
*CHAPTER* 68 Season 02
Judul : Dia Siapa?!
"Di suatu Pagi Kerajaan Elgrasia, Kamar Xa'an dan Lycia."
Lycia : "An Kun..." (Suara Samar² Lycia memanggil Xa'an)
Xa'an : "Ugh....?" (Berusaha Membuka Matanya)
Lycia : "An Kun bangunlah, Ini sudah Pagi..."
Xa'an : "Cia.....?" (Berusaha Bangun)
Lycia : "Duh.... Tak biasanya kamu Bangun Pagi² begini, biasanya kamu bangun saat pagi sekali, Apa Kebiasaan Mu yang dulu Kembali?" (Sedang di samping Xa'an)
Xa'an : "Kuh....?" (Memegang Kepalanya Karena Bingung atas yang terjadi tiba² kemarin)
Lycia : "Ada apa An Kun?, Apa kamu Sakit?!, Aku akan Memeriksa nya..." (Panik, dan segera menyentuh Dahi Xa'an Dengan Tangan Kanan nya)
Xa'an : "Aku Tak apa² Cia... Ugh..?!" (Dahi Xa'an Terdapat Tangan kanan Lycia)
Lycia : "Hmmm...." (Tangan Kanan Lycia ke Dahi Xa'an, Sementara Tangan Kirinya Memegang Dahinya sendiri untuk Mengecek Suhu Panas Dahi Xa'an Dengan Dahinya)
Xa'an : "......?!" (Terkejut dan Malu)
Lycia : "Ini Tidak Begitu Panas....."
Xa'an : "Sudah Ku bilang aku tidak apa apa, Aku akan Bergegas untuk Menyiapkan Makanan." (Bergegas untuk Beranjak dari Ranjangnya)
Xa'an : "Cia, Segera bangunkan Semua, Aku akan Pergi menuju Dapur" (berganti Pakaian)
Lycia : "Baiklah...." (Senyum)
"Xa'an Keluar Dari Kamarnya, Dan Menuju Dapur untuk Menyiapkan Makanan."
Xa'an : "Oh Iyah, Ini kan Bukan Kerajaan Algresia, Apa aku boleh Memasak Disini?" (Sedang berjalan Lalu Berhenti karena Baru Ingat)
Xa'an : "Ku coba dulu Dah...." (Meneruskan Perjalanan nya ke dapur)
"Tak Lama Kemudian, Di Dapur Makanan Istana Elgrasia."
Kepala Pelayan : "Apa yang Terjadi disini..?!, Bagaimana Bisa Pasokan Makanan Telat Untuk Mengirimkan Makanan ke istana..?!" (Marah ke Semua Pelayan disana)
Pelayan 1 : "Pak, Katanya Para Pasokan Telah Di Serang Oleh Segerombolan Monster di Luar Kerajaan."
Pelayan 2 : "Iyah Benar pak, Kami telah Menerima info itu Sedari Malam."
Kepala Pelayan : "Ba-bagaimana Bisa.....?!" (Tidak tau apa yang harus dilakukan)
Xa'an : "Eee Halo....."
"Yang Berada di Dapur pun Reflek Menoleh ke arah Xa'an."
Kepala Pelayan : "Si-siapa Kamu?, Aku Tidak Mengingat Bahwa ada Satu Pelayan lagi yang Bekerja di Dapur ini."
Xa'an : (suara dalam hati) "Uwahk, Dikira Pelayan yah..."
Xa'an : "Sepertinya Saya bisa membantu Tuan...." (Senyum)
Kepala Pelayan : "Hmmm..?, Bagaimana itu, Kamu Terlihat Cukup Mudah, Apa Kamu sedang Bermain main...?"
Xa'an : "Aku Sedang Tidak Bermain main, aku akan Membantu kalian untuk Mengatasi Semua Masalah ini.." (Berjalan ke arah Mereka, Tersenyum Lalu Menggulung Lengan Bajunya)
Kepala Pelayan : "Hmmm...?" (Bingung)
Pelayan Wanita 1 : "Siapa dia...?" (Bisik²)
Pelayan Wanita 2 : "Aku Pun tidak tau." (Bisik²)
Xa'an : "Tuan Kepala Pelayan, Apa saja yang Tersisa Disini...?" (Berhenti di Depan Meja Masak)
Kepala Pelayan : "Seperti Yang Kamu Lihat, Yang Tersisa Disini Hanyalah Makanan² Sisa, Seperti Roti, Kentang, Dan Beberapa Sayuran."
