The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Apakah Dia?


__ADS_3

*CHAPTER* 55


Judul : Apakah Dia?


Melned Mavrin : "Pria Berusia 25 Tahun, Warna Rambut Pirang Ash, Warna Mata Kekuatan Merah dan Biru!"


"Siang Hari Menuju ke Toko Xa'Cia"


Melned : "Tu-tuan, Inikan...?" (Melihat Toko Xa'an)


Xa'an : "Hmm...?" (Menoleh)


Xa'an : "Ada apa Melned?"


Melned : "Ini kan Toko Makanan yang anda buat, Mengapa Kami Di ajak kesini?"


Xa'an : "Justru Karena itu....." (Sambil Masuk Ke dalam)


Melned : "Hmm...?" (Bingung)


Xa'an : "Kalian Semua Masuklah...!, Aku akan membuatkan Makanan yang Enak untuk Kalian Semua!"


Melned dan Bawahan : "....?!" (Kaget)


Xa'an : "Jangan sungkan, Masuklah Anggap saja Pesta Penerimaan Bawahan Baru ku saja."


Lycia : "Hehe.... An Kun Mulai Masak lagi yey..." (Senang dan masuk kedalam toko lalu duduk)


Melned : "Ba-baiklah Tuan Xa'an...."


Melned : "Kalian semua! Ayo masuk..!" (Berjalan Masuk ke dalam toko)


Bawahan Melned : "Iyaah!" (Masuk ke dalam toko)


"Di dalam Toko Semuanya Termasuk Lycia dan Melned Menunggu Makanan dari Xa'an"


"Setelah Itu"


Xa'an : "Sudah Selesai, Nikmatilah!" (Menghidangkan Makanan ke Semua Orang yang ada disana)


"Setelah itu pun semua langsung Mencicipi Makanan Dari Xa'an, Mereka Semua pun Kagum dan merasa ke enakan dengan Masakan Dari Xa'an"


Melned : "Ti-tidak Kusangka, Tuan Tidak hanya kuat Tapi juga Memiliki keahlian Memasak yang se enak ini!"


Xa'an : "Tidak Masalah!"


Lycia : "Dari dulu dia memang Suka dengan Memasak, SampaiΒ² Para Pelayan yang ada disana Yang Di suruh untuk Memasak pun Akan di masakkan oleh An Kun" (sambil makan)


Melned : "Begitu Yah...." (Mendengarkan sambil makan)


Xa'an : "Itu sudah Menjadi Hobiku, Seorang Raja harus bisa melakukan Apapun."


Xa'an : "Jadi Melned, Setelah makan ini Aku ingin Berbicara denganmu."


Melned : "Tanyakan Apa saja padaku Tuan!, Aku akan menjawab nya!" (Ke enakan dengan Masakan Xa'an)


Xa'an : "Terimakasih Melned...." (Senyum)


"Setelah Makan Xa'an Lycia dan Melned berada di meja yang sama"


Melned : "Jadi Tuan, Apa yang anda Ingin Tanyakan?"


Xa'an : "Apa Kau Tau Kehadiran Dari Threesome?"


Xa'an : "Mengingat Kata si Klaimor Kau telah berkeliling Bersama dengan Geng mu di seluruh Penjuru Benua"


Melned : "Threesome Yah..." (Mengingat)


Xa'an : "Hmm...?"


Melned : "Aku Pernah Bertemu dengan Salah satu dari Mereka tak Lama ini"


Xa'an : "Ap-apa...?!" (Kaget)


Lycia : "Apa itu Benar?!" (Kaget dan berdiri)


Melned : "Iyah Benar, Aku tak Berbohong tentang hal ini, Aku bertemu dengan dia Saat Anda menjalankan Bisnis, Sepertinya dia sedang berlibur disini dengan Pasangannya."


Xa'an : "Pasangan...?" (Memikir)


Xa'an : "Apa Kau yakin Melned Dia adalah Salah satu dari Threesome?"


Melned : "Aku tidak akan Mungkin Salah Tuan, Aku Selalu bertemu dengan mereka, Dan mereka juga pun Akan sangat Mudah untuk di kenali."


Xa'an : "Begitu Yah....."


Xa'an : "Dia berada tak jauh dari sini yah...." (Sambil Merenung)


Xa'an : "Melned Aku mempunyai Tugas untukmu"


Melned : "Tugas apa Tuan?"


Xa'an : "Aku Ingin Kau untuk mencari keberadaan dari Anggota Threesome Lainnya, Jika Salah satu dari Threesome ada disini serahkan saja padaku, Aku akan mencari nya sendiri."


