
*CHAPTER* SPESIAL 1
Chapter ini adalah Chapter untuk Tambahan Saja Buat Menyambut Season Ke 2 dari The King After Reincarnation.
Judul : Kehidupan Sehari Hari
"Alur Cerita di Istana Rumah Xa'an"
"Xa'an Sedang Berada di Kamar Bersama Lycia"
"Di Pagi Hari"
Xa'an : "Hoaaaam~!" (Baru Bangun Tidur)
Xa'an : "Emm...?" (Menoleh ke Lycia)
Xa'an : "......" (Menyadari Kalau Lycia Masih Tidur)
Lycia : "Zzzzzz...." (Tidur)
Xa'an : "Sret....." (Beranjak dari tempat Tidur)
"Xa'an Pun Mulai Mengganti Bajunya Lalu Berjalan Menuju Dapur Untuk Memasak"
Xa'an : "Selamat Pagi Semua...." (Xa'an menyapa para pelayan yang bekerja di dapur)
Pelayan 1 : "Selamat Pagi Tuan..." (Membungkuk)
Pelayan 2 : "Selamat Pagi Tuan Xa'an..." (Membungkuk)
Xa'an : "Hari Ini Mau Memasak Apa...?" (Berjalan Sambil Menggulung Lengan Bajunya)
Pelayan 1 : "Kami akan Menerima Semua Usulan Tuan, Apa saja akan kami kerjakan dan akan membantu Tuan"
Pelayan 2 : "Iyah, Kami Tinggal Suruh apa saja, Akan kami Kerjakan Tuan...."
Xa'an : "Hmmm, Hari ini ada Papa, Mama, Elena, Lycia, Airin, dan semuanya, aku harus memasak apa yah..." (Berfikir)
Xa'an : "Ah....!" (Menemukan Ide)
Pelayan 1 dan pelayan 2 : "Hmm..?"
Xa'an : "Baiklah, aku sudah Menentukan nya...." (Sambil Mau Mengambil Bahan dan barang²)
Pelayan 1 : "Hari Ini Tuan mau Memasak apa?"
Xa'an : "Hari ini aku akan Memasak Nasi Goreng....!" (Menyiapkan Wajan Besar)
Pelayan 1 : "Nasi Goreng....?"
Pelayan 2 : "Apa Nasi Goreng itu Tuan?, Aku baru mengetahuinya"
Xa'an : "Hmm...?" (Bingung karena Para pelayan tidak tau)
Xa'an : (suara dalam hati) "Mungkin karena dunia ini dan dunia ku dulu berbeda, makanya mereka tidak tau Nasi goreng yah...."
Xa'an : "Nasi Goreng adalah Makanan Yang Sangat Gampang Sekali di buat, Bahkan Toppingnya pun Kalian Bisa Pilih Sesuka Mungkin"
Xa'an : "Jadi, Nasi Goreng ini Cocok untuk Semua orang yang Menginginkan Isian yang Berbeda beda" (sambil Menggoreng Nasi)
Xa'an : "Hup....!" (Sambil Mengaduk nasi ke arah atas hingga Melayang)
Pelayan 1 dan pelayan 2 : "Wah......!" (Kagum melihat atraksi dari Xa'an)
Xa'an : (suara dalam hati) "Nasi Goreng, Makanan Yang Sangat Mudah, dan sangat Enak untuk dibuat, Bahkan Bahan² nya pun sangat Minim"
Xa'an : "Kecap..."
Pelayan 1 : "Baik...!" (Mengambil kan)
Xa'an : "Saos..."
Pelayan 2 : "Baik Tuan...!" (Mengambil kan)
Xa'an : "Garam, Bawang, Dan Telur"
Pelayan 1 dan Pelayan 2 : "Baik....!"
Xa'an : "Untuk Isian nya Mungkin aku Akan Memberikan Daging Ayam, Sosis, Bakso, Dan Sayur² an"
"Xa'an Memasukkan Bahan² ke Wajan Nasi Goreng, lalu Mengaduk aduk nya sampai menyatu"
"Lalu Tak Lama Kemudian"
Xa'an : "Sudah Selesai....!" (Selesai Menyiapkan Makanan nya)
Xa'an : "Kalian Berdua Cobalah dulu...." (Memberikan dua piring ke pelayan 2 dan pelayan 2)
Pelayan 1 dan pelayan 2 : "Eh...?" (Mengambil)
Pelayan 1 : "Kami akan Memakan nya...." (Mau Memakan makanannya)
Pelayan 2 : "Selamat makan...." (Mau Memakan Makanannya)
Xa'an : "....." (Senyum)
Pelayan 1 dan Pelayan 2 : "Nyam.....!" (Mengunyah Lalu menelan nya)
Pelayan 1 dan Pelayan 2 : "Euummmm~?!" (Merasa Senang)
Pelayan 1 : "Ini sungguh Enak Tuan!"
