
*CHAPTER* 70 Season 02
Judul : Kebenaran Dari Alkri!
"Sebelum Melanjutkan Chapter Sebelumnya, Kita Ketahui dulu Siapakah Alkri Elgrasia Yang Sebenarnya."
"Tepatnya Di Ratusan Tahun Yang Lalu."
Tempat : Istana Raja Iblis
Alkri : "........" (Masih Menjadi Tangan Kanan Raja Iblis)
Lugh : "Halo Alkri, Apa Kau Tidak Mau Ber istirahat?" (Raja Iblis Sebelum Va'an)
Alkri : "Oh Raja Lugh" (Memberi Salam)
Alkri : "Tidak Ada Waktu Bagiku Untuk Ber istirahat, Kita Perlu Menyiapkan Beberapa Barang Dan Juga Pasokan Untuk Kebutuhan Para Rakyat Iblis."
Lugh : "Seperti Biasa Kau ini memang Pekerja Keras yah..." (Duduk di Kursinya)
Alkri : "Hmm....?" (Melihat Lugh Duduk)
Lugh : "Aku Tau itu Alkri, Berkat Kekalahan Kita Melawan Pahlawan Va'an, Para Pasukan Kita Sekarang Mulai Menyerah Akan Kekuatan Pahlawan Va'an Yang Seperti itu."
Alkri : "Tapi Kau juga berjuang Dengan Sangat Baik Raja Lugh, Kau Bahkan Bisa Menandingi Nya Dengan Kekuatan mu."
Lugh : "Saat Aku Melawan nya, Dia Sangat Begitu Bersemangat dan Memiliki Ambisi Yang Sangat Besar Dari Tatapan Matanya." (Mengingat Kejadian Kembali)
"Kilas Balik Waktu di saat Va'an dan Lugh Bertarung!"
"JEBLAAAR....!!!!" (Kekuatan Adu Pedang Va'an dengan Tombak Lugh)
Va'an : "Hihi...!!!" (Tersenyum, Dan Menahan Serangan Lugh)
Lugh : "Grrr....!!!" (Menahan Serangan Va'an, Dan Melihat wajah nya)
"Waktu Sekarang"
Lugh : "Apa Yang membuat dia Menjadi Se ambisi itu untuk Bertarung Melawan Ku?"
Alkri : ".........." (Memperhatikan)
Lugh : "Yang Penting Aku Telah Kalah Melawan nya, Dia Terlalu Kuat Untuk Ku Lawan Hahaha...."
Alkri : "Kau ini yah....."
Lugh : "Mari Kita Lanjutkan Semua Pekerjaan Kita Alkri..." (Senyum Lalu Bersiap siap)
Alkri : "Itu yang Ku tunggu" (senyum)
"Beberapa Tahun Kemudian"
Alkri : "Apa Yang Ada di Pikiran Orang Itu Untuk Memungutnya Dan Menghidupkan Nya Kembali?!" (Tergesa gesa mencari Lugh)
Alkri : "Tch!, Tindakan Bodoh apa yang Kau Lakukan Lugh?!"
"Blaaaar...!!" (Suara Pintu Dibuka Dengan Keras)
Lugh : "Oh Halo Alkri, apa yang membuat mu kemari?"
Alkri : "Cih....!" (Menghampiri Lugh)
"Sret....!" (Menarik Kerah Lugh)
Alkri : "Kenapa Kau Membawanya Kemari?!, Dia adalah Pahlawan Musuh Kita!" (Geram)
Lugh : "......." (Terdiam)
Alkri : "Kita Telah Mengambil Resiko Yang Sangat Besar Lugh!, Jika kita salah sedikit Maka dia (Va'an), Akan Bisa Saja Balik Menyerang Kita!"
Lugh : "Aku tak tau Mengapa Aku ingin Menghidupkan nya Kembali, Tetapi Di saat Aku Melihat Dia Terbaring Mati di Tanah, Aku Masih melihat Tekad dan Balas Dendam dia yang Masih Sangat Kuat Alkri."
Alkri : "Haaah....?!" (Melepas Kerah Lugh)
Lugh : "Aku Memang Tau Resiko Yang akan Datang Nantinya, Tetapi Tekad Yang Sangat Besar dan Balas Dendam nya yang Begitu Besar, Membuat ku yakin Bahwa dia nantinya akan Berkhianat kepada Para Ras Manusia Itu."
