The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista! (04)


__ADS_3

*CHAPTER* 78.4 Season 02


Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista! (04)


"Seperti yang kita ketahui di chapter sebelumnya, Gerombolan Xa'an akhirnya telah tiba di Istana Kekaisaran Ekselen."


Tempat : Ruang Penyambut Tamu


Pelayan : (suara dalam hati) "Siapa Para Rendahan ini?, Kenapa tiba-tiba datang dan menemui Kaisar disini..." (Meremehkan)


Lycia : "Emmm........?" (Gelisah)


Lycia : ".........." (Melihat Aline)


Aline : "Hmm...!" (Senyum)


Lycia : "....?!" (Kaget)


Lycia : (suara dalam hati) "Ada apa ini?!, Kenapa kita hanya duduk berdiam saja disini, Bahkan An Kun dan Zhanif pun tak memulai pembicaraan....." (Melihat ke arah Samping Xa'an dan Zhanif)


Xa'an dan Zhanif : (Duduk dengan Tegas, Namun berbeda dengan Zhanif yang disanding dengan Tangan kanan nya yang menahan dagunya)


Landi : "Ek-eee..........." (merasa tak bisa berbuat apa² karena berada di tengah² Ayah dan Ibunya)


Ayah Landi : "........." (Melihat Tajam Ke arah Xa'an dan Zhanif)


Ibu Landi : "......." (Tersenyum)


Lycia : "E-eh......" (Ingin memulai Pembicaraan)


Ayah Landi : "Jadi Kalian Ini Siapanya Landi, Dan Sebutkan juga Nama kalian!" (Berbicara Tegas)


Lycia : "Hih....?!" (Kaget)


Lycia : "Ka-kami-" (Pembicaraan Terhenti)


Xa'an : "Sret...!" (Memberhentikan Lycia, untuk bicara)


Xa'an : "Tuan, Alangkah Baiknya anda Menyebut Nama Anda terlebih dahulu sebelum Menanyai Orang Lain......" (Tersenyum)


Pelayan : (suara dalam hati) "I-it-itu! Keterlaluan?!" (Sempat bergerak)


Ayah Landi : "Hmmm...?!" (Menatap Tajam)


Xa'an : "......." (Masih Tersenyum dan Melihat tatapan ayah Landi)


Lycia : "An-An Kun...?!" (Kaget)


Ayah Landi : "HAHAHAHAHA, Kau Benar Juga, Tak Sopan Jika aku tak Memperkenalkan diriku sendiri sebelum bertanya ke orang lain, Maafkan aku Anak Muda. (Tertawa Terbahak-bahak)


Pelayan : "Ugh...?!" (Kaget)


Xa'an : "Tidak Masalah Tuan...." (Senyum)


Gisu Ekselen : "Perkenalkan, Namaku adalah Gisu Ekselen, Dan ini adalah istriku Yu Lian Ekselen." (Sambil Memperkenalkan Yu Lian)


Yu Lian Ekselen : "Halo......" (Tersenyum sambil melambaikan tangan)


Xa'an : "Senang Bertemu dengan Anda Sekalian Tuan Gisu dan Nona Yu Lian."


Gisu : "Jadi Anak Muda, Siapa Nama Kalian?"


Xa'an : "Nama saya Xa'an Algreasia, Saya adalah Teman Petualang Landi, Dan Ini adalah Tunangan saya." (Sambil Memperkenalkan Lycia)


Lycia : "Perkenalkan Nama saya Lycia Arthem." (Menunduk kan Kepala Sebentar)


Yu Lian : ".....?!" (Kaget)


Gisu : "Ohh...?!, Jadi Kalian berdua lah yang Dari Keluarga Algreasia dan Arthem, Tak Kusangka Anak ku Diluar sana dilindungi Olehmu, Saya merasa senang akan hal itu." (Menunduk kan kepala)


Yu Lian : "Terimakasih Atas Melindungi Anak Kami Tuan Xa'an....." (Menunduk kan Kepala)


Pelayan : (suara dalam hati) "Apa?!, Dia dari Keluarga Algreasia dan Arthem?!, I-itu Keluarga Yang Sangat Besar...!" (Kaget)


Pelayan : (suara dalam hati) "Ini Bagus......" (Berniat Jahat)


Xa'an : "Angkat Kepala Kalian Tuan dan Nyonya, Itu memang Sudah Tugasku untuk Menjaga Landi, Karena Kami Adalah Seorang Teman." (Senyum)


Gisu : "Tidak hanya baik hati, anda juga Rendah hati sekali Tuan Xa'an, Kami sangat Menghargai Anda...."