Melned : "Baik Tuan!, Saya akan Menerima Tugas Darimu..!" (Berdiri)


Xa'an : "Terimakasih Melned, Jika Kau Bertemu dengan salah satu dari Threesome ini, Langsung Hubungi saja aku yah atau dengan datang kepadaku."


Melned : "Baik Tuan!" (Berlutut)


Xa'an : "Bagus...."


"Setelah Acara penerimaan Bawahan Baru dari Xa'an, Melned Serta Bawahan nya pun pergi dari tempat itu untuk Mencari Keberadaan Dari Threesome Lainnya"


"Melned beserta Bawahan nya pun Pergi ke arah Lainnya untuk Mencari Keberadaan Anggota Threesome Lainnya."


Melned : "Mengapa Tuan Xa'an ingin sekali bertemu dengan para Threesome ini?." (Sambil Mengendarai Kuda)


Wakil Melned : "Kapten...!" (Menghampiri Melned dengan Kuda)


Melned : "Ada apa..?" (Menoleh)


Wakil Melned : "Mengapa Anda Mengikuti Tuan Xa'an?, Apa karena dia Menang taruhan Darimu itu saja?."


Wakil Melned : "Padahal dia masih Kecil Untuk kita ikuti"


Melned : "Kau jangan Menilai Orang Dari Luarnya saja" (melirik)


Wakil Melned : "Ma-maafkan saya Kapten!"


Melned : "Aku Tidak hanya Mengikuti nya karena Aku kalah Taruhan."

__ADS_1


Wakil Melned : "Me-mengapa Kapten Mengikuti Tuan Xa'an?"


Melned : "Meskipun dia terlihat seperti itu, Dia Adalah Orang yang sangat Kuat, Di usianya yang seperti itu mana ada anak yang bisa seperti Tuan Xa'an."


Wakil Melned : "Maksudnya Kapten?"


Melned : "Bayangkan Saja, dia yang dari kerajaan Tengah seperti Algreasia itu, Bisa datang Kemari dengan hanya membawa Seorang Gadis Bersamanya dengan Sehat Wal'afiat"


Melned : "Dan dia Pun bisa mengumpulkan Uang 10rb Koin Perak, Bagi Seorang Anak kecil seumuran dia Itu adalah Tindakan Yang Mustahil, Meskipun butuh Beberapa Bulan untuk Mengumpulkannya."


Melned : "Dia Orang Yang sangat Baik, Ramah, Pintar Dalam Situasi apapun, Mencerna keadaan, dengan Tenang, Dan Juga sangat Kuat!"


Wakil Melned : "Eh..?!, Apakah dia orang yang kuat Kapten?"


Melned : "Kau tidak tau karena kau masih belum Berhadapan Langsung Dengan nya, Meskipun kau memiliki Mana yang Besar Kekuatan Sihir yang Kuat dan Keterampilan Pengalaman yang Mahir."


Melned : "Disaat Kau berada Di depannya, Kau Seakan akan seperti Merasakan Menjadi Seorang Rakyat Kecil Baginya!"


Melned : "Orang Seperti itu sangat jarang di temui, Bahkan Mungkin hanya cuma 5 persen saja orang yang seperti itu."


Wakil Melned : "Jadi Begitu yah....."


Wakil Melned : "Baik Kapten!, Jika keinginan kapten Seperti itu, Maka Kami akan Menuruti semua keinginan kapten!"


Melned : "Iyah Terimakasih Yah...." (Senyum)


"Di tempat lain"


"Xa'an dan Lycia sedang dudukΒ² di kursi toko"


Xa'an : "Baiklah....." (Berdiri)


Lycia : "....?" (Menoleh ke Xa'an)


Xa'an : "Ini masih siang Mari Kita melayani Pelanggan dulu Cia." (Ingin Membuka Tokonya Kembali)


Lycia : "Eum..! Iyah ayo...!" (Berdiri)


"Setelah itu pun Xa'an dan Lycia secara tidak Sengaja Mendengar Percakapan Dari Dua Sepasang Kekasih Yang Kelihatan nya sedang Berkelahi."


Suara Wanita : "Pokoknya Tidak Mau!" (Suara Keras samarΒ² Terdengar)


Xa'an : "Hmm....?" (Menoleh dan Kebingungan)


Lycia : "Emm...?" (Menoleh dan Kebingungan)


Lycia : "Suara tadi, Sepertinya Mereka Dua Orang Pasangan Sedang Berkelahi."


Xa'an : "Dua Orang Pasangan...?"


Lycia : "Iyah, Apa Kita Bantu mereka untuk Baikan yah, An Kun?"


