The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Memburu Monster


__ADS_3

*CHAPTER* 69 Season 02


Judul : Memburu Monster


"Melanjutkan Dari Chapter selanjutnya, Xa'an, Lycia, Zhanif, Aline, Landi, Dan Mora Pun Terkejut Akan Kedatangan Alkri Elgrasia Secara Tiba tiba."


Xa'an : (suara dalam hati) "Dia Siapa..?!, Papa Theo tidak Memberitahukan ku kalau akan ada Orang Lagi Sepeti Dia...." (Berfikir Keras)


Alkri : "Hmm...." (Tersenyum Ke Arah Xa'an)


Zhanif : ".......?!!" (Melirik Tajam Ke arah Alkri)


Xa'an : ".....?" (Menoleh ke Zhanif)


Xa'an : (suara dalam hati) "Sepertinya Zhanif juga Menyadarinya, Mungkin Karena Pengalaman Zhanif Selama ini, Dia dapat Menyadari Alkri Kalau dia Membelot ke Jalur Iblis...."


Xa'an : (suara dalam hati) "Tapi Sebenarnya....?, Apa tujuan dia Saat ini?, Bagaimana bisa dia menjadi Anak Asuk Kakek Gifra..?" (Berfikir)


Gifra : "Baiklah Semua, Ada satu Hal Lagi yang ingin Ku Minta Kepada Kalian Semua...."


Xa'an : "Apa itu Kakek...?"


Gifra : "Aku Ingin Kalian Untuk Membasmi Monster² yang ada di luar Kerajaan, Mereka Selalu Mengganggu Para Warga Disini untuk Pergi keluar."


Gifra : "Bahkan Orang luar pun Kesulitan untuk Datang Ke Kerajaan ini!"


Xa'an : "Jadi, apa Kakek akan menyuruh kami untuk Memburu semua Monster ini?"


Gifra : "Tidak Perlu memburu semua, Yang Penting Monster Menjauh dari Kerajaan itu sudah Bagus, Kalau Memang Mau Dibinasakan Semua Aku Sebagai Raja akan Merasa Sangat Senang!"


Xa'an : "Begitu yah......"


Xa'an : "Mohon tunggu Sebentar Kakek..." (Berbalik)


Gifra : "Hmmm?, Baik..."


Xa'an : "Bagaimana Teman teman?, Apa kalian Mau untuk Menerima Misi ini?"


Zhanif : "Aku Kalau denganmu Terserah Saja, aku pasti akan Ikut!"


Aline : "Jika Zhanif ikut, Maka aku juga akan Ikut.."


Landi : "Jika Bersamamu Aku Pasti akan Ikut Xa'an!"


Mora : "Kami Akan Mengikuti mu.."


Xa'an : "Baik, Terimakasih Semuanya....." (Senyum)


Xa'an : "Cia.... Bagaimana denganmu..?" (Menoleh ke Lycia)


Lycia : "Dimanapun Kamu Pergi, Aku akan selalu Bersamamu...." (Senyum)


Xa'an : "Hmmm!, Terimakasih Cia....." (Senyum)


Lycia : "....." (Tersenyum)


Xa'an : (Berbalik) "Sudah di Pastikan Kakek!, Kami semua akan Pergi!"


Gifra : "Hohooo, Bagus...!, Aku menantikan Informasi Kalian tentang Para Monster itu nanti!"


Xa'an : "Baik Kakek, Kami akan Segera Pergi..."


Gifra : "Tunggu Dulu Xa'an!"


Xa'an : "....?" (Menoleh ke Gifra)


Gifra : "Izinkan Alkri Juga ikut Denganmu, Jika bersamanya Pasti akan Memudahkan Pekerjaan Kalian."


Xa'an : "Apa....?" (Bingung)


Alkri : "Saya Pasti Akan Membantu Kalian Semua Untuk Membasmi Monster² disana dengan Mudah...." (Menunduk Ala Bangsawan)


Xa'an : "........" (Menoleh Ke Zhanif)


Zhanif : ".....?,Hmm...." (Menoleh ke Xa'an, Lalu Mengangguk)


Xa'an : "Baiklah Kakek, Dan Juga Alkri Mohon Kerjasama nya!"


