
*CHAPTER* 4
Judul : Persiapkan Dirimu Raja
Tempat Dapur dan Meja Makan
Theo : "........." ( Menatapi Xa'an yang duduk di depan Theo)
Xa'an : "Hmm eee....." ( Celingak celinguk dengan gelisah )
Xa'an : (suara dalam hati) "Bingsiittt Baru kali ini aku tau kalau keluarga ini bisa juga serius"
"Csssshhh" ( suara Zifa sedang memasak )
Deg deg deg ( Zifa berjalan menghampiri )
Tek Tek Tek ( Zifa yang meletakkan makanan )
Xa'an : "Eee...Pa..--" (kaget)
Theo : (Tiba² Theo Memulai Pembicaraan )
"Jadi....An Kun ada yang perlu kita bicarakan Untuk Keluarga kita kedepan nanti..."
Xa'an : "Glek" ( menelan ludah )
Theo : "Sekarang aku akan mengatakan Sebuah Rahasia Dari keluarga kita Dengarkan baik² yah" ( berbicara serius )
Xa'an : "Baik Pa..."
(Suasana Tenang......)
Theo : "Jadi An Kun Sebenarnya Kami adalah Anak dari Sebuah Kerajaan!"
Xa'an : "A-ap-apa Papa Dan Mama?" ( Xa'an kebingungan dengan apa yang terjadi ) "meskipun ku merasa ada yang aneh dari kedua orang tuaku ternyata mereka berdua adalah anak dari sebuah kerajaan..?! (Suara dalam hati)
Zifa : "Iyah An Kun Sebenarnya kami berdua adalah seorang Bangsawan dari kerajaan yang berbeda"
Zifa : "Dulu Ada dua Kerajaan Yaitu,
"Kerajaan Algresia" dan "Kerajaan Elgrasia", Kedua Kerajaan Tersebut selalu memulai Peperangan dan selalu tidak ada yang memenangkan nya."
Zifa : "Tapi Semua itu telah berubah dikarenakan Mama yang seorang Putri dari Raja Elgrasia dan Papamu yang seorang Putra dari Raja Algresia Menjadi Pusat untuk Memperdamaikan Kedua Kerajaan"
__ADS_1
Xa'an : "Eh Jadi Mama dan papa adalah Seorang Putra dan Putri Raja yang di nikahkan Supaya Kedua Kerajaan Mulai Membentuk Perdamaian?"
Xa'an : (suara dalam hati) "Berarti kakek² yang sering ku temui itu adalah Seorang Rajaaa...!!!"
(Kilas balik)
Kakek 1: "Halooo~~ An Chan yang Manis kakek datang lagi bawa oleh²" (berbicara dengan nada menggoda Xa'an :v )
Kakek 2: "Haaloo~~ An Chuan kakek satu ini juga membawa Hadiah loh"
Kakek 1: "Hahh..! Apa yang kau lakukan yang Memberi An Chan pertama adalah aku!!"
Kakek 2 : "Memangnya kenapa hah!! Dia adalah cucuku aku berhak memberikan dia hadiah!!"
Kakek 1 : "Hah Apa kau mau Berperang lagi untuk Merebutkan Xa'an...?!"
Kakek 2 : "Siapa takut Pecundng..!"
Zifa dan Theo : "Sudah² Kalian berdua An Kun itu anak kami jangan kalian memper rebut kan nya...!"
Xa'an : "Eeeee....." ( Menatap Tidak percaya apa yang baru saja terjadi )
Theo, Zifa, Kakek 1, Kakek 2, : "Bla Bla Bla Bla (Debat)
(Kilas Sekarang)
Xa'an : (suara dalam hati) "Ku tidak percaya ternyata kedua orang tua itu adalah seorang Raja yang memimpin sebuah negara besar..." ( Perasaan dengan tidak Percaya apa yang baru saja Ter ingat )
Theo : "Kurang lebih seperti itu An kun Tapi Kita berdua memang Saling Jatuh cinta dan Ketahuan oleh Ayah kita berdua"
Zifa : "Dan Juga Kedua Raja itu sudah malas untuk Berperang terus menerus dan berakibat kan kerugian yang percuma dari kedua belah pihak"
Zifa : "Makanya mereka berdua memulai alasan seperti Memperjodohkan Papa dan Mama untuk Menikah Alih-alih untuk Memperdamaikan sebuah kerajaan yang sudah lama berperang"
Theo : "Benar An Kun makanya sekarang kita telah di ubah namanya dari yang awalnya "Algresia dan Elgrasia" Menjadi
*Algreasia* "benar nama itu adalah nama keluarga yang kita pakai sekarang ini nama ini adalah nama simbol perdamaian dari kedua pihak negara"
Xa'an : (Suara dalam hati) "Tunggu dulu bukannya namanya seperti cuman di tambahi kata" sedikit, eek..(kaget dan merasa jengkel)
Theo : "Jadi sekarang An Kun mulai sekarang kita akan pergi ke kerajaan dan memberitahu mereka tentang dirimu kepada kakek"
Xa'an : "Tunggu bukan nya semua orang akan tau kalau Seorang Warna mata emas sudah bangkit mengapa aku harus kesana..?"
__ADS_1
Zifa : "Memang benar An Kun semua orang sudah tau tapi cuman hanya keberadaan nya saja bukan tau sampai orang nya siapa..."
Xa'an : "Oouu"
Theo : " Iyah An Kun Jadi kau jangan Menunjukkan atau menyombongkan dirimu dulu karena mempunyai warna emas dari matamu itu di publik untuk sekarang"
Xa'an : "Baiklah....."
Theo : "Naah begitu baru anak papa dan mama!" ( Tersenyum )
Zifa : "Oh iya An Kun kamu kan bisa warna mata emas apa kamu sekarang berarti bisa mengeluarkan warna lain nya?"
Xa'an : "Ohh itu sangat gampang ma bentar yah..."
Xa'an : (suara dalam hati) "bayangkan warna biru sebiru lautan dan kekuatannya KELUAR!" (seketika Mata Xa'an berubah menjadi warna biru yang indah)
Theo dan Zifa : " Uwaaaaaah....." (Kagum dan kaget)
Xa'an : "Apa aku perlu menunjukkan warna merah juga?"
Zifa : "Eee...tidak perlu An Kun cukup biru saja bisa membuat kita berdua kaget"
Xa'an : "Oke" (seketika mata kembali normal)
Xa'an : "Jadi Kapan kita Akan Berangkat ke ke kerajaan...?"
Theo : "Besok..!"
Xa'an : "Besok..? Oh besok.... Haaah!!!! Besok kenapa harus besok? ( kaget )
Zifa : "Iyah An Kun karena kalau lama kelamaan nanti Raja atau kakek mu itu akan mencari terus siapa pemilik dari mata warna emas"
Xa'an : "Oh jadi gitu baiklah..." (Suara dalam hati) "anying males bet gwa Napa harus besok padahal baru punya ni warna mata huhu....(sambil menahan tangis)
Theo : "Kita juga akan kedatangan tamu besok jadi bersiap-siaplah An Kun"
Xa'an : "Baiklah Papaa..... (Suara dalam hati), "Hehehe aku jadi ingin tau siapa tamu ku nanti"
Zifa : "Uhuk uhuuk huk..." (Suara Zifa sedang batuk)
Xa'an : "Eh Mama...apakah mama baik-baik saja...?" (Khawatir)
Zifa : "Tidak apa-apa sayang mama baik-baik saja kok"( zifa yang sepertinya tidak baik-baik saja )
__ADS_1
Xa'an : "Baik Maa...." (Merasa khawatir)
SELESAI........