Alkri : "Tch!" (Menoleh Kebawah)
Lugh : "Mungkin Suatu Saat Nanti Aku akan Mati, Tetapi Rasa Kekesalan Kita Terhadap Para Manusia itu Pasti akan Terbalaskan Dengan Adanya Pahlawan Va'an."
Lugh : "Rasa Balas Dendam Di saat Kampung Halaman Kita yang Di Bantai Habis habisan Akan Dapat Terbayarkan."
Alkri : "Tapi Tetap Saja, Dia adalah Manusia, Para Manusia Itu Memiliki Perasaan Yang Sangat Aneh dan Tidak Jelas."
Lugh : "Jika Itu Terjadi, Maka aku yang akan Maju." (Tatapan Serius)
Alkri : "Ugh..?!" (Kaget)
Lugh : "......."
Alkri : "......."
Alkri : "Hmmmm!, Baiklah Aku Akan Mempercayakan ini semua padamu!, Aku tidak akan Ikut² Berurusan Dengan nya..." (Berbalik lalu Berjalan Pergi)
Lugh : "Hmm......"
"Braak....!" (Menutup Pintu)
Lugh : "Maafkan Aku Alkri, Jika seandainya Kejadian itu Memang Terjadi, Maka aku sudah siap akan Semuanya Yang Akan Terjadi....." (Tersenyum)
"Beberapa Tahun Kemudian"
Alkri : "deg deg deg deg" (berjalan Melewati Beberapa Lorong)
Prajurit Iblis 1 : "Hei Si Pahlawan Itu Mendapatkan Prestasi Lagi Dari Tuan Raja Iblis Lugh"
Alkri : "Hmmm...?" (Mendengar, lalu berhenti untuk Menguping)
Prajurit Iblis 2 : "Eh Benarkah...?!, Dia sangat Serius yah Untuk Membela Para Iblis!, Ku kira dia hanya main main."
Prajurit Iblis 1 : "Aku juga Merasa Seperti itu, Tapi si Pahlawan itu, tidak Kusangka akan Membantu Kita Yah!"
Prajurit Iblis 2 : "Dengan Begitu Kekuatan Kita Menjadi Sangat Besar dong, Karena Si Pahlawan Itu Memihak Kita?, Bukannya ini Kesempatan yang Bagus Untuk Menyerang Para Ras Manusia, Dan Setengah Manusia?"
Alkri : "Hei Kalian" (Datang Menghampiri)
Prajurit Iblis 1 : "Tuan Mentri Militer Alkri?!
Prajurit Iblis 2 : "Hiihh...!!"
Alkri : "Jangan Banyak Omong dan Cepat Kerjakan Kerjaan Kalian!" (Menatap Serius)
Prajurit Iblis 1 dan 2 : "Ba-Baik....!!!!" (Bersiap Lalu Pergi)
Alkri : "Hmmm...."
Alkri : "Si Pahlawan Itu Mau Sampai Kapan Dia akan Seperti ini.....?"
"Beberapa Tahun Kemudian"
Alkri : "Sudah Kuduga Akan Seperti ini!" (Berlari Menuju Tempat Singgasana Raja Iblis)
Alkri : "Si Pahlawan Itu Membuat Para Prajurit Sendiri Untuk Mengikuti Nya!, Dan Para Iblis Saat ini Memiliki Dua Kubu, Yaitu Kubu Raja Iblis Lugh, Dan Kubu Pahlawan Va'an!"
Alkri : "Diluar Para Prajurit Telah Memulai Peperangan, Dan Aku Masih Mencari Si Bodoh Lugh Ini!" (Geram)
Alkri : "Hmmm...?" (Menoleh Ke Jendela)
Para Prajurit Kubu Va'an : "Kapan Kita Akan Membantai Para Manusia Itu...?!!" (Suara Samar² dari Luar)
Para Prajurit Kubu Lugh : "Kita Harus Menunggu Keputusan Dari Tuan Raja Iblis Lugh!!" (Suara Samar² dari Luar)
Para prajurit Iblis kubu Va'an : "Dasar Para Iblis Lemah....!!" (Maju Menyerang)
Para Prajurit Kubu Lugh : "Dasar Bodoh.....!!" (Maju Menyerang)
Alkri : "Cih!, Mengapa bisa menjadi Seperti ini...?!" (Berlari)
Alkri : "........" (Masih Berlari)
Alkri : "Sampai...!" (Berada di depan Pintu Singgasana)
Suara Samar² : "Hei Lugh, Mari ikut Denganku Dan Kita Habisi Para Manusia Bodoh Itu Secepatnya...."
