The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Rencana (03)


__ADS_3

*CHAPTER* 84.3 Season 02


Judul : Rencana (03)


Xa'an : "Benar juga, Darimana kau mempelajari semua itu?."


Yun Pai : "Semuanya dari satu orang!."


Yun Pai : "Theo Algreasia, Petualang Pedang Genius!."


Xa'an : ".....??!!!!." (Terkejut)


Yun Pai : "Hmmm...?, Kenapa kau se terkejut itu?."


"Kai Jay dan Chen Fin mendekati Yun Pai."


Landi : "Xa-xa'an!, Bukannya itu Ayahmu?!, Tuan Theo?!!."


Yun Pai : ".....?!!!." (Terkejut)


Kai Jay : "A-apa?!, Jadi kita sekarang melawan anak dari guru Kak Yun?!!."


Chen Fin : "Pantas dia sangat kuat!."


Yun Pai : "Sungguh kebetulan yang sangat diluar nalar."


Yun Pai : "Sekarang aku malah bertemu dan melawan anak dari Tuan Theo Algreasia, Jadi siapa namamu nak?."


Xa'an : "........" (Terdiam sejenak)


Xa'an : "Xa'an, Xa'an Algreasia!."


Yun Pai : "Xa'an yah, Nama yang bagus dan unik."


Yun Pai : "Aku akan mengingatnya Xa'an."


Xa'an : "Tidak perlu kau ingat...." (Xa'an maju perlahan, Karena staminanya telah di pulihkan oleh Lycia)


Xa'an : "Pengguna pedang yah, mari kita lihat bagaimana kau menggunakan mereka untuk berada di jalan yang salah....!." (Sambil berjalan ke arah Yun Pai mengeluarkan pedang inti jiwa naganya)


Yun Pai : "Hmmm...?."


Xa'an : "Karena, Kau akan mati sekarang juga!." (Xa'an menghunuskan pedangnya ke arah Yun Pai)


Yun Pai : ".....?!!!!." (Teringat masa lalu)


Theo : "Semuanya, Pasti akan ku bunuh!." (Theo menghunuskan pedangnya ke arah musuh)


Yun Pai : "Hah!, HAHAHAHAHAHAHAH!!!!!."


Yun Pai : "Bagus! Bagus!, Sekarang cepat lawan aku!, Xa'an Algreasia!!!!!!."


Yun Pai : "Chen Fin!!!."


Xa'an : "Sheeeeeeesh....." (Menghirup Nafas)


Chen Fin : "Baik!!!, Sihir Support!!, Up Stamina!, Up Health!, Up Power!, Up Defense!, Up Dash!, Up Knowledge!."


Chen Fin : "Sudah Selesai Kak!."


Yun Pai : "Terimakasih!." (Berkuda kuda)


Xa'an : "Fyuuuuuuh......" (Menghembuskan nafas)


Xa'an : "Teknik Penarikan Pedang......" (Warna Mata Xa'an Berubah Menjadi Warna Emas!)


Yun Pai : ".....?!!!!!." (Terkejut)


Kai Jay : "A-apa..?!!!!!!!." (Terkejut)


Chen Fin : "Sulit di percaya...?!!!!!!!." (Terkejut


Yun Pai : "Menarik!!!." (Tersenyum)


Yun Pai : "Sini Kau Xa'an....!!!!!."


"Daaaasshhh...!!!!!." (Yun Pai menerjang ke arah Xa'an)


"Daaaaaaaasshhh....!!!!." (Xa'an menerjang ke arah Yun Pai)


"BLAAAAAAAAAAARRRR!!!!!!." (Ledakan Besar muncul karena pedang yang saling menyerang)


Lycia : "An Kun..."


Landi : "Uk....?!."


Kai Jay : "Sungguh pertarungan yang besar!."


Chen Fin : "Mmmm...!!."