Xa'an : "Hmm....." (Berfikir)
Kepala Pelayan : "Jika Saja Para Pemasok Makanan Tidak Terkena Musibah, Pasti Kami sudah Masak Makanan nya Dari Tadi..." (Kesal)
Kepala Pelayan : "Dasar Para Monster Iblis....!"
Xa'an : "Sepertinya Aku Telah Menemukan Makanan Yang Cocok Untuk Ini."
Kepala Pelayan : "Apa...?!" (Kaget)
Pelayan Wanita 1 : "Eh..?!' (kaget)
Pelayan Wanita 2 : "Apa Bisa..?!" (Kaget)
Xa'an : "Kalian Semua, Serahkan Saja Untuk Makanan Padaku...!" (Senyum)
"Xa'an Pun Memulai Untuk Menyiapkan Barang² terlebih dahulu, Lalu Dia Pun Mulai Memadukan Semuanya Dengan Gerakan Yang Profesional, Sehingga Para Pelayan dan Kepala pelayan pun Kagum Melihat nya."
Xa'an : "Hup...!" (Xa'an sedang Menyiapkan Barang² dan Bahan² untuk di masak)
Kepala Pelayan : "Wah....?!" (Kagum)
Pelayan Wanita 1 : "Apa dia Cuma Pria Biasa...?!" (Kagum)
Pelayan Wanita 2 : "Aku Pun Tidak tau, Tapi dia sangat Mahir dalam Hal Memasak...!" (Kagum)
"Xa'an Memulai Memasak Semua Bahan² nya, Dari yang Di Kukus, Di Rebus."
"Hingga dia tak lupa akan Sesuatu."
Xa'an : "Jika Bersangkutan Dengan Ini, Maka Tidak Kelupaan Dengan Bahan Ini Juga!" (Xa'an Mengeluarkan Sesuatu Dari Cincin Ruang nya)
"Sepotong Daging Besar Pun Keluar Dari Cincin yang berada di tangan kiri jari manisnya."
Kepala Pelayan : "A-ap-apaa...?!!" (Terkejut Sampai Membuka Mulutnya)
Pelayan Wanita 1 dan 2 : "Keluar Dari Cincin...?!" (Terkejut dan Mereka pun Berpegangan karena Melihat apa yang terjadi di depan nya)
Xa'an : (suara dalam hati) "Daging Beruang Yang Dulu aku Tangkap Sepertinya Masih Segar!, Cincin ruang ini Konsepnya sama dengan Sihir Ruangan Suku Azure, Tapi Sepertinya Mutiara ini hanya untuk Memasukkan Barang Saja...." (Sambil Memotong Motong Daging Besar Itu Menjadi Bagian Kecil² Lalu Memasukkan Nya ke Penggorengan dan Di Rebusan)
CATATAN : "Mutiara Sihir yang Berada di Cincin Xa'an adalah Bagian dari Salah satu Ke 6 Mutiara yang Terpecah, dan yang di pakai Oleh Xa'an adalah Inti Dari Mutiara Tersebut, Dan Mutiara Tersebut dapat Melacak Bahaya Yang datang pada Pengguna Mutiara Lain Yang Diberi Oleh Xa'an, Mutiara Ini Di dapat Oleh Pemimpin Guild Bernama Ganos."
Kepala Pelayan : (suara dalam hati) "Siapa Sebenarnya Pria ini?!, Dia sangat Mahir dalam Hal Memasak, Dia Masih sangat Muda Untuk Melakukan Semua ini...!" (Melihat Xa'an Dengan Teliti)
"Tak Lama Kemudian Makanannya Pun Telah Jadi!"
Xa'an : "Nikmatilah....!" (Memberi 3 Mangkok Untuk Mereka Coba)
Kepala Pelayan : "Hmmm..?!" (Menerima)
Pelayan Wanita 1 dan 2 : "Eh...?" (Menerima)
Xa'an : "........." (Melipat tangannya Lalu Tersenyum)
"Tak Lama Kemudian Mereka pun Mulai Mencicipi Masakan Dari Xa'an."
