The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Jadilah Lebih Kuat!


__ADS_3

*CHAPTER* 13


Judul : Jadilah Lebih Kuat!


"Tempat Kamar Xa'an bersama Lycia dan Airin"


Xa'an : "(bangun tidur) (melihat ke samping tengah ada Airin samping Airin ada Lycia), "Apa sih yang sudah ku lakukan...?, Tidur bersama dengan gadis² kecil....?"


Xa'an : "Mungkin jika aku ketahuan di Dunia ku sebelumnya Aku pasti akan di tangkap oleh Pengadilan"


Elgar : "Oii Xa'an Bang-- Ughh...!!!!" (Tiba-tiba Elgar Kaget dengan apa yang dilihat)


Xa'an : "Tidak bukan Begitu Ayaah ini tidak seperti yang Ayah pikirkan..!" (Panik)


Elgar : "Apakah dengan memiliki mata warna emas bisa berkembang secepat itu yah....?" ( Yang dimaksud Airin )


Xa'an : " A-a-a-a-akh" ( tidak bisa berkata apa-apa )


(Setelah Kejadian itu)


"Tempat" ( Ruang tamu mau menuju tempat latihan )


Elgar : "Tidak Kusangka Kamu Memiliki Pusaka Roh Tingkat Tinggi bersamamu" (yang dimaksud Airin lagi)


Xa'an : "Iyaah dan sekarang dia lagi ber istirahat dan mengumpulkan sebanyak-banyaknya energi Roh yang terdapat dalam hutan elf ini"


(Airin kembali menjadi bentuk Kalung Liontin nya)


Lycia : "Kalian Mau kemana pagi² Sudah pergi?" (Habis bangun tidur)


Xa'an : "Aku mau Ikut pelatihan Sihir Dari Ayah Elgar Cia"


Lycia : "Benar begitu kah yah...?"


Elgar : "Iyah benar Lycia Kami ingin pergi ke tempat pelatihan yang ada di dalam hutan"


Lycia : "Emm.....kalau begitu aku juga mau ikut..!"


Xa'an : "Eh Cia juga?"


Lycia : "Iyah Aku juga ingin Latihan supaya nanti bisa melawan penjahat sendiri kalau seandainya tidak ada kamu An Kun"


Xa'an : "Apakah boleh yah...? Cia ikut dengan pelatihan kita...?"


Elgar : "Emm......baiklah Kalian berdua ikutlah dengan ku.."


Xa'an dan Lycia : "Uwaah...." (Merasa senang)


Elgar : "Haaaaah....." (Menghela nafas)


Xa'an : "Baiklah ayo kita pergi Cia.....!"


Lycia : "Eum...." (Mengangguk)


"Setelah sampainya mereka di tempat pelatihan"


Xa'an : "Ngomong² kita nanti akan berlatih apa saja Yah...?"


Elgar : "Aku akan melatih Xa'an dengan teknik teknik dari Pengalaman ku dengan sedikit sihir dan aku akan melatih Lycia untuk memakai Sihir dan penggunaan roh


Lycia : "Iyah aku akan berusaha"


Xa'an : (suara dalam hati) "pengalaman ayah elgar yah.....Ini pasti akan menarik...!"


*3 Tahun Setelah Pelatihan!*


Elgar : "Hmm....!!!" (berdiri dengan keadaan siap)


Elgar : (Menatap Tajam) "Mereka Datang!"(mata berubah menjadi warna hijau)


Lycia : (mata berubah menjadi warna hijau) "Wahai roh Api dan Air Datanglah Padaku..!"


(Roh pun muncul) "Sekarang Gabungkan Kekuatan kalian..! Sihir Api dan Air...! Jadilah Asap Yang tebal...!!"

__ADS_1


"Seketika Se isi tempat di penuhi oleh Asap yang tebal"


Elgar : "Hohooo...Awal yang bagus..!"


Xa'an : "Airin...! Bentuk Pedang..!"


Airin: "Baik..! Papa..!"


"Airin merubah bentuk ke pedang yang ramping bewarna Emas"


Xa'an : "Tek" (suara memegang pedang) "Hhmmm!!!" (Mengayunkan pedang)


"Elgar dengan Tangannya yang di penuhi mana menangkis semua ayunan pedang dari Xa'an"


"Tingg Tingg tinggg...!!" (Suara Adu serangan)


Elgar : "Hump.." (menjauh mempersiapkan serangan)


Xa'an : "Airin Bentuk Tombak..!" (Airin berubah) "Huff...." (Bersiap² melempar) "Hiyyaah..!!" (Xa'an melempar)


Elgar : ("Merunduk") "Hehh Tidak kena!"


Xa'an : "Airin..! Kembali"


Airin : "Baik...Pa!!"