Yun Pai : "Hihi....!!!." (Tersenyum)


Xa'an : "......!!." (Menatap Tajam)


"BLAR! BLAR! BLAR! BLAR!." (Xa'an dan Yun Pai sekali lagi saling beradu Tebasan pedang)


"Kre-Kreet!." (Suara Retakan pedang)


Yun Pai : "Double Style Sword!, Slash..!!!."


"ZING ZING!!!!." (Xa'an Menebas kedua tebasan itu)


"Weeeeshh!!!." (Xa'an menerjang ke arah Yun Pai)


Xa'an : "Tebasan!."


Yun Pai : "Hmm!!!." (Menahan serangan Xa'an)


"Setiap serangan mereka menimbulkan jejak dan dampak yang sangat kuat dan besar, Sehingga membuat sekeliling pun bergetar dan hancur!."


Landi : "Sial!, Aku ingin membantu Xa'an, Tapi aku tak bisa bergerak."


Lycia : "Kita hanya bisa berharap kepada An Kun."


Kai Jay : "Kak Yun!, Jangan sampai kalah!."


Chen Fin : "Semangat!!!."


Yun Pai : "XA'AN....!!!!!." (Menebas dengan kuat!)


"ZIIIIIIIIINGGG.....!!!!."


"Set.....!!!." (Xa'an menghindari tebasan Yun Pai dengan cepat dan terbang ke langit)


Yun Pai : "Huh...?!!." (Menengok ke atas)


Xa'an : "Teknik Penarikan Pedang!!!."

__ADS_1


Xa'an : "Tebasan Pedang!!!, Bertubi-tubi!!!."


"ZIIIIIIING ZIIIIIIING ZIIIIIIIING ZIIIIIIIING ZIIIIIIIIING." (Beberapa tebasan kuat Xa'an menuju ke arah Yun Pai)


Yun Pai : "Akan ku ladenin!."


"Baaaatsss...!!!." (Yun Pai menerjang ke arah langit, ke arah Xa'an beserta tebasanya)


Landi : "Dia menghampiri Xa'an?!!, Bukannya itu bunuh diri?!."


Lycia : "Tidak!, Dia tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu, dia sedang percaya diri dengan kemampuan nya sendiri!."


Yun Pai : "Double Style Sword!, Super Slash!!!!." (Yun Pai menebas dengan sangat kuat ke arah Xa'an)


Yun Pai : "Super Slash!!!, Super Slash!!!, Super Slash!!!, Super Slaaaashhh!!!!!."


"BLAAAARR!!!, BLAAAAAAR!!!!, BLAAAAAR!!!!."


Xa'an : ".....?!!."


Yun Pai : ".....!!!." (Yun Pai mendekat ke arah Xa'an)


Xa'an : "Tcih!." (Bersiap)


"CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG CETANG!." (Yun Pai menebas nebas dengan sangat cepat! Dan kuat!.)


Xa'an : "Ugh....?!!." (Menahan serangan bertubi-tubi milik Yun Pai)


"Ziiing...!!!!." (Xa'an Menebas Yun Pai)


Yun Pai : "Kau lengah....."


Xa'an : ".....?!!!!." (Terkejut)


Yun Pai : "Shadow Slash....."


"Craaashhh!!!, Craaaassh!!!!!." (Xa'an terkena dua tebasan berbentuk X, di dadanya)


Xa'an : "Uhk...?!!!." (Terkejut)


Yun Pai : "Selesai......"


Landi : "Ahkkk...?!!!!!!." (Terkejut)


Lycia : "A-A-AN KUUUUN...!!!!!!."


Xa'an : "A-aaaa......?!." (Terjatuh)


"Di Lain Sisi."


Orokus dan Mersha : "Ughk...?!!!!." (Merasakan ada yang aneh)


Fal Pal : "Hei!, Kenapa kalian berhenti?!, Ayo lanjut!."


Orokus : "Kita sudahi main-main nya...."


Orokus : "Berhentilah...." (Menatap tajam)


Fal Pal : "Hah?!!, Kau mau kita berhenti?!, Jangan bercanda bodoh!."


