The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Suatu Tantangan Berat


__ADS_3

*CHAPTER* 52


Judul : Suatu Tantangan Berat


Tempat : Tengah² Pusat Desa


Ketua Geng : "Baaghh..!!" (Memukul Warga)


Warga Pria : "Uaakh...!" (Terjatuh)


Ketua Geng ' "Hei Cepat Serahkan Uangmu.... Atau Kau Akan Menanggung Semuanya...!" (Tatapan Licik)


Warga Pria : "Ak-aku tidak punya apapun Sungguh..!" (Sambil Memohon)


Ketua Geng : "Heh...! Kalau Begitu Bayar dengan Nyawamu....." (Melirik)


Warga Pria : "Ti-tidak Mohon Maafkan Saya Tuan......!" (Memohon)


Ketua Geng : "Tidaak Bisaa......." (Sambil Mau Bersiap siap untuk Menebas)


Warga Geng : "Ugghh....!!!" (Menutup Mata)


"Tiba² ada suara Yang memanggil Seseorang"


Klaimor : "Melned...! Hentikan...!!!"(berteriak dari jauh)


Melned : "Huuh....??" (Berhenti Mengayunkan Pedang Dan Menoleh)


Melned : "Ohhh..... Tuan Klaimor senang Bertemu denganmu...." (Senyum)


"Klaimor Xa'an dan Lycia beserta Prajurit"


Klaimor : "Melned..! Bukankah kau sudah ku bayar dengan banyak untuk Pergi dari Tempat ini...?!"


Melned : "Kau Memang sudah Membayar nya.... Tapi sepertinya ini masih belum cukup...!" (Wajah Licik)


Klaimor : "Kauu.....!" (Geram)


Xa'an : (suara dalam hati) "Hmm..... Jadi dia yah Ketua dari Geng Banteng Buas, Sepertinya dia agak kuat dan Licik, Hmm...?!" (Kaget)


Xa'an : (suara dalam hati) "Meskipun dia orang yang jahat tetapi dia masih tidak membelot ke Jalur Iblis yah...." (Dengan Kata Lain Si Melned Tidak Mempunyai Mata Warna Ungu!)


Lycia : "An Kun...."


Xa'an : "Hmm..?" (Menoleh ke Lycia)


Lycia : "Apa yang akan Kita lakukan?"


Xa'an : "Kita Jangan Bergerak sekarang, dan tunggu saja Sampai ada masalah baru kita bergerak."


Lycia : "Emm.... Baiklah..."


Xa'an : (suara dalam hati) "Baiklah Melned apa yang kau Lakukan Kedepannya."


Xa'an : (suara dalam hati) "Jika Seseorang Berususan dengan Orang Licik Kau harus menjadi Licik Juga." (Menatap)


Melned : "Jadi Klaimor apa kau mau Membayar Lagi?"


Klaimor : "Tentu saja tidak bodoh...! Itu sudah cukup Bagimu...!" (Geram)


Melned : "Begitu yah..... Aku kecewa......" (Pasrah di buat buat)


Melned : "Tapi Bohong....." (Melirik)


Melned : "Jika Kau Tidak Mau Bayar dalam Kurun Waktu 3 hari Dengan Harga 10,000rb Koin Perak Maka akan ku hancurkan Desa ini!" (Menatap Licik)


Klaimor : "10....?! 10,000rb....?! Koin Perak....?! Dalam 3 hari itu Mustahil...!"


Melned : "Itu gampang Jika kau Memungut 100 Koin Dari Hari ke hari ke Rumah Rakyat mu untuk Di Bayar ke padaku bagaimana...?" (Senyum)


Lycia : "10,000rb Koin Yah...." (Wajah Datar)


Xa'an : (suara dalam hati) "Hmm... 10,000rb Koin Perak Sama saja dengan 500Ribu di dunia asalku....."