Lugh : "Tidak!, aku Tidak akan Mengikuti mu"
Alkri : "Suara ini?!, Si Pahlawan itu sudah sampai Mendahului ku!" (Mendengarkan Dari Balik Pintu)
Va'an : "Bukannya Kau Sangat Membenci Para Manusia dan Setengah Manusia Itu Karena Telah Menghabisi Kampung Halamanmu?"
Lugh : "Aku Tau Itu Va'an, Tetapi Bukan Cara Seperti ini Yang Aku Inginkan!, Ini Seperti Bukan Kriteria Raja Iblis Untuk Memimpin Para Prajurit nya Untuk Meraih Kemenangan!"
Va'an : "Apa Maksudmu itu....?"
Lugh : "Caramu Mendidik Para Prajurit Terlalu Kejam!, Bunuh Kalau Lemah, Siksa Kalau Kuat!, Itu Seperti Sedang Melatih Dengan Secara Paksa, Itu Tidak cocok denganku!"
Lugh : "Menang Perang Dengan Cara Seperti itu Tidak akan Membuat Para Prajurit Senang Di saat Akhir!, Itu akan Membuat Para Prajurit Menjadi Haus Darah Untuk Memulai Peperangan Lagi dan Lagi!"
Lugh : "Kemenangan Itu Adalah Rasa Kepuasan Yang Bisa di Gapai Oleh Semua Orang!, Bukan Dengan Menyiksa Mereka untuk Berkembang menjadi Lebih Baik!"
Lugh : "Dari Mana Letak Perasaan Mu Sekarang Pahlawan Va'an!!!"
Va'an : "Hmmm......?"
Va'an : "Perasaan Ku Telah Hilang Semuanya Di saat Aku Bertemu dengan Dia...."
Va'an : "Sekarang Aku akan Menghabisi Segala yang ada di dunia Ini!, Termasuk Kau...!!!" (Melirik Tajam Ke Arah Lugh)
Lugh : "Ugh....?!!" (Kaget Lalu Bersiap Bersiap, Mata nya berubah warna Menjadi Warna Ungu!)
Va'an : "Bersiap Lah Raja Iblis Lugh....!!!" (Seketika itu Mata Va'an Berubah, Mata Kanan Berwarna Emas, Mata Kiri Berwarna Ungu!)
Va'an : "Grep....!" (Memegang Pedang Pahlawan Nya)
Va'an : "Bats....!!!!" (Datang Menghampiri Lugh Dengan Cepat!)
Lugh : (suara dalam hati) "Gawat!, Ini Dia Sekarang Menjadi sangat Kuat!, Aku tidak akan bisa menahan Nya Sendiri!" (Sedang Bersiap Untuk Menahan)
Va'an : "Terima Ini....!!!" (Maju Menyerang)
Lugh : "Cih!, Max Demon Barrier!" (Menahan)
Suara Samar² : "Teleport!, Demon Barrier...!!"
"BLAAAAAAAAARR......!!!!!!" (Suara Hantaman Yang Sangat Kuat dan Keras)
Va'an : "Hmmm....?!"
Lugh : "Ugh?!, Alkri....?!" (Sambil Menahan Serangan Va'an)
Alkri : "Halo Raja Bodoh, Sepertinya Kau Kesulitan yah......!" (Sambil Menahan Serangan Va'an)
Lugh : "Heh!, Seperti Biasa Kau Ini Selalu Ikut Campur Dalam Urusan Orang Lain Yah!" (Senyum)
Lugh dan Alkri : "Ulti Magic Combination!, SON GOD!!!" (Sekumpulan Bola Api Raksasa Mulai Berdatangan Menuju Va'an!)
Va'an : "Cih.....!!" (Menghindar)
__ADS_1
"Blaaar....!!!, Blaaarr!!, Blaaarr.....!!!!" (Suara Sekumpulan Bola Api Menuju Va'an)
Va'an : "Set Set Bats bats!" (Va'an Masih Terus Menghindar)
Va'an : "Siiiing....!" (Mata Emas Va'an Bersinar)
Va'an : "Ultimate Super Barrier!" (Sebuah Penghalang Besar Dan Sangat Kuat Menahan Sihir Kombinasi Dari Lugh dan Alkri!)
