The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Aku Kembali Semua!


__ADS_3

*CHAPTER* 58


Judul : Aku Kembali Semua!


"Xa'an Lycia Zhanif Dan Aline Akan Menuju ke Benua Tengah Untuk Kembali ke kampung halaman Xa'an"


"Degedeg degedeg" (suara kereta kuda berjalan)


Zhanif : "Xa'an, Apa Kamu Memiliki Adik Perempuan?"


Xa'an : "Hmm...?, Aku punya adik perempuan Kenapa Zhanif?"


Zhanif : "Begitu yah, Aku juga memiliki Adik Perempuan, Kapan² kita pertemukan saja mereka bagaimana?"


Xa'an : "Ohh.... Itu Bagus Zhanif..."


Pengendara Kuda : "Tuan, Kita akan Memasuki Gerbang menuju Kerajaan Algresia"


Xa'an : "Iyaah"


Xa'an : (Suara dalam hati) "Algresia yah....." (Xa'an menutup mata dan Sambil Mengingat Kejadian kejadian yang telah Di lalui di Kerajaan Algresia)


Prajurit Penjaga Gerbang : "Siapa Kalian?!"


Pengendara Kuda : "Kami Dari Rombongan Algreasia dan Arthem, Bukakan Gerbangnya"


Prajurit penjaga gerbang : "Pa-pangeran?!, Dan Putri Elf?!, B-ba-Baik, Segera!"


Prajurit Penjaga Gerbang : "Bukakan Gerbangnya!"


"Cedeeeeeng......." (Gerbang dibuka)


Xa'an : "......." (Membuka Mata)


"Suasana Kerajaan Algresia pun mulai terasa, Dari Warga yang Melakukan Rutinitas masing-masing, Anak-anak yang bermain, Hingga Para Petualang yang Berkeliaran"


Xa'an : "Oh Iyah Zhanif, apa kau memiliki kartu identitas?"


Zhanif dan Aline : "Hmm...?"


Aline : "Tenang saja tuan Xa'an, Kami telah memiliki nya dari dulu" (sambil menunjuk kan kartunya)


Zhanif : "Hihi...." (Sambil Menunjuk kan kartunya)


Xa'an : "Oh Iyah, aku lupa kalian adalah Sepasang Suami istri yang Berkeliling Dunia untuk perdamaian yah"


Xa'an : (suara dalam hati) "Dan tentunya karena si Zhanif adalah Salah satu dari Threesome sih"


Para Warga : "Waah...!, Lihat Pangeran Kembali!"


Para Warga : "Pangeran!"


"Semua orang Menyoraki kedatangan dari Xa'an"


Xa'an : "......" (Menoleh ke jendela, Lalu Melambaikan Tangan)


"Tak lama kemudian Kereta kuda pun telah sampai di depan Istana Algresia"


"Cket, Ket" (kereta kuda berhenti)


Pengendara Kuda : "Tuan, Kita telah Sampai, Di istana Algresia"


Xa'an : "Baik, Terimakasih Pak..."


Pengendara Kuda : "Sama sama..."


"Beg...." (Xa'an turun dari kereta kuda)


"Xa'an Pun Turun terlebih dahulu"


Xa'an : "Ayo Lycia, Akan Ku bantu kamu Turun..." (Sambil Mengulurkan Tangan ke Lycia)


Lycia : "Iyah...." (Senyum, lalu menggapai tangan Xa'an)


"Lycia turun dari Kereta kuda di bantu oleh Xa'an, Lalu Zhanif pun keluar dengan Aline dengan cara yang sama seperti Xa'an"


Penjaga Pintu Gerbang Istana : "Selamat Datang Kembali Pangeran Xa'an!"


Xa'an : "Buka kan Pintunya..."


Penjaga Pintu Gerbang Istana : "Baik!"


Penjaga Pintu Gerbang Istana : "Bukakan Pintunya!"


"Cededeeeeeng...." (Pintu gerbang istana terbuka)


"Xa'an beserta rombongan nya Berjalan Menuju Pintu Istana"


Xa'an : "Kalian tunggulah disini..." (Xa'an Menaiki tangga untuk Mengetuk Pintu Istana)


Lycia : "Baik An Kun...."


Aline : "Baik..."


Zhanif : "Iyah.."


