
*CHAPTER* 17
Judul : Keinginan
Tempat : Kerajaan Algresia
Xa'an : "Kita Mau Kemana Pa..?" (Sambil berjalan)
Theo : "Kita Mau Menemui Kakek mu untuk Membahas Tentang Matamu Yang Warna Emas itu An Kun
Xa'an : "Ooouh Baiklah..."
Xa'an : (suara dalam hati) "Sepertinya aku Juga sedikit kangen kepada kakek ku itu dia sekarang seperti apa yah...?"
Tempat : Pintu Menuju Singgasana
Landi : "Oouh Xa'an...!" (Landi memanggil dari kejauhan)
Xa'an : "Oh Landi Apa urusan mu sudah selesai?"
Landi : "Iyah Aku sudah mengurus semua permasalahan ku pada Raja dan aku akan pergi ke penginapan untuk Persiapan"
Xa'an : "Persiapan..? Persiapan untuk apa Landi?"
Landi : "Aku Mau Pergi menjadi petualangan di sekitar sini dan mengumpulkan banyak uang untuk pulang kembali menuju Rumah ku"
Landi : "Dan juga aku ingin melatih sihir cahaya ku karena Kamu Xa'an aku jadi Percaya diri lagi dengan sihir ku"
Xa'an : (suara dalam hati) "Petualang yah aku juga ingin menjadi petualang aku ingin mencari tau Apa aja si kalo jadi petualangan itung² ingin menguatkan Kekuatan ku juga"
Xa'an : "Landi...jika kau mau menginap lah di istana ini Kita Bahas Bareng² tentang menjadi petualang sepertinya aku juga tertarik"
Landi : "Eh apa boleh aku menginap di istana ini?"
Xa'an : "Bolelah Daripada kau buang² uang mu untuk Pergi ke penginapan simpan saja uang itu untuk Petualangan nanti"
Landi : "Apa Kau yakin Xa'an Aku boleh menginap disini?"
Xa'an : "Tentu Saja boleh Landi..! Iyah kan pa..?!"
Theo : "Ohh Tentu saja Boleh kamu boleh menginap disini bersama An Kun Landi"
Landi : "Waaah... Terimakasih Xa'an Kamu sudah membantu ku 2 kali Saat waktunya tiba nanti aku akan membalas Semua kebaikan mu"
Xa'an : "Iyah Iyah terserahmu"
Theo : "Landi aku akan mengurus Kamarmu setelah Pergi menemui Raja yah kamu tunggu saja di Ruang Tamu"
Landi : "Baik Tuan muda Raja Terimakasih atas pertolongan nya"
Xa'an : "Dah...Landi.." (sambil berjalan)
Landi : "Terimakasih Xa'an..!!!" (Melambaikan tangan)
Theo : "Dia anak yang sopan sekali yah An kun"
Xa'an : "Iyah Dia sopan sekali kadang juga aku jengkel kepadanya sesekali"
Sesampainya...
Theo : "Buka kan Pintunya...!"
Penjaga : "Baik...!!!"
Deegleed.... : (suara pintu Bergeser)
Deg deg deg deg : (suara Xa'an dan Theo berjalan menuju Singgasana Raja)
Raja : "Akhirnya kalian sampai Theo dan Xa'an"
Xa'an : (suara dalam hati) "Uwah....Hawa nya sungguh berbeda disaat dia berada di rumah dulu"
Theo : "Iyah Kakek Kali ini aku membawa Xa'an Untuk-" (ucapan terpotong)
Uweesshh....
Theo : "Eh..?"
Xa'an : "Eh Kakek?"
Dheo Algresia : "Wahh ini dia Cucuku....An Chan....Dia sudah bertambah Besar yah Rindunya...." (Sambil memeluk Xa'an)
Xa'an : "Lama tidak Berjumpa Kakek aku sangat merindukanmu juga"
Dheo : "Ahahahaha Kamu memang Manis sedari dulu yah..."
Theo : "Eee... Ayah...Apa sudah selesai?"
Dheo : "Ooh....Ekhem" (sambil melepas pelukan)
Dheo : "Jadi Xa'an Apakah benar kalau Kamu itu Bermata Warna Emas?"
Xa'an : "Iyah Benar Kakek"
Dheo : "Coba Kamu Tunjukkan Kebenaran nya...."
Xa'an : "Baik Kakek"
Xa'an : "Warna Emas...!" (Mata berubah menjadi Warna emas)
Dheo : "Uwaah......! Ini sungguh Warna emas yang indah dulu saat bertemu dengan pahlawan mata warna emas ini sungguh berbeda dari yang dia milikinya ini sungguh indah..."