Kepala Pelayan, Pelayan 1 dan 2 : "Ugh....?!!!" (Kaget)
Kepala Pelayan : "Soup Ini Enak Sekali...?!"
Pelayan 1 : "Gorengan ini Pun Juga..?!"
Pelayan 2 : "Bagaimana Bisa..?!, Padahal Cuma Dari Makanan Sisa...?!"
Xa'an : "Tidak Masalah.....!!!" (Seperti Biasa)
Xa'an : "Baiklah Aku Kembali, Aku Serahkan Semua ini pada Kalian Yah....." (Berbalik lalu Berjalan pergi dan Mengembalikan Gulungngan Bajunya ke Awal)
Kepala Pelayan : "Tu-Tunggu...!, Siapa Namamu Anak Muda....?!" (Teriak)
"Xa'an Sudah Jauh Dan Terus Melanjutkan Perjalanan nya."
Pelayan 1 : "Sepertinya Dia Tidak Dengan Pak"
Pelayan 2 : "Iyah, Pasti Nanti kita akan Bertemu dengan nya lagi, Lalu kita akan Menanyakan Namanya."
Kepala Pelayan : (suara dalam hati) "Anak Muda....."
Kepala Pelayan : "Baiklah Cepat Habiskan Makanan kalian Lalu Kita Antar semua ini Ke Meja Makan!"
Pelayan 1 dan 2 : "Baik!" (Secara Cepat Menghabiskan Makanan nya)
"Tak Lama Kemudian, Di Meja Makan Istana."
Stheo : "Oh Pangeran Xa'an, Akhirnya Kau Datang!" (Sedang Duduk)
Zhanif : "Yo Xa'an..!"
Aline : "Halo...."
Landi : "Hai Xa'an..!"
Mora : "....." (Mengangguk)
Xa'an : "Halo Paman Stheo, Halo Semua..." (Berjalan Menuju Meja Makan)
Lycia : "An Kun Kesi-" (Ucapan terpotong)
Clara : "Saudara Xa'an...!, Kesinilah Kursi Di samping ku Kosong...."
Lycia : "Eumm....!" (Kesal)
"Akhirnya Xa'an pun Duduk di tengah² Mereka, Kanan Clara Dan Kiri Lycia."
Lycia Dan Clara : "Tch...!" (Melirik Satu Sama Lain)
Xa'an : "Ek-eeee......" (Berada di Tengah² pertempuran Sengit)
Stheo : "Darimana saja kamu Pangeran Xa'an?"
Xa'an : "Panggil Saja Xa'an Paman, Aku tidak enak jika di panggil Pangeran terus menerus oleh Paman ku sendiri Hehe..."
Stheo : "Baiklah Xa-xa'an......!"
Xa'an : "Baru bagus......." (Senyum)
Stheo : "Jadi Xa'an?, Kamu Dari mana saja?"
Xa'an : "Aku Hanya Menyiapkan Sesuatu....."
Stheo : "Hmm?, Menyiapkan...?"
"Setelah itu, Semua Makanan yang di bawa Oleh Kepala Pelayan Beserta Pelayan Lainnya Pun datang."
"Mereka pun memulai untuk Membagikan Ke Semua Orang."
"Dan Mereka semua pun Mulai Memakan nya..."
__ADS_1
Stheo Dan Clara : "Umh...?!" (Kaget)
Xa'an : "........" (Senyum dan melihat ke arah mereka)
Stheo : "Ada apa ini?, Mengapa tiba-tiba Makanan Kita bisa Menjadi Se enak ini?!"
Clara : "Iyah Papa, In-ini Enak Sekali!"
Xa'an : "Tidak Masalah......" (Kepala Xa'an Mengarah ke bawah dan bersuara Kecil)
Stheo : "Siapa yang Memasak Semua ini?!, Dia harus diberi Penghargaan....!"
Clara : "Aku Setuju....." (Mengangguk)
Kepala Pelayan : "Tuan Sebenarnya..."
