
*CHAPTER* 41
Judul : Acara Pertunangan
"Besoknya"
Tempat : Istana Algresia
Informasi : "Dikarenakan Xa'an Mendapatkan Masa Waktu Penyembuhan Dia di boleh kan untuk Pulang Ke rumah dan saat itu Xa'an......"
"Suasana Istana sedang Sibuk Menyiapkan Perjamuan dan Penataan Hiasan"
Xa'an : "Ugh..........." (Lesuh Karena Melihat Acara nya Sungguh Begitu Megah)
Xa'an : "Apa ini Semua Di Perlukan......?"
Theo : "Tentu Saja An Kun.....! Ini semua untuk Kebaikan mu..!"
Elgar : "Aku Setuju Itu Raja Elgar...! Nak Xa'an dan Lycia harus Merayakan Ini..!"
Xa'an : "Sejak Mereka bertemu, Mereka Sudah Menjadi sangat Dekat yah...." (Heran)
Zifa : "An Kun.... Kamu harus Mempersiapkan Seragam mu yah....." (Menarik Xa'an)
Xa'an : "Ee...... Ehh....?!" (Ditarik Oleh Zifa)
Tempat : Ruang Ganti Pakaian
Zifa : "Naah An Kun Coba pakai ini..." (Membawa Seragam Pengantin)
Xa'an : "I-ini Terlalu Mencolok..." (Baju dengan adanya Penuh Warna Yang Terang)
Zifa : "Ini...!" (Memakaikan Pakaian)
Xa'an : "I-ini Terlalu Susah Untuk Bergerak!" (Baju dengan Lengan lebar Dan Body lebar juga)
Zifa : "Coba ini"
Xa'an : "Ini Terlalu Sederhana...!" (Baju dengan baju dan Celana yang Biasa aja)
Zifa : "Hmm.........." (Berfikir)
Xa'an : "Hmmm....?!" (Melihat Baju yang Cocok)
Xa'an : "Sepertinya itu Cocok Untukku Ma..." (Menuding)
Zifa : "Ah.... Baju ini......" (Mengambil baju)
Xa'an : "Uwaah...... Memang Aku lebih cocok untuk Memakai Baju Putih Dengan Adanya jubah di belakang yah....." (Memakai Baju Bewarna Putih dengan Jubah Di Belakang)
Zifa : "Iyaah....!! Itu sangat Cocok Untukmu An Kun...!"
Zifa : "Baiklah sekarang ayo kita keluar sekarang An Kun.."
Xa'an : "Iyaah....."
"Xa'an dan Zifa Keluar dari ruangan Pakaian dan Menuju ke Aula Tamu"
Elena : "Waaah..... Kak kau sangat Cocok memakai itu..!" (Terpesona)
Xa'an : "Kamu Juga terlihat sangat indah memakai Gaun Itu Elena....." (Mengusap Rambut Elena)
Elena : "Hehe Terimakasih Kakak....!" (Senang)
Xa'an : "......" (Senyum)
Xa'an : "Jadi Dimana Cia sekarang...?"
Zifa : "Dia juga sedang Bersiap² sekarang An Kun jadi Tunggulah yah...."
Xa'an : "Hmm... Baiklah.."
Xa'an : (suara dalam hati) "Cia mau memakai Gaun Pengantin yah...." (Memikirkan Lycia Memakai Gaun)
Xa'an : (suara dalam hati) "Tidak tidak......." (Geleng²)
Xa'an : (suara dalam hati) "Tidak Kusangka Kalau Bereinkarnasi Di dunia ini, Seorang Raja Sepertiku Melakukan Acara Pertunangan seperti ini...." (Senyum)
Elena : "Kakak....! Teman² mu Telah datang tuh di luar....!"
__ADS_1
Xa'an : "Oh iyaaah......." (Berjalan Keluar)
"Ckieeeett....." (Membuka Pintu)
Xa'an : ".........!" (Kaget)
Landi : "Xa'an Lama Tidak Berjumpa...!"
Mora : "Halo Pangeran Xa'an...."
Rafel : "Halo Tuan Xa'an....." (Senyum)
Asriel : "Yoo.... Xa'an.....!" (Senyum)
Dasai : "Waah Xa'an kau Sangat Cocok memakai itu!"
Xa'an : "Kalian Semua......." (Tersenyum)
Xa'an : (suara dalam hati) "Setelah datang di dunia ini Aku telah mendapatkan Apa itu PERASAAN yang Sesungguh nya..." (Tersenyum)
"Setelah Itu"
"Rafel dan Dasai Dengan Lahap Memakan Kue² yang ada disana, Asriel Sedang Berkeliling mencari orang² kuat, Landi dengan Mora bertemu dengan Orang Tua Xa'an."
"Tak Lama Kemudian Waktu di saat Xa'an untuk Menunggu di Posisi Pria Datang...."
"Para Teman² Xa'an dan Para Tamu Yang datang telah Duduk di Kursi Tamu mereka Ada Dari Bangsa Elf dan juga bangsa Manusia"
Xa'an : "Waah..... Aku Gugup sekali baru pertama kali aku merasakan hal ini"
Elena : "Kakak..... Kamu harus tenang yah....." (Berbisik)
Xa'an : "Em....." (Mengangguk)
Pengurus Pertunangan : "Sang Pengantin Wanita silahkan datang....." (Memanggil Lycia untuk Masuk)
"Ckieeeett......" (Membuka Pintu)
Xa'an : "A-....?!" (Terkejut)
"Lycia Memakai Gaun Putih dengan cadar di wajahnya yang Sangat indah dan terlihat sangat Cantik dengan Rambut nya yang bewarna Putih membuatnya Semakin Cocok dengan Gaun itu"
Lycia : "Deg deg deg deg deg deg" (Lycia Sedang berjalan ke arah Xa'an)
Lycia : "Deg deg deg Tap" (Berhenti di Hadapan Xa'an)
Pemimpin Pertunangan : "Jadi Pengantin Wanita sudah datang, Maka kita mulai Acara ini...."