Alkri : "Iyah...." (Senyum)


Xa'an : "Kami Izin Untuk Pergi Kakek...!" (Menunduk Ala Bangsawan)


Gifra : "Baiklah, Kalian Semua di izinkan untuk Pergi!"


Semuanya : "Baik...!" (Berbalik Lalu Pergi)


Alkri : "......" (Alkri Mengikuti Dari Belakang)


"Tak Lama Kemudian"


"Semuanya Yaitu Xa'an, Lycia, Zhanif, Aline, Landi, Mora, Dan Alkri pun Sedang Berjalan Keluar dari Istana, dan mau menuju Ke Kota untuk Keluar dari Benteng Kerajaan."


Xa'an : "......." (Berjalan)


Xa'an : "Hmm...." (Melihat Alkri dari Belakang)


Alkri : "......." (Memimpin Perjalanan)


Alkri : "Ngomong² Ku dengar Pangeran Xa'an Telah Membuka Toko Yang Sukses, dan Mengalahkan Satu Dari Threesomebody yah...?" (Wajah nya Menoleh ke belakang)


Xa'an : "....?"


Xa'an : "Iyah Itu benar, dan juga..."


Xa'an : "Jangan Panggil Saya Sebagai Pangeran Alkri, Kita adalah Saudara Sekarang, Jadi Panggil saja aku Xa'an."


Alkri : "Baiklah Xa'an....." (Menoleh ke depan Lagi)


Lycia : "Tidak Kusangka Kalau Toko Kita akan Bisa Menyebar Seluas itu yah.." (sedang berjalan di samping Xa'an)


Xa'an : "Mungkin dia Tau Informasi ini dari Kakek, atau mungkin bukan...." (Melihat Alkri)


Zhanif : "Xa'an, apa kau juga merasa Begitu..?" (Mendekat ke arah Xa'an)


Xa'an : "Hmm..?" (Menoleh Ke Zhanif)


Xa'an : "Untuk Sekarang Sepertinya Dia Tidak Memancarkan Energi Negatif Apapun, Aku telah Memperhatikan Gerak Geriknya sedari tadi, tapi aku tidak menemukan Sesuatu yang Aneh darinya Kecuali Kekuatan Mata Warna Ungu!"

__ADS_1


Zhanif : "Iyah, Aku juga merasa seperti itu, Maka kita harus berhati hati kepadanya, Meskipun dia adalah Saudara Barumu, Tetapi Dengan Memiliki Mata Warna Ungu itu patut di waspadai!"


Xa'an : "Iyah...." (Mengangguk)


Zhanif : "Aku Mengandalkan mu Xa'an!" (Menepuk Pundak Xa'an lalu Kembali ke Samping Aline)


Xa'an : "....." (Menoleh Ke Landi dan Mora)


Landi : "Hmm...?"


Xa'an : "....." (Mengangguk)


Landi : "Baik....!" (Mengangguk, Landi Memahami Maksud Xa'an untuk Berhati hati dengan Alkri)


Xa'an : "......" (Menoleh ke depan lagi)


"Setelah Berjalan Cukup lama, mereka semua mulai keluar Dari Benteng Kerajaan."


Xa'an : "Semuanya Berhenti...." (Berhenti)


(Semuanya Pun Berhenti Berjalan)


Xa'an : "Cia, Tolong....."


Lycia : "Iyah...." (Mengangguk)


"Seketika itu Warna Mata Lycia berubah menjadi Warna Hijau, Dan Memulai Berkonsentrasi Untuk Memanggil Para Roh yang ada di sekitar Sana."