Melned : "Bagaimana..? Jika kau tak Menerimanya, Maka akan Ku Basmi sekarang tempat ini..." (Senyum Licik)


Klaimor : "Ak-aku.....!" (Gelisah)


Xa'an : "Tunggu Sebentar Tuan.....!" (Tiba-tiba berbicara membuat semua orang yang ada disana Kaget)


Klaimor : "Tu-tuan Xa'an...?!" (Kaget)


Lycia : "An Kun....?" (Bingung)


Melned : "Hmm....? Siapa dirimu Nak...?" (Menoleh ke Xa'an)


Xa'an : "Perkenalkan Namaku Adalah Xa'an Algreasia Tuan Melned" (sambil Menunduk ala bangsawan)


Xa'an : (suara dalam hati) "Sebaiknya Jangan Menyerang Mereka, Karena di Sekitar ku terdapat Warga², Klaimor dan Lycia, Musuh pun memiliki jumlah yang banyak dan Berpengalaman, Aku harus berhati-hati"


Melned : "Ohhh.... Dari Algreasia yah.... Aku tau aku tau Kau Kau Pasti Cukup Kaya kan.....?"


Xa'an : "Iyah Tuan....." (Senyum)


Melned : "Apa Kau Mau Mengganti Membayar si Klaimor itu...?"


Xa'an : "Tentu saja tidak Tuan...." (Sambil Menggoyang goyang kan tangan dan membuat Muka Tidak mau tau secara buat²)


Melned : "Hmm.... Jadi....?"

__ADS_1


Xa'an : "Jadi Aku hanya akan memberikan Suatu Usulan Apakah Tuan Tertarik...?" (Senyum)


Melned : "Hmmm.....?" (Kaget sambil berfikir)


Klaimor : "Tuan Xa'an....! Kami akan membayarnya Saja sendiri meskipun aku akan memberikan Hartaku..!"


Klaimor : "Jadi Kumohon Jangan Ikut Campur"


Melned : "Baiklah Akan ku terima Saranmu..."


Klaimor : "Ehh...?!" (Kaget)


Melned : "Jika kau dari Keluarga Algreasia kau pasti memiliki Usulan Yang Bagus, Jika Aku Tidak Tertarik dengan Usulanmu ini maka aku akan Langsung memerintah Pasukaku Untuk Menghancurkan langsung desa ini!"


Xa'an : "Baiklah...."


Klaimor : "Tu-tuan Xa'an.....?!!" (Kaget)


Melned : "Jadi apa Usulanmu?"


Xa'an : "Tuan Bagaimana kalau Jika Kami Berhasil Mengumpulkan 10,000rb Koin Perak dalam 7 Hari, Apakah Kau dan Juga Bawahanmu Mau Menjadi Bawahanku....?" (Melipatkan Tangan Sambil Menatap Melned dan Senyum)


Melned : "....?!" (Kaget)


Bawahan Melned : "Hei...! Hei..! Apa yang dikatakan Bocah itu..?!"


Bawahan Melned : "Dia Songong Sekali...!"


Melned : "Cukup...!" (Seketika semua orang berhenti Berbicara)


Melned : "Jika kau Gagal Mengumpulkan Semua Koin Itu apa yang akan Kau Berikan?"


Xa'an : "Aku Akan Memberikan ini....." (Mengambil Kartu Emas)


Melned : "Emm...?!!!" (Kaget karena melihat Kartu Emas Xa'an)


"Seketika Semua Orang kaget dan Terpukau melihat Kartu Emas Xa'an"


Xa'an : "Ini adalah Kartu Emas Penukar barang Apapun, Jika kau memiliki ini maka seluruh benda dan Kekuasaan akan menjadi milikmu Bagaimana...?" (Senyum)


Informasi : "Kartu Emas Penukar Semua barang Kecuali Uang."


Melned : "Apakau Yakin memberikan Sesuatu yang sebesar ini Untuk Melindungi Desa dan Kota² ini?"


Xa'an : "Jika Seorang Raja Tidak Bisa melindungi Rakyat Nya dari Serangan Orang Lain, Lebih Baik Raja itu Berjalan Sambil Telanjang di Jalan Sambil Dilempari Batu oleh Orang Lain." (Tatapan Serius)


Klaimor : "Tuan Xa'an......."