"Deg deg deg deg" (Xa'an Berjalan Menaiki tangga kecil lalu Mulai mengetuk Pintu Istana)


Xa'an : "Knok... Knok... Knok" (Xa'an Mengetuk Pintu)


Suara seorang Gadis : "Baik...!, Tunggu yah..." (Dengan suara yang Merdu dan Tidak asing bagi Xa'an)


Xa'an : "Ahk...?!" (Kaget)


Elena : "Iyah, Siapa?" (Membuka kan pintu lalu menoleh ke atas)


Xa'an : "Halo Elena, Kakak Kembali..." (Sambil Memiringkan Kepalanya Xa'an Tersenyum ke arah Elena)


Elena : "Ka-kakak...?!" (Sambil Mulut Terbuka, Elena tidak percaya akan Kedatangan Tiba tiba dari Xa'an)


Xa'an : "Kamu Jadi Sedikit Lebih Tinggi yah...." (Senyum)


Elena : "Kakak..!, Kaakaaak....!!!" (Elena Pun Memeluk Xa'an dengan Erat Sambil Menangis Terharu)


Elena : "Selamat Datang Kembali Kakak!" (Masih Memeluk Xa'an)


Xa'an : "Hmmm..." (Tersenyum lalu memeluk kembali Adiknya)


Xa'an : "Iyah, Iyah, Sudah jangan Menangis Lagi Elena..."


Elena : "Habisnya....!!"


Lycia : "Halo Elena...." (Lycia datang lalu tersenyum ke elena)


Elena : "Kakak Lycia...!" (Kepala Elena menoleh ke Lycia dan Masih Memeluk Kakaknya yaitu Xa'an)


Lycia : "Kamu Baik Baik saja yah...." (Senyum)


Elena : "Iyah Kak, Aku Baik baik saja, Terimakasih karena mengkhawatirkan Ku" (elena melepas pelukan nya)


Elena : "Selamat Datang Kembali Kakak Lycia!" (Senyum)


Lycia : "Iyah, Aku kembali Elena...!" (Senyum)


Xa'an : "Oh Iyah Elena, Dimana Papa dan Mama?"


Elena : "Papa dan Mama sedang Menuju Kerajaan Elgrasia Kak"


Xa'an : "Eh?, Mereka Sedang berada disana?"

__ADS_1


Elena : "Iyah, Katanya Mereka Memiliki Urusan disana Untuk Bertemu dengan Kakek"


Xa'an : "Kakek Yah...."


"Ada Dua Kakek yang di miliki Xa'an Yaitu yang dari Algresia Dan Elgrasia"


Xa'an : (suara dalam hati) "Eh..?, Jadi selama ini Elena sendirian di istana?"


Xa'an : "Kamu sudah menjadi besar yah Elena, Sampai² menjaga Istana ini sendirian"


Xa'an : "Kakak Merasa bersalah karena hal itu..."


Elena : "Tidak tidak tidak, tidak apa-apa Kakak, Aku sudah Biasa akan hal ini, dan aku Senang akan kedatangan Kakak hari ini" (senyum)


Xa'an : "Elena......" (Merasa Bersalah)


"Setelah itu Lycia pun Langsung Peka akan Keadaan Xa'an dan Elena"


Lycia : "Bagaimana kalau nanti Kita bertiga Pergi Berjalan Jalan?" (Mengusulkan sesuatu untuk Menenangkan hati Xa'an)


Elena : "Waaaah...!, Apakah Boleh?!" (Merasa senang)


Lycia : "Tentu Saja!" (Senyum)


Lycia : "Benar kan An Kun?" (Senyum)


Xa'an : "Iyah Itu benar, Jika Elena mau Maka kita akan pergi berjalan-jalan"


Elena : "Iyah Iyah aku mau!"


Lycia : "Baiklah sudah di Putuskan yah..." (Senyum)


Xa'an : "Iyah..."


Elena : "Humm, Humm...!" (Mengangguk)


Zhanif : "Sepertinya Kalian Bahagia Sekali yah..." (Sedang Menaiki Tangga)


Aline : "Iyah, Kalian Mesra Sekali..." (Sedang menaiki tangga)


Elena : "Eh...?, Siapa?"


Xa'an : "Oh Iyah Elena, Aku ingin memperkenalkan Padamu Kenalan Baruku"


Elena : "Kenalan Kakak?"


Xa'an : "Iyah, Mereka berdua adalah sepasang Kekasih, Zhanif Zhagaria Dan Aline Zhagaria"


Zhanif : "Halo Adiknya Xa'an!" (Senyum Menyapa Elena)


Aline : "Halo~" (Senyum Lalu menyapa Elena)


Elena : "Ha-halo, Nama Saya Elena Algreasia, Senang Bertemu dengan Kalian" (Sapa ala Bangsawan)


Zhanif : "Wah... Ternyata Adiknya berbeda jauh dari kakak nya yah...." (Dari segi Kesopanan maksudnya Zhanif)


Xa'an : "Hei, Apa maksudmu"


Aline : "Kamu sungguh Sopan yah Elena..." (Senyum)


Elena : "Terimakasih Kakak Zhanif Dan Kakak Aline"


Xa'an : "Mereka berdua adalah Room Master dan Quen Magic" (Yang di maksud adalah Zhanif Dan Aline)


Xa'an : "Dan si Zhanif ini adalah salah satu dari Threesome Elena..."


