The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista! (01)


__ADS_3

*CHAPTER* 78 Season 02


Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista! (01)


"Dari Sekian Lamanya Perjalanan Menuju Negri Timur, Akhirnya Xa'an Bersama Rombongan nya Berhasil Dengan Selamat Menuju Daratan Negri Timur!."


"Sudah Banyak Rintangan Yang Sudah Dilewati Xa'an Dan Yang Lain Untuk Menuju Negri Timur ini, Dan Akhirnya Mereka Sudah Sampai Dengan Selamat!."


*Tempat* : Pelabuhan Pasar Krista


"Xa'an dan yang lain Terkejut Melihat Keramaian Dari Pasar Krista."


"Pasar Krista Dipenuhi Dengan Orang-orang yang ramai."


Lycia : "Tempat Ini sangat Ramai yah, Aku Belum Pernah Melihat Hal Yang Seperti ini di Benua Tengah Sebelumnya."


Aline : "Iyah, Disini Memang Sangat Ramai Akan Pedagang dan Pembeli." (Sudah Pernah Kesini Bersama Zhanif)


Zhanif : "Aku Tau Tempat Dimana Kita Mendapatkan Makanan yang Enak dan khas dari sini, nanti akan Kutunjukkan kepadamu Xa'an."


Xa'an : "Benarkah....?" (Tertarik Tentang Makanan Baru)


Landi : "Tidak ada yang Lebih tau tentang Tempat ini Lebih dari Aku Zhanif." (Membanggakan dirinya)


Xa'an : "Tapi Dia Lebih Tua Darimu Loh Landi."


Landi : "Be-benar juga....?!" (Kaget)


Mora : "Tak apa Mungkin ada yang kamu Ketahui lebih darinya Landi."


Landi : "Seperti apa itu contohnya Mora?"


Mora : "Mungkin Seperti, Dimana Letak Rumahmu...." (Senyum)


Landi : "Itu Memang Aku Lebih sangat Tau dibanding Mereka Semua....!"


Mora : "Ahahahaha......"


Orokus : "Tuan Xa'an, Kita akan Memulai Darimana dulu?" (Mode Kraken Chibi)


Xa'an : "Hmm?" (Menoleh)


Xa'an : "Kita Akan Mengikuti Landi Menuju Kediaman nya terlebih dahulu."


Xa'an : "Dan Kita akan Bertemu Dengan Salah Satu Bawahan ku." (Yang dimaksud Adalah Melned)


Xa'an : "Setelah Itu kita akan Merencanakan untuk kedepannya."


Orokus : "Jadi Seperti itu yah, Baiklah Tuan Xa'an."


Mersha : "Sepertinya Disini Memiliki Banyak Sekali Misteri yah." (Mode Megalodon Chibi)


Orokus : "Kamu juga merasakan nya yah Mersha."


Mersha : "Iyah, Seperti ada hal buruk yang di sembunyikan."


Xa'an : "Dari Saat Kakiku Menempatkan nya di tanah ini, aku merasakan Hal yang tidak biasa dari tadi, ternyata Dugaanku benar."


Xa'an : "Aku akan Mencoba Sesuatu Sebentar."


Xa'an : "Sihir Tanah, Getaran Kehidupan....." (Sebuah Gelombang Keluar Dari Kaki Xa'an)


Xa'an : (Menutup Mata)


"Keramaian Orang orang yang sedang Jual Beli, Getaran Kehidupan mereka dirasakan oleh Xa'an, tapi semua itu berubah disaat."


Xa'an : "......?!" (Terkejut)


"Xa'an merasakan banyak sekali Getaran Kehidupan yang berada di bawah nya!"


Xa'an : "Bawah?!" (Xa'an Sambil Menoleh Ke bawah, Karena Kaget dengan apa yang dia rasakan barusan)


Orokus : "Jadi Berada di bawah yah, Apa perlu ku hancurkan sekarang?"


Xa'an : "Tunggu Orokus, Jika kau menghancurkan nya sekarang, Para Kerumunan ini akan bingung dengan apa yang kita lakukan, Dan juga kita tak tau apa saja yang berada di dalam sana."


Mersha : "Itu Benar sekali, apalagi disini juga ramai juga, Siapa tau ada rekan mereka di balik pasar ini yang siap untuk menyergap kita."


Xa'an : "Hmm....." (Berpikir)


Zhanif : "Ada apa Xa'an?, Apa ada sesuatu yang Mengganggu mu?" (Menghampiri Xa'an)


Xa'an : "Eh Zhanif, apakah tidak ada yang membuatmu merasa aneh?"


Zhanif : "Ha?, Apa maksudmu?"


