
*CHAPTER* 42
Judul : Tiba Di Negri Elf
Tempat : Istana Algresia di ruang keluarga
Xa'an : "Huuuft Cape Nya......." (Kelelahan dan beristirahat di Sofa)
Lycia : "Iyah Tidak Kusangka Bakalan lebih lama dari Jadwal....." (Kelelahan duduk di samping Xa'an)
Xa'an : "Itu Benar..... Tapi ini juga Sungguh Acara Yang Menyenangkan...."
Lycia : "Iyah.... Kalau itu aku juga Setuju Haha..." (Ketawa Kecil)
Xa'an : "Hahahaha" (Tersenyum)
(Suasana Mesra)
"Ckieeeett...." (Suara membuka pintu)
Xa'an dan Lycia : "...?" (Menoleh ke arah pintu)
Airin : "Halo.... Papa Mama...!" (Lari ke arah Xa'an dan Lycia)
Elgar : "Halo Nak Xa'an dan juga Lycia....."
Marine : "Halo~ Xa'an Lycia...." (Senyum)
Xa'an : "Hmm....? Ada apa Ayah Ibu..?"
Lycia : "Kenapa Papa dan Mama kesini?"
Airin : "Hup....!" (Duduk di pangkuan Lycia)
Elgar : "Kami Mau Mengantar kalian Untuk Pergi ke Negri Elf untuk Memberitahukan Tunangan Kalian..."
Xa'an : "Eh Kenapa...?"
Elgar : "Supaya Orang² dari Ngeri elf akan percaya Kalau Lycia itu sudah ada Menantu Dan Juga Untuk Kebaikan Dari Airin"
Xa'an : (suara dalam hati) "Oh Iyah..... Aku kan sudah berjanji pada Airin Untuk Membawanya ke Negri Elf, Untuk Menyerap Energi² Roh yang Banyak...."
Xa'an : "Hmm.... Baiklah Ayah kami akan kesana..." (Angguk)
Elgar : "Baiklah Ini sudah ditentukan Yah..... Ayo Istriku, Kita Persiapkan Semuanya untuk Pergi ke negri Elf..."
Marine : "Iyah Suamiku....."
"Elgar dan Marine Pergi Untuk Menyiapkan Barang²"
Airin : "Papa Mama... Apa kita akan berlibur di Negri Elf?"
Xa'an dan Lycia : "Hmm...?" (Menoleh)
Lycia : "Iyah Kok Airin Mama dan Papa akan Pergi ke Negri Elf untuk Memberitahu Pertunangan ini di Negri Elf...." (Senyum)
Xa'an : "Iyaah Airin Ini sekalian Juga untuk Memberimu Kekuatan Jiwa Roh Mu Kembali"
Airin : "Uwaaah.....! Airin Sungguh Senang sekali...! Akhirnya Kita bisa berlibur...." (Bahagia sambil Loncat² di Ruangan itu)
Lycia : "Hahaha....." (Tersenyum)
Xa'an : "Hmm.....?" (Menoleh Ke Lycia)
Xa'an : "Cia..... Kamu Sangat Senang Sekali yah Hari ini..."
Lycia : "Hmm....?" (Menoleh ke Xa'an)
Lycia : "Iyaah.... Karena Hari yang Seperti ini lah yang aku tunggu² Bersamamu An Kun...." (Tersenyum)
Xa'an : "Hum....?!" (Kaget dan Malu)
Xa'an : "I-i-yaah Aku Juga Begitu Cia...." (Memalingkan Wajah)
Xa'an : (suara dalam hati) "Kampret.... Cia tadi sangat Imut Woi.....!" (Wajah Malu)
Lycia : "Hihi...." (Senyum)
"Dari Arah Luar Pintu Ruangan Ada Suara Orang Memanggil"
"Tok...tok...." (Suara Ketukan Pintu)
Pelayan : "Tuan Xa'an Nona Lycia dan Nona Airin, Barang² anda Sudah Disiapkan di kereta"
Xa'an : "Iyah Kami Akan segera Kesana"
Pelayan : "Baik Tuan..." (Pergi)
Lycia : "Sepertinya Ayah Dan ibu Sudah selesai...."