Orokus : "Aku bilang berhenti.....!!!." (Tatapan mematikan dengan aura Kraken yang siap menghancurkan siapapun yang mau menghentikan Orokus)


Fal Pal dan Ken : ".....?!!!!!!!." (Terjatuh lalu Pingsan)


Mersha : "Tuan Xa'an!, Apa yang terjadi padanya?!."


Orokus : "Aku tidak tau!, Namun yang pasti dia telah menerima luka yang parah!."


Orokus : "Aku tidak tau!, Yang pasti kita harus mempercayakan semuanya kepada mereka!."


Mersha : "Emmmm!!!." (Gelisah)


Orokus : "Cih...!!, Tuan! Bertahanlah!!!."


"Di Sisi Xa'an."


"Weeeeeeesh........" (Xa'an masih terjatuh)


(Alam bawah sadar Xa'an)


"Kenapa kau begitu lemah?." (Suara seseorang)


Xa'an : "Siapa itu?."


"Aku tanya, kenapa kau begitu lemah?."


Xa'an : "Aku tidak tau...."


"Apa kau puas dengan semua kelemahan ini?."


Xa'an : "Tidak!, Aku sangat tidak puas!."


"Kalau begitu, biarkan dirimu yang dulu mengambil alih."


Xa'an : "Maksudnya?."


"Biarkanlah pengalaman mu sebagai Raja Dunia kembali padamu sekarang juga dan aku akan mengurusnya."


Xa'an : "Ka-kau....!."


Taraa : "Benar, Kau pasti sangat ingin melindungi mereka semua kan?."


Xa'an : "Benar!, Aku sangat ingin melindungi mereka!, Orang-orang yang ku sayangi!."


Xa'an : "Ku mohon!, Bantu aku, diriku yang dulu!."


Taraa : "Tentu saja!!!."


"Sebuah sinar yang silau muncul di tubuh Xa'an yang tengah terjatuh dari langit."


Yun Pai : "Hmmm?!."


Lycia : "Apa yang terjadi?!."


Landi : "Sinar apa itu?!."


Kai Jay : "Ahk..?!!."


Chen Fin : "Silaunya!."


"Set!, Weeeshhh!!!!." (Xa'an kembali ke posisi nya lalu menerjang cepat ke arah Yun Pai)


"......?!!!!!." (Semuanya Terkejut)


Yun Pai : "A-apa....?!!." (Bersiap)


Xa'an : "Teknik Penarikan Pedang." (Suara lebih datar)

__ADS_1


Xa'an : "Tebasan Pedang Volume 1." (Sebuah Tebasan pedang yang sangat kuat datang ke arah Yun Pai)


Yun Pai : "Ehkk...?!!." (Bersiap menahan serangan Xa'an)


"ZIIIIIIING...!!!." (Tebasan pertama)


Yun Pai : "Berhasil ku tahan!."


"ZIIIIIIIINGG!!!!." (Tiba-tiba ada Tebasan kedua)


"Craaaaaashh...!!!." (Yun Pai terkena tebasan tersebut)


Yun Pai : "Du-dua tebasan?!!, Padahal dia hanya menebas nya sekali?!!."


Xa'an : "Lapisan Mana......" (Pedang Xa'an di lapisi oleh mana)


Yun Pai : "Ugh...?!!!, Aahkkkk...!!!!!." (Warna mata Yun Pai berubah menjadi warna Merah)


"Xa'an dan Yun Pai sekali lagi beradu Tebasan, Kali ini dengan sangat cepat dan kuat!."


Xa'an : "Teknik Penarikan Pedang...."


Xa'an : "Tebasan Pedang Volume 1."


Yun Pai : "Itu lagi!, Aku harus bersiap dengan serangan dadakan keduanya!." (Berhasil menahan satu serangan)


"......" (Yun Pai menunggu serangan dadakan, namun tak ada yang menyerangnya)


Yun Pai : (suara dalam hati) "Di-dimana?!!."


Xa'an : "Hmmm!!." (Xa'an mendekat ke arah Yun Pai dan menebasnya)


Yun Pai : "Uhkk....?!!."