Xa'an : "Maksudku-"

__ADS_1


Landi : "Baiklah! Semua!, Mari ikut denganku Ke Kediaman ku!." (Mulai Berjalan)


Aline : "Hei Kalian Berdua, Kalian Akan Tertinggal Loh."


Lycia : "An Kun Ayo..."


Xa'an : "Zhanif Nanti Aja kita lanjutkan."


Zhanif : "Hem, Baiklah..."


"Semua Pun Mulai mengikuti Landi."


Landi : "Baiklah Semua, Tetap Dalam Barisan dan jangan Tersesat yah, Karena Tempat ini sangatlah Ramai Jadi dengarkan itu baik baik yah...."


Mora : "Ah, Tapi Lycia Terbawa Oleh Ibu² Pasar Yang Meminta Diskon...!"


Lycia : "An Kuuunnn...!!!" (Terbawa Oleh Rombongan Ibu² Pasar)


Xa'an : "Ci-ciaa.....?!!!"


Landi : "Padahal Aku Baru Bilaaaang....!!"


"Setelah Itu, Lycia berhasil diselamatkan dari para Ibu² pasar yang ganas, dan melanjutkan perjalanan nya."


Landi : "Baik Akan Ku Ulangi lagi, jangan sampai tertinggal, tetap dalam jangkauan, Pegangan kalau perlu, dan jangan sampai Tersesat Mengerti...?" (Menjelaskan Dengan Rinci)


Lycia : "Me-mengerti..." (Kapok dengan yang tadi, dan sekarang sedang Memegang lengan Xa'an dengan Erat erat)


Xa'an : "Ahahaha...."


Para Penjual Pasar : "Ah?!, Tuan Kaisar....!" (Membungkuk)


Lao : "Halo...." (Menyapa dengan Melambaikan Tangan)


Para Penjual Pasar : "Tuan Kaisar....!" (Tersenyum)


Lao : (melambaikan tangan, Sambil Tersenyum)


Lycia : "Tuan Lao sangat di kenal di sini yah, Seperti semua para penjual disini Mengenal dengan nya." (Celingak celinguk)


Landi : "Pamanku adalah Seorang Kaisar Yang Setara dengan Pemerintahan Ayahku, Jadi dia juga sangat dikenal disini."


Lao : "Ayahmu Lebih Besar dibanding denganku Landi." (Senyum)


Aline : "Tapi Sepertinya kamu juga disini Dikenal oleh banyak orang landi, mereka juga menyapamu."


Landi : "Itu Sudah Biasa, karena aku adalah seorang anak Kaisar besar."


"Xa'an sedang melihat lihat sekeliling pasar, Dan Xa'an Mulai Berfikir disaat ada orang² yang tersenyum melihat Kaisar Lao, ada juga para penjual yang seperti merasa Takut dan menghindari Kaisar."


Xa'an : "....?" (Bingung)


Xa'an : "Mersha..."


Mersha : "Apa Tuan?"


Xa'an : "Aku ingin Kamu untuk Mengumpulkan Sebanyak banyak nya Informasi tentang pasar ini, Jika Kamu Merasakan adanya bahaya, Cepatlah Kembali."


Mersha : "Baik Tuan!." (Dengan Sangat Cepat Mersha Pergi Dari atas pundak Xa'an, dan mulai pergi untuk mencari Informasi)


Lycia : "An Kun, Tante Mersha tadi mau kemana?"


Xa'an : "Dia Sedang Mencari Makanan Kok..." (Hehe)


Lycia : "Begitu yah, Baiklah....!" (Senyum)


Xa'an : "Ehk....?!" (Kaget, Karena Melihat Senyuman Lycia yang Polos)


Orokus : "Anda Jahat Sekali Tuan, Dengan Mudahnya Membuat Adik Lycia ini Percaya dengan Kata katamu." (Tatapan Merendah)


Xa'an : "Mau Bagaimana lagi kan....?!"


Penjual Misterius : "Ehhh Halo Tuan dan Nyonya...." (Sedang Memanggil Xa'an dan Lycia)


Xa'an dan Lycia : "Hmmm?" (Menoleh)


Penjual Misterius : "Bisakah Kalian Kemari?"


Xa'an : "Aku Tak Mau....." (Hendak Mau Pergi)


Lycia : "Tunggu An Kun...!, Tak Baik Untuk Menghiraukan Seseorang yang sedang Berbicara dengan Kita" (menarik lengan Xa'an supaya Mengikuti Nya)


Xa'an : "......." (Mau tak mau harus ikut dengan Wajah Datar)


Penjual Misterius : "Nona Baik Sekali Yah...." (Melihat ke arah Xa'an)


Xa'an : "Hmm..?"

__ADS_1


Xa'an : (suara dalam hati) "Kok Sepertinya dia Sedang Menyindir ku yah..." (Aga kesal)


Lycia : "Terimakasih Tuan, Memangnya apa yang sedang ingin tuan bicarakan?"


