
*CHAPTER* 77 Season 02
Judul : Daratan Negri Timur
"Di Chapter Sebelumnya, Kraken dan Megalodon Berubah Wujud menjadi Wujud Manusia!."
"Dan Hal itu Membuat Xa'an dan Lycia Terkejut melihatnya."
Kraken : "Mohon Kerjasama nya, Xa'an...!" (Senyum)
Xa'an : "Yah....!" (Senyum)
Lycia dan Megalodon : "......" (Tersenyum Melihat Kraken dan Xa'an)
Xa'an : "Oh yah, Bagaimana Kami Memanggil Kalian berdua?"
Kraken : "Hmm?, Itu Terserah mu mau Memanggil kami apa."
Megalodon : "Iyah..." (Mengangguk)
Xa'an : "Hmmm....." (Memikirkan)
Xa'an : (suara dalam hati) "Kraken, Se ekor Gurita Besar, dan berada di laut....." (Sedang Memikirkan Sambil Melihat Kraken)
Xa'an : (suara dalam hati) "Octo.... Octo...." (Sedang Berfikir keras)
Xa'an : "Oro..... Hmm....." (Berfikir dengan matang)
Xa'an : "Ohh...." (Menemukan Jawabannya)
Xa'an : "Orokus....?!, Bagaimana Dengan Itu?"
Kraken : "Orokus yah, Tidak Buruk...." (Tersenyum)
Xa'an : "Lalu Untuk Megalodon...."
Megalodon : "Hmm....?"
Xa'an : (suara dalam hati) "Se ekor Hiu Yang Besar, berada di laut, Dan Megalodon...." (Sedang Berfikir keras)
Xa'an : (suara dalam hati) "Me.... Sha.... Bagaimana kalau aku Putar² lagi, Hmm...."
Xa'an : "Ahaa...!" (Menemukan Jawabannya)
Xa'an : "Mersha...!, Bagaimana Dengan itu.?"
Megalodon : "Itu Bagus....." (Mengangguk, Dan Tersenyum)
Xa'an : "Baiklah, Pak Orokus, dan Nona Mersha, Senang Bisa Mengenali Kalian....!"
Lycia : "......." (Tersenyum dan menepuk Tangan)
Orokus dan Mersha : "Iyah....!" (Tersenyum)
"Lalu Tiba-tiba cahaya yang Besar pun Menyelimuti Ruangan Itu."
Lycia : "Ahk, apa ini....?" (Menutupi Matanya)
Xa'an : "Cia....!" (Dengan Reflek Xa'an Menarik Badan Lycia dan Mendekapnya)
Xa'an : "Sinar apa ini, kenapa mereka berdua bersinar?"
"Tak Lama Kemudian Sinar Itu Pun Mulai Menghilang."
Xa'an : "Uhk...?, Hah....?!" (Terkejut)
Lycia : "A-apa yang terjadi...?" (Terkejut)
Orokus : "Hmmm..?" (Kaget, dan Memeriksa Tubuh nya)
Mersha : "Tubuh Kita....?" (Kaget dan Memeriksa Tubuh nya)
Xa'an : "Apa yang Terjadi Pada Tubuh kalian?"
Orokus : "Kami Pun Juga Kebingungan, Bagaimana bisa kami berubah Bentuk?"
Xa'an : "Maksudnya?" (Bingung)
Mersha : "Begini, Jika Se ekor Mahkluk Summon pada biasa, saat dia Diberi nama, Dia akan Mengalami Perubahan Pada Tubuhnya."
Xa'an : "Oh, Kalau Seperti itu, kenapa kalian Kaget?"
Orokus : "Kami Kaget karena Bisa berubah bentuk juga, Kukira hanya Para Summoner Tingkat Rendahan saja yang Bisa."
Xa'an : "Itu Artinya...?"
Mersha : "Artinya, Kamu Adalah Orang yang sangat Kuat Nak Xa'an..."
Mersha : "Tidak Maksudku, Tuan Xa'an...." (Membungkuk)
Xa'an : "Tuan?." (Bingung)
Orokus : "Iyah Benar, Kamu Sekarang adalah Tuan Kami."
Xa'an : "Eh?, Kok tiba tiba?"
Orokus : "Sudahlah Tuan Xa'an...." (Menenangkan Xa'an)
Lycia : "Jadi Artinya, Bibi dan Paman Akan Menjadi Summoner dari An Kun?"
Mersha : "Itu Benar Lycia, Aku pun juga kaget akan hal ini, Tidak Kusangka Bahwa Kami akan berubah juga setelah di beri nama."
Mersha : "Dan Lihat Penampilan Kami, Kami Terasa Lebih Muda Sekarang, dan Sepertinya Kekuatan ku Juga Meluap luap." (Sambil Melihat Orokus yang Sedang Sibuk Sendiri dengan Xa'an)
Lycia : "Iyah, Aku juga berpikir seperti itu...." (Melihat Orokus Dan Xa'an)
__ADS_1
Orokus : "Ayolah Tuan, Tolong Terimalah Aku....!" (Memeluk Xa'an)
Xa'an : "B-berhenti Dulu Bodoh!, Cia sedang Menatap kesini!"