Pelayan 2 : "Iyah!, Nasinya pun Sangat Enak!"
Xa'an : "Tidak Masalah.....!"
Xa'an : "Baiklah, aku akan Membangun kan Semuanya, Kalian Berdua antarkan makanan nya ke Meja Makan, Dan jangan lupa Kalian berdua juga makan yah..."
Pelayan 1 dan Pelayan 2 : "Baik Tuan Xa'an, akan kami segera kerjakan, dan Terimakasih!"
Xa'an : "Iyah, Sama-sama, aku pergi dulu yah...." (Berjalan Pergi)
Pelayan 1 dan Pelayan 2 : "Baik...!" (Membungkuk)
Pelayan 2 : "Tuan Xa'an sangat Baik yah....."
Pelayan 1 : "Iyah, Sedari Dulu Beliau selalu Seperti itu, bahkan pada pelayan Istana"
Pelayan 2 : "Pasangan nya sangat Beruntung yah, Pasti Nona Lycia Sangat Senang karena memiliki Tuan Xa'an di samping nya"
"Pook....!" (Pelayan 1 memukul pelayan 2)
Pelayan 2 : "Aduh....!" (Memegang kepalanya)
Pelayan 1 : "Tidak perlu berfikir seperti itu, kita berdoa saja semoga memiliki Pasangan seperti Tuan Xa'an....."
Pelayan 2 : "Emm... Baiklah....."
"Di Sudut pandang Xa'an, Xa'an pun Telah datang di Kamar Lycia"
Xa'an : "Cia..... Sudah pagi, Bangunlah...." (Membangunkan Lycia)
__ADS_1
Lycia : "An Kun.......?" (Sedikit Membuka mata)
Xa'an : "Hmm...?" (Heran)
Lycia : "......" (Menutup Matanya Kembali)
Xa'an : "Cia, Bangunlah dan ganti bajumu..."
Lycia : "Aku Membutuhkan Kecupan Selamat pagi untuk Bisa Bangun di pagi Hari...." (Sambil Memegang Selimut)
Xa'an : "Ehk....?!" (Kaget)
Xa'an : "A-ayolah Cia, Apa kamu itu sebuah Mesin yang harus di hidupkan terlebih dahulu?"
Lycia : "Pokoknya tidak akan bangun sebelum Itu...."
Xa'an : "Ba-baiklah.......!" (Malu)
"Xa'an pun mendekat kan wajahnya ke Dahi Lycia Untuk memberikan sebuah Kecupan"
Xa'an : "Cup...." (Xa'an mencium Dahi Lycia)
Lycia : "Hmm...." (Senang)
Xa'an : "Sudah Selesai, Sekarang bangunlah...."
Lycia : "Baiklah.... Sekarang aku sudah mulai semangat....!" (Senyum)
Xa'an : "Hmmm....." (Senyum)
Xa'an : "Aku akan Menunggumu di luar untuk Berganti Baju Cia..." (Berjalan ke arah Pintu)
Lycia : "Iyah" (beranjak Dari tempat tidur lalu menuju ke lemari Baju)
"Ckieeet....." (Xa'an Keluar dari Ruangan dan menunggu Lycia untuk Berganti Baju)
"Tak Lama Kemudian"
"Ckieeeet" (Lycia membuka Pintu)
Lycia : "Sudah...." (Lycia memakai Baju yang Indah)
Xa'an : "Emm....?" (Menoleh Ke Lycia)
Lycia : "Hmm?, Ada apa An Kun?"
Xa'an : "Tidak apa-apa, aku hanya Berfikir kamu sangat Cantik mengenakan Baju itu Cia..."
Lycia : "Emm..?!" (Malu)
Lycia : "A-aku akan membangun kan Elena dulu...." (Langsung Bergegas menuju Kamar Elena)
Xa'an : "Baiklah...." (Senyum)
Airin : "Mama sangat Malu malu sekali yah...." (Airin secara tiba-tiba Berbicara dari Bentuk Kalung)
Xa'an : "Hahaha...."
Xa'an : "Keluarlah Airin, Kita akan pergi untuk Sarapan...."
Airin : "Baiklah.... Hup...!" (Airin Berubah bentuk ke bentuk Manusia nya)
Airin : "Papa Hari ini Memasak apa?"