Xa'an : "Glek...." (Menelan Ludah)
Pemimpin Pertunangan : "Jadi Pengantin Pria, Apa kamu Bersedia untuk Menerima Nona Lycia Arthem untuk Menjadi Tunangan mu dan Senantiasa untuk Melindunginya?"
Xa'an : "Aku Bersedia....." (Senyum)
Pemimpin Pertunangan : "Untuk Pengantin Wanita, Apa kamu Bersedia untuk Menerima Tuan Xa'an Algreasia Untuk Menjadi Tunangan mu dan Senantiasa untuk selalu Bersamanya?"
Lycia : "Aku Bersedia..." (Senyum)
Semuanya yang melihat : "Uwaaah........"
Pemimpin Pertunangan : "Baiklah Tuan Xa'an Sekarang Bagimu Untuk Membuka Cadar Nona Lycia untuk Menciumnya...."
Xa'an : "Baiklah......" (Membuka Cadar)
"Sret....." (Cadar terbuka)
Xa'an : ".....!!" (Kaget akan Kecantikan Lycia)
Lycia : "An Kun......?" (Bingung melihat Xa'an kaget terdiam)
Xa'an : "Cia...... Kamu sangat Cantik...." (Xa'an Mencium Lycia)
Lycia : "Em....?!" (Lycia Menutup mata dan Menerima ciuman Xa'an)
Airin : "Uwaaah.....!!! Papa dan Mama Sangat Serasi sekali...!" (Terharu)
Elena : "Kakak.....!" (Terharu)
Theo : "An Kun dan Lycia...." (Tersenyum)
__ADS_1
Zifa : "An Kun......" (Terharu)
Elgar : "Putri kita sudah besar yah....." (Tersenyum)
Marine : "Iyaah......" (Terharu)
Landi : "Tidak Kusangka Xa'an....!" (Senang)
Mora : "Hiks....." (Terharu)
Rafel : "Tuan Xa'an......!" (Terharu Membersihkan Kacamata nya)
Asriel : "Heh.......!" (Tersenyum)
Dasai : "Mereka sangat Cocok" (senyum)
Xa'an : "Hmm......" (Tersenyum ke arah Lycia)
Lycia : "Em...." (Tersenyum ke arah Xa'an)
"Kemudian Xa'an dan Lycia Saling Bergandengan Tangan dan Melambaikan Tangan Ke Arah Tamu sambil Berjalan Keluar untuk Melempar kan Bunga"
Lycia : "Apa Kalian Sudah siap....? Akan ku lempar yah......" (Bersiap Melempar)
Semua orang : "Siaaaaap.....!!"
Rafel : "Aku akan Menangkapnya...!"
Asriel : "Heh cobalah kalau bisa..!"
Dasai : "Sejak Kapan ini menjadi kontes bagi mereka" (muka datar)
Landi : "Aku akan Menangkapnya untukmu Mora"
Mora : "Baiklah Tangkap lah....." (Senyum)
Lycia : "Baiklah....... Hup...!" (Melempar Karangan Bunga)
Xa'an : "......." (Tersenyum)
"Uwesh......" (Suara Karangan Bunga Dilempar)
"Di waktu yang sama"
"Di suatu Tempat yang tidak diketahui"
Seseorang Bos : "Apa Persiapannya sudah semua...?" (Duduk Di Singgasana)
Seseorang : "Semua Persiapannya Sudah selesai Tuan" (berlutut)
Seseorang Bos : "Apa Mereka Semua sudah Berkumpul...?!" (Tatapan Tajam)
Seseorang : "Siap..! Mereka Semua Sudah Berkumpul...!"
Seseorang : "Para Penjahat Dari Seluruh Dunia Telah Berkumpul di Sini Tuan...!"
Seseorang Bos : "Baguslah kalau begitu....." (Berdiri)
Seseorang Bos : "Kita akan Menyerbu Sekolahan Terbesar di Benua ini.... Dan Sebisa Mungkin Buat Kekacauan yang Besar....!"
Seseorang : "Baik.....!!!"
Seseorang Bos : "Naah...... Dewi Selefia...... Apa kau akan Mencegahku Lagi Kali ini...?" (Tatapan Tajam degan Kekuatan Warna Mata Kanan bewarna Ungu, Kekuatan warna mata Kiri Bewarna Emas...!!!)
*PESAN AUTHOR ..!!*
Jadi Teman-teman..... Mimin Cuman Ngasih Tau nih.... kalau Novel yang Mimin Buat ini Apa Memang Menarik bagi kalian Atau tidak gitu....
Soalnya Dari sekian banyaknya Novel yang Mimin Lihat di Noveltoon ini, Cara penyajian Novelnya Kelihatannya Cuman Punya Mimin Yang Berbeda dari biasanya...
Jika Memang Menarik Silahkan Comment dibawah yah... biar Mimin bisa tau sama Alasan kalian Suka sama Novel Mimin. Biar Mimin juga lebih semangat buat Up nya gitu...
Okee Jika Kalian Ingin Mencari Info² atau mencari tau apa yang terjadi selanjutnya di Novel Mimin, The King After Reincarnation, Silahkan Contact Mimin Di Instagram
@taraa_saan
Baik...! Mimin Mau Pamit dan semoga kalian Selalu Terhibur dengan Novel Ciptaan Mimin Yah.....! TERIMAKASIH...!!!
SELESAI..............
__ADS_1