
*CHAPTER* 78.3 Season 02
Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista! (03)
"Setelah Berhasil Melewati Pasar yang sangat amat Luas dan Membosankan itu, Xa'an dan Gerombolan nya pun akhirnya Telah sampai di tempat Istana kekaisaran Ekselen."
"Istana Kekaisaran Ekselen, Tempat dimana Istananya Terletak di tengah-tengah pusat kota nya, Tempat ini begitu Tenang akan suasana nya, Semua Orang Terlihat aman dan sejahtera dalam Kota ini."
Landi : "........" (Berjalan Menuju Arah Gerbang)
Prajurit Penjaga Gerbang : "Tuan Landi!, Anda Akhirnya Pulang!" (Membungkuk)
Landi : "Halo Pak Feng, Senang Bisa Bertemu dengan anda lagi."
Mora : "Selamat Siang Pak Feng...."
Pak Feng : "Selamat Siang Nona Mora......" (Membungkuk)
Feng : "Ohh!, Sepertinya anda tidak sendirian untuk datang kesini Yah..." (Menengok ke arah Gerombolan Xa'an)
Lycia : "Halo Pak....."
Aline : "Halo..."
Xa'an dan Zhanif : "....." (Menundukkan Kepala)
Landi : "Iyah, aku tak sendirian disini, Mereka Semua adalah Teman² Ku dari Luar Negri Timur."
Pak Feng : "Begitu yah, Sepertinya akan Lama jika untuk diceritakan semua, Mari Kita masuk dan Ceritakan Semua Padaku Tuan Landi..." (Mempersilahkan Gerombolan Xa'an untuk Masuk Gerbang)
Landi : "Iyah Dengan Senang hati Pak Feng." (Mengangguk)
Pak Feng : "Hei Kalian!, Bukakan Gerbang nya...!!"
Prajurit Yang Lain : "Bukakan Gerbang....!"
"Gerbang Pun Tak Lama Terbuka dengan Perlahan-lahan"
"Kriieeeeeeeet........!" (Gerbang Terbuka)
Lycia : "Wah......?!" (Kaget)
Xa'an : "Hmm....?!" (Sempat Kaget)
Zhanif : "Sheeeesh......" (Kagum)
Aline : "......." (Kaget)
Landi : "Baik Semua!, Selamat datang di kampung Halaman ku!" (Dengan Tangan Kanan Dan Kiri landi yang Membentang, Landi Menoleh Kebelakang ke arah Gerombolan Xa'an)
Landi : "Ayo Kalian semua Masuklah...." (Berjalan Masuk, dengan di ikuti oleh Mora)
"Setelah itu Pun Xa'an Dan Yang lainnya pun Mulai Masuk Secara Bersamaan."
"Gerombolan Xa'an Mulai Dilirik Oleh Semua Orang yang Di lewati oleh mereka."
Lycia : "Sepertinya Kita Selalu Dilihati oleh mereka semua."
Landi : "Iyah, Itu karena Pakaian Kalian Yang Seperti Asing Bagi mereka, Maka Sebelum Datang ke istana ku, Aku akan membelikan Kalian Semua Baju Dari Kekaisaran ini, Dan Tokonya Pun Dikenal Oleh banyak orang, aku juga mengenali pemilik toko tersebut."
Landi : "Kita Sampai....."
"Klintingg...." (Suara Bel Masuk)
Aline : "Waah.... Sangat Megah Sekali yah tempat ini, padahal hanya sebuah Toko baju." (Kagum)
Lycia : "Iyaah.... Itu benar sekali...." (Kagum)
Mora : "Disini Terdapat banyak sekali pilihan baju loh."
Pemilik Toko : "Hmm...?" (Menoleh Ke Gerombolan Xa'an)
Pemilik Toko : "Haya haya, Tuan Landi, Nona Mora, Akhirnya anda Pulang...!" (Datang Dengan tangan yang di selipkan di Lengan baju)
Mora : "......" (Memberi Salam dengan Membungkuk)
Landi : "Oh..! Pak Choi, Iyah aku telah pulang dan aku tidak sendirian disini, Apakah Anda memiliki kualitas baju terbagus hari ini?"
Pak Choi : "Hmm?, Tentu saja ada Tuan Landi." (Mengangguk)
__ADS_1
Landi : "Kalau Begitu Aku akan Membeli apa yang di pilih oleh teman² ku."