__ADS_1
Xa'an : "Iyah.... Airin Jadilah Bentuk Kalung"
Airin : "Baik.... Papa....! Hup..!" (Berubah)
Xa'an : "Hmm...." (Senyum)
Xa'an : "Baiklah Cia.... Ayo Kita Berangkat...." (Sambil Memegang Tangan Lycia)
Lycia : "Hum....?!" (Kaget)
Lycia : "Iyah.... Ayo Kita berangkat" (Senyum)
"Xa'an dan Lycia pergi Keluar Dengan Bergandengan Tangan"
"Di Pintu Keluar Istana"
Xa'an dan Lycia : "deg deg deg deg" (berjalan)
Theo : "Oh... An Kun kamu sudah Datang yah...."
Zifa : "An Kun Kesini...."
Elena : "Kakak.....!"
Xa'an dan Lycia : "......" (Berhenti Jalan)
Xa'an : "Oh Iyah.....!"
Xa'an : "Cia.... Aku Akan Pamit dulu dengan Papa dan Mamaku.... Apa kamu juga mau Ikut?"
Lycia : "Iyah... Aku akan Ikut Denganmu....."
Xa'an : "Oke ayo..." (Sambil Berjalan Bersama Lycia)
Xa'an : "Halo..... Papa mama dan Juga Elena..." (Senyum)
Theo : "Kamu Akan Pergi lagi yah....."
Zifa : "Mama akan Selalu Berdoa untuk Keselamatan mu An Kun..."
Xa'an : "Iyah aku akan Pergi dan Terimakasih Atas Doa Kalian Papa Mama..." (Senyum)
Theo dan Zifa : "Hmm........" (Meskipun Xa'an Terlihat Sangat Kuat Sebagai Orangtua Theo dan Zifa sangat Mengkhawatirkan Keselamatan Xa'an)
Elena : "Kakak.... Jangan Terbaring lagi yah....!"
Xa'an : "Iyah...! Kakak akan Menjadi sangat Kuat Supaya tidak perlu terbaring lagi dan Mencemaskan Mu....!" (Mengelus rambut Elena)
Elena : "Iyaah Itu Sudah Pasti...!" (Senang)
Xa'an : "......" (Senyum)
Zifa : "Lycia.... Tolong Jaga An Kun Baik² disana yah...."
Theo : "Iyah.... Kalau Dia tidak Menuruti Perkataan mu Pukul Saja dia...!"
Xa'an : "Eek.....?" (Wajah Datar)
Lycia : "Iyah.... Ayahanda Ibunda.... Aku akan Menjaga An Kun Sebaik Mungkin disana...." (Tersenyum)
Theo dan Zifa : "Uwaah....!" (Kaget akan Keimutan dan Kecantikan Lycia)
Zifa : "Kamu Ini memang sangat Imut dan Cantik yah... Lycia.....!" (Sambil memeluk Lycia)
Theo : "Iyah²" (Angguk²)
Lycia : "Hehe Iyah Terimakasih Ayahanda Ibunda...." (Senyum)
Xa'an : "Baiklah..... Papa mama elena Kami Akan pergi, Jaga Baik² Kesehatan Kalian Yah...."
Theo : "Iyah Tentu saja kau Juga jaga kesehatan disana yah....."
Zifa : "Jangan Memaksakan Dirimu An Kun"
Xa'an : "Iyaah aku akan Berhati²...."
Elena : "Dah Kak..... Hati² yah disana....!"
Xa'an : "Iyah...." (Senyum)
Xa'an : "Ayo Kita Pergi Cia....."
Lycia : "Iyah Ayo...." (Sambil Berjalan Bergandengan dengan Xa'an)
Elgar : "Oh Kalian sudah datang yah ayo cepat Masuk..."
Marine : "Kalian Berdua kesini......"
Xa'an dan Lycia : "Iyah...."
__ADS_1
"Elgar Marine Xa'an Lycia dan Juga Airin pergi ke negri Elf untuk Mengumumkan Tentang Pertunangan Sekaligus Mengisi Ulang Jiwa Roh Milik Airin"
"Di perjalanan Ada banyak kejadian yang Terjadi Seperti Adanya Monster Tingkat Atas yang Secara brutal di basmi oleh Elgar dan Xa'an, Juga Semua Orang Terkejut dengan Masakan Xa'an Yang enak, Dan Airin Yang Senang dengan Perjalanannya."
