
*CHAPTER* 3
Judul : Kebangkitan Seorang Pahlawan...!
( 3 tahun telah terlewati Xa'an Sudah Mengalami semua pelatihan dan Pengalaman Yang dilalui Di masa Kecilnya dan saatnya sekarang waktunya mengaktifkan kekuatan terpendam nya )
*Sekarang* di Perpustakaan
"Xa'an Algreasia" 5 Tahun
Xa'an : "Tidak Kerasa Aku Sudah Melatih Berpedang dengan ayah ku meskipun kadang dia hanya bermain main" ( sambil mengingat kejadian yang tidak di inginkan )
Xa'an : "Aku dan Ayah ku telah berlatih pedang selama ini dan aku juga sudah mempelajari Teknik² Dasar dan menengah dari ilmu Berpedang , Dan Mungkin Sekarang..!"
Xa'an : "Sudah Saatnya di sini Aku akan Mempelajari Mata Warna Emas..! , Aku merasa diriku sudah siap melakukan Hal ini..!!"
Xa'an : "(ngasih info kaya berbicara kepada kita)"
"Mengapa aku memilih langsung Untuk pelatihan mata warna Emas...? , supaya aku bisa meloncati Semua Warna-warna lainnya soalnya Di Pelajari satu persatu warna itu merepotkan dan membuang-buang waktu, Hanya dengan Mempelajari Mata Warna Emas aku bisa mendapatkan Semua aset Warna mata."
Xa'an : "Baiklah Sekarang Percobaan ku akan Dimulai..."
Xa'an : "Huufft....(menarik nafas) "Konsentrasi (menutup mata), Seperti Buku yang dulu aku baca saat kecil Informasi yang ada di dalam buku hanyalah Bualan Penyihir...!, Rahasia Penuh dari Kekuatan Sihir adalah IMAJINASI...!!! Atau ( membayangkan )
__ADS_1
Xa'an : "Dengan Imajinasi Yang Sangat Besar Apapun akan bisa di ciptakan namun karena Semua orang di dunia ini bodoh makanya hanya ber imajinasi Secara dangkal saja Makanya mereka menutupinya dengan Rapalan Supaya mereka kira akan ada Sesuatu di dalam sihirnya..."
Xa'an : "Seperti Penyihir Api, Ketika mereka memulai Rapalan nya mereka berbicara tentang Roh api atau sebagainya itu supaya mereka mendapatkan sebuah gambaran dari otak mereka dari yang mereka katakan atau Rapalan mereka..."
Xa'an : "Oke Mari kita mulai dengan Membayangkan Sebuah Mata Dan aku akan mengasih nya dengan warna Emas Yang sangat berkilau an."
Xa'an : "Dan Pahami Struktur yang ada di dalam Mata Warna Emas Dari segi Kekuatan, Ketangkasan, Dan Kemahiran nya, Baiklah sudah ku kumpulkan semuanya Sekarang Tahap Terakhir..!"
Xa'an : "Mari kita Lakukan dengan Membayangkan kalau Mata ini adalah milik ku dan akan ku segera ku pakai untuk saat ini Fokus...!!! Fokus....!! Hmmm.... Hah...!!! LEPASKAN, "(BOOM..!!)"
Informasi ( setelah ledakan di rumah Xa'an terjadi terdapat Lingkaran sihir yang mulai menyebar ke seluruh dunia itu mempertandakan Kalau Seorang Pahlawan dari Mata warna emas Telah Bangkit Kembali!!! )
Pria Misterius di suatu Istana : "Ooouh Jadi Sudah Terbangun yah....Sudah ku nanti nantikan semua ini akhirnya Terbangun juga Mata Warna Emas!!"
Zifa : "Ee..ehh!!! Ledakan ini dari perpustakaan An Kun ada disana!!!" (Panik)
Theo : "Mamaa!!! An Kun ada dimana apa barusan dari ledakan tadi..!?" (Panik)
Zifa : "An Kun ada di Perpustakaan Dia sedang belajar Ayo kita lihat Apa yang terjadi pada An Kun Paaaa...!!! ( Panik sambil menahan tangis )
Theo : "Baik ayo cepat..!"
"(Theo dan Zifa Mulai berlari bergegas mencari Xa'an Dan Mereka Terkejut Disaat Melihat Anak nya yang Telah menerima Berkah Mata Warna Emas)"
__ADS_1
Zifa : "I-in-ini tidak mungkin kan...? Anak kita be-berhasil mengaktifkan Matanya menjadi Warna Emas..?! Di Usia 5 tahun nya...?!" ( Kaget dan tidak percaya )
Theo : "Akh...akh...( Kaget terdiam seperti patung )
Xa'an : "Waah....!!! Berhasil Akhirnya aku berhasil mengaktifkan warna emas......~~~ WAAAHHH ..!!! ( Xa'an yang kaget Perpustakaan nya yang sudah hancur lebur akibat ledakan tadi )
Xa'an : "Papa,Mama Apa yang telah Terjadi mengapa Perpustakaan ini hancur..?"
Theo : "An Kun ini semua karena Kamu yang mendapatkan Mata Warna emas itu..Bagaimana kamu bisa mendapatkan nya...?" ( Menanyai kebingungan )
Xa'an : "Eeh... Aku hanya membayangkan nya saja"
Theo dan Zifa : "Membayangkan nya Sajaaa....!!!" ( Tidak mengerti Merasa sulit dipahami oleh mereka dan kaget )
Xa'an : "Emm Iya Apa kalian tidak mempercayai ku?"
Zifa : "An Kun Mama percaya kok kalau itu An Kun yang Bicara benar kan Paaa...?"
Theo : "Angguk².." ( mengangguk )
Xa'an : "Terimakasih Karena Papa dan Mama mempercayaiku" ( sambil tersenyum )
Theo : "Mungkin Sekarang Sudah Waktunya Papa dan Mama menunjukan beberapa kebenaran di keluarga kita An Kun" ( berbicara serius )
__ADS_1
Xa'an : (suara dalam hati) "kebenaran dari keluargaku..?! Menarik!!"
SELESAI....