa'an)


Adya : "Heh!, Temui aku di dekat gunung Suremu Xa'an Algreasia, Aku akan menunggu mu disana....." (Adya mulai masuk kedalam sihir ruang dengan menggendong tubuh Raytos)


Xa'an : "Berhenti...!!!!." (Xa'an menggerakkan tangan nya)


"Grep!!." (Zhanif memegang ngi tangan Xa'an)


Zhanif : "Berhenti Xa'an!!!, Lihat sekeliling mu!!!."


Xa'an : "Pergilah....!." (Menatap tajam ke arah Zhanif)


Zhanif : "Khek...?!!." (Merinding)


Zhanif : (suara dalam hati) "Sekarang dia seperti tampang yang kulihat waktu mendengar bahwa ada perdagangan manusia!, Waktu itu dia marah besar dan menampakkan sesuatu dalam dirinya yang sangat menyeramkan!."

__ADS_1


Zhanif : (suara dalam hati) "Dan sekarang dia berubah di bentuk itu!, Khek....!!!." (Menahan sekuat tenaga tubuh Xa'an)


Zhanif : (suara dalam hati) "Dan waktu itu juga, Yang hanya bisa meredam emosi Xa'an adalah Lycia seorang!, Apa yang harus kita lakukan sekarang?!!."


Aline : "Kalian semua menyingkirlah!!!."


Zhanif, Orokus, Dan Mersha : "...?!!."


"Bats Bats Bats!." (Zhanif Orokus dan Mersha menghindar)


Aline : "Segel!!!." (Aline mengeluarkan sebuah sihir yang menyegel Xa'an dalam sebuah lingkaran)


Xa'an : "Hehh...?!!!!." (Kemarahan Xa'an semakin meluap!)


Xa'an : "HAAAAAAAHHH...!!!!!!!, HAAAAAAAAAAHHHHH...!!!!!!!!!!." (Luapan kemarahan Xa'an membuat segel Aline perlahan retak!, Dan karena luapan kemarahan Xa'an, Itu membuat sebuah wajah Raja Iblis Va'an keluar dengan ekspresi marah dalam bentuk bayang bayang)


Orokus : "Tu-tuan...?!!!."


Mersha : "U-uhk...?!!!."


Zhanif : ".....?!!!." (Terkejut dan ketakutan)


Aline : "EK-EEKKK.....!!!!." (Mencoba menahan amukan Xa'an)


"CTAAAAAR...!!!!." (Segel Aline Hancur!)


Zhanif Aline Orokus dan Mersha : "......?!!!!!." (Terkejut)


"Deg deg deg deg....." (Xa'an berjalan dengan penuh amarah yang meluap-luap)


Zhanif : "Sekarang, Siapa yang dapat menghentikan nya disini.....?!."


??? : "Haaah...... Kau ini memang yah....." (Suara seseorang datang dari arah atas)


Zhanif : "Ugh...?!." (Menengok ke atas)


"Blaaaar!!!." (Orang itu mendarat ke tanah)


"Set...." (Membuka tudungnya)


Alkri : "Kau lepas kendali yah....."


Zhanif : "Al-alkri...?!!." (Terkejut)


Orokus dan Mersha : "Ughh...?!!." (Terkejut)


Aline : "Kau ada disini?!."


Orokus : "Apa yang wakil Raja iblis lakukan disini?!!."


Zhanif dan Aline : "Hmm...?!!." (Terkejut dengan omongan Orokus)


Alkri : "Aku hanya membantu meredam emosi Tuan mu bodoh...."


Alkri : "Sepertinya dia sangat marah yah...."


Alkri : (suara dalam hati) "Aku juga merasakan sedikit kekuatan dari orang itu berada di dalam tubuh bocah ini...."


Zhanif : "A-apa kau bisa menahan nya?!!."


Alkri : "Hmm?, Akan ku usahakan sebaik mungkin....."


Xa'an : "Menyingkir......!."


Alkri : "Tidak Mau....." (Senyum)


"Wesh wesh wesh wesh wesh, BLAAAAAR!!!!." (Lima Elemen muncul lalu menembakkan sihir ke Lima elemen itu ke arah Alkri)


Alkri : "Heh!, Ultimate Demon Shield!."


"BLAAAAAR!!!." (Serangan Xa'an berhasil di tahan oleh Alkri)


Xa'an : "Heeng...!!." (Hendak mengayunkan tangan nya)


Alkri : "Eits!!, Pengekang!!." (Alkri menahan tubuh Xa'an)


Xa'an : "Khehk...?!!!." (Mencoba bergerak)


Alkri : "Jika kau tadi melanjutkan nya, Pasti tubuhku dan belakang ku akan hancur, Tadi sangat berbahaya."


Alkri : "Dan sekarang.... Steal.....!!!."


"Weeeeeeeeeeeeshh........!!!." (Mana yang meluap-luap itu mulai terhisap ke dalam tubuh Alkri)


Xa'an : "....?!!!, HAAAAAAAHHH...!!!!." (Xa'an berhasil memberontak dan mulai bergerak)


Alkri : "Sial!, Dia lebih kuat dari yang ku kira!."


Alkri : "Tidak ada cara lain!." (Bersiap)


Alkri : "OPEN ALL MAGIC AURA!!!."


"BLAAAAAAAR!!!!."


Alkri : "Maaf yah jika menyakitimu...." (Wujud Alkri berubah)


Alkri : "Hmmm...." (Alkri menggerakkan tangan nya)


Xa'an : "Eehkkk...?!!!!." (Tidak dapat bergerak)


Alkri : ".....!!." (Mengepalkan tangan nya)


Xa'an : "Khuk....?!!!, Ek-ehkk...!!!!!."


Zhanif : "Di-dia, Apa yang dia lakukan...?!."


Orokus : "Dia sedang meredupkan kembali kekuatan yang meluap-luap milik Tuan Xa'an kembali ke tubuhnya dengan cara paksa."


Orokus : "Dan sekarang Tuan Xa'an menahan semua luapan itu dengan tubuhnya....!."


Zhanif : "Xa'an...?!."


Xa'an : "Ehkkkk....!!!!!, AHKKKK..!!!!!!." (Berteriak)


Alkri : "Semuanya selesai...!."


"Set!." (Alkri membuka tangan nya lalu mengayunkan tangan nya ke bawah)


"BLAAAAAR!!!!!." (Tubuh Xa'an terjatuh)


"Weeeeesh..........!." (Luapan amarah perlahan menghilang)


Xa'an : "......." (Pingsan)


Alkri : "Huft....!, Ini sangat melelahkan...!." (Kembali ke wujud normal)


Alkri : "Hei kalian semua, Cepat bantu dia....."


Zhanif : "I-iyah!, Xa'an!!." (Berlari menuju Xa'an)


Aline : ".....!!." (Berlari menuju Xa'an)


Orokus dan Mersha : "Tuan!!." (Berlari menuju Xa'an)


Alkri : "......."


"Wesh......." (Tubuh Alkri menghilang dengan di selimuti bayangan hitam)


Xa'an : "......."


SELESAI............!.


"Selanjutnya Di The King After Reincarnation!."


"Pertarungan di sihir ruangan 2."

__ADS_1


"Di tunggu yah!."


__ADS_2