Alkri : "Ultimate Super Barrier?!!" (Kaget)
Lugh : "Titik Tertinggi Dari Sihir Pertahanan Yah....!" (Kaget)
Va'an : "Sepertinya Kalian Berdua Ingin Mati Di Tanganku yah....."
Lugh : "Heh!, Dengan Kita Berdua Bergabung Untuk Melawan Mu, Maka Kami Tidak Akan Terkalahkan!"
Alkri : "Jangan Remehkan Ikatan Kami Dasar Pahlawan Bodoh!"
Va'an : "Akan Ku biarkan Kalian Bersenang Senang Kali ini, Aku Tidak Sabar ketika Melihat Kedua Wajah Kalian Mengalami Keputusasaan Nanti HAHAHAHAHAHAHAH!!!!" (Tertawa Berbahak Bahak)
Lugh : "Ayo Alkri, Kita Buktikan Semua Pengalaman Kita Kepada si Pahlawan Itu....." (Bersiap)
Alkri : "Yah.....!" (Bersiap)
Lugh : "Spear Destroyer!!!" (Sebuah Tombak Keramat Muncul Melalui Sihir Yang Dikeluarkan Lugh)
Alkri : "Open All Magic...!!!" (Seketika Itu Elemen² Sihir Memutari Tubuh Alkri)
Va'an : "Akhirnya Kau Menggunakan Sihir Terlarang Itu Alkri....."
Alkri : "Jika Untuk Membunuh mu, Konsekuensi Dari Sihir Ini tidak ada Apa apanya!"
Lugh : "Heh!, Jika kau saja yang Serius Maka Aku Juga....." (Bersiap)
Lugh : "Open Aura.....!!!, BLAAAAARR...!!!" (Sebuah Kekuatan Aura Mana Merah Yang Sangat Besar Pun Mengelilingi Tempat Itu)
Va'an : "Ahk...?!!!" (Kaget)
Lugh : "Graaaaaahhh.....!!!!!!!!!" (Mengeluarkan Aura Dengan Penuh Tenaga)
Lugh : "HAAAAAAAHHH...!!!!!" (Seketika itu Ledakan Besar pun Keluar Dari Tubuh Lugh dan menutupi Sekitarnya)
Va'an : "Cih......?!" (Menahan Ledakan)
Va'an : "Ugh...?!" (Kaget Karena Melihat Wujud Baru Lugh)
Alkri : "Hmmmm....!" (Senyum)
Lugh : "............" (Wujud Lugh Berubah!)
"Aura The Demon King" (nama wujud Lugh yang baru)
Va'an : "Dari Tombak Destroyer, Sekarang Aura The Demon King yah....!, Kau ini Memang Sangat Hebat Sang Raja Iblis Lugh...!!!!"
Lugh : "Hmmm......."
Alkri : (suara dalam hati) "Wujud Asli Raja Iblis, Hanya Untuk Gelar Para Raja Iblis untuk Bisa Merubah Bentuk Seperti itu."
Alkri : (suara dalam hati) "Dan Untuk Mendapatkan Wujud itu, Perlu Melatihnya Sampai Beberapa Tahun Untuk Mendapatkan Wujud Yang Seperti itu..."
Lugh : "Alkri Lindungi Aku...."
Alkri : "Baik....!" (Menyiapkan Beberapa Sihir)
Alkri : "Barrier Body, Speed Boost, Up Strength!"
Alkri : "Maju Lugh...!!"
Lugh : "Yah...!, Bats....!!!" (Menuju Cepat Ke arah Va'an)
Va'an : "Hmm!, Baaats..!!" (Menuju Cepat Ke Arah Lugh)
"BLAAAAAR.....!!!" (Va'an dan Lugh Saling Menyerang)
Va'an : "Hmmmm.....!" (Melihat Serius ke Arah Lugh)
Lugh : "..........." (Melihat Ke arah Va'an)
Lugh : (suara dalam hati) "Arti Tatapan Nya Sekarang Berubah..."