Pak Choi : "Itu tidak perlu Tuan, Karena anda hari ini pulang, dan anda membawa seorang teman, Ini sangatlah Spesial, Aku akan memberikan kalian semua gratis untuk memilih bajunya." (Senyum)
Landi : "Eh?, Itu benarkah Pak Choi?!"
Pak Choi : "Haya, Tentu saja benar!"
Lycia, Aline dan Zhanif : "Waah....!"
Pak Choi : "Nah!, Silahkan Pilih²..." (Senyum dan mempersilahkan Mereka Semua untuk Memilih Baju)
"Dan Setelah Sekian Lama Mereka Memilih, akhirnya mereka semua telah menentukan apa yang mereka pakai nantinya."
Aline : "Ini Nyaman Sekali....." (Aline Memakai Sebuah Gaun Khas Negri Timur yang bewarna Hitam di kombinasikan dengan Warna Putih, Dan Aline Mempercantik Dirinya dengan Mengikat Samping Rambutnya kebelakang, dan bagian rambut bawahnya yang Ter urai kebawah, Serta Seperti Jarum Besar yang untuk mengikat bagian belakang nya)
Zhanif : "Itu Sangat Cocok Untukmu Aline, Kamu sangat cantik untuk memakainya." (Zhanif Memakai Jubah Khas Milik Negri Timur yang bewarna Hitam di kombinasikan dengan warna biru tua.)
Aline : "Hehe, Terimakasih Zhanif kamu juga cocok memakainya, itu membuat mu semakin terlihat berguna." (Tertawa Kecil)
Zhanif : "A-ap-apa...?!" (Marah)
Zhanif : "Hmm?, Xa'an....?" (Menoleh ke belakang)
Zhanif : "Kenapa Kau Membeli Dua Baju Tambahan lagi, apa itu juga di beri gratis oleh pak Choi?"
Xa'an : "Hmm?, Tidak ini tidak di beri gratis olehnya, aku membelinya dengan menggunakan Kartuku." (Dengan Kilas Balik Xa'an Menunjukkan Kartunya kepada Pak Choi, dan Pak Choi sempat kaget melihat Kartu itu)
"Xa'an Memasuk kan Kedua Bajunya ke dalam Cincin Nya."
Zhanif : "Begitu yah, Ngomong² Bajumu Bagus juga tak Kusangka kau memiliki Penilaian bagus tentang Pakaian."
Xa'an : "Begini begini aku juga paham apa itu Style bodoh...!" (Xa'an Memakai Jubah Khas Negri Timur dengan Warna Emas di kombinasikan dengan Warna Hitam.)
Xa'an : "Tapi ini Rasanya Agak Aneh......" (Baru Pertama Kali Memakainya)
Xa'an : "Ngomong² dimana Lycia?"
Aline : "Oh... Dia sedang di dandani oleh Mereka, Karena Katanya dia sedikit berbeda dari kita semua."
Xa'an : "Hmmm...?" (Bingung)
Zhanif : "Dia pasti akan Klepek-klepek...." (Mendekat ke arah Aline lalu membisik ke telinga nya)
Aline : "Oh... Itu dia...."
Lycia : "An Kun....." (Datang Dari Arah Belakang Xa'an)
Xa'an : "Oh yah, Cia aku ingin kamu-?, Uhk..?!" (Xa'an perlahan menoleh kebelakang lalu Kaget dengan apa yang dilihat olehnya)
Lycia : "Ini Sepertinya Keliatan Sedikit Aneh bagiku........" (Malu²)
Xa'an : ".............." (Tak Bisa Berkata-kata)
Zhanif : "Lihat, dia sampai Tercengang karena hal itu hahahahahaha."
Aline : "Dasar Xa'an....."
Lycia : "An Kun?, Apa ini cocok?" (Lycia Memakai Gaun Khas Negri Timur dengan Warna Putih Yang Mengkilap, Rambut Samping nya di ikat kebelakang dan bagian belakang nya membentuk seperti sebuah pentolan dan ditahan oleh sebuah jarum besar, Bagian bawah rambutnya Ter urai kebawah, Serta Dengan Tambahan Selendang yang tampak transparan bewarna Hijau.)
Xa'an : "It-itu......." (Malu malu)
Lycia : "Hmm?"
Xa'an : "Itu sangat cocok untukmu......" (Tak Bisa Menahan Malunya, Xa'an pun sambil Menoleh kebelakang karena menahan malu.)
Lycia : "Terimakasih......" (Merasa Senang)
Lycia : "Kamu Juga sangat cocok memakai Jubah itu An Kun..."
Xa'an : "..........?!!" (Kaget, Blush....!)