"CEEETAAANG!, CRAAAASHH!!!." (Yun Pai berhasil menahan serangan Xa'an, Namun juga sekaligus menerima serangan dadakan milik Xa'an)


Yun Pai : "Se-serangan nya agak telat?!!."


"JEEEBBB....!!!." (Xa'an menendang dengan sangat kuat ke arah perut Yun Pai)


Yun Pai : "Uhkk...?!!!!." (Terkena tendangan Xa'an, lalu terhempas ke bawah)


"BLAAAAAAAAAR....!!!!!!!." (Yun Pai terjatuh dengan sangat keras!)


Yun Pai : "Uhuk uhuk!!." (Batuk darah)


"Xa'an juga secepatnya turun dari langit."


Yun Pai : "Uhk......" (Berusaha bangkit)


Xa'an : "........" (Melihat Yun Pai dari jauh dengan tatapan datar)


Yun Pai : "Hmmm...." (Memperhatikan Xa'an)


Yun Pai : "Apakah dia sedang dalam pengendalian pikiran?!


Yun Pai : "Apakah itu sejenis pengendalian pikiran, ataukah hanya tidak sadarkan diri?."


Yun Pai : "Si Xa'an ini, memang terlalu unik!."


Yun Pai : "Hei Xa'an!, Ayo kita beradu!, Aku tidak tau siapa kau tapi ayo adu tebasan di antara kita!."


Xa'an : "........."


Yun pai : "Akan ku anggap kau setuju."


Yun Pai : "HMMMM!!!." (Berkuda kuda)


Yun Pai : "Double Style Sword!!!!!."


Xa'an : "Sheeeesh......." (Menghirup Nafas)


Xa'an : "Teknik Penarikan Pedang....."


Yun Pai : "SUPER SLAAAAASHH...!!!!!!!!"


Xa'an : "TEBASAN PEDANG VOLUME 5!!!."


"ZIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINGGG......!!!!!!!!!."


"ZIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINGGG.........!!!!!!!!!!!!!."


Lycia : "An Kun, Ku mohon...!."


Landi : "Majuuu Xa'an...!!!!!."


Kai Jay : "Kak Yun....!!!."


Chen Fin : "Menangkan!!!!."


Xa'an dan Yun Pai : "AAAAAAAAAAAAAHKKKKKKKKKKKKKKK...!!!!!!."


"BLAAAAAAAAAAAAAR.....!!!!!!!!." (Salah satu tebasan hilang!)


Lycia, Landi, Kai Jay dan Chen Fin : "....?!!!!." (Terkejut)


"ZIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINGGG....!!!!!!!!!!."


Yun Pai : "Hihi....!!!." (Tersenyum)


Yun Pai : "Xa'an....!!!!!."


Yun Pai : "Kau memang hebat!!!!." (Sebuah Tebasan yang besar datang ke arah Yun Pai)


Yun Pai : "HEEEEENHGG....!!!!!!." (Yun Pai berusaha mencoba untuk menahan serangan itu)


Xa'an : "........"


Yun Pai : "AAAAAAHKKKKKKKKKKK....!!!!!!!, AKU PASTI AKAN BISA MENAHAN NYA!!!!."


Kai Jay : "Kak Yun!!!!!!."


Chen Fin : "Ti-tidak!!!!."


"Kre-kreeet!!, Kreeeet!!!!, Ctaaaaaarrr!!!." (Kedua pedang milik Yun Pai Retak!)


Yun Pai : "....?!!." (Terkejut)


"BLAAAAAAAAAAAAARRR...!!!!!!!!!!!." (Yun Pai terkena serangan besar milik Xa'an)


Xa'an : "Selesai Xa'an, semuanya telah selesai......." (Perlahan kesadaran Xa'an menghilang, dan Xa'an pun Pingsan)


SELESAI................!!!


Rencana telah berakhir.


Selanjutnya Di The King After Reincarnation!.

__ADS_1


Misteriku.


Di tunggu yah!.


__ADS_2