Gisu : (suara dalam hati) "Ku dengar² Anak Muda Dari Keluarga Algreasia telah membangun Sebuah Toko Makanan, Dan Toko Tersebut sangatlah Ramai akan pengunjung, Aku harus Menanyakan hal ini kepadanya, apakah ini benar atau tidak."


Xa'an : "Terimakasih Atas Sanjungan anda Tuan Gisu......"


Gisu : "Sama sama Tuan Xa'an....."


Gisu : ".....?" (Melihat ke arah Zhanif dan Aline)


Gisu : "Dan Kalian Berdua?"


Zhanif : "Namaku Zhanif Zhagaria, Dan dia adalah istriku Aline Zhagaria, Senang bertemu dengan anda Tuan Gisu."


Aline : "Senang bertemu dengan anda...."


Gisu : "Zhanif?, Aline?, Sepertinya nama itu tak asing...."


Mora : "Ayah mereka adalah Salah satu yang Terkuat di Threesomebody, Dan Sang Ahli Sihir."


Gisu dan Yu Lian : "A-apaaa.....?!!!" (Terkejut)


Landi : "......?!" (Terhempit)


Pelayan : (suara dalam hati) "A-apaa.....?!!!!" (Terkejut)


Pelayan : (suara dalam hati) "Aku Harus Menjauh dari mereka....!, Tch!"

__ADS_1


Gisu : "Ta-tak Kusangka Tuan Zhanif akan menjadi tamu dari Kekaisaran ku!" (Tak percaya dengan apa yang terjadi)


Zhanif : "Tak perlu sekaget itu Tuan Gisu..." (Menenangkan Gisu)


Xa'an : (suara dalam hati) "Tak Kusangka Zhanif akan ditakuti sampai seperti itu, bahkan oleh Seorang seperti Kekaisaran besar Ekselen."


Xa'an : (suara dalam hati) "Apa aku terlalu awal untuk bertemu dan mengalahkan Zhanif yah?."


Xa'an : (suara dalam hati) "Jika tanpa Airin aku pasti sudah kalah melawan Zhanif...."


Gisu : "Istriku Hari ini adalah hari yang sangat penting bagi kekaisaran kita, kita harus merayakan nya, tidak hanya kepulangan dari Landi, tetapi juga ada banyak sekali kejutan yang datang di Kekaisaran Ekselen Hari ini!."


Yu Lian : "Itu benar, Aku akan segera memberi perintah untuk semuanya, bahwa akan ada pesta besar besaran disini!." (Bergegas Pergi)


Gisu : "Su Fei...!" (Memanggil Seorang Pelayan)


Su Fei : "Iyah Tuan?" (Bergegas Datang, Dan memberi salam)


Gisu : "Kamu tau apa yang harus dilakukan kan?"


Su Fei : "Baik Tuan, Segera...." (Menunduk)


Gisu : "Oh yah, dia adalah Pelayan Terbaik disini, dan namanya adalah Su Fei."


Xa'an : "......" (Melihat Su Fei)


Su Fei : (suara dalam hati) "Ada apa Xa'an?, Kenapa kau melihatku seperti itu?" (Percaya diri)


"Iyah Benar, Su Fei adalah Pelayan yang berbicara dari hati."


"Setelah Itu Su Fei Pun pergi dari tempat itu."


Gisu : "Oh yah, Untuk Kalian Semua, Kami telah mempersiapkan kamar untuk di tinggali bersama pasangan kalian, Ber istirahat dengan tenang Tuan-tuan Sekalian...!"


Yu Lian : "Itu benar, pasti lelah kan menuju ke sini."