Xa'an : "Terimakasih atas pujiannya Kakek"
Theo : "Sudah Kubilang kan An Kun itu pemilik Mata warna emas"
__ADS_1
Dheo : "Hmm....Baiklah sekarang aku sudah melihatnya rubah kembali warna emas mu Xa'an"
Xa'an : "Baik Kakek" (ganti lagi)
Dheo : "Nah Xa'an Apa yang ingin kamu Inginkan Sekarang?"
Xa'an : "Hmm...? Yang ku inginkan"
Dheo : "Iyaaah Itung² aku sudah lama tidak memberikan mu hadiah aku akan menuruti semua yang kamu inginkan"
Xa'an : "Yang ku inginkan yah...."
Xa'an : "Aku ingin 3 keinginan Kakek"
Dheo : "Oho...apa saja kah itu?"
Xa'an : "Satu aku ingin Memiliki benda untuk Menutupi Wajahku dan bisa Merubah suara Asliku
Xa'an : "Dua Aku ingin Memiliki Sebuah Pedang Sihir yang Kuat"
Xa'an : "Tiga Aku ingin Kakek Membiayai Semua kehidupan ku Dan Juga Landi teman ku"
Dheo : "Hmm....."
Xa'an : "Apakah Boleh Kakek?"
Dheo : "Apa cuman itu keinginan mu Nak An?"
Xa'an : "Iyaah Cuman itu"
Dheo : "itu sungguh tidak masalah sama sekali"
Xa'an : "Eh apakah boleh Kakek?"
Dheo : "Iyah tentu saja boleh Tapi aku ingin tau mengapa kamu ingin membiayai Kehidupan dia Nak An?"
Xa'an : "Dia Telah kehilangan semuanya saat berada disini se enggaknya aku ingin membantu dia untuk Bertemu kembali bersama Keluarganya"
Xa'an : (suara dalam hati) "Aku dulu pernah saat sebelum menjadi raja aku ingin sekali membantu pengobatan kanker teman ku tetapi aku tidak memiliki uang yang banyak untuk membantunya"
Dheo : "Hmmm.....Baiklah akan ku setujui semua itu Nak An"
Xa'an : "Eh Apakah Boleh Kakek"
Dheo : "Iyaah tentu saja boleh Tunggu sampe beberapa Minggu akan ku Carikan semua yang kamu inginkan"
Xa'an : "Uwaaah Terimakasih Kakek...!!"
Dheo : "Tidak Masalah..."
Xa'an : "Aku mau pamit dulu Selamat tinggal kakek" (sambil beranjak pergi dari tempat itu)
Dheo : "Iyaah dadaah Nak An...."
Dheo : "Itu sangat gampang untuk seorang Seperti cucuku tenang saja Theo"
Theo : "Baik Terimakasih Ayah telah menuruti keinginan An Kun selamat tinggal"
Dheo : "Iyah² Hati² Theo"
Theo : "Iyaaah" (beranjak pergi)
Dheo : "Hmmm....jadi....dimulai darimana dulu yah"
Tempat : Ruang Tamu
Landi : "Ah... Xa'an apa urusan mu sudah selesai?"
Xa'an : "Iyah Aku baru saja menyelesaikan Urusan ku"
Landi : "Itu Bagus!"
Xa'an : "Oh yah Landi Tadi kamu bicara tentang Menjadi petualang apa aku boleh ikut bersamamu..? Sepertinya kamu sangat paham tentang cara masuk menjadi petualang"
Landi : "Tentu saja boleh kenapa kamu ingin menjadi petualang Xa'an?"
Xa'an : "Aku ingin Melatih Skill² ku diluar sana siapa tau akan mendapatkan monster yang kuat untuk Latihan ku"
Landi : "Untuk Latihan yah.... Baiklah kalau ada Kamu aku jadi lebih tenang Xa'an"
Xa'an : "Oke...."
Theo : "Nah baiklah Landi Ikut denganku akan ku tunjukkan Kamarmu"
Landi : "Baik Tuan muda Raja"
Theo : "Jangan memanggilku seperti itu lagi kita akan bertemu seterusnya Panggil aku Paman Theo Saja"
Landi : "Eh Suatu kehormatan bisa memanggil Tuan muda raja sebagai Paman Theo"
Theo : "Iyah² ayo ikut denganku"
Landi : "Baik Paman Theo Daah Xa'an"
Xa'an : "dah...."
Xa'an : "Nah sekarang Mungkin aku akan keluar untuk Melihat² Kota Ini aku jadi semakin penasaran apa saja yang terdapat dari kota ini"
Xa'an : "Oh yah apakah Anggota party Papa sama Mama baik² saja yah Sepertinya aku juga mulai kangen pada mereka, nanti aku akan menanyakan pada Mama deh..."