Elena : "E-eh..?!, Threesome..?!" (Kaget)


Elena : (suara dalam hati) "Kakak Sedang Bertemu dengan orang orang yang Kuat!" (Kaget)


Elena : (suara dalam hati) "Apalagi Kakak Aline, dia adalah Quen Magic, Seorang yang Bisa Mengendalikan Sihir dengan Sempurna!"


Xa'an : "Kamu Kenapa Elena..?" (Melihat Elena Bengong sendiri)


Xa'an : "Iyah..."


Lycia : "Iyah, Mari kita masuk"


Xa'an : "Ayo Zhanif Aline"


Zhanif dan Aline : "Iyah...."


"Setelah Pertemuan Kembali yang Mengharukan itu, Mereka Pun masuk ke dalam istana"


"Di ruang Tamu, Mereka semua pun berbincang bincang"


Xa'an : "Oh Iyah, Zhanif Aline Apa kalian berdua mau menginap disini?"


Zhanif : "Hmm...?, Memangnya kenapa Xa'an?"


Aline : "Iyah, Kami Bisa ko Menyewa tempat untuk bernaung sendiri"


Xa'an : "Aku ingin Kalian Tinggal disini dan Mengajari Elena Sihir..."


Elena : "Eh..?, Kakak?"


Xa'an : "Elena, Setelah ini kamu akan Masuk ke Sekolah Awalan kan?, Jadi Persiapkan dirimu untuk masuk sekolah awalan"


Elena : "Oh Iyah, sekolah Awalan, Apa kakak Zhanif dan Kakak Aline tidak Mempersalahkan hal ini?"


Zhanif : "Tentu saja kami tidak akan mempersalahkan nya Elena!, Benar kan Aline!"


Aline : "Iyah!, Serahkan pada kami Xa'an!"


"Mereka berdua, Terkena Pesona Manis dari Elena dan Mereka Pun Luluh karena hal itu"


Xa'an : "Terimakasih Zhanif Aline..."


Zhanif : "Hihi... Tidak masalah!" (Senyum sambil tangan kiri Ujung jari telunjuknya menggosok atas Mulutnya)


Aline : "Sama Sama Xa'an!" (Senyum)


Lycia : "Syukur lah Elena, Dengan belajar kepada ahlinya kelak kamu pasti akan menjadi lebih kuat!"


Elena : "Emm..!" (Mengangguk)


Elena : "Terimakasih Kalian Semua!" (Elena pun dengan Senyum Manis dan Cantiknya Membuat Xa'an Lycia Zhanif dan Aline Pun Terpesona)


Xa'an : "Ughh...!" (Luluh)


Lycia : "Waah...!" (Luluh)


Zhanif : "Gilak...!" (Luluh)


Aline : "Walah...!" (Luluh)


Zhanif : "Hoi Xa'an!, Bolehkah Aku Mengadopsi Adikmu!" (Semangat)


Xa'an : "Haah...!!, Apa Kau Mau Ku Potong?!" (Geram)


Zhanif : "Ayolah!, Yah?!"


Xa'an : "Tidak Mungkin Bodoh!!"


Aline : "Mereka berdua....."


Lycia : "Hahaha.... Sepertinya mereka berdua semakin lama makin akrab yah.."


Aline : "Iyah..."

__ADS_1


"Tak lama debat kemudian"


Xa'an : "Baiklah, Aku akan Mengurus Kamar kalian berdua"


Zhanif : "Kami satu kamar saja tidak masalah Xa'an"


Aline : "Iyah..."


Xa'an : "Begitu yah, baiklah aku akan mencari kamar yang besar untuk kalian"


Xa'an : "Elena, Tetaplah bersama Kak Cia yah!" (Berteriak dari jauh)


Elena : "Baik Kak!" (Berteriak juga)


Lycia : "Ayo Elena..." (Senyum)


Elena : "Baik Kak Lycia!" (Merasa senang)


"Tak Lama Kemudian hari Pun Menjelang Malam, Semua pun mulai berada di kamar mereka masing²"


"Deg deg deg deg deg" (Xa'an sedang Berjalan di lorong untuk menuju ke kamarnya)


Xa'an : "Uaaahk..., Perjalanan Hari ini sungguh Melelahkan" (merasa ngantuk dan pegal)


Xa'an : "Pasti Cia sedang tidur, aku harus pelan² untuk tidak mengaget kan nya"


"Ckieeeett...." (Xa'an membuka pintu kamar)


Xa'an : "Em....?!" (Kaget)


"Xa'an Pun melihat Lycia yang sedang Menunggu Nya Duduk di jendela sambil Melihat Langit, Dan Xa'an Pun Sangat Terpanah akan melihat Hal itu"


Xa'an : "Ci-cia...."