Stheo : "Hmm?, Apa kamu yang Membuat nya?!, Aku akan Memberi mu Penghargaan atas hal ini...!"
Kepala Pelayan : "Maaf Mencela Tuan, Tapi Yang Memasak Bukanlah Kami..." (Membungkuk ala Pelayan Kelas Atas)
Stheo : "Hmmm?, Jadi siapa...?" (Melirik ke Pelayan 1)
Pelayan Wanita 1 : "Bukan Saya Tuan....." (Geleng²)
Stheo : "Hmmm..?" (Melirik ke Pelayan 2)
Pelayan Wanita 2 : "Saya Pun Juga Bukan Tuan..." (Geleng²)
Stheo : "Hah?, Jadi siapa yang Memasak Semua ini?"
Kepala Pelayan : "Sebenarnya ada seorang anak muda yang datang di dapur Pagi pagi, Dan dialah yang Membuat kan semua makanan ini, Saya sempat ingin Menanyakan Namanya Tapi dia telah Pergi duluan."
Stheo : "Seorang Anak Muda yang Membuat Makanan Se enak ini...?!"
Stheo : "Aku Ingin Bertemu dengannya..!" (Senang)
Lycia : "Pagi² dan Seorang Anak Muda yah..." (Senyum)
Zhanif : "Iyah, Pasti dia....." (Mengangguk)
Aline : "Tidak Salah Lagi...." (Mengangguk)
Landi : "Makanan Se enak ini, Pasti dia kan..." (Mengangguk)
Mora : "Hum hum..." (Mengangguk)
Clara : "Emm...?" (Bingung)
Stheo : "Ada apa kalian Semua?, Apa kalian Kenal Siapa orang itu?"
"Setelah itu Mata Lycia, Zhanif, Aline, Landi, Dan Mora pun Melihat Xa'an."
Xa'an : "Ek-eh......?" (Merasa Tidak Enak)
Stheo : "Hmmm?" (Melihat ke arah Xa'an)
Clara : "Emm?" (Melihat Ke arah Xa'an)
Kepala Pelayan : "A-a-andaaa.....!!!!!" (Menunjuk Xa'an)
Xa'an : "Halo Tuan Kepala Pelayan...." (Senyum)
Pelayan Wanita 1 : "Diaaaa.....!"
Pelayan Wanita 2 : "Tak salah Lagi....!"
Stheo : "Hmm?, Ada apa dengan Pangeran Xa'an...?"
Kepala Pelayan : "Pa..?!"
Pelayan Wanita 1 : "Nge...?!"
Pelayan Wanita 2 : "Ran....?!"
Kepala Pelayan, Pelayan 1 dan 2 : "Xa'an...?!!!!"
Xa'an : (suara dalam hati) "Tidak Perlu Seterkejut Itu Kan...?" (Muka Lesuh)
Kepala Pelayan : "Tuan!, Beliau lah yang Memasak Semua Makanan ini!, Iyah itu dia..!, Pangeran Xa'an!!!"
Stheo : "Ugh..?!" (Kaget)
Clara : "Apa...?!" (Kaget)
Xa'an : "Ha-halo....." (Lesuh)
Stheo : "Tidak Di duga, Tidak hanya Jago dalam Bertarung Kamu Bahkan Jago Dalam Memasak!, Itu hebat Xa'an..!!"
Clara : "Iyah, itu hebat Saudara Xa'an....!"
Xa'an : "Itu Belum Seberapa, aku masih ada Kekurangan juga...." (Senyum)
Stheo : "Ba-baiklah, Kalian Boleh pergi...."
Kepala Pelayan : "Baik...!" (Menunduk Berbalik lalu pergi)
Pelayan Wanita 1 dan 2 : "....." (Menunduk Berbalik lalu pergi)
"Setelah itu mereka semua pun Melanjutkan Makanan nya"
Xa'an : "Cia, Cobalah Ini...." (Menyuapkan Beberapa Makanan Ke Lycia)
Xa'an : "Enak.....?" (Senyum)
Lycia : "Ini Enak Sekali An Kun...." (Senyum, Pipinya Pun juga masih Penuh akan Makanan)
Xa'an : (suara dalam hati) "Manisnya......" (Senyum)
Clara : (suara dalam hati) "Aku tidak boleh tinggal Diam....!"