Lycia : "Halo Tuan Roh, Maaf Karena telah Memanggil mu Secara Mendadak." (Berhasil Memanggil Beberapa Roh, lalu Mengajak Mereka untuk Berkomunikasi)


Xa'an : (suara dalam hati) "Dengan Cia yang Menanyakan Suatu Info dari Para Roh yang berada di dekat Hutan, Kami bisa tau Apa saja yang Berada di sana, dan Jebakan apa saja yang telah di pasang disana."


Lycia : "Begitu yah, Baiklah Terimakasih Banyak Tuan Roh...." (Para Roh Pun Mulai Perlahan Menghilang)


Xa'an : "Jadi apa yang di katakan oleh para Roh Cia...?"


Lycia : "Di dekat sini Masih tidak ada Suatu Monster Atau Jebakan Apapun, Tetapi saat kita masuk lebih dalam ke hutan, Itu Semua sudah di persiapkan, dari Para Monster yang Beristirahat, Dan juga Jebakan² Ala Mereka, An Kun."


Xa'an : "Begitu Yah, Baiklah ayo semua kita Cepat Habisi Mereka, Jangan Kecewakan Kakek yang Menunggu kita disana." (Berjalan Masuk Ke Arah Hutan)


Semuanya : "Baik...!" (Berjalan Masuk Ke Arah Hutan)


Alkri : (suara dalam hati) "Wanita Elf Ini Sepertinya Memang bukan Bualan saja, Dia memang Seorang Elf Terpilih Untuk Memimpin Bangsanya Di Suatu Saat Mendatang." (Melihat Ke Arah Lycia)


Alkri : (suara dalam hati) "Dan Pasangan nya adalah, Anak ini......" (Melihat Ke Arah Xa'an)


Alkri : (suara dalam hati) "Xa'an Algreasia, Satu satunya Orang Yang Ku Curigai Sebagai Pahlawan Baru Saat ini." (Senyum)


Alkri : (suara dalam hati) "Ketika dia Melihat ku, Aku Sempat Melihat Mukanya Yang Kaget Sedikit Karena Kedatangan ku yang Tiba tiba." (Flashback disaat Alkri di panggil Gifra untuk Datang)


Alkri : (suara dalam hati) "Apa dia Mengetahui ku Yang Memiliki Kekuatan Mata Warna Ungu?, Dan juga...." (Mata Alkri melirik ke arah Kanan, ke arah Zhanif dan Aline)


Alkri : (suara dalam hati) "Sedari Tadi Aku selalu Merasakan Suatu Pengawasan Yang Sangat Kuat yang Selalu Mengikutiku Selama Ini, Aku Harus Berhati hati kalau dengan nya."


Alkri : (suara dalam hati) "Zhanif Zhagaria, Atau bisa di sebut Satu Yang Terkuat dalam Threesomebody, Dan Juga Pasangan nya Yang Di sebut sebagai Ahli Sihir, Aline Zhagaria." (Senyum)


Alkri : (suara dalam hati) "Dan Juga Si Anak Cahaya Ini...." (Mata Alkri Melirik Ke Arah Kiri, Arah Landi dan Mora)


Alkri : (suara dalam hati) "Anak Dari Perusahaan Perdagangan terbesar di Negri Timur, Landi Ekselen, Dan Juga Pasangan nya Mora Ekselen."


Alkri : (suara dalam hati) "Sepertinya Si Xa'an ini Memanglah orang yang kuat, Dia Bahkan Bisa mengalahkan Yang Terkuat di Threesomebody, Dan Sekarang Yang Memihak Xa'an di Threesomebody tinggal Dua orang yaitu.'


Alkri : (suara dalam hati) "Adya Trimarga, Sang TerJenius Dari Threesomebody, Dan Juga Ralif Brenhill, Sang TerMahir Dari Threesomebody."


Alkri : (suara dalam hati) "Sepertinya ini Akan Menjadi Menarik....!" (Senyum Iblis)


"Tak Lama Kemudian."


"Xa'an dan Semuanya pun Mulai Masuk Lebih dalam ke arah Hutan, dan mereka sekarang Sedang Mengendap endap untuk Menyerang Para Monster itu."


Landi : "Ugh?, Mereka Sangat Banyak....!"