"Disaat itu Xa'an langsung Cepat² pergi menggunakan Teleport dari sana"


Elgar : "Mau kemana kau Uhg..-.!??" (Elgar kaget dari depan muncul Sihir Berskala besar)


Lycia : "Sihir Nova Keluar....!!!" (Seketika ada Sihir yang keluar menuju ke arah Elgar dengan Sangat Cepat)


Elgar : "Jadi begitu yah dia cuman Mengulur waktu untuk Lycia"


"Blaaaaaarrr.........!!!!!" (Suara sihir mengenai Target)


"Xa'an baru sampai ke Lycia dengan Teleport"


Lycia : "Hufft.....apakah kita berhasil apakah dia akan baik² saja?"


"Kemudian tiba-tiba ada orang di belakang Xa'an dan Lycia"


Elgar : "Itu benar Xa'an"


Airin : "Papa Mama di belakang!!"


"Xa'an dan Lycia kaget"


Xa'an : "Cihh....Swueeshh" (Xa'an Menendang ke arah belakang)


Elgar : "Grep" (suara elgar memegang kaki Xa'an) "Uweeeeshhh" (elgar melempar Xa'an Sekuat tenaga)


Xa'an : (terlempar mengenai Bebatuan) "Uaaaghhh" (kesakitan)


Lycia : "Uh..!! An Kun..! Sihir Api kelu--!"


Elgar : "Terlalu Lambat Lycia" Bug...!" (Suara pukulan elgar mengenai Perut Lycia)


Lycia : "Uagh" (terjatuh)


Elgar : "Baiklah Sesi Latihan ini sudah Cukup..!"


"Be berapa jam kemudian"


"Di tempat meja Makan"


(Lycia dan Airin Sedang Bermain)


(Xa'an duduk di sofa dengan Elgar)


Xa'an : "Bagaimana Ayah bisa Menghindari Sihir Cia tadi, padahal sihir itu sudah sangat cepat"


Elgar : "Aku Bukan menghindari nya aku bertahan dari Serangan tersebut"

__ADS_1


Xa'an : "Bagaimana bisa bertahan dari serangan itu?!"


Elgar : "Aku bertahan dengan Melapisi semua Mana buat Tubuhku dan memanggil Roh untuk Menjaga Diriku tetap aman setelah itu aku langsung ke arah mu dengan menggunakan mata biru dan menyerangmu"


Xa'an : "A-apa melapisi Tubuh Dengan Mana?, Aku kira hanya Benda saja yang bisa di lapisi mana ternyata Tubuh kita juga yah..!" (Plot Penting)


Elgar : "Iyaah tapi resikonya adalah kamu akan kehabisan mana untuk sebentar"


Xa'an : "Baiklah aku mengerti terimakasih Ayah Elgar"


Elgar : "iya tidak masalah aku akan pergi menemui Marine Dulu Untuk membahas sesuatu"


Xa'an : "oh Iyah hati-hati Yaah..."


Elgar : "Okee" (beranjak pergi)


"Airin menghampiri Xa'an"


Airin : "Papaa aku mau makan itu juga"


Xa'an : "Ohh boleh kok nih"


Airin : "Waah Terimakasih Papa" Nyam...Nyam" (Airin sedang makan)


Lycia : "Eh...Ayah mau kemana...An Kun?"


Xa'an : "Katanya dia mau pergi menemui Ibu untuk membahas sesuatu"


Lycia : "Ooou...... Ngomong² cape banget yah..." (Ngasih kode ke Xa'an)


Xa'an : "Iyaah cape banget duh..." (Masih belom peka)


Lycia : (suara dalam hati) "Ihhh.." "cape banget yaah pengen bersandar...."


Xa'an : "Iyaah cape ba-- Ugh!!" (Suara dalam hati) "Tunggu apa yang dimaksud Cia dengan pengen bersandar itu..?" (Baru peka)


Xa'an : "Hufft......." (Menghela nafas)


Lycia : "Eum...?"


Xa'an : "Ba-baiklah kamu bisa bersandar di bahuku...." (Sambil malu-malu)


Lycia : "Uwaah senang nya baiklah jika Kamu memaksa An Kun"


Lycia : "Hiyat.." (duduk di samping Xa'an)


"(Xa'an dan Lycia Saling bersandar)"


Lycia : "Hehe jadi ke ingat kita pertama kali saling bersandar begini di taman"


Xa'an : "Iyah Waktu itu kamu juga sangat Manis saat disana" (bicara terus terang)


Lycia : "ihh...(malu) "Apasih yang kamu katakan itu...!"


Xa'an : "Hahahaha"


Airin : "Uwaah....Curang Mama bersandar lagi di Papa tanpa Airin"


Lycia : "Hehe Kesinilah Airin bersandar dengan Papa enak loh"


Xa'an : "Tunggu Cia apa yang kamu maksud Dengan Enak itu?"


Lycia : "Ga tau tuh...."


Airin : "Baiklah Airin akan kesana...!" (Sambil berlari dan loncat ke arah Xa'an dan Lycia dengan penuh Gembira)


"( Xa'an, Lycia, Airin Tertawa bareng )"


"Xa'an Algreasia : 8 Tahun"


"Lycia Arthem : 9 Tahun"


"Airin : Tidak diketahui"

__ADS_1


SELESAI.......


__ADS_2