Orokus : "Tidak Masalah Tuan!, Mersha Pun Juga Menatap kesini.....!"
Xa'an : "Tidak Hanya Penampilan Nya saja Yang Berubah Sifatmu Pun Juga..?!"
Orokus : "Sifat ku Masih Sama saja, Jika Tuan Ingin Aku Bersifat seperti Sebelumnya Aku juga bisa....." (Sambil Mendekatkan Wajahnya ke Wajah Xa'an)
Xa'an : "Ugh...?!" (Merasa Jijik)
Xa'an : "Tiiiiidaaaaaaaaaakk........!!!!!!" (Berteriak)
"Di Lain Tempat"
Xa'an : "Tiiidaaaak.....!!!" (Suara Teriakan Xa'an Yang Samar²)
Zhanif : "Hmm?" (Menoleh Ke Sumber Suara)
Aline : "Apa...?" (Menoleh ke Sumber Suara)
Landi : "Xa'an...?" (Menoleh Ke Sumber Suara)
Mora : "Itu Bukannya?" (Menoleh ke sumber suara)
Lao : "Mereka mungkin sedang dalam bahaya?!, Ayo kita harus bergegas!." (Berlari menuju Ruangan Xa'an)
Zhanif : "Semua Ayo!" (Berlari)
Aline Landi dan Mora : "Iyah!" (Mengikuti Zhanif)
"Tak Lama Kemudian."
Zhanif : "Xa'an!, Ada apa....?!" (Mendobrak Pintu)
Xa'an : "Ha?" (Xa'an Menoleh dan Sedang Di Peluk oleh Orokus)
Orokus : "Hmmm?" (Menoleh)
Lycia dan Mersha : "Eh?" (Menoleh ke Zhanif dan yang lain)
Zhanif : "A-apa apaan ini?!" (Tidak Percaya Melihat Pemandangan itu)
Xa'an : "T-tu-tunngu Zhanif?!"
Zhanif : "Hmm?, Aku sepertinya merasakan Sihir Kraken dari orang itu." (Yang dimaksud adalah Orokus)
Zhanif : "Hei!, Apa yang kau lakukan terhadap temanku?, Kau cari mati hah?" (Mengintimidasi)
Orokus : "Oh?, Bukankah kau orang menyebalkan yang tadi?" (Melepas Pelukannya dari Xa'an, Lalu Berjalan ke arah Zhanif)
Zhanif : "Jadi itu benar, kau adalah binatang aneh Kraken itu yah...?" (Menatap Tajam Orokus)
Orokus : "Siapa yang kau bilang Aneh, Dasar Aneh....?" (Menatap Tajam Zhanif)
(gambar hanyalah ilustrasi)
Lao : (suara dalam hati) "Apa apaan ini?!, Sang Terkuat Dari Tiga Legenda, Melawan Monster Laut Legenda Kraken?!."
Lao : (suara dalam hati) "I-ini Tidak Masuk Akal, di-diluar nalar....!!" (Berkeringat)
Lao : ".....?!" (Kaget)
Xa'an : "Sudah² Kalian Berdua Tenanglah, Aku Baik baik saja Zhanif, Dan Kau Orokus Bertindak lah lebih tenang...." (Xa'an Berada di tengah² Perselisihan lalu Menepuk Pundak Mereka berdua untuk Tenang)
Lao : "Huft......" (Tenang)
Orokus : "Baiklah Jika Tuan Berkata Seperti itu...!" (Tersenyum)
Xa'an : "Itu baru benar, Zhanif?"
Zhanif : "Jika Kau Baik baik saja, Maka Baiklah..." (Senyum)
Xa'an : "Itu Baru Bagus....!" (Senyum)
Xa'an Zhanif dan Orokus : "Hahahahaha...!"
Lao : (suara dalam hati) "Siapa Sih Sebenarnya Tuan Xa'an ini?!, Dia seperti bisa apa saja dalam menghadapi sesuatu, Dia bahkan bisa menenangkan Monster Seperti Mereka Berdua!" (Berfikir)
Landi : "Yah, Tadi Kalau Kalian Bertengkar disini, Aku tak tau apa yang terjadi selanjutnya."
Mora : "Itu membuatku Jantungan untuk Sementara waktu." (Lega)
Aline : "Tenang lah sedikit Zhanif......" (Haduh)
Mersha : "Yah Walaupun Tadi Boleh sih kalian bertengkar disini, aku ingin melihatnya juga." (Tertarik)
Lycia : "Bibi Mersha....?!" (Kaget)
Mersha : "Ahahaha aku hanya bercanda Lycia, Bercanda....." (Sambil Mengelus Kepala Lycia)
Lycia : "Me-menurutku tadi sepertinya bukan Candaan, dan berhenti mengelusku...!" (Malu Dan aga marah)
Mersha : "Kamu Imut Sekali Lycia.....!" (Semakin Mengelus)
Zhanif : "Jadi Xa'an, Apa yang akan Kita lakukan Selanjutnya?"