Clara : "Saudara Xa'an.... Aku juga Sepertinya Membutuhkan Rekomendasi mu....."
Xa'an : "Oh Clara...."
Lycia : "Emmm?, Hmmm....!" (Kesal)
Xa'an : "Ini..." (Mengambil Sepotong Makanan)
Clara : "Aaaaa......." (Membuka Mulutnya untuk Mengisyaratkan Xa'an untuk Menyuapinya)
Xa'an : "Emm..?" (Bingung)
"Tangan Xa'an pun Hampir sampai Untuk Menyuapi Clara Sepotong Makanan Tersebut Tetapi....."
"Seet...!" (Lycia Menarik Tangan Xa'an Lalu Memakan Makanan yang Mau di suapi ke Clara)
Xa'an : ".......?!" (Kaget)
Lycia : "Nyamnyam..." (Mengunyah)
Clara : "Waaaaaah....!" (Kesal)
Clara : "Curang!, Itu punyaku....!"
Lycia : "Wleee...!"
Clara : "Cih.....!" (Melirik Lycia)
Lycia : "Cih....!" (Melirik Clara)
"Sesuatu Seperti Listrik Pun Muncul Di depan Xa'an, Saat Lycia dan Clara saling Bertatapan."
Xa'an : "......." (Lesuh)
Stheo : "Xa'an, Ayah Telah Mengabariku, Kalau dia akan Pulang dan sebentar lagi dia akan datang."
Xa'an : "Eh..?!, Apa Kakek akan Pulang Sebentar Lagi?"
Stheo : "Iyah, Di saat sore nanti Datang lah Menuju Ayah yah Xa'an!, Tentu saja aku akan Menemanimu!." (Senyum)
Xa'an : "Baik Paman...." (Senyum)
Xa'an : (suara dalam hati) "Akhirnya Kakek Akan Pulang...."
"Sorenya di Istana Elgrasia."
"Ckieeeett........" (Suara Pintu Besar terbuka)
"Deg deg deg deg deg deg" (suara Beberapa Orang Menghampiri Singgasana)
Kakek ke 2 : "........" (Sedang duduk di Singgasana nya, Dengan Tatapan Tajam)
"Deb Deb!" (Berhenti)
Stheo : "Ayah!, Kami telah datang....!" (Berlutut)
Xa'an : "......" (Berlutut)
Lycia : "...." (Berlutut)
Landi : "....." (Berlutut)
Mora : "...." (Berlutut)
Zhanif : "......" (Berlutut)
Aline : "....." (Berlutut)
Kakek ke 2 : "Kalian Semua Di izinkan untuk Berdiri...." (Suara Tegas)
"Semua pun berdiri"
Kakek ke 2 : "Perkenalkan, Namaku adalah Gifra Elgrasia, Raja Gifra...!" (Mata Tajam)
Xa'an : (suara dalam hati) "Sedari dulu Aku Telah Mengasumsikan Bahwa Kakek Gifra adalah orang yang Menyeramkan Nantinya, Tapi...."
Lycia : "....." (Diam)
Landi : ".....?!" (Tertekan)
Mora : "....?!" (Tertekan)
Zhanif : "....." (Diam)
Aline : "...." (Diam)
Gifra : "Xa'an...... Dimana Kau......?" (Melirik Tajam)
Xa'an : "Saya disini Kakek...!"
Gifra : "Kemarilah....!" (Menatap Xa'an)
__ADS_1
Xa'an : "Baik..!" (Segera Menuju Singgasana Menghampiri Gifra)
Xa'an : (suara dalam hati) "Tapi...... Walaupun Dia adalah Orang Yang Mengerikan, dia Juga Memiliki Sisi yang Lembut Seperti..." (Berjalan Lalu Berhenti)
Xa'an : "Saya Disini Kakek..!"
Gifra : "Hhhmmmm...!" (Berdiri di depan Xa'an)
Lycia : (suara dalam hati) "Apa Xa'an akan Dipukul....?" (Khawatir)
Landi : (suara dalam hati) "Aura dari Kakek Xa'an sangat Mengerikan!, Sungguh Hebat Pemimpin Negara..!"