Lycia : "Hmm...?" (Menoleh dan menyadari kehadiran Xa'an)


Lycia : "Oh An Kun, akhirnya kamu Kembali" (Lycia pun kembali berdiri dan senyum ke arah Xa'an)


Xa'an : "Mengapa kamu masih belum tidur Cia..?"


Lycia : "Hmm...?, Tentu saja aku menunggumu" (bingung)


Xa'an : "........?" (Xa'an Kaget sambil Mulutnya pun sedikit terbuka akan Kata² Lycia)


Xa'an : "Hmmm..." (Senyum)


Xa'an : "Terimakasih Cia Karena sudah menungguku"


Lycia : "Iyah Tidak Masalah..." (Senyum)


Lycia : "Ayo Kita tidur..." (Berjalan Menuju Ranjang)


Xa'an : "Iyah..." (Berjalan Menuju Ranjang)


"Mereka berdua pun Tidur Bersama di ranjang, Dan Wajah Mereka saling Berhadapan"


Xa'an : "Apa Elena Sudah tidur Cia...?"


Lycia : "Iyah, Aku telah menemaninya tidur tadi di kamarnya"


Xa'an : "Begitu yah, Terimakasih Cia...." (Senyum)


Lycia : "Tidak Masalah An Kun...." (Senyum)


"Xa'an dan Lycia pun saling Bertatapan, Wajah mereka semakin lama semakin dekat"


Xa'an : "Cia... Apa Aku Boleh..?" (Sambil Malu²)


Lycia : "Iyah Tentu saja..." (Tersenyum sambil Malu²)


Xa'an : "Cia......" (Menutup Mata)


Lycia : "An Kun...." (Menutup mata)


"Wajah Mereka Pun semakin dekat lagi, Sehingga Bibir mereka pun Mulai Berciuman"


"Xa'an Mencium Lycia Sambil Memeluk Erat² tubuh Lycia dengan Mesra"


"Malam Pun Berlalu, Dan Hari telah Berganti di Pagi Hari"


"Xa'an dan Lycia masih tidur, dan Xa'an sedang memeluk Punggung Lycia di belakang"


"Dan di Suatu Tempat"


Dasai : "Rafel..!, Rafel!" (Dasai Berlari menuju Rafel)


Rafel : "Ada apa Pagi² begini kau sangat Berisik Ha?"


Dasai : "Xa-xa'an, Xa'an telah Kembali!" (Sambil Ter engah-engah Dasai Berteriak ke arah Rafel)


Rafel : "Tu-tuan Xa'an..?!" (Kaget)


Orang Baru di Dekat Rafel : "Hmmm....?" (Ingin Tau)


Dasai : "Iyah!, aku telah mendapatkan Info ini dari orang² yang ada di Kota!"


Rafel : "Jika itu Darimu maka aku akan percaya Dasai"


Dasai : "Setelah Satu Tahun Berlalu Akhirnya dia kembali yah!"


Rafel : "Iyah!, Pasti dia akan Bertambah lebih kuat"


Rafel : "Tentu saja Kita juga Bertambah kuat kan dasai?"


Dasai : "Yaaaah...!"


Rafel : "Beritahukan Hal Ini Kepada Landi dengan Sihir Komunikasi Mu Dasai"


Dasai : "Baik...!" (Bersiap Mengeluarkan Sihir)


Dasai : "Hum..!" (Mata berubah menjadi warna biru)


Dasai : "Sihir Komunikasi, Gelombang Suara!" (Setelah itu Sihir Dasai Pun mulai Datang menuju Landi yang sedang berjalan)


"Deg deg deg deg deg" (landi sedang berjalan di lorong bersama Mora)


"Xa'an Telah Kembali!" (Suara Samar² Dasai Terdengar di Telinga Landi)


Landi : "Ugh...?!" (Kaget)


Mora : "Ada apa Landi?"


Landi : "I-in-ini!, ini Sihir Suara Dasai!" (Kaget)


Mora : "Eh..?!, Memangnya apa yang dikatakan olehnya?"


Landi : "Xa'an...!, Xa'an Telah Kembali!"


Mora : "Tuan Xa'an...?!" (Kaget)


Landi : "Iyah...."


Landi : "Jadi Kamu Sudah Kembali dari Perjalanan Mu yah Xa'an!" (Merasa senang)


Rafel Dasai Dan Landi : "Kami Menunggu mu XA'AN!"


SELESAI..........!


__ADS_1


"XA'CIA"


(Xa'an X Lycia)


__ADS_2