"Segerombolan Monster Tipe Minotaur Tengah Tidur."


Xa'an : "Tenang, Mereka sedang Tidur, Kita Hanya harus menyerang mereka semua bersamaan Tanpa Bersuara."


Xa'an : "Aline, Landi aku Mengandalkan Kalian...."


Aline dan Landi : (Mengangguk)


Xa'an : "Cia, Zhanif, Mora, Dan Alkri Berjaga jika ada sesuatu."


Lycia, Zhanif, Mora, Dan Alkri : (Mengangguk)


Xa'an : "Ayo Sekarang Kita Mulai Landi, Aline...!" (Menyiapkan Sihir Kecil Mematikan)


Xa'an : "Langsung Serang Bagian Kepala Mereka."


Aline dan Landi : "Baik...!" (Menyiapkan Sihir)


Xa'an : "........" (Xa'an Mengeluarkan Sihir Angin Yang Kecil Lalu Langsung Memecahkan Kepala Minotaur yang Tengah Tertidur, Dengan Banyak.)


Aline : "Mehitto...." (Sebuah Gelembung Air Banyak yang Mulai Berkumpul Dari Kepala Minotaur ke Minotaur Lainnya, Lalu Melesat dengan cepat Melewati Kepala Mereka.)


Landi : "Sun Shot..." (Landi Menembakkan Suatu Sihir Cahaya Yang Panas Lalu melalui Jarinya, Dan Menembakki Satu Persatu Kepala Minotaur.)


"Semua itu pun Masih Terus berlanjut Karena Minotaur Masih Ada banyak."


"Satu Persatu Minotaur Pun Mati."


Landi : "Mereka Banyak Sekali.....!" (Masih Terus Menembak)


Aline : "Apa Manamu Mulai Menipis Landi.....?" (Masih Terus Mengeluarkan Sihir nya)


Landi : "Te-tenang Saja, Aku masih ada banyak..."


Xa'an : "......" (Masih Mengeluarkan Sihirnya)


Alkri : (suara dalam hati) "Hmmm, jika begini terus Maka Rencana Xa'an akan Berhasil tanpa Ada Kendala apapun, dan itu pasti sangat Membosankan...." (Melihat Para Minotaur yang di Bantai Perlahan)


"Semua itu pun Masih Terus Berlanjut, hingga Para Minotaur Tersisa Sedikit."


Landi : "Ahkk...!, Maaf Xa'an aku sudah tidak Kuat...." (Kelelahan)


Xa'an : "Iyah, Tidak apa apa Landi, Kerja Bagus dan Beristirahatlah untuk Memulihkan Mana mu..." (Masih Mengeluarkan Sihir)


Xa'an : "Mora Tolong Rawat Landi...."

__ADS_1


Mora : "Baik....!" (Menghampiri Landi)


Mora : "Landi, ini adalah Ramuan Mana, Minumlah...." (Memberikan Sebotol Ramuan Mana)


Landi : "Terimakasih Mora....." (Mengambil)


Alkri : (suara dalam hati) "Oh.... Ramuan Mana yah, Tidak di ragukan lagi sebagai Anak Perusahaan Perdagangan Terbesar Di Negri Timur...." (Senyum)


Alkri : (suara dalam hati) "Mungkin ini Saatnya....." (Tersenyum)


Alkri : "........!!!" (Mata Alkri Seketika Menjadi Warna Ungu dan Kembali Lagi Menjadi Normal)


Salah Satu Minotaur : ".....?!!!" (Membuka Mata)


Minotaur : "UUUUUUUUUU...!!!!!" (Bangun Lalu Berteriak)


Alkri : "......." (Senyum)


Xa'an : "Apa.....?!, Bagaimana bisa....?!" (Kaget)


"Setelah Mendengar Teriakan Salah satu Minotaur, Para Minotaur lain Pun mulai Ikut Bangun Dan Berteriak...!"


Aline : "Apa...?!" (Kaget)


Landi : "I-ini Gawat...!"