Sesampainya di Tempat Kumpul keluarga
Xa'an : "Mama...Apakah Anggota party mama dulu baik baik saja sekarang?"
Zifa : "Iyah meskipun mereka seperti itu mereka itu sangat kuat An Kun jadi tidak perlu khawatir kepada mereka"
__ADS_1
Xa'an : "Oouh Syukurlah Kalau mereka baik² saja"
Xa'an : "Oh yah Mama aku ingin pergi keluar untuk berkeliling kota aku ingin melihat lihat isi dari kota ini"
Zifa : "Tentu saja boleh kok An Kun"
Elena : "Ehh...! Kakak mau pergi keluar Kerajaan aku ingin ikut..!"
Zifa : "Astaga Elena kamu masih kecil nanti tersesat"
Elena : "Tapi Ma...aku ingin pergi keluar sesekali"
Xa'an : "Aku akan menjaga Elena Terus berada di sampingku Ma biarkan dia pergi bersama ku untuk berkeliling kota"
Elena : "Kakak.....!"
Zifa : "Hufft....baiklah Elena Terus berada di samping Kakakmu yah..."
Elena : "Yeaaay Baik Terimakasih Maa"
Xa'an : "Hmm....Ayo kita pergi Elena"
Elena : "Baik ayo kakak Hehe"
"Berjalan keluar"
Landi : "Oh kita bertemu lagi Xa'an"
Xa'an : "Halo Landi Apa Kamarmu sudah Di tentukan"
Landi : "Iyaah Kamar itu sungguh nyaman untukku terimakasih Xa'an"
Xa'an : "Bagus lah kalau begitu.... Ngomong² apa kamu mau ikut pergi bersama kami buat keliling kota?"
Elena : "Wah lebih ramai lebih enak..!"
Landi : "Baiklah ayo aku juga lagi tidak ada kerjaan"
Xa'an : "Ayo kita pergi....Tetap bersama Kakak dan Kakak Landi yah Elena..."
Landi : "Iyaloh jangan sampai tersesat"
Elena : "Baik Kakak An dan Kakak Landi"
Xa'an : "Baguslah ayo kita pergi"
Landi dan Elena : "Ayoo..!"
"Setibanya di Jalan Pasar Kota"
Penduduk 1 : "Waah....bukannya itu Putri Raja yah..apakah yang di gandeng nya itu Pangeran Raja...?"
Penduduk 2 : "Iyaah Mereka sangat Serasi buat Sepasang Kakak adik yah...."
Penduduk 3 : "Apa yang di samping pangeran itu Anak Kaisar Timur...?!"
Penduduk 4 : "Iyaah dia anak kaisar timur tidak salah lagi"
Xa'an : "Sepertinya Kamu terkenal juga disini Landi"
Landi : "Hehe aku juga tidak menyangka akan hal itu"
Xa'an : "Mungkin orang² juga tidak menyangka bagaimana bisa Anak Kaisar Timur di Bantai oleh satu Penyihir Iblis"
Landi : "Akhhh....Sudah² jangan Membahas itu lagi Xa'an makanya aku ingin menjadi Petualang untuk bisa menjadi lebih kuat"
Xa'an : "Haha Baik²"
Elena : "Kakak Kita coba jajanan itu ayo..!"
Xa'an : "Iyaah² Elena Sabar..."
"Momen² Elena Xa'an dan Landi di pasar sangat menyenangkan"
"Sesampainya di Taman Kota"
Xa'an : (suara dalam hati) "Ugh.... Sepertinya kalau Sudah berada di taman entah kenapa aku selalu Ter ingat oleh Lycia"
Airin : (suara Airin di dalam bentuk kalung) "Uwah Papa sedang Kangen Mama..."
Xa'an : (Suara dalam hati) "Aku hanya Sedikit saja Airin"
Elena : "Uwaaaaahh...!! Indahnya Ahahahahaha Yeay Yeay"
Landi : "Dia sungguh senang yah Xa'an"
Xa'an : "Iyah aku juga tidak menduga ini Untung aku membawa dia kesini"
Elena : "Ayoo Kakak An dan Kakak Landi ayo kita bermain main"
Landi : "Okeeeh Kita akan bermain apa hari ini"
Elena : "Kita akan Bermain Kejar kejaran!"
Landi : "Baik ayo kamu duluan Putri Elena"
Elena : "Ehehe Kejar akuuu...."
Landi : "Mau kemana kau Roarr"
Xa'an : "Hmp...(Tersenyum) "Sejak kapan Landi Menjadi monster yang mengejar Putri"
"Momen² Menyenangkan Di Taman Bersama Elena, Xa'an, dan Landi pun Berakhir..."
SELESAI.......
__ADS_1