Aline : "Sudah sudah Lycia, kamu sudah cukup untuk membuat Xa'an terlalu malu, Lihat dia sampai begitu karena mu....." (Mendekat Ke Arah Lycia)
Lycia : "Begitu yah....." (Melihat Xa'an)
Zhanif : "Sudah sudah Bro, aku tau....." (Menepuk Punggung Xa'an)
Landi : "Waaah.... Kalian semua terlihat Cocok Memakai itu." (Datang dari arah pintu)
__ADS_1
Mora : "Lycia, Aline, Kalian sangat cocok memakai itu." (Senyum)
Aline dan Lycia : "Terimakasih Mora....."
Mora : "Sama sama....."
Landi : "Pilih pilih baju telah selesai, Ayo Kita segera menuju Istanaku..." (Mulai Berjalan)
Landi : "Terimakasih Banyak Pak Choi....!" (Melambaikan Tangan nya)
Pak Choi : "Daah....." (Tersenyum sambil melambaikan tangannya)
"Tak Lama Kemudian."
Para Warga : "Lihat, Mereka memakai Gaun dan jubah yang sangat indah...."
Para Warga : "Pasti Mereka orang yang penting, ada Tuan Kaisar Landi di depan Juga."
Lycia : (suara dalam hati) "Kita malah Semakin Menjadi Perhatian para warga....." (Lesuh)
Aline : (suara dalam hati) "Bunga bunga yang ada disana sangat cantik yah, aku akan mengajak Zhanif untuk membelikan nya."
Zhanif : (suara dalam hati) "Disini sangat Ramai, Kuharap Aku bisa menemukan Saudaraku dengan cepat."
"Sementara itu yang dipikirkan Xa'an"
Xa'an : (suara dalam hati) "Kuharap Mereka Semua Tak Berpikir Kalau Kami Ini Korupsi....." (Lesuh)
Landi : "Akhirnya Sudah Sampai....!"
Pak Feng : "Baik Sudah Sampai sini saja saya bisa mengantar anda Tuan."
Landi : "Iyah, Terimakasih Pak Feng karena telah mengantarkan Kami."
Pak Feng : "Tak Masalah.....!" (Berjalan Kembali menuju gerbang masuk)
Xa'an : "Hmm?, Ada apa Landi....?" (Bingung Karena Melihat Landi Yang Tak sempat Memegang Gagang Pintu Istana.)
Landi : "Y-yah.... Kau tau Xa'an, Jika kau tak pulang lama apa yang akan terjadi kan...?" (Gemetar)
Xa'an : "Hmmm........?" (Mengingat Saat dia Pulang Kembali ke rumah dengan di sambut penuh perhatian oleh keluarganya)
Xa'an : "Eh?!, Landi jangan bilang...?!"
Landi : "Itu benar...... Aku pun sama Xa'an....." (Tersenyum Pasrah)
"Landi Mau Memegang gagang pintu untuk membukanya, Namun Seperti ada yang membuka pintunya terlebih dahulu dari arah dalam."
"Cekreet....." (Suara Pintu Terbuka Secara Perlahan)
Landi : "Eh.....?!" (Kaget dan Bingung)
Landi : "Ayah ibu, aku pulan-?!" (Kaget karena tiba tiba ditarik)
Ayah Landi dan Ibu Landi : "Yim Ji......!!!!!" (Memeluk Landi dengan Erat)
Gerombolan Xa'an : "Uhh.......??" (Melihat Dengan Ekspresi Tak Percaya)
Landi : "........." (Pasrah dengan cara menyerah kan dirinya sendiri)
Mora : "Halo Ayah, Ibu....." (Membungkuk)
Ayah Landi : "Ohhh! Mora, Kamu Juga telah kembali yah.....!" (Sambil Memeluk Landi)
Mora : "Iyah, Dan kami disini Tidak Sendirian Ayah, kami membawa teman teman kami juga." (Dengan Tangan Mora yang memperkenalkan gerombolan Xa'an)
Aline dan Lycia : "Halo......" (Membungkuk)
Zhanif dan Xa'an : "........" (Membungkuk)
Ibu Landi : "Halo Semua........" (Tersenyum sambil melambaikan tangannya)
Ayah Landi : "Baiklah Kalian Semua, Silahkan Masuk Kedalam Istana kami, Semoga Kalian Semua Menyukai nya.....!!!"
SELESAI.............!
"Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista Masih Akan Terus Berlanjut!"
"Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista (04)"
__ADS_1
NIH BUAT KALIAN, XA'AN DAN LYCIA >~<