"Hingga Mereka Pun Sudah Sampai Ke Negri Elf"
"Bat bat..." (Suara kereta kuda berhenti)
Elgar : "Sudah Sampai....." (Turun)
Marine : "hup....." (Turun di bantu oleh Elgar)
Xa'an : "Mari kita turun Cia..." (Xa'an turun dan Mengulurkan tangan ke Lycia)
Lycia : "Hmm.... Iyah.." (senyum sambil Turun dengan Berhati-hati dengan menggenggam tangan Xa'an)
"Rombongan Xa'an Pun Berjalan Menuju Istana Elf"
Penduduk Elf : "Wah.... Siapa Manusia itu....? Apa dia Tuan Xa'an?"
Penduduk Elf : "Jika berada dengan Elgar tentu saja itu tuan Xa'an"
Penduduk Elf : "Dia sudah Besar sekali yah...."
Elgar : "Hahahaha Sepertinya mereka Mengingat Mu yah Nak Xa'an"
Xa'an : "Iyaaah....."
Xa'an : (suara dalam hati) "Semenjak aku berlatih disini 3 Tahun Aku juga Berkomunikasi dengan Penduduk setempat disini, Membutuhkan Kepercayaan Rakyat itu sungguh Sulit."
Xa'an : (suara dalam hati) "Karena Penduduk Elf itu sangat Berhati-hati dengan Suku Lain Jadi aku mau tak mau harus Mendapatkan Kepercayaan mereka Supaya Mereka Menerimaku Bersama dengan Lycia." (Menggenggam tangan Lycia)
Xa'an : (suara dalam hati) "Yah... Meskipun Ada Penduduk Elf yang Mempercayaiku ada Juga Penduduk Yang Masih Belum Mempercayaiku sih....."
Xa'an : (suara dalam hati) "Contohnya Yah......."
Elgar : "Kita sudah Datang, Bukakan Pintunya...!"
Penjaga : "Baik Yang mulia....! Bukakan Pintunya.....!"
"Deg ckeeeeet......" (Suara Pintu Gerbang Istana dibuka)
Elgar : "Mari Kita masuk...." (Berjalan Masuk)
Semua : "Baik...." (Berjalan masuk)
"Tak Lama kemudian di Dalam Istana"
"Xa'an Sedang Duduk di Sofa Sendirian Merenung i sesuatu"
Xa'an : "Hmm......"
Lycia : "Deg deg deg" (berjalan datang menyamperin Xa'an)
Lycia : "Ada apa An Kun?"
Xa'an : "Hmm.... Tidak Apa² Cia, Aku hanya berfikir apa aku harus Mengeluarkan Aura Pahlawan ku kalau nanti sebagian Penduduk Elf Tidak Mempercayaiku...?"
Lycia : "Tenang Saja An Kun, Semuanya akan Baik² Saja." (Mengelus-elus kepala Xa'an)
Xa'an : "Cia......."
Lycia : "Hmm...." (Senyum)
Airin : "Papa Mama..." (Dalam Wujud Kalung)
Xa'an dan Lycia : "...?!" (Kaget)
Xa'an : "Ada apa Airin...?"
Airin : "Kapan Airin Akan Mendapatkan Jiwa Roh lagi.....?"
Xa'an : "Tunggu sampai Pengumuman Ini selesai yah Airin, Papa dan mama akan berjanji setelah itu akan Membawa mu untuk Mengisi lagi Jiwa roh mu Oke?"
Lycia : "Sabar dulu yah Airin..."
Airin : "Baiklah....."
Pelayan : "Tuan Xa'an Nona Lycia, Raja Elgar dan Ratu Marine sudah Menunggu Kalian di Atas." (Membungkuk)
Lycia : "Baiklah Kami akan Segera Kesana"
Lycia : "Ayo An Kun..."
Xa'an : "Oke...." (Berdiri)
"Xa'an dan Lycia Saling Bergenggaman Tangan, Dan Pergi Menuju Tempat Pengumuman istana"
SELESAI........
__ADS_1