The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Daratan Negri Timur


__ADS_3

*CHAPTER* 77 Season 02


Judul : Daratan Negri Timur


"Di Chapter Sebelumnya, Kraken dan Megalodon Berubah Wujud menjadi Wujud Manusia!."


"Dan Hal itu Membuat Xa'an dan Lycia Terkejut melihatnya."


Kraken : "Mohon Kerjasama nya, Xa'an...!" (Senyum)


Xa'an : "Yah....!" (Senyum)


Lycia dan Megalodon : "......" (Tersenyum Melihat Kraken dan Xa'an)


Xa'an : "Oh yah, Bagaimana Kami Memanggil Kalian berdua?"


Kraken : "Hmm?, Itu Terserah mu mau Memanggil kami apa."


Megalodon : "Iyah..." (Mengangguk)


Xa'an : "Hmmm....." (Memikirkan)


Xa'an : (suara dalam hati) "Kraken, Se ekor Gurita Besar, dan berada di laut....." (Sedang Memikirkan Sambil Melihat Kraken)


Xa'an : (suara dalam hati) "Octo.... Octo...." (Sedang Berfikir keras)


Xa'an : "Oro..... Hmm....." (Berfikir dengan matang)


Xa'an : "Ohh...." (Menemukan Jawabannya)


Xa'an : "Orokus....?!, Bagaimana Dengan Itu?"


Kraken : "Orokus yah, Tidak Buruk...." (Tersenyum)


Xa'an : "Lalu Untuk Megalodon...."


Megalodon : "Hmm....?"


Xa'an : (suara dalam hati) "Se ekor Hiu Yang Besar, berada di laut, Dan Megalodon...." (Sedang Berfikir keras)


Xa'an : (suara dalam hati) "Me.... Sha.... Bagaimana kalau aku Putar² lagi, Hmm...."


Xa'an : "Ahaa...!" (Menemukan Jawabannya)


Xa'an : "Mersha...!, Bagaimana Dengan itu.?"


Megalodon : "Itu Bagus....." (Mengangguk, Dan Tersenyum)


Xa'an : "Baiklah, Pak Orokus, dan Nona Mersha, Senang Bisa Mengenali Kalian....!"


Lycia : "......." (Tersenyum dan menepuk Tangan)


Orokus dan Mersha : "Iyah....!" (Tersenyum)


"Lalu Tiba-tiba cahaya yang Besar pun Menyelimuti Ruangan Itu."


Lycia : "Ahk, apa ini....?" (Menutupi Matanya)


Xa'an : "Cia....!" (Dengan Reflek Xa'an Menarik Badan Lycia dan Mendekapnya)


Xa'an : "Sinar apa ini, kenapa mereka berdua bersinar?"


"Tak Lama Kemudian Sinar Itu Pun Mulai Menghilang."


Xa'an : "Uhk...?, Hah....?!" (Terkejut)


Lycia : "A-apa yang terjadi...?" (Terkejut)


Orokus : "Hmmm..?" (Kaget, dan Memeriksa Tubuh nya)


Mersha : "Tubuh Kita....?" (Kaget dan Memeriksa Tubuh nya)


Xa'an : "Apa yang Terjadi Pada Tubuh kalian?"


Orokus : "Kami Pun Juga Kebingungan, Bagaimana bisa kami berubah Bentuk?"


Xa'an : "Maksudnya?" (Bingung)


Mersha : "Begini, Jika Se ekor Mahkluk Summon pada biasa, saat dia Diberi nama, Dia akan Mengalami Perubahan Pada Tubuhnya."


Xa'an : "Oh, Kalau Seperti itu, kenapa kalian Kaget?"


Orokus : "Kami Kaget karena Bisa berubah bentuk juga, Kukira hanya Para Summoner Tingkat Rendahan saja yang Bisa."


Xa'an : "Itu Artinya...?"


Mersha : "Artinya, Kamu Adalah Orang yang sangat Kuat Nak Xa'an..."


Mersha : "Tidak Maksudku, Tuan Xa'an...." (Membungkuk)


Xa'an : "Tuan?." (Bingung)


Orokus : "Iyah Benar, Kamu Sekarang adalah Tuan Kami."


