
*CHAPTER* 29
Judul : Kemesraan
Tempat : Ruang Terbuka Sekolah Menuju Taman Sekolah
"Xa'an dan Lycia Berjalan sambil Bergandengan tangan, di karenakan itu semua Murid Melihati Xa'an dan Lycia, Sebab Lycia adalah Ketua OSIS dan semasa dia bersekolah dia Anti Sekali Kalau bersama Laki², Dan Ternyata Xa'an lah yang Bisa Mendekati Lycia, Makanya semua orang Kaget dan tidak percaya."
Xa'an : "Uwaah......Cia Kita Terlalu Dilihati oleh Murid² apa tidak masalah kita bergandengan Seperti ini..?" (sambil Berjalan Meng gandeng tangan Lycia dan Malu²)
Lycia : "Tidak Masalah kok An Kun Aku Malah Senang Berjalan-jalan bersamamu Seperti ini...!" (Senang)
Xa'an : "Nanti Ada Rumor Kalau Kita ini Sepasang Kekasih loh...."
Lycia : "Kalau Rumor itu ada bersamamu Aku tidak Mempersalahkan Nya sama sekali Karena itu memang Benar...." (Merasa Senang)
Xa'an : "Baiklah Jika itu Maumu Cia...." (Senyum)
Lycia : "Benar.....kan...." (Tersenyum)
Xa'an : "Iyah benar kok.." (senyum)
Lycia : "Ayo kita duduk Di Bangku Dekat Air mancur sana...!" (Menggeret Xa'an)
Xa'an : "Iyah-iyah Cia Sebentar jangan Cepat²"
"Xa'an dan Lycia duduk di bangku dekat air mancur"
Lycia : "Jadi An Kun ceritakan Semua tentang mu setelah pergi dari Negri Elf..!" (Menoleh ke Xa'an)
Xa'an : "Hmm....Ku Mulai dari Mana yah...." (Berpikir)
"Xa'an Menceritakan Semua kejadian setelah pergi dari Negri Elf, Dari yang Bertemu Landi, Bertemu dengan Keluarga dan mempunyai adik, Serta Berpetualang Bersama Akira Dan Landi Selama 3 Tahun."
Xa'an : "Jadi seperti itu Cia...."
Lycia : "Hump....!" (Cemburu)
Xa'an : "Hmm...? Kenapa Cia..?" (Ga peka)
Lycia : "Tidak Kusangka Kamu Akan bersama Wanita Selama 3 Tahun...." (Yang di maksud Wanita adalah Akira)
Xa'an : "Ah...! Aku hanya Berpetualang bersamanya untuk Menambah Kekuatan ku Cia... Dan juga landi bersama kami." (Panik)
Lycia : "Hmmm......."
Xa'an : "Cia....?" (Khawatir)
Lycia : "Behahahahahahaha" (tertawa)
Xa'an : "Eh Cia....?" (Bingung)
Lycia : "Aku Hanya bercanda An Kun.... Meskipun Ada banyak wanita bersamamu Tetapi Kamu tetaplah menjadi Tunangan ku selama ini..." (Senyum)
Xa'an : "Hmm...." (Senyum) "Iyah Itu benar.... Tidak ada yang bisa meng gantikan mu Cia...." (Memegang dan mengelus Atas Rambut Lycia)
Lycia : "UMM...!" (Kaget)
Xa'an : "Hmm....?" (Tidak peka)
Xa'an : (Suara dalam hati) "Mengapa Cia Kaget yah....." (Tidak peka)
Xa'an : "Jadi Cia Ceritakan Tentang mu bagaimana Bisa kamu Menjadi Ketua OSIS di sekolah ini....?" (Melepas Tangan dari atas rambut Lycia)
Lycia : "Ohh..... Di saat Kamu pergi dari Negri Elf, Aku dan Ayahku Berlatih Kekuatan Roh dan Cara mengendalikan Mereka, Setelah Aku Sekolah Awalan Aku Masuk Ke Sekolah Galantic, Karena Ayah Elgar Dan Kepala Sekolah Jullian Adalah Teman dulu dan aku juga Ahli dalam Sihir Roh, Aku dijadikan untuk Menjadi Ketua OSIS di sekolah ini...."