Penjual Misterius : "Oh yah Nona, apa nona mau Membeli Suatu Barangku?"


Lycia : "Oh, memangnya apa yang Tuan Jual?"


Penjual Misterius : "Ini Di sebut dengan Mustika, Mustika ini Niscaya akan memberikan kalian Keajaiban, Percayalah Kepadaku." (Senyum)


Lycia : "Ah Begitu ya-."


Xa'an : "Kami Tak Mau, Apalagi apa itu keajaiban aku tak percaya akan hal itu, Ayo Cia kita pergi jangan percaya kepada oleh orang aneh ini." (Mengajak Lycia untuk Segera Pergi)


Lycia : "T-tapi An Kun....?!" (Diajak pergi oleh Xa'an)


Penjual Misterius : "Ohh jadi seperti itu yah, Mustika ini seperti nya akan berguna oleh Kalung yang anda pakai itu."


Xa'an : "UGGHH...??!!!!" (Terhenti)


Penjual Misterius : "........" (Tersenyum)


Xa'an : "Ba-bagaimana Kau Tau Akan Hal ini?!" (Memegang Kalung Airin)


Penjual Misterius : "Tuan Tolong Dengarkan aku sekali lagi, Mustika ini akan sangat berguna bagimu di suatu saat, Maka ambil lah...."


Xa'an : "Khuk....!" (Geram)


Lycia : "Kami akan Membelinya Paman...." (Maju untuk membeli barang tersebut)


Xa'an : "Ci-cia...?!" (Kaget)


Lycia : "Berapa Harga Dari Mustika ini Paman?"


Penjual Misterius : "Ini Hanya 1 Koin Emas saja..."


Lycia : "Ahh begitu yah, baik ini dia Paman." (Memberi 1 Koin Emas)


Penjual Misterius : "Baik, Terimakasih Banyak Nona, dan ini dia barang mu...."


Lycia : "Sama sama....." (Senyum)


Xa'an : (suara dalam hati) "1 Koin emas, Itu kalau di rupiahkan Sekitar 120 Ribu rupiah."


Xa'an : (suara dalam hati) "Sebaiknya aku harus mengajari Cia untuk berhadapan dengan orang yang aneh..."


Xa'an : (suara dalam hati) "Tapi Kenapa dia Sempat mengucapkan kata Kalung Airin, Apa yang dia tau tentang kalung ini?"


Lycia : "Ayo An Kun, kita pergi...." (Menarik An Kun untuk Pergi)


Xa'an : "Iyah, ayo Cia...." (Bergandengan dengan Lycia)


Xa'an : "Hmmm....." (Menoleh Ke Penjual Tadi)


Penjual Misterius : (Melambaikan Tangan)


"Setelah Itu, Xa'an dan Lycia Pun Menyusul Gerombolan Landi."


Landi : "Hei, Darimana saja kalian itu, Kukira kalian sedang Tersesat."


Lycia : "Haha, Maafkan Kami, kami hanya ingin berbelanja Sedikit...."


Zhanif : "Xa'an Mau Jajan?"


Xa'an : ".....?!" (Tertarik Lalu Mendekati Zhanif, Seakan akan melupakan kejadian tadi)


Xa'an : "Hmm?, Bentuknya seperti tidak asing." (Xa'an sedang Melihat Jajan yang ia pegang saat ini, dan bentuk jajan nya seperti sebuah Daging yang di tusuk Menggunakan Biting kayu)


Xa'an : "Kalau Disini Apa nama dari jajan ini Zhanif?" (Sambil Memakan Jajan nya)


Zhanif : "Ohh itu disebut dengan Souvla, Makanan ini sangat di gemari oleh Para pendatang jika berada di Negri Timur."


Xa'an : "Emm Begitu yah..." (Sambil Mengunyah)


Zhanif : "Bagaimana Enak kan....?" (Senyum)


Xa'an : "Hmm...Hmm..." (Mengangguk Sambil Mulutnya Penuh)


Xa'an : (suara dalam hati) "Tapi Tetap saja, memakan jajan ini jadi teringat akan sesuatu, Tapi ini bumbunya sedikit berbeda dari apa yang Kurasakan dulu." (Sambil masih Mengunyah)


Xa'an : (suara dalam hati) "Kapan² aku akan membuatnya sendiri dengan Rasa Khas Daerah Asalku, pasti mereka juga akan menyukai nya."


Landi : "Jadi Semua, ayo kita lanjutkan perjalanan Kita!."


SELESAI...........!


"Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista Masih Akan Terus Berlanjut!"

__ADS_1


"Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista (02)"


Di Tunggu Yah


__ADS_2