Xa'an : "Tentunya Makanan yang Enak, dan kamu pasti akan Menyukainya"
Airin : "Semua Masakan Papa Itu enak² dan Airin juga menyukainya"
Airin : "Hehe...."
Xa'an : "Ayo kita menuju Ke Meja Makan, Papa Theo dan Mama Zifa pasti ada disana"
Airin : "Ayoooo....!"
"Xa'an pun mulai Berjalan Menuju Ke Tempat Meja Makan, Lalu Bertemu dengan Ayah dan Ibunya, yang sudah sampai sana duluan"
Theo : "Oh...!, An Kun!, Kesinilah dan duduk"
Zifa : "An Kun.... Kesini...."
Xa'an : "Iyah...." (Datang menghampiri)
"Xa'an duduk"
Theo : "Dimana Lycia dan Elena, An Kun?"
Xa'an : "Lycia Pergi menuju kamar Elena untuk Membangunkan nya, mungkin Habis ini mereka akan datang"
Theo : "Oh, begitu yah....."
Elena : "Halo, Papa, Mama, Kakak, Dan Juga Kak Airin...!" (Baru datang Bersama Lycia)
Lycia : "Selamat Pagi, Ayah dan Ibu...."
Theo : "Halo Elena, Dan Selamat pagi Lycia, Duduklah kalian berdua"
Zifa : "Selamat Pagi...." (Senyum)
Lycia : "Baik....." (Duduk di samping Xa'an)
Elena : "Iyah!" (Duduk di samping Lycia)
"Setelah itu Makanan yang Baru selesai di masak oleh Xa'an Pun Telah Datang Menuju Meja Makan, Semuanya Pun Disajikan oleh Masakan Xa'an"
Theo : "Waah An Kun, apakah kamu yang Memasak juga hari ini?!" (Terkesan melihat Makanan nya)
Xa'an : "Iyah, Papa..."
Zifa : "Wah......" (Terkesan)
Elena : "Apa Nama Masakan ini Kakak?"
Xa'an : "Ini adalah, NASI GORENG!"
Theo : "Na?"
Zifa : "Si?"
Elena : "Go?"
Lycia : "Reng?"
Xa'an : "Iyah, Nasi Goreng, Cicipilah dan Rasakan, Pasti Enak kok"
"Setelah Itu Mereka Semua Pun Mulai Mencicipi Masakan Dari Xa'an, Dan Mereka semua pun kaget akan Ke enakan Dari Masakan nya"
Theo : "I-ini!, Enak Sekali!" (Kaget)
Zifa : "Iyah, aku juga tidak menyangka nya!" (Kaget)
Elena : "Ini Enak Sekali Kakak!" (Kaget)
__ADS_1
Lycia : "Semua Masakan An Kun Selalu Enak yah...." (Senang)
Xa'an : "Tidak Masalah...." (Menutup Mata sambil Aga Menengok Kebawah)
Airin : "Nyam, nyam, nyam....." (Senang)
"Semuanya Pun Senang Dalam Suasana Keharmonisan"
"Setelah Sarapan...."
"Di Siang Harinya, Airin Kembali dalam Bentuk Kalung, Xa'an dan Lycia pun menghampiri Elena yang tengah Belajar dan Membaca Buku Sihir"
Elena : "Jadi Begini yah, Heeik....!" (Mengeluarkan Sihir Kecil)
Elena : "Ini Mash Kurang....."
Xa'an : "Ada apa Elena?" (Datang Menghampiri)
Lycia : "Halo Elena...." (Datang Menghampiri)
Elena : "Kakak Xa'an, Kakak Lycia...."
"Xa'an dan Lycia Duduk Di taman bersama Elena"
Elena : "Ini, aku ingin Belajar Tentang Sihir² yang ada di dalam Buku, Apa Kakak bisa membantu ku?"
Xa'an : "Hmmm?, Tentu saja kakak bisa Elena, Apapun Buatmu akan kakak Lakukan...!" (Senyum)
Elena : "Wahh...!" (Senang)
Xa'an : "Pertama tama, Kita Tak Perlu Menggunakan Buku ini" (mengambil buku lalu menutupnya)
Elena : "Eh...?" (Bingung)
Xa'an : "Yang Kedua Kamu Harus Fokus, Tenang, Dan Ber imajinasi Elena...."
Elena : "Imajinasi....?"
Xa'an : "Tutup Matamu Dan Bayangkanlah....." (Xa'an menutup matanya)
Elena : "Emmm...?"