Xa'an : "Hmm....." (Memikirkan)


Xa'an : "Baiklah Ayo, Karena Tidak Baik Membiarkan Hubungan Seseorang Hancur di depan Mata." (Berjalan Keluar menuju Sepasang Kekasih itu)


Lycia : "Iyah Ayo..." (Berjalan juga dengan Xa'an)


Xa'an dan Lycia : "Deg deg deg deg deg deg, Ckieeeet...." (Berjalan Keluar dan Membuka Pintunya)


Xa'an dan Lycia : "Hmm....?" (Menoleh ke arah sepasang kekasih itu)


Seorang Wanita : "Pokoknya aku Tidak Mau!, Zhanif..!"


Zhanif : "Apa Kamu tidak Mempercayai Ku Aline?"


Aline : "Aku Percaya padamu Zhanif, Tapi...."


Aline : "Hmm...?" (Menoleh dan Menyadari Kehadiran Xa'an dan Lycia)


Zhanif : ".....?" (Menoleh dan Menyadari Kehadiran Xa'an dan Lycia)


Xa'an : "Oh...!, Maaf Karena menguping Pembicaraan Kalian."


Xa'an : "Kami secara tidak sengaja Mendengar Percakapan kalian dari dalam, Lalu Menuju keluar Untuk Mengecek nya."


Zhanif : "Hmm....?, Siapa Kalian?"


Xa'an : "Kami Adalah Pemilik Toko Makanan Xa'Cia, Namaku adalah Xa'an dan Wanita di Sampingku adalah Tunangan ku Lycia." (Memperkenalkan diri dengan sopan)


Zhanif : "Oohh..!, Pemilik Toko Makanan ini yah, Salam Kenal yah!, Namaku adalah Zhanif, Panggil saja Zhanif..."


Zhanif : "Dan Wanita di Sampingku adalah Tunangan ku juga Aline, Salam Kenal Yah." (Senyum)


Xa'an : "Iyah Tuan- Uhk..?!" (TibaΒ² Xa'an Merasakan Getaran di Dadanya, Sepertinya Ada Sedikit Reaksi Dari Airin)


Xa'an : (suara dalam hati) "Mengapa Ini?, Kenapa Tiba-tiba Kalung Airin Bergetar seperti ini?"


Zhanif : "Kamu Memiliki Anak Yang Hebat yah...." (Senyum, yang dimaksud adalah Airin)


Xa'an : "Hmm...?!" (Kaget)


Xa'an : (suara dalam hati) "Mengapa dia bisa tau tentang Airin?!" (Melihat ke arah Zhanif)


Zhanif : "......" (Senyum)


Lycia : "Ah....!" (Lycia tiba-tiba Sadar akan Sesuatu)


Xa'an : "Hmm....?" (Menoleh ke Lycia)


Lycia : "Aline...!, Lama tidak ketemu yah....!" (Menghampiri Aline)


Aline : "Oh...!, Lycia.... Itu benar Kamu yah, Ternyata benar Kamu Ada di Toko Ini Senangnya!" (Menghampiri Lycia)


Aline : "Akhirnya kita bertemu lagi Lycia!" (Menempelkan Tangan ke Tangan Lycia)


Lycia : "Hmm...Hmm..." (Mengangguk dan Menempelkan tangannya juga ke tangan Aline)


Xa'an dan Zhanif : "Eh...?" (Tidak tau)


Xa'an : "Cia, Apa kamu memang Mengenalinya?"


Lycia : "Oh...., An Kun dia adalah Kenalanku saat aku sedang mencari Para pelanggan di saat itu."


Lycia : "Aku Dan Aline adalah Teman Sekelas dalam Sekolah Tambahan Dulu"


Aline : "Halo, Saya Aline...."


Xa'an : "I-iyah...." (Menjawab Pertanyaan Aline)


Aline : "Tidak Kusangka, Kamu Memiliki Tunangan Seperti Dia yah Lycia..."

__ADS_1


Lycia : "Itu Memang Benar, bagaimana menurut mu?" (Sombong Sendiri)


Aline : "Tidak Hanya Kamu yang Memiliki Pria yang Hebat Seperti itu Lycia, Aku Pun juga Punya."


Lycia : "Hahahaha Aline ini Mah...."


Aline : "Lycia Pun Juga..."


Xa'an dan Zhanif : "Eeee....." (Terkucilkan dari pembicaraan Kedua orang Wanita)


Xa'an : "Oh...!" (Mendapatkan ide)


Xa'an : "Bagaimana Kalau Kita semua Mengobrol saja di dalam?, Akan Ku Masakkan Sesuatu juga kepada kalian Bagaimana?"