Xa'an : "Eh?, Kok tiba tiba?"


Orokus : "Sudahlah Tuan Xa'an...." (Menenangkan Xa'an)


Lycia : "Jadi Artinya, Bibi dan Paman Akan Menjadi Summoner dari An Kun?"


Mersha : "Itu Benar Lycia, Aku pun juga kaget akan hal ini, Tidak Kusangka Bahwa Kami akan berubah juga setelah di beri nama."


Mersha : "Dan Lihat Penampilan Kami, Kami Terasa Lebih Muda Sekarang, dan Sepertinya Kekuatan ku Juga Meluap luap." (Sambil Melihat Orokus yang Sedang Sibuk Sendiri dengan Xa'an)


Lycia : "Iyah, Aku juga berpikir seperti itu...." (Melihat Orokus Dan Xa'an)

__ADS_1


Orokus : "Ayolah Tuan, Tolong Terimalah Aku....!" (Memeluk Xa'an)


Xa'an : "B-berhenti Dulu Bodoh!, Cia sedang Menatap kesini!"


Orokus : "Tidak Masalah Tuan!, Mersha Pun Juga Menatap kesini.....!"


Xa'an : "Tidak Hanya Penampilan Nya saja Yang Berubah Sifatmu Pun Juga..?!"


Orokus : "Sifat ku Masih Sama saja, Jika Tuan Ingin Aku Bersifat seperti Sebelumnya Aku juga bisa....." (Sambil Mendekatkan Wajahnya ke Wajah Xa'an)


Xa'an : "Ugh...?!" (Merasa Jijik)


Xa'an : "Tiiiiidaaaaaaaaaakk........!!!!!!" (Berteriak)


"Di Lain Tempat"


Xa'an : "Tiiidaaaak.....!!!" (Suara Teriakan Xa'an Yang Samar²)


Zhanif : "Hmm?" (Menoleh Ke Sumber Suara)


Aline : "Apa...?" (Menoleh ke Sumber Suara)


Landi : "Xa'an...?" (Menoleh Ke Sumber Suara)


Mora : "Itu Bukannya?" (Menoleh ke sumber suara)


Lao : "Mereka mungkin sedang dalam bahaya?!, Ayo kita harus bergegas!." (Berlari menuju Ruangan Xa'an)


Zhanif : "Semua Ayo!" (Berlari)


Aline Landi dan Mora : "Iyah!" (Mengikuti Zhanif)


"Tak Lama Kemudian."


Zhanif : "Xa'an!, Ada apa....?!" (Mendobrak Pintu)


Xa'an : "Ha?" (Xa'an Menoleh dan Sedang Di Peluk oleh Orokus)


Orokus : "Hmmm?" (Menoleh)


Lycia dan Mersha : "Eh?" (Menoleh ke Zhanif dan yang lain)


Zhanif : "A-apa apaan ini?!" (Tidak Percaya Melihat Pemandangan itu)


Xa'an : "T-tu-tunngu Zhanif?!"


Zhanif : "Hmm?, Aku sepertinya merasakan Sihir Kraken dari orang itu." (Yang dimaksud adalah Orokus)


Zhanif : "Hei!, Apa yang kau lakukan terhadap temanku?, Kau cari mati hah?" (Mengintimidasi)


Orokus : "Oh?, Bukankah kau orang menyebalkan yang tadi?" (Melepas Pelukannya dari Xa'an, Lalu Berjalan ke arah Zhanif)


Zhanif : "Jadi itu benar, kau adalah binatang aneh Kraken itu yah...?" (Menatap Tajam Orokus)


Orokus : "Siapa yang kau bilang Aneh, Dasar Aneh....?" (Menatap Tajam Zhanif)



(gambar hanyalah ilustrasi)


Lao : (suara dalam hati) "Apa apaan ini?!, Sang Terkuat Dari Tiga Legenda, Melawan Monster Laut Legenda Kraken?!."