Lugh : "Zhaaaassh.....!!!!" (Lugh Mengayunkan Tombaknya Ke Samping)
Va'an : "Set.....!" (Mundur Kebelakang)
Alkri : "Water Beam...!!!" (Alkri Menembakkan Sihir Air Yang Melesat Cepat Ke Arah Va'an)
Va'an : "Hmmm..?, Set set Bats..!!" (Va'an Menghindari Semuanya)
Lugh : "Hmm..!!!" (Dengan Cepat Menyerang Va'an)
Va'an : "Ugh..?!, BLAAR...!!" (dengan cepat Menoleh ke Arah Lugh Lalu Menahan Serangannya)
"Va'an Beradu Pedang Dengan Tombak Lugh Secara Terus Menerus!, Dengan Lugh Yang Dibantu Oleh Alkri, membuat Va'an Kesulitan untuk Mendapatkan Celah!"
"Pertarungan Mereka Pun Terus Berlanjut, Dari Va'an Yang Terus Untuk Menahan dan Menyerang Lugh, Dan Menghindari Semua Sihir dari Alkri dengan Cepat!"
"Tak Lama Kemudian....."
Lugh : "Khuaak...!" (Darah Keluar dari Mulut Lugh)
Lugh : "Haaaah, Haaah...." (Mengatur Nafas)
Alkri : "Haah, Haaah......" (Kelelahan)
Lugh : "Ada Berapa Banyak Lagi Manamu Alkri....?"
Alkri : "Kalau Kau....?"
Lugh : "Jika berada di Wujud ini, Manaku tidak akan Habis..."
Lugh : "Dan Sepertinya Dia Juga Mencapai Batasnya...." (Melihat Ke Arah Va'an)
Va'an : "Begitukah Menurut Mu....?"
Lugh dan Alkri : "Hmmm..?!" (Kaget)
Va'an : "Jika Kalian Melihat Ini, Apa yang akan Kalian Katakan....?"
Va'an : "Grep.......!" (Mengambil Pedang Dari Sihir yang di keluarkan)
Lugh : "Pedang...?!"
Alkri : "Itu....?!"
Va'an : "Sword Of Chaos, Itulah Yang Bangsa Kalian Sebutkan dari Pedang Ini Yah.....?" (Senyum)
Lugh : "Tidak Mungkin....?!"
Alkri : "Bukannya Pedang Itu Akan Tunduk Kepada Orang yang Akan Mengacaukan Masa Depan Nantinya....?!"
Alkri : "Apa Jangan Jangan....?!"
Lugh : "Heh!, Alkri Sudah Dipastikan Kita Akan Kalah Melawan dia yah....."
Alkri : "Meskipun Kita telah Mengeluarkan Segenap Kekuatan Kita, Jika berurusan Dengan Pedang itu, Itu sama saja dengan Melawan Takdir....."
Lugh : "Dan Melawan Takdir adalah Hal Yang Mustahil Yah......."
Alkri : "Lugh!, Jika Kita Mati Disini Maka Aku senang karena telah Bertemu Denganmu...!"
Lugh : ".......?!" (Kaget)
"Lugh Mengingat Di saat Kampung Halamannya Hancur, Dia Membangun Ulang Dan Menyemangati Para Iblis untuk Bangkit Bersama Dengan Alkri Sebagai Tangan Kanan Nya."
Lugh : "Iyah....!" (Bersiap Dengan Tombaknya)
Lugh dan Alkri : "WALAUPUN MELAWAN TAKDIR SEKALIPUN!, IKATAN KAMI TIDAK AKAN PERNAH HILANG....!!!!!!"
Va'an : "Dasar Para Iblis Bodoh, Kalian Sepertinya Sulit Untuk Menerima Kenyataan nya Yah...!!!"
Va'an : "AKAN KUTUNJUKKAN KEPADA KALIAN APA ARTI DARI KEPUTUSASAAN YANG MENDALAM!!!!"
Lugh : "ALKRI....!!!!!" (Bersiap)
Alkri : "IYAH....!!!!" (Bersiap)
Alkri : (suara dalam hati) "Akan Ku keluarkan Hasil dari Kerja Kerasku Selama ini!"
Alkri : "Max Speed Boost, Max Super Strength, Max Power!, MAX MAGIC!"
Lugh : "........." (Sedang di selimuti oleh Kekuatan Yang Sangat Besar)
Lugh : "Aku Mulai Bersiap Alkri!" (Berkuda kuda Untuk Menyerang Dengan Tombaknya)
Alkri : "Iyah!"