Lycia : "Iyah!, Ayo Masuk Aline"


Aline : "Baiklah Jika Lycia yang Mengajak." (Berjalan Masuk ke Toko Bersama Lycia)


"Lycia dan Aline pun masuk kedalam Toko Makanan"


Xa'an : "Bagaimana denganmu Tuan Zhanif?"


Zhanif : "Hmm..?, Tentu aku akan Ikut juga..."


Xa'an : "Baiklah, Silahkan...."


Zhanif : "Iyah...." (Masuk ke dalam Toko Makanan Bersama Xa'an)


"Di dalam Toko Makanan"


"Lycia Aline dan Zhanif sedang duduk di meja yang sama"


Lycia : "An Kun... Pilih Menu yang Enak Buat Kami Yah...!"


Xa'an : "Iyah Baiklah Nona Putri." (Berjalan Ke arah Dapur)


Lycia : "Terimakasih....." (Senyum)


Aline : "Kalian Serasi sekali Yah...." (Sambil Menyandarkan Dagu ke tangan)


Lycia : "Tidak-tidak, itu sudah biasakan Bagi Seorang Sepasang Kekasih Aline...." (Malu)


Aline : "Hahahaha, Tapi Aku Ingin Tau Apa Se enak yang di bicarakan Kah, Makanan dari Kekasihmu itu?"


Zhanif : "Iyah, Kami Pun Tertarik juga dengan Makanan dari Tuan Xa'an."


Lycia : "Kalian Tidak akan Menyesal datang kesini Kok!" (Senyum)


Zhanif Dan Aline : "Hmm...?"


Aline : "Baiklah Jika kamu sampai Segitunya Lycia, Aku akan Mencobanya."


Zhanif : "....." (Mengangguk)


"Tak Lama Kemudian Xa'an pun datang dengan membawakan MakananΒ² ke meja Mereka Bertiga'


Xa'an : "Sudah Selesai, Nikmatilah!" (Berdiri Di samping Lycia)


Lycia : "Hihi....." (Tersenyum)


Zhanif dan Aline : "Am...." (Memakan dan mengunyah nya)


Zhanif dan Aline : "Uhk.....?!" (Terkejut)


Zhanif : "I-ini sangat Enak....!" (Memakan lagi)


Aline : "Mengapa bisa se enak ini..?!" (Memakan Lagi)


Xa'an : "Tidak Masalah!"


Lycia : "Uwah..... Kebiasaannya...." (Maksudnya kebiasaan Xa'an saat menghidangkan dan saat selesainya)


Aline : "Ternyata Tidak hanya KataΒ² saja yah, Masakan Kekasihmu enak sekali Lycia"


Lycia : "Hehe Terimakasih Aline....."


Zhanif : "Iyah Tidak Kusangka Kalau LakiΒ² bisa memasak se enak ini daripada ku."


Xa'an : "Eh..?, Tuan Zhanif Juga Bisa Memasak?"


Zhanif : "Tentu saja aku bisa, Tapi tak seperti masakan mu ini, Masakan ku lebih ke arah enak saja."


Xa'an : "Begitu Yah..."


Zhanif : "Apa Aku Boleh Belajar darimu, Cara memasak yang Bisa membuat masakan itu enak?"


Xa'an : "Tentu saja Tuan Zhanif, Tidak Masalah." (Senyum)


Zhanif : "Iyah, Terimakasih...."


"Saat Setelah Makan"


"Lycia dan Aline sedang Berbincang di Tempat Lain, Sementara itu Xa'an dan Zhanif"


Xa'an : "Tuan Zhanif, Aku ingin bertanya kepadamu, Mengapa kamu bisa tau tentang Anak ku?" (Melirik Zhanif)


Zhanif : "Hmm....?, Tentu aku tau....."


Zhanif : "Bagi Suku ku, Itu adalah Hal Yang Wajar" (senyum)


Xa'an : "......?!" (Kaget)


Informasi Character :


Zhanif : "Pria Berusia 16 Tahun, Warna Rambut Hitam Bergradasi Merah Tua, Kekuatan Warna Mata Biru dan Merah."


Aline : "Wanita Berusia 16 Tahun, Warna Rambut Biru Muda, Kekuatan Warna Mata Biru."


SELESAI.............


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡



**Maaf Lama Up Guys, Tugas Dari Sekolahan Banyak Bet Jadinya ketunda-tunda :v


Kangen ga Ama Author Karena ga UpΒ²? πŸ—Ώ


Terimakasih Yah Buat Kalian Yang selalu Support Author Untuk Selalu Up in Novel ini.


Check Kabar Baru Dari Novel ku di Instagram : @taraa_saan**

__ADS_1


__ADS_2