Xa'an : "Hmm.... Jadi begitu..."
Lycia : "Iyah....."
Xa'an : "Oh Iyah Cia aku ingin memberi mu Sesuatu...."
Lycia : "Apa itu?"
__ADS_1
Xa'an : (mengeluarkan cincin mutiara dari cincin mutiara ruang milik Xa'an)
Lycia : "..!" (Kaget)
Xa'an : "Ja-jadi ini adalah Cincin Mutiara yang Bisa Mengetahui Keberadaan mu Cia, Kalau ada Hal berbahaya Ada di dekat mu, Aku bisa langsung Menuju ke tempat mu, Aku sengaja Untuk Menjadikan mutiara ini menjadi cincin Karena Saat kita Bertunangan aku tidak memberimu Barang Apapun Untuk di jadikan Cincin Tunangan....... Eh..! Cia...?!" (Xa'an Kaget Melihat Lycia)
Lycia : "Hmm....?!" (Terharu)
Lycia : "Eh apa yang terjadi padaku...? Aku menangis yah.... Mungkin aku terharu An Kun karena kamu memberiku Cincin Mutiara itu, Dan kamu juga Mengkhawatirkan ku juga.... Aku Merasa Senang An Kun....!" (Tersenyum terharu)
Xa'an : "Hmm..." (Tersenyum)
Xa'an : "Jadi Pakailah Cia, aku akan memakai kan nya padamu yah..." (Menaruh Cincin Mutiara Ke Tangan Kanan Jari Manis Lycia dengan Perlahan)
Lycia : "Uwaah......" (Melihati Cincin di jari tangan nya)
Xa'an : "Li-lihat aku juga memakainya Jadi Sekarang Kita Memang Benar Tunangan" (Xa'an menunjukkan Tangan sebelah kiri jari Manisnya ada Cincin Mutiara juga yang Sama Sambil Malu²)
Lycia : "An Kun.........." (Menoleh ke wajah Xa'an)
Xa'an : "Hmm...?"
Lycia : "Aku Mencintaimu....!" (Wajah Lycia Mendekati Wajah Xa'an)
"Cup....." (Lycia Mencium Xa'an)
Xa'an : "Um....?!! Ci-cia...?" (Kaget karena Di cium secara tiba-tiba oleh Lycia)
Lycia : "....." (Mundur Perlahan dan Malu²)
Xa'an : "......" (Malu²)
Lycia : "Ja-jadi Apa Jawaban mu An Kun.....?" (Malu²)
Xa'an : "Hmmmm......" (Tersenyum)
Xa'an : "Aku Juga Mencintaimu Cia......." (Sambil Menarik Punggung Lycia untuk bersandar di bahu Xa'an)
"Momen Xa'an dan Lycia Saling Bersandar)
Lycia : "Hehe Sudah Lama yah kita Seperti Ini.... Rasanya Nyaman Sekali....." (Merasa Senang)
Xa'an : "Iyah Aku juga merasa seperti itu" (senang)
"Xa'an dan Lycia Tersenyum bersama"
"Tak lama setelah itu"
Lycia : "Oh Iyah An Kun dimana Airin...?"
Xa'an : "Oh Airin Sedang Kehabisan Sihir Jiwa Roh Nya dia sedang Ber istirahat sekarang"
Lycia : "Airin yang Malang....." (Sambil melihat Kalung yang ada di dada Xa'an)
Lycia : "Aha......!!!" (Menemukan Rencana)
Xa'an : "Hmmm...?" (Bingung)
Lycia : "Bagaimana Kalau Aku Menyalurkan Kekuatan Sihir Roh kedalam Tubuh Airin...?!"
Xa'an : "Itu ide yang Bagus Cia....! Apa kamu bisa melakukan nya...?"