Gifra : "Hmmmm.....!" (Melirik Mata Xa'an)
Xa'an : "........" (Melihat mata Gifra dengan Santai)
Gifra : "Eemmmm....!!" (Melebarkan Tangannya)
Lycia : "An Kun.....!"
Landi : "Xa'an...?!"
Mora : "....?!"
Zhanif : "........"
Aline : "......"
Gifra : "Set..!" (Memeluk Xa'an dengan Erat)
Gifra : "An Chan....!, Akhirnya Kamu Telah Datang disini yah.....!, Aku telah Lama Menunggu mu loh...!, Apa kamu tidak kangen dengan Kakek mu yang satu ini...?!" (Mengelus Elus Kepalanya Ke Kepala Xa'an)
Xa'an : "Ma-maafkan Aku Kakek, Aku Terlalu Fokus untuk Melatih diriku sendiri sehingga Lupa akan Kakek...!" (Senyum)
Gifra : "Baiklah....!, Kakek akan Memaafkan mu loh.....!" (Dengan nada manja)
Xa'an : "Haha, Maaf Kakek...!" (Senyum)
Gifra : "Tenang Saja An Chan....!"
Lycia : "Eh....?" (Bingung)
Landi : "Tidak Jadi di pukul..?" (Bingung)
Zhanif : "Heh..!"
Stheo : "Hadeh..... Ayah Disini Masih Ada yang Lain, Jadi Simpan Rasa Rindumu itu Nanti yah...."
Gifra : "Ba-baiklah...!"
"Setelah itu....."
Gifra : "Ekhem..!, Jadi An Chan, tidak Maksudku, Xa'an..!, Dengan siapa saja kamu datang Kesini..?"
Xa'an : "Aku Tidak Sendiri saja untuk Datang kesini Kakek, aku bersama dengan Tunangan ku beserta Teman teman ku...!"
Gifra : "Oh....." (Melihat Semua yang ada disana)
Gifra : "Aku Memang Sempat Mendengar Kamu Telah Bertunangan, Tapi siapa dia Xa'an...?"
Gifra : "Aku Tidak bisa membiarkan Wanita Sembarangan untuk Bertunangan denganmu..."
Xa'an : "Dia Adalah Lycia Arthem Kakek!, Tunanganku Sekaligus Wanita yang Ku cintai.....!" (Melirik ke Gifra)
Gifra : "Oho.... Arthem...."
Lycia : "Saya adalah Lycia Arthem Tuan, Senang Bertemu dengan anda...." (Aga Maju Kedepan lalu Membungkuk Ala Bangsawan)
Gifra : "Mengapa Kamu Mencintai Xa'an, Nona Lycia....?"
Lycia : "Aku Mencintai An Kun karena dia adalah Seorang Yang Telah Membantuku Untuk Kembali ke rumah ku lagi, Dan dia telah Menjaga ku dengan Sangat Baik Selama Perjalanan Pulang."
Lycia : "Dia adalah seorang yang Sangat Perhatian, Penuh akan Kasih Sayang, Dan Sangat Baik denganku, Aku Sangat Bersyukur karena Telah di selamat kan oleh Xa'an Tuan!"
Xa'an : "........" (Terdiam)
Lycia : "Dan Juga...... Sifat dia yang Begitu Kadang Penyayang dan Juga Tegas, Itu sangat Membuatku Semakin Mencintai nya...." (Mengingat Xa'an yang Berbicara di Depan Para Rakyat Elf dengan Tegas)
Lycia : "Aku tidak tau Apa yang terjadi padaku jika tidak bertemu dengan nya, Aku.... Aku sangat Mencintainya Dan Akan Terus Setia Kepadanya!"
Xa'an : "Ci-cia....?"
Gifra : "Hmmm......" (Melirik ke Lycia)
Lycia : "Em......" (Melirik balik Gifra)
Gifra : "Baiklah...... Dilihat dari Matamu saja Sepertinya kamu tidak berbohong atas semua itu yah...."
Gifra : "Lycia Arthem!, Aku menerima mu untuk Menjadi Tunangan Sekaligus Istri Cucuku Untuk Kedepan nya..!!!"
Lycia : "......." (Senang dan senyum)
Gifra : "Jadi, Jaga dia Baik baik yah...!"