Lugh dan Alkri : "Magic Combination!!!"
Alkri : "SON GOD!, ARROW OF OLYMPUS!, EARTH OF GAIA!, SUPER WATER BEAM!" (Semua Sihir yang Di keluarkan dari Alkri, Mulai Berkumpul di Satu Titik dari Tombak Lugh)
Lugh : "Sudah Terkumpul....!"
Va'an : "HAAAAAAAAAAAAH.....!!!!!!" (Sedang Mengumpulkan Dan Menarik Seluruh Energi Kekuatan Yang berada di Sekitaran nya!)
"Sing.....sing.....sing.....!!!" (Sword Of Chaos pun mulai Bersinar Bergantian, dan mulai Menuju Titik Tertinggi Nya!)
Va'an : "Teknik Pengeluaran Pedang.....!!!!!" (Bersiap, dan berkuda kuda untuk Menyerang)
Alkri : "Akhirnya Teknik Itu dia Keluarkan!!!!"
Lugh : "Itu sangat super kuat!, Kita harus Menguatkan nya lagi!"
Alkri : "Iyah....!!"
Lugh dan Alkri : "HAAAAAAAAAAH.....!!!!!" (Sedang Mengumpulkan Sihir yang Besar untuk Di Gabung ke Tombak Lugh)
Lugh : "Ini Dia!, Titik Tertinggi dari Spear Destroyer milikku!"
Lugh : "Huuft.....!" (Menghela nafas)
Lugh : "Maju Kau PAHLAWAN VA'AN!!!!!"
Lugh : "BAAAATSS....!!!!!!!" (Dengan Cepat Menuju Va'an)
Va'an : "RAJA IBLIS LUGH....!!!!!!" (Dengan Cepat Menuju Lugh)
"BLAAAAAAAAAAAAAAARRR.......!!!!!!!!!!" (Tabrakan dari Pedang Va'an dan Tombak Lugh Pun Membuat Guncangan yang Sangat Besar!, Sampai² Orang yang Berada yang ada di luar pun ikut Merasakan Nya!)
Lugh : "HAAAAAAHH.....!!!!!!!!!!!!!" (Ujung Tombak Lugh Mendorong Kuat ke arah Ujung Pedang Va'an)
Va'an : "HAAAAAAAAAAHHH...!!!!!!!!!!!!" (Va'an Pun Juga Mendorong Pedangnya Menuju Ke Arah Lugh!)
"Hal itu membuat Sekeliling Dari Va'an dan Lugh Mengeluarkan Hawa Aura Mana Yang Sangat Melonjak Lonjak!"
Alkri : "Khuuuk...!!!!!" (Menahan Tekanannya)
Alkri : "Lugh....!!! Berjuanglah......!!!!!!!"
__ADS_1
Lugh : "HAAAAAAAAAAAAH......!!!!!!!" (Mendorong dengan Sekuat tenaga)
Va'an : "Grrrrrr!!!" (Terdorong Sedikit)
Va'an : "Tch....!" (Melihat Wajah Lugh)
Va'an : "Memangnya Hanya Kau Saja Yang Menginginkan Kepuasan Dalam Kemenangan...?!"
Lugh : "Ugh....?!" (Kaget)
"Hal itu Membuat Va'an Mengingat Kejadian dia saat Kecil"
Va'an : "Sedari Kecil aku Tidak Memiliki Sihir dan Juga Kekuatan Warna Mata, Aku selalu Dikucilkan, Dan Selalu Di Anggap Rendahan Oleh semua Orang"
Va'an : "Orang Tuaku Selalu Menyemangati Ku untuk Terus Berjuang!, Dan Membuat Ku Bangkit Perlahan dan Mulai Melatih secara Perlahan!"
Va'an : "Di saat aku sudah tau akan Tidak bisa Mempelajari Semuanya dan orang tuaku yang Juga Depresi karena Di hina oleh Para Orang², mereka Pun Bunuh diri Karena tak Sanggup akan Keadaan."
Va'an : "Aku Sempat Mengakhiri Kehidupan ku, Tetapi Aku Mengurungkan nya Karena Dewi Selefia Datang Kepadaku!"
Va'an : "Dia Memberiku Berkah Kekuatan Besar dan Memiliki Mata Warna Emas!"