Xa'an : "Baiklah Tuan Gisu-"


Gisu : "Panggil Saja Gi Xa'an, aku akan sangat senang sekali jika kamu memanggil ku seperti itu."


Xa'an : "Ek......." (Merasa tak enak)


Xa'an : "Baiklah, Paman Gi..."


Gisu : "Itu Boleh Juga!" (Senyum)


Xa'an : "Kami akan pergi dulu."


Gisu : "Iyah, Hei Kalian Tolong Antarkan Para Tuan dan Nyonya ini untuk menuju Kamar Mereka!." (Memerintah Pelayan yang lain untuk Mengantar Xa'an, Lycia, Zhanif, Dan Aline.)


Para Pelayan : "Baik Tuan Kaisar!."


Mora : "Sampai Jumpa Lycia, Aline...."


Lycia : "Dah Mora...."


"Setelah itu, Xa'an dan Lycia Menuju Kamarnya, Sedangkan Zhanif bersama dengan Aline."


"Sementara itu Xa'an dan Lycia."


Lycia : "Hup....!" (Duduk di Ranjang)


Lycia : "An Kun, Kesinilah disini sangat empuk..."


Xa'an : ".....?" (Baru datang masuk dari arah Pintu)


Xa'an : "Benarkah...?"


Lycia : "Iyah...!" (Senyum)


Xa'an : (suara dalam hati) "Cia masihlah sangat dini untuk perjalanan Jauh ini, Sepertinya aku harus memanjakan nya sedikit-sedikit." (Senyum)


Xa'an : "Baiklah aku datang....." (Menghampiri Lycia)


Xa'an : "Hup...." (Duduk di samping Lycia)


Lycia : "Empuk kan...?" (Sambil Kepala Lycia Menengok ke arah Xa'an dan Tersenyum)


Xa'an : "Iyah ini empuk sekali..." (Senyum)


Lycia : "Oh yah An Kun, Dimana Tante Mersha?"


Xa'an : "Hmm?"


Xa'an : "Aku Menyuruh dia untuk berkeliling pasar karena dia yang menginginkan nya, mungkin sebentar lagi dia akan kembali." (Berusaha berbohong)


Lycia : "Begitu yah...."


Orokus : "Tuan Xa'an Dosa anda bertambah lagi..." (Berkomunikasi melalui hati Xa'an)


Xa'an : "Diamlah...!, Aku tak ada cara lain!" (Senyum Kesal)


Xa'an : "Cia, Istirahat lah dulu, Perjalanan kita masih jauh, kita harus mempersiapkan lagi tentang apa saja untuk nantinya."


Xa'an : "Apalagi Nanti malam Kekaisaran ini akan mengadakan pesta besar-besaran, kamu harus menjaga tubuhmu tetap sehat dan bertenaga." (Sambil Menaruh Tangan Kanan Xa'an di atas kepala Lycia)


Lycia : "Baiklah, Apa kamu tidak ber istirahat juga An Kun?"


Xa'an : "Sepertinya aku nanti ada urusan, Ber Istirahat lah terlebih dahulu Cia, Nanti aku akan membangunkan mu."


Lycia : "Iyah, Kamu tau kan kalau aku tidak akan tidur sebelum itu." (Mendekat ke arah Wajah Xa'an)


Xa'an : "Ka-kamu ini tidak hanya disana, disini juga?"


Lycia : "Tentu Saja...!" (Tersenyum)

__ADS_1


Xa'an : "Ek...?, Hmmm....." (Kaget lalu tersenyum)


"Xa'an pun mulai mencium bibir Lycia."


Lycia : "....?!,......." (Kaget Lalu menutup mata, dan memeluk Xa'an)


"Xa'an mendorong Lycia sampai Terbaring di Ranjang."


Xa'an : "Tidur lah Cia....."


Lycia : "Iyah." (Mengangguk, lalu menutup matanya)


Xa'an : "Hmm...." (Senyum)


"Dan Xa'an pun berdiri lalu berjalan menuju kursi untuk duduk disana."


"Sementara itu Keadaan dari Mersha."


Tempat : Pasar Krista Bagian Dalam?