Lycia : "Baik Tuan...!" (Menunduk ala Bangsawan, Lalu Mundur Sedikit)
Xa'an : "Hmm....." (Senyum)
Gifra : "Aku Mendukung Hubungan Kalian Xa'an dan Lycia, Semoga kajian Berbahagia Kedepan nya..!"
Xa'an : "Terimakasih Kakek....!" (Membungkuk)
Gifra : "Jadi Xa'an, Aku akan Memperkenalkan Saudara mu..."
Xa'an : "Hmmm...?" (Bingung)
Xa'an : "Ba-baik..."
Xa'an : (suara dalam hati) "Memangnya siapa lagi Saudaraku?, Bukannya Hanya Clara...?, Papa Theo tidak bilang akan Hal ini...." (Bingung)
Gifra : "Alkri Datanglah....!"
Alkri : "Baik Ayah....!" (Datang Menghampiri Mereka Semua dari balik Bayang bayang)
Xa'an : "Hmmm...?!" (Kaget)
Lycia : "Emm...?!" (Kaget)
Zhanif : "Haah...?!" (Kaget)
Aline : ".....?!" (Kaget)
Landi : "Siapa dia..?!" (Kaget)
Mora : "Ap-?!" (Kaget)
Gifra : "Dia adalah Anak Asuhku Akhir akhir ini, Sekaligus Saudara Barumu Xa'an!, Semoga kalian Cepat Akrab Yah....!" (Memperkenalkan Alkri)
Alkri Elgrasia : "Perkenalkan Namaku adalah Alkri Elgrasia."
Xa'an : (suara dalam hati) "A-anak asuh...?!" (Kaget)
Alkri : "Hmm....?" (Menoleh ke Xa'an)
Alkri : "Halo Xa'an.......!" (Senyum)
Xa'an : "......." (Diam dan Mengamati Alkri dengan Mata Emas Miliknya)
"Alkri Elgrasia, Rambut Berwarna Hitam Mengarah ke belakang, Umur 18 Tahun, Kekuatan Elemen Api, Air, Angin, Dan Tanah, Kekuatan Warna Mata, Merah Biru dan UNGU!"
Xa'an : (suara dalam hati) "Ap-apa...?!, Dia Memiliki Mata Warna Ungu..?!, Apa yang dia lakukan disini?!, Dan lagi, dia Memiliki Empat Elemen Kekuatan, Tch!"
Alkri : "Hmmm....." (Tersenyum ke arah Xa'an)
SELESAI........... (Harusnya)
T.K.A.R COMEDY....!
Xa'an : "Ini Buatmu....." (Menyuapi Lycia)
Lycia : "Aaaaa.....nyam nyam....!" (Mengunyah)
Clara : "Saudara Xa'an Gantian aku... Aaaa...." (Membuka mulut)
Xa'an : "Ini......" (Mau memberikan)
Lycia : "Nyam....!" (Meraih tangan Xa'an lalu memakan makanan nya)
Clara : "Hei..!, Kau itu sudah sekarang gantian aku..!"
Lycia : "Humph....!"
Clara : "Nyenyenye.....!" (Kesal)
Xa'an : "Sudah sudah Clara ini ada lagi....." (Mau menyuap)
Lycia : "Nyam..!" (Lagi² Lycia merebutnya)
"Dan hal itu pun telah berulang sampai 5 kali"
Clara : "Dasar Kau......!" (Kesal)
Lycia : "Wleee...!"
Xa'an : "Aaahh......" (Lesuh)
"Clara dan Lycia pun Berdebat."
"Selanjutnya di The King After Reincarnation!"
Xa'an : "Siapa si Alkri ini?!, Bagaimana dia memiliki Kekuatan Mata warna Ungu..?!"
Xa'an : "Apa Tujuan Dia Sebenarnya..?!"
Alkri : "Halo..... Xa'an....!" (Senyum)
Xa'an : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"
Xa'an : "Memburu Monster!"
Xa'an : "Di Tunggu Yah..!"
SELESAI............!
..."Ilustrasi Alkri Elgrasia"...
..."Potret Xa'an Dan Alkri Bertemu"...
__ADS_1