Va'an : "Mulai Saat itu aku pun Mulai Bangkit Kembali dan Melatih diriku lagi, Dan Melindungi Umat Manusia Untuk Menyenangkan Hati Dewi Selefia!"
Va'an : "Tapi di saat aku berada di Puncak"
Va'an : "Para Rakyat yang Telah ku Lindungi Tidak ingin Mempercayai Hasil Dariku, Mereka menganggap Semua ini Hanyalah Permainan"
Va'an : "Dan Di saat itu juga aku mengalami Hal yang sangat Menyakitkan, Dimana Orang Yang Sangat Ku Percayai pun Juga Menolak ku...."
Va'an : "Semua ini, Penderitaan ini, Semua Kekesalan Ini, Rasa Balas Dendam ini!, Akan Ku Capai Suatu Saat Nanti....!!!!"
Va'an : "HAAAAAAAAAAAAH.......!!!!!!!!!" (Mendorong Dengan Sangat Kuat Menuju Lugh)
Lugh : "Ugh..?!" (Terdorong)
Lugh : "HAAAAAAAH...!" (Mencoba untuk Menahannya)
Va'an : "HAAAAAAH....!!!!" (Masih Meneruskan Dorongan nya dengan Kuat!)
Lugh : "Grrrrrr...!!!" (Menahan dengan Kuat)
Alkri : "LUGH.....!!!"
Lugh : "HAAAAAAAAAAAAH....!!!!!!" (Mendorong Balik dengan Kuat)
Va'an : "Heh...!" (Senyum)
"Siiing.....!" (Sword Of Chaos Bersinar)
"KREK!" (Suara Retakan)
"KREK...KREK...!, Kraaaaaaasss...!!!!!" (Tombak Lugh Perlahan Retak, Lalu Hancur Karena Dorongan Pedang Dari Va'an)
Lugh : "......?!!!" (Terkejut)
Alkri : ".......?!!!!" (Terkejut)
"CRAAAAAAASSSSS.......!!!!!!!!!!" (Suara Tusukan Pedang Menembus Badan Lugh!)
Lugh : "...........?!!!!" (Terkejut)
Alkri : ".............?!!!!!" (Terkejut)
Va'an : "..........." (Sedang Menusuk Badan Lugh)
Alkri : "Spe-spear Destroyer Hancur.....?" (Terkejut)
Alkri : "Luuuuuuughhh....!!!!!!!!!!" (Berteriak)
Lugh : ".....?!" (Menoleh Ke Arah Alkri)
Lugh : "Cih...!" (Menoleh Ke arah Va'an Lagi)
Lugh : "HAAAAAAAH....!!!!!" (Lugh Maju Perlahan Ke arah Va'an, Dan Tusukan nya pun juga Semakin Dalam)
Va'an : "Hah?!, Apa yang kau Lakukan Iblis bodoh?!"
"Grep....!!!" (Lugh Menahan Badan Va'an dengan Kuat)
Lugh : "ALKRI....!!!!, PERGILAH.....!!!!!!!!" (Sedang Menahan Tubuh Va'an)
Va'an : "Apa Apaan ini?!, Cepat Lepaskan Bodoh....!!!"
Alkri : "A-APA YANG KAU KATAKAN....?!!!!!"
Lugh : "Pergilah....!!!!!'
Alkri : "Aku Tidak akan Meninggalkan Mu Bodoh....!!!!!"
Lugh : "Cih.....!!!" (Menyiapkan Sihir)
Alkri : "Hah....?!" (Kaget Karen dibawah Kakinya Terdapat Lingkaran Sihir)
Alkri : "I-inikan Sihir Terlarang?!"
Va'an : "Apa yang Kau Lakukan Bodoh..?!, Tubuhmu akan Hancur dan tidak akan Kembali Lagi!"
Va'an : "Jika Tubuhmu Hancur Aku tidak akan Bisa Menghidupkan Mu Kembali dan Mengendalikan mu!"
Lugh : "Heh!, Lebih Baik Aku Menghilang Dari pada Menjadi Bawahan mu bodoh....!" (Senyum)
Va'an : "Sialan........!!!" (Geram)
Alkri : (suara dalam hati) "Menteleportkan Seseorang Itu adalah hal yang Mustahil, dan itu membutuhkan Sihir Terlarang Untuk Melakukan Semua ini!, Dan Konsekuensinya adalah....!"