Mersha : "Terimakasih Tuan......" (Dengan Nada Menggoda, Sambil tangan nya seperti memegang sebuah kartu)


Orang Asing : "Sama sama nona......!"


Mersha : "........" (Berjalan dengan tatapan dingin, Mersha Saat ini menggunakan Mode Manusianya.)


Orang Asing 1 : "Hey!, Katanya Kekaisaran Ekselen akan mengadakan Pesta Penyambutan besar malam ini!"


Mersha : "....?!" (Berhenti lalu mendengar kan.)


Orang Asing 2 : "Benarkah?!, Ini kesempatan bagus untuk kita semua!"


Orang Asing 1 : "Iyah!, Dengan ini perdagangan rahasia kita di Kekaisaran Ekselen akan berjalan lebih Mulus!, Karena para penjaga pasti akan menjaga Kaisar Gisu untuk tetap aman."


Orang Asing 2 : "Apalagi kita juga memiliki Koneksi rahasia terhadap penjaga disana, aku tak sabar nantinya Hahahahaha!"


Mersha : (suara dalam hati) "Dasar orang-orang berdosa, Segera nanti kalian semua pasti akan mati" (Berjalan keluar)


"Kembali Ke Tempat Xa'an."


Xa'an : "......." (Sedang Duduk dan membaca buku)


Suara orang Memanggil : "Tuan Xa'an, Anda di panggil oleh Tuan Kaisar Gisu untuk Datang ke ruangan nya." (Suara di balik Pintu)


Xa'an : "Baiklah...." (Bergerak menuju pintu lalu membuka nya)


Xa'an : "Hmm?, Su Fei?"


Su Fei : (suara dalam hati) "Tak Kusangka Xa'an akan mengingatku...." (Kaget)


Su Fei : "Iyah Tuan, mari akan ku antar anda menuju kesana." (Berbalik lalu berjalan menuju Ruangan Gisu.)


"Xa'an pun mengikuti Su Fei dari belakang."


Su Fei : (suara dalam hati) "Aku harus mencari cara untuk menarik perhatian Xa'an apapun caranya."


Su Fei : "Ahkk...!" (Pura pura keseleo, lalu jatuh kebelakang)


Xa'an : ".....?!"


Su Fei : (suara dalam hati) "Eh?, Aku merasa bahwa tubuhku ditahan oleh sesuatu."


Xa'an : "Kamu tidak apa-apa?" (Xa'an menahan tubuh Su Fei yang hampir jatuh dengan sihir Angin nya.)


Su Fei : "Te-terimakasih Tuan Xa'an...." (Berdiri lagi)


Xa'an : "Sama-sama, Berhati-hati lah untuk berjalan."


Su Fei : (suara dalam hati) "Sialan!, Tak Kusangka bahwa dia akan menggunakan sihirnya!."


Su Fei : "Saya akan mengingatnya Tuan...."


Xa'an : "Mari kita lanjutkan dimana tempat Paman Gisu berada."


Su Fei : "I-iyah...." (Mulai Berjalan)


Su Fei : (suara dalam hati) "Tch!, Suatu saat nanti pasti akan kudapatkan Si Xa'an ini!."


"Tak Lama Kemudian."


Su Fei : "Permisi Tuan Kaisar Gisu, Tuan Xa'an telah tiba."


Gisu : "Iyah Masuklah Tuan Xa'an!."


Xa'an : "Aku masuk Paman..." (Membuka Pintu)


"Krieet....." (Pintu Terbuka)


Gisu : "Halo Tuan Xa'an, sini duduklah!"


Xa'an : "Iyah....." (Berjalan menuju tempat duduk.)


Xa'an : "Jadi Paman, apa yang ingin anda diskusikan, langsung saja menuju ke Intinya."


Gisu : "Hoho, tak Kusangka Tuan Xa'an akan langsung paham maksud dari kedatangan anda kesini."


Xa'an : "........"


Gisu : "Jadi Seperti ini Tuan......" (Menatap Tajam)


Xa'an : "Lanjutkan...."


SELESAI.............!


"Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista Masih Akan Terus Berlanjut!"

__ADS_1


"Judul : Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista (05)"


__ADS_2