Lycia : "Eee.......?" (Memikirkan)


Lycia : (suara dalam hati) "Tunggu Dulu Sejak Kapan An Kun Menjadi Seorang Raja...?" (Masih Kepikiran)


Xa'an : "Terimakasih....." (Menundukkan Kepala sambil Memasukkan Lagi Kartu Emas ke dalam Cincin Mutiara Simpan nya)


Melned : "Klaimor...! Kau beruntung karena Si Xa'an ini bersama mu, Akan Ku tunggu dalam 7 Hari, Jika kau Gagal maka ingatlah Janjimu." (Sambil Naik ke Kuda)


Melned : "Sampai Jumpa Xa'an....!" (Menoleh ke Xa'an sambil meringis)


Xa'an : "......" (Melihat saja dan senyum)


Melned : "Semuanya Ayo Pergi Hyat...!" (Sambil Menjalankan Kudanya)


Bawahan Melned : "Iyaaaaaah....!!!" (Orang dengan Jumlah yang Banyak)


Xa'an : "Mereka sudah pergi...."


"Klaimor dan Lycia Menghampiri Xa'an"


Klaimor : "Tuan Xa'an Maaf Karena telah Melibatkan mu......"


Xa'an : "Tidak Masalah dengan melindungi Warga dan Rakyat ku Itu sudah Kewajiban ku...."


Warga Pria : "Tuan Terimakasih karena Telah Menyelamatkan Ku...." (Datang menghampiri Xa'an)


Xa'an : "Iyah... Kali ini serahkan saja semua padaku yah, Kalian Pulanglah dan Beristirahat"


Warga Pria : "Iyah Tuan.....!" (Berjalan pergi)


Lycia : "Jadi An Kun.... Apa Kamu Punya Koin Perak 10,000 Ribu?"


Xa'an : "Hmm...? Tentu saja aku tidak Punya Sekarang" (Sambil Menoleh ke Klaimor dan Lycia)


Klaimor dan Lycia : "Khaaak.....?!!!" (Kaget Terkejut Tidak Percaya)


Lycia : "Te-te-terus bagaimana dengan Pembayaran nya dan Kartu Emasmu...?! Itu sungguh mustahil Mengumpulkan Semua Mata Uang Sebanyak itu dalam 7 Hari An Kun....!" (Memberitahu Xa'an dengan kaya Gelisah)


Klaimor : "Habis Sudah Desa dan Kota ini......" (Sesuatu Muncul Dalam Mulut Klaimor)


Xa'an : "Hei.... Hei.. kan aku Bilang Tidak Punya Sekarang, bukan tidak Mempunyai Uangnya Nanti." (Membetulkan)


Lycia : "Begitu yah.... Jadi bagaimana caramu Untuk Memiliki Semua Uang itu An Kun...?"


Klaimor : "Iyah aku juga Penasaran Tuan Xa'an..!"


Xa'an : "Tentu Saja dengan Memiliki Uang Rakyat....!"


Klaimor dan Lycia : "Eek....?!!" (Kaget Membatu)


Lycia : "Apakah Kamu Akan Merauk Semua Uang Rakyat dan Mengambil nya....?!" (Sambil Menggoyang goyang kan Xa'an)

__ADS_1


Klaimor : "Hartaku Selamat Tinggal....." (Sesuatu Muncul lagi dari Mulut Klaimor)


Xa'an : "Hei... Hei Tunggu Dulu Cia, Maksudku bukan Itu...." (Menenangkan Lycia)


Lycia : "Jadi....?" (Berhenti Menggoyangkan Xa'an)


Xa'an : "Jadi.... Kita akan Membuat sebuah Suatu Perdagangan....!" (Dengan Wajah Siap)


Lycia : "Perdagangan....?"


Klaimor : "Apa Maksud dari Tuan Xa'an kita akan Membuka suatu Toko...?"


Xa'an : "Iyah...."


Klaimor : "Toko Apa itu Tuan Xa'an...?"


Xa'an : "Kita Akan Membuka Sebuah Toko Makanan....!"


Klaimor : "To-toko Makanan..?"


Lycia : "Wah.....! Apa An Kun akan Memasak Untuk Orang² ini pasti akan sangat Enak...!"


Xa'an : "Iyah... Dengan membuka toko makanan Maka Uang² yang kita dapatkan dari Penjualan ini dari Uang Rakyat, Kita Kumpulkan Sampai Menjadi 10,000rb Koin Perak, Untuk Berjaga jaga Jika uang yang kita hasilkan tidak cukup, Aku akan Mengambil uang yang ku simpan dari Kenalan ku."