Alkri : (suara dalam hati) "Tubuh Pengguna Itu Akan Hancur dan Tidak akan ada lagi Kehadiran Fisiknya!"
Lugh : "Alkri.......!!!"
Alkri : "........?!" (Menoleh Kaget ke arah Lugh)
Lugh : "Teruslah Hidup untuk Menjaga Ikatan ini......" (Senyum)
Alkri : ".....?!" (Terkejut)
Alkri : "Dasar Bodoh........!" (Geram)
Lugh : "Selamat Tinggal......"
Alkri : "LUUUGH......!!!!"
"Alkri Pun Berteleport Entah Kemana"
Lugh : "Haaah.....haaah.....Haaah..." (Kelelahan, Dan Tubuh nya mulai Retak Secara Perlahan)
Va'an : "Lugh......!!!!!"
Lugh : "Heh!" (Tersenyum)
"CETAAAAR......!!!" (Tubuh Lugh Pun Hancur Dan Tidak Ada Meninggalkan bekas Apapun)
Va'an : "Ugh....?!" (Kaget)
Va'an : "Tch....!" (Membalikkan Sword Of Chaos nya ke dalam Sihirnya)
Va'an : "Sangat Disayangkan, Jika Saja Keturunan Bangsa Raja Iblis nya bisa ku teliti, Atau Dia Memiliki Seorang Penerus, aku ingin tau Bagaimana caranya dia menjadi Aura The Demon King."
Va'an : "Cih!, Sangat Di sayangkan......."
"Sementara itu Di Tempat Alkri"
Alkri : "Tidak Ku sangka Akan Menjadi Seperti ini...."
Alkri : "Apa yang akan ku lakukan Ke depan nya...?"
"Setelah Itu, Alkri Pun Berkelana Entah Kemana Sampai Beberapa Tahun, Dan Menyadari akan Sesuatu"
"Wiiiiiiing.......!!!!" (Gelombang Kedatangan Pahlawan Baru Telah Muncul!)
Alkri : "Ugh...?!, Perasaan ini Datang Lagi?!"
Alkri : "Seorang Pahlawan Baru Telah Muncul, Mungkin Dia Akan Membantuku Untuk Mengatasi Pahlawan Va'an....."
Alkri : "Berada dimana Kau Sekarang, Pahlawan Baru......?" (Berjalan Entah Kemana)
Alkri : "Semoga Saja Dia Pria Yang Sudah Siap Untuk Berperang, Dan Langsung Akan Pergi Berperang Melawan Para Pasukan Pahlawan Va'an di Suku Iblis....."
Alkri : "Tunggu Aku, Pahlawan Baru.....!"
SELESAI........... (Harusnya)
T.K.A.R COMEDY....!
Lugh : "Alkri, Tolong Kerjakan Yang Ada disitu Yah...." (Berjalan Pergi Dengan Senang)
Alkri : "Hei!, Kau mau kemana....?!" (Sedang Mengerjakan tugas)
Lugh : "Mau Pergi Ke Taman Dengan Para Petinggi Hehehe....."
Alkri : "Baiklah......"
"Tak Lama Kemudian"
Lugh : "Iyah Begitu deh Ahahahaha...!"
Alkri : "Jadi Ini Para Petinggi yang Kau Maksud Hah?!"
Lugh : "Eh.......?!" (Kaget)
Alkri : "Satu Ekor Cacing, Satu Ekor Kumbang, Dan Juga Satu Ekor Siput...?!"
Lugh : "In-ini bisa aku Jelaskan hehe....."
Alkri : "Tch....!" (Geram)
Alkri : "Dasar Bodoh....!!!!!"
Lugh : "Waaaahkk....?!!!!"
Selanjutnya di The King After Reincarnation!
Xa'an : "Di Chapter ini Aku Tidak Muncul Sama sekali yah..."
Lycia : "Di Next Chapter Mungkin Kita Semua akan Muncul Lagi An Kun...."
Xa'an : "Iyah, Di Chapter Selanjutnya kita akan Melawan Para Monster Minotaur Yang Masih Tersisa yah..."
Lycia : "Iyah!"
Xa'an dan Lycia : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"
Xa'an Dan Lycia : "Penyergapan Minotaur!"
Xa'an : "Di Tunggu!"
Lycia : "Yah.....!"
__ADS_1
SELESAI...............!