Lycia : "Ini aku loh.... Pemegang Sihir Roh Terbaik di Negri Elf Lycia Arthem sekaligus Tunangan mu...!" (Menyombongkan diri)
Xa'an : "Iyah Iyah Kamu memang Paling Terbaik Cia...." (Mengelus Rambut Atas Lycia)
Lycia : "Hehe......" (Merasa senang)
Lycia : "Akan Ku Salurkan......." (Menyiapkan sihir Roh)
Lycia : "Parah Roh Muncul lah dan Beri Aku Kekuatan Kalian...!" (Para roh keluar)
Xa'an : "Hmm...." (Kaget)
__ADS_1
Lycia : "Sekarang Akan ku salurkan ke Dalam Airin......" (Memberi Airin Kekuatan)
Lycia : "Hmm........" (Berkonsentrasi Memberi kekuatan)
Xa'an : "Emm....." (Melihati)
Airin : "Uh...!" (Airin Bereaksi!)
Xa'an dan Lycia : "A-airin..!"
Airin : "Ma-mama....? Mama....!!!" (Langsung Merubah bentuk ke Manusia)
Xa'an : "Eh..! Sabar Airin" (terdorong)
Airin : "Mama...! Ini benar kamu kan....!" (Memeluk Lycia)
Lycia : "Iya Airin Ini Mama Kok......!" (Membalas Pelukan Airin)
Airin : "Airin Sangat Merindukanmu Ma....!" (Terharu dan merasa Senang)
Lycia : "Iyaah Mama Juga Merindukan mu Airin....." (Senang)
Xa'an : "....." (Tersenyum)
Xa'an : "Nanti Papa dan Mamamu Akan Pergi ke Negri Elf untuk Menyerap Kekuatan Sihir Jiwa Roh yang Banyak disana untuk memulihkan mu secara utuh Airin..."
Airin : "Apa itu Benar....?!" (Senang)
Lycia : "Iyah Itu benar Kok Jadi Bersabar dulu yah....." (Senyum)
Airin : "Iyaah Airin akan Bersabar...!" (Tersenyum Manis)
"Xa'an dan Lycia Mengelus Rambut Atas Airin"
"Momen yang Sangat bagi Indah Xa'an Lycia dan Airin"
Lycia : "Hmm...? Sepertinya Sudah Waktunya An Kun, Airin..."
Xa'an : "Iyah... Waktunya untuk pergi ke kelasku..."
Airin : "Eh....?! Mama akan pergi....?"
Lycia : "Iyah Airin Mama ada Urusan dengan OSIS dan Papa juga Harus masuk ke Kelas"
Airin : "Yah......" (Lesuh)
Xa'an : "Tenang Saja Airin Nanti kalau ada waktu Papa dan Mama akan mengajak mu untuk Berjalan² di kota ini bagaimana?"
Airin : "Uwaaaah.....! Apa itu benar Papa mama...?!" (Merasa senang)
Lycia : "iyaah itu benar Airin..." (Tersenyum)
Airin : "Yeaaay Jalan² bersama Papa dan Mama....!" (Bersemangat)
Xa'an : "Hadeuh ini Anak....." (Menempelkan tangan di Dahi)
Lycia : "Haha...." (Ketawa Kecil)
Lycia : "Aku Mau Pergi dulu...... Dadah An Kun....Airin..." (melambaikan tangan)
Xa'an : "Iyah Sampai Jumpa Cia..." (Melambaikan tangan)
Airin : "Hati² Mamaaaa......!" (Melambaikan Tangan)
Xa'an : "Jadi Airin Kembali menjadi Bentuk Kalung lagi Papa mau Pergi menuju kelas.."
Airin : "Oke Pa...!" (Kembali ke Wujud Kalung)
Xa'an : "....." (Memakai Airin di leher)
Xa'an : "Jadi...... Dimanakah Kelas ku...?! Akan Ku cari Orang² kuat yang Berada di kelas ku...! Dan menjadi kan mereka Rekan ku...!" (Berjalan dan Bersemangat)
SELESAI..........
__ADS_1