Xa'an : (suara dalam hati) "Uang itu hasil dari Petualangan Ku Dulu Dan di simpan Oleh Ganos, Aku tidak mengambil nya Karena Aku sudah mempunyai Kartu Emas ini."


Xa'an : (suara dalam hati) "Yah Meskipun nanti si Ganos akan Memohon mohon lagi kepadaku untuk membimbing Petualang Baru untuk Menjadi Lebih Kuat lagi itu cukup Merepotkan, Tapi untuk Desa dan Kota ini itu sudah cukup."


Xa'an : (suara dalam hati) "Apalagi Kalau Aku Memberikan Uang nya, Maka si Melned beserta Bawahan nya akan ikut denganku, Itu sangat Menguntungkan Bagiku."


Xa'an : (suara dalam hati) "Intinya Disini Aku Menang Telak...!, Meskipun aku tidak membuka Toko aku masih Bisa Membayar nya dengan Mudah."


Xa'an : (suara dalam hati) "Heh inilah yang ku sebut dengan Melawan orang licik dengan cara licik"


Klaimor : "Tidak Kusangka Tuan Xa'an Pandai Memasak...."


Xa'an : "Hmm...?" (Menoleh ke Klaimor)


Xa'an : "Itu Bukan apa apa"


Lycia : "Masakan An Kun Sangat Enak Loh Nantikan saja yah...."


Klaimor : "Iyah Sepertinya aku akan mencoba masakan nya juga...!"


Lycia : "Iyah kan Iyah kan....?" (Asik sendiri bersama Klaimor)


Xa'an : "Hmm....." (Memikirkan)


Xa'an : "Klaimor aku meminta bantuan darimu...."


Klaimor : "Bantuan apa Tuan Xa'an aku akan Menerima Semua permintaan mu."


Xa'an : "Apa Kau bisa membangun Sebuah Toko makanan yang besar dan Memiliki Kenalan yang banyak untuk di panggil nanti?"


Klaimor : "Itu sangat Mudah Bagiku Tuan Xa'an...! Serahkan semuanya padaku...!"


Xa'an : "Baiklah Terimakasih, Nanti aku akan mengirim mu sebuah gambar untuk Desain Toko makanan nya..."


Klaimor : "Baik Tuan Xa'an...!" (Berjalan Pergi)


Klaimor : "Ayo Semuanya kembali lagi ke Castle"


Prajurit : "Baik...!!!" (Berjalan Pergi)


Lycia : "An Kun.... Apa Kamu bisa Melakukan semua ini?"


Xa'an : "Tenang saja Cia, Aku pasti akan bisa melakukan semua ini, Aku sudah terbiasa."


Lycia : "Meskipun begitu... Aku juga Khawatir Pada Kesehatan mu Nanti...." (Sambil Bersandar ke Bahu Xa'an)


Xa'an : "Hmm...." (Senyum)


Xa'an : "Tenang Saja Cia.... Aku pasti akan Baik baik saja Percaya lah Padaku....." (Xa'an Memeluk Lycia dengan Lembut)


Lycia : "Emm..... Iyah......." (Senyum dan menerima Pelukan Xa'an)


Xa'an : (suara dalam hati) "Uwahk...! Lycia Sempat² nya Mengkhawatirkan ku juga, Lycia memang Wanita yang Sempurna Bagiku...!" (Dengan Wajah menutup mata Tersenyum biasa saja, Di Dalam Hatinya Xa'an Sungguh Bersyukur Dan Senang akan hal itu)


SELESAI.............


👇👇👇👇👇👇👇👇



👆👆👆👆


Potret Xa'an Saat Menantang Melned Beserta Bawahan Melned Untuk Menjadi Bawahan Xa'an


Jangan Di Keluarin Dulu....!!!!



Ingin Tau Lebih Lanjut Tentang Xa'an Dan Lycia...?


Langsung Chek Aja Di Instagram Pribadi Ku..!


@taraa_saan


Langsung Chek Ya Guys Dan Tambahin Masukan² atau saran² Dari Kalian di Chat Instagram ku Yah... Terimakasih...!

__ADS_1


__ADS_2