Lao : (suara dalam hati) "I-ini Tidak Masuk Akal, di-diluar nalar....!!" (Berkeringat)


Lao : ".....?!" (Kaget)


Xa'an : "Sudah² Kalian Berdua Tenanglah, Aku Baik baik saja Zhanif, Dan Kau Orokus Bertindak lah lebih tenang...." (Xa'an Berada di tengah² Perselisihan lalu Menepuk Pundak Mereka berdua untuk Tenang)


Lao : "Huft......" (Tenang)


Orokus : "Baiklah Jika Tuan Berkata Seperti itu...!" (Tersenyum)


Xa'an : "Itu baru benar, Zhanif?"


Zhanif : "Jika Kau Baik baik saja, Maka Baiklah..." (Senyum)


Xa'an : "Itu Baru Bagus....!" (Senyum)


Xa'an Zhanif dan Orokus : "Hahahahaha...!"


Lao : (suara dalam hati) "Siapa Sih Sebenarnya Tuan Xa'an ini?!, Dia seperti bisa apa saja dalam menghadapi sesuatu, Dia bahkan bisa menenangkan Monster Seperti Mereka Berdua!" (Berfikir)


Landi : "Yah, Tadi Kalau Kalian Bertengkar disini, Aku tak tau apa yang terjadi selanjutnya."


Mora : "Itu membuatku Jantungan untuk Sementara waktu." (Lega)


Aline : "Tenang lah sedikit Zhanif......" (Haduh)


Mersha : "Yah Walaupun Tadi Boleh sih kalian bertengkar disini, aku ingin melihatnya juga." (Tertarik)


Lycia : "Bibi Mersha....?!" (Kaget)


Mersha : "Ahahaha aku hanya bercanda Lycia, Bercanda....." (Sambil Mengelus Kepala Lycia)


Lycia : "Me-menurutku tadi sepertinya bukan Candaan, dan berhenti mengelusku...!" (Malu Dan aga marah)


Mersha : "Kamu Imut Sekali Lycia.....!" (Semakin Mengelus)


Zhanif : "Jadi Xa'an, Apa yang akan Kita lakukan Selanjutnya?"


Xa'an : "Kita Harus Mendarat ke Pelabuhan terlebih dahulu, lalu aku akan menyerahkan semuanya kepada landi."


Landi : "Iyah!, Serahkan Semua Padaku!, Aku akan Menuntun Kalian Semua!"


Hafid : "Perhatian Untuk Para Penumpang, ada Hal Penting untuk Saya Beritahu kan kepada kalian semua, Tolong segera menuju ke ruang rapat." (Suara dari Alat Sihir Suara milik Hafid)

__ADS_1


Semuanya : "....?" (Menoleh ke sumber suara)


Xa'an : "Ayo semua, kita harus bergegas...." (Berjalan)


"Iyah....!" (Mengikuti Xa'an)


"Setelah Itu, Mereka semua pun Berkumpul di Ruang Rapat"


"Semuanya pun sedang duduk di posisinya masing-masing, kecuali Orokus dan Mersha, mereka sedang berdiri di belakang Xa'an."


Hafid : "Jadi, Semuanya sudah berkumpul yah, Kali ini saya akan memberitahu kan sesuatu kepada kalian semua."


Hafid : "Hmm?, Tuan Pangeran Xa'an, Sepertinya Pengikut Anda Bertambah...." (Melihat ke arah Xa'an, Orokus dan Mersha)


Xa'an : "Sudahi Basa basimu Hafid, Mari kita Lanjutkan saja apa yang ingin kamu sampaikan....." (Tak ingin Meneruskan Permasalahan itu)


Orokus : "Heh....!" (Tersenyum, berada di belakang Xa'an)


Mersha : "......." (Menutup Mata dan Senyum, Berada di belakang Xa'an)


Hafid : "Maafkan Saya Tuan Pangeran Xa'an, Jadi Mari kita Lanjutkan Pembicaraan ini."


Hafid : "Pertama, Sekarang Kita Sudah Dekat Dengan Negri Timur, Sebentar lagi kita akan Berlabuh di Daratan Negri Timur."


Landi : "Akhirnya Kita Sampai....!"


Hafid : "Kedua, Kita akan berlabuh di Pelabuhan Pasar Krista."


Xa'an : "Pasar Krista?"


Lao : "Pelabuhan Pasar Krista adalah tempat Yang Seperti namanya, Disana Terdapat Pelabuhan Sekaligus Pasar, Pasar Disana Sangat Besar dan bagus."