Zhanif : "Aline!, Menjauh dari sana...!"


Aline : "Iyah...!" (Mulai Bergerak Mundur ke Arah Zhanif)


Lycia : "An Kun....!"


Xa'an : "Tenang Cia, Aku Akan Berhati hati."


Zhanif : "Hei..!!, Apa yang Kau Lakukan Hah...?!" (Menarik Kerah Baju Alkri)


Alkri : "Memangnya Apa Yang Saya Lakukan Tuan Zhanif...?"


Zhanif : "Jangan Berpura-pura Bodoh Kau!, Rencana Xa'an Sangat begitu Mulus, Tak Mungkin Tiba tiba Para Minotaur itu Bangun Tanpa Alasan!"


Alkri : "Apa Yang Anda Katakan, Itu Semua Bukanlag Salahku, Apa anda memiliki Buktinya...?" (Menatap Tajam Zhanif)


Zhanif : "Cih....!" (Geram)


Xa'an : "Kalian Berdua, Sudahi Pertengkaran kalian!" (Membentak Mereka Berdua)


Zhanif : "Ahk...?!" (Melepas Tarikan nya)


Alkri : "Hmm...." (Senyum)


Xa'an : "Jika Mereka memang Sudah Bangun, Maka Kita Harus Melawan Mereka Semua Langsung!"


Xa'an : "Zhanif, Alkri Tolong Bantu aku Melawan Mereka Semua....!"


Zhanif : "Baiklah.....!" (Maju Ke Arah Xa'an)


Alkri : "Baik...." (Maju ke arah Xa'an)


Xa'an : (suara dalam hati) "Aku Tidak tau apa yang membuat para Minotaur itu Bangun, Itu sangat Aneh...."


Xa'an : "Cia, Tolong Jaga Aline, Landi, dan Mora Mungkin Mereka Masih Kehabisan Mana."


Lycia : "Baik!, Serahkan Padaku An Kun....!"


Lycia : "Aline, Landi, Mora...." (Bergerak Menuju di Tengah-tengah Mereka)


Aline, Landi, dan Mora : "Iyah...." (Mendekat ke Lycia)


Lycia : "Sihir Roh...." (Mata Lycia berubah menjadi warna Hijau)


Lycia : "Absolute Barrier.....!" (Sebuah Penghalang Mutlak Muncul Untuk Melindungi Lycia, Landi, Aline, Dan Mora)


Xa'an : "Baiklah Semua, Mari Kita Mulai....!" (Bergerak Maju Ke Arah Para Minotaur)


Zhanif : "Yaaaah...!" (Bergerak Maju Ke Arah Para Minotaur)


Alkri : "Heh....!' (Bergerak Maju Ke Arah Para Minotaur)


SELESAI...... (Harusnya)


T.K.A.R Comedy....!


Alkri : "Xa'an dan Lycia....."


Alkri : "Zhanif dan Aline....."


Alkri : "Landi dan Mora....."


Alkri : "Haaah......" (Menghela Nafas)


Alkri : "Sepertinya Hanya aku yang sendirian Dalam Party Ini Hahahahaha....!" (Tertawa)


Xa'an : "Sepertinya Naluri kita Salah Zhanif...." (Melihat tidak Percaya ke arah Alkri)


Zhanif : "I-iyah itu benar......" (Melihat tidak Percaya ke arah Alkri)


Selanjutnya di The King After Reincarnation!


Xa'an : "Para Monster Minotaur itu Tiba tiba Bangun!"


Xa'an : "Kita harus Menumpas Habis Mereka Semua....!"


Zhanif : "Ini Pasti Perbuatan nya Xa'an...!"


Xa'an : "Tenanglah Zhanif....!"


Alkri : "Hahahahaha....!!!"


Xa'an dan Zhanif : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"


Xa'an Dan Zhanif : "Kebenaran Alkri!"


Xa'an : "Di Tunggu!"


Zhanif : "Yah...!"


SELESAI.............!

__ADS_1


__ADS_2