Xa'an : "Bayangkan Sihir Angin yang menghembus hembus di dalam Pikiran mu, Kalau sudah merasa cukup akan Itu Lalu..."
Xa'an : "Keluarkan!"
"Uweeeeeeeeeeeeeshh......!" (Sihir Angin Xa'an Keluar dan Membuat Pepohonan di sekitar sana bergoyang goyang)
Elena : "Waaaaaah.....!!!" (Kagum)
Xa'an : "Jika kamu Berbakat, kamu bahkan bisa Mengeluarkan Beberapa Sihir Elemen yang Lain loh Elena"
Elena : "Baik Kakak!, Aku akan Mencobanya"
Lycia : (suara dalam hati) "Ajaran Dari An Kun dan Dari Buku Sangatlah Berbeda yah....." (Senyum)
Elena : "Hmmm......" (Fokus dan menutup mata)
Elena : "Sihir Angin Keluar!"
"Weeeesh......!" (Sebuah Sihir Angin Keluar dan Menghembus Badan Mereka semua)
Xa'an dan Lycia : "Waaaah.....!" (Terkesan)
Elena : "Waah..! Kakak!, Aku bisa, aku Mengeluarkan Sihir yang Besar!, Yeaaay!" (Gembira)
Xa'an : "Iyah, Selamat Yah Elena...." (Senyum)
Lycia : "Selamat Elena....." (Senyum)
Elena : "Iyah!, Terimakasih Kakak Xa'an dan Kakak Lycia!" (Tersenyum)
Xa'an dan Lycia : "......." (Tersenyum Melihat Senyuman Manis Milik Elena)
"Di Sore Harinya...."
"Xa'an Bersama Lycia dan juga Airin dalam bentuk Manusianya, Berjalan Jalan di Luar Istana"
Airin : "Hmm.. Hmm.. hmmm..." (Bersenandung sambil berjalan bersama Xa'an dan Lycia)
Xa'an : "Hari Ini kita akan Mencari Apa yah....."
Lycia : "Kita Berjalan jalan saja dulu bersama Airin An Kun..." (Senyum)
Airin : "Iyah Papa....!, Airin ingin Berjalan jalan di luar istana Terlebih dahulu...."
Xa'an : "Hmm, Baiklah....."
Airin : "Yeay....!" (Senang)
"Grep...." (Xa'an Menggenggam Tangan Lycia)
Lycia : "Emm...?!" (Kaget Lalu Menoleh ke Xa'an)
Xa'an : "......." (Berjalan)
Lycia : "Hmm..." (Senyum dan Merasa Senang)
"Xa'an Lycia Dan Airin Berjalan Jalan Sambil Menikmati Suasana Kota Lalu Berbelanja Juga, Sampai Malam Hari Tiba, Mereka Pun Pulang Kembali Ke Istana"
Xa'an : "Hmm...." (Sedang Membaca Buku Sejarah)
Lycia : "An Kun, Masih Belum tidur?" (Datang Menghampiri Xa'an)
Xa'an : "Oh Cia, Tidak Aku ingin Membaca sedikit Buku ini dulu baru tidur...." (Membalik Buku)
Lycia : "Ohh, dimana Airin An Kun?"
Xa'an : "Dia Mungkin Telah Tertidur terlebih dahulu karena Lelah, Berjalan Kesana Kemari Sampai Malam, Anak ini sangat Bersemangat sekali..." (Senyum)
Lycia : "Hahahaha" (tertawa kecil)
Xa'an : "Apa Kamu Mau Tidur Cia....?"
Lycia : "Emm...?, Aku akan Menunggu mu Tidur juga An Kun" (Lycia duduk Di Samping Xa'an)
"Lycia Pun Bersandar di Samping Xa'an"
Xa'an : "Kamu ini Memang Sangat Ingin Di Sayang yah Cia....." (Sambil Tangan Kanan nya Memeluk Lycia)
Lycia : "Hehe..... Soalnya Kejadian ini sangatlah Jarang, Jadinya Aku Ambil duluan saja Sebelum terlambat...." (Senang)
Xa'an : "Hmmm......" (Senyum dan masih Memeluk)
Xa'an : "Kita Akan Seperti ini dulu, Lalu Kita tidur bagaimana Cia....?"
Lycia : "Iyah, aku setuju An Kun....." (Senyum)
Xa'an : "Hmmm...." (Senyum)
"Malam Pun Penuh Akan Keromantisan Xa'an dan Lycia, Dan Setelah itu Mereka Berdua Tidur Di Ranjang yang sama."
__ADS_1
SELESAI.........!