Lao : "Pasar Itu Juga Menjadi Penggelapan Pasar Terbesar, Semua Barang Yang Legal dan ilegal berada di dalam Pasar Tersebut."


Xa'an : "Apa kita tidak dapat Berlabuh di tempat lain, Sepertinya tempat itu sangat ramai akan pengunjung."


Hafid : "Maaf Tuan Pangeran Xa'an, Kita tidak bisa melakukan hal itu, Tidak ada tempat lain yang bisa Kita Mendarat di pelabuhan selain Pelabuhan itu di Hari ini."


Hafid : "Jika Pangeran Mau, Kita Harus Memutar lagi, dan Memakan Waktu 1 hari lagi untuk Sampai."


Xa'an : "Jadi Tak bisa yah, Kita akan Berlabuh disana Hafid, Jangan Memutar arah, Tak Baik untuk Menguras banyak waktu, Mari Kita Berlabuh Di Pasar Krista!"


Hafid : "Baik Tuan Pangeran Xa'an....!"


Xa'an : "Baiklah Semuanya, Persiapkan Kalian Semua, Kita akan Segera Sampai Menuju Daratan Timur!, Dan Berlabuh di tempat Pasar Yang Sangat Besar sekaligus menjadi Pasar Penggelapan Terbesar di Negri Timur...!!!"


Xa'an : "Persiapkan Diri Kalian Sendiri Perjalanan Kita Bukanlah Perjalanan Biasa, Ini adalah Perjalanan Penyelamatan Dunia, Untuk Masa Kedepannya....!"


Xa'an : "Ancaman Pahlawan Sekaligus Raja Iblis Va'an tidak berhenti dari sini saja, Pastinya Dia Juga sedang Mencari Para Prajurit untuk Melawan Kita semua!."


Xa'an : "Jadi Mari!, Kita Segera Bertemu Dengan Sang Jenius Dari Three Somebody!, Adya Trimarga Di Negri Timur Ini...!!!!" (Mengangkat Salah Satu Tangannya)


Semuanya : "YAAAAAAAAAAHHHH......!!!!!"


Para Prajurit Kaisar : "Kita Pasti Akan Bisa Melakukan nya!"


Landi : "Perjalanan antara Hidup dan Mati."


Zhanif : "Para Saudaraku........"


Xa'an : "Menjadi Raja Dunia......!"


SELESAI...........!!!" (Harusnya)


T.K.A.R Comedy.....!


Xa'an : "Hei Zhanif, Apakah Orokus dalam wujud Kraken akan Cukup berada dalam Sihir Ruangan mu."


Zhanif : "Heh!, Kau meremehkan ku?, Sihir ku memiliki Ruangan Yang sangat Luas dan sangat kuat!." (Sambil Seperti Menahan Sesuatu)


Xa'an : "Jadi Begitu yah....." (Melihat Ke arah Orokus)


Orokus : "Tu-tuan, Apakah ini Bisa dihentikan...?" (Merasa Badan nya Tidak enak)


Xa'an : "Zhanif, Hentikan Saja....." (Melihat Ke arah Zhanif)


Zhanif : "Ti-tidak aku Masih Bisa....!" (Semakin Menahan)


Xa'an : "Huft......" (Geleng²)


"Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"


Xa'an : "Akhirnya Kita sudah Sampai di negri timur!, Semua Keajaiban Akan datang kepada kami sebentar lagi."


Landi : "Aku akan Menuntun Kalian semua mulai saat ini, Jadi jangan sampai tersesat Yah...."


Lycia : "An Kun.....!" (Terseret)


Xa'an : "Ciaa....?!"


Landi : "Padahal Tadi Sudah Aku Bilaaaaaaanggg..!!!!"


Semuanya : "Bukankah Ini....?" (Melihat ke arah Bangunan)


Xa'an : "Barang² apa ini?!"


Zhanif : "Aline, Sebaiknya jangan kamu pegang ini."


Aline : "Eh.....?" (Mau memegang)


Orokus : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"


Mersha : "Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista....!"


Orokus : "Di Tunggu....!"

__ADS_1


Mersha : "Yah.....!"


SELESAI............!!!


__ADS_2