Xa'an : "Kita Harus Mendarat ke Pelabuhan terlebih dahulu, lalu aku akan menyerahkan semuanya kepada landi."
Landi : "Iyah!, Serahkan Semua Padaku!, Aku akan Menuntun Kalian Semua!"
Hafid : "Perhatian Untuk Para Penumpang, ada Hal Penting untuk Saya Beritahu kan kepada kalian semua, Tolong segera menuju ke ruang rapat." (Suara dari Alat Sihir Suara milik Hafid)
__ADS_1
Semuanya : "....?" (Menoleh ke sumber suara)
Xa'an : "Ayo semua, kita harus bergegas...." (Berjalan)
"Iyah....!" (Mengikuti Xa'an)
"Setelah Itu, Mereka semua pun Berkumpul di Ruang Rapat"
"Semuanya pun sedang duduk di posisinya masing-masing, kecuali Orokus dan Mersha, mereka sedang berdiri di belakang Xa'an."
Hafid : "Jadi, Semuanya sudah berkumpul yah, Kali ini saya akan memberitahu kan sesuatu kepada kalian semua."
Hafid : "Hmm?, Tuan Pangeran Xa'an, Sepertinya Pengikut Anda Bertambah...." (Melihat ke arah Xa'an, Orokus dan Mersha)
Xa'an : "Sudahi Basa basimu Hafid, Mari kita Lanjutkan saja apa yang ingin kamu sampaikan....." (Tak ingin Meneruskan Permasalahan itu)
Orokus : "Heh....!" (Tersenyum, berada di belakang Xa'an)
Mersha : "......." (Menutup Mata dan Senyum, Berada di belakang Xa'an)
Hafid : "Maafkan Saya Tuan Pangeran Xa'an, Jadi Mari kita Lanjutkan Pembicaraan ini."
Hafid : "Pertama, Sekarang Kita Sudah Dekat Dengan Negri Timur, Sebentar lagi kita akan Berlabuh di Daratan Negri Timur."
Landi : "Akhirnya Kita Sampai....!"
Hafid : "Kedua, Kita akan berlabuh di Pelabuhan Pasar Krista."
Xa'an : "Pasar Krista?"
Lao : "Pelabuhan Pasar Krista adalah tempat Yang Seperti namanya, Disana Terdapat Pelabuhan Sekaligus Pasar, Pasar Disana Sangat Besar dan bagus."
Lao : "Pasar Itu Juga Menjadi Penggelapan Pasar Terbesar, Semua Barang Yang Legal dan ilegal berada di dalam Pasar Tersebut."
Xa'an : "Apa kita tidak dapat Berlabuh di tempat lain, Sepertinya tempat itu sangat ramai akan pengunjung."
Hafid : "Maaf Tuan Pangeran Xa'an, Kita tidak bisa melakukan hal itu, Tidak ada tempat lain yang bisa Kita Mendarat di pelabuhan selain Pelabuhan itu di Hari ini."
Hafid : "Jika Pangeran Mau, Kita Harus Memutar lagi, dan Memakan Waktu 1 hari lagi untuk Sampai."
Xa'an : "Jadi Tak bisa yah, Kita akan Berlabuh disana Hafid, Jangan Memutar arah, Tak Baik untuk Menguras banyak waktu, Mari Kita Berlabuh Di Pasar Krista!"
Hafid : "Baik Tuan Pangeran Xa'an....!"
Xa'an : "Baiklah Semuanya, Persiapkan Kalian Semua, Kita akan Segera Sampai Menuju Daratan Timur!, Dan Berlabuh di tempat Pasar Yang Sangat Besar sekaligus menjadi Pasar Penggelapan Terbesar di Negri Timur...!!!"
Xa'an : "Persiapkan Diri Kalian Sendiri Perjalanan Kita Bukanlah Perjalanan Biasa, Ini adalah Perjalanan Penyelamatan Dunia, Untuk Masa Kedepannya....!"
Xa'an : "Ancaman Pahlawan Sekaligus Raja Iblis Va'an tidak berhenti dari sini saja, Pastinya Dia Juga sedang Mencari Para Prajurit untuk Melawan Kita semua!."
Xa'an : "Jadi Mari!, Kita Segera Bertemu Dengan Sang Jenius Dari Three Somebody!, Adya Trimarga Di Negri Timur Ini...!!!!" (Mengangkat Salah Satu Tangannya)
Semuanya : "YAAAAAAAAAAHHHH......!!!!!"
Para Prajurit Kaisar : "Kita Pasti Akan Bisa Melakukan nya!"
Landi : "Perjalanan antara Hidup dan Mati."
Zhanif : "Para Saudaraku........"
Xa'an : "Menjadi Raja Dunia......!"
SELESAI...........!!!" (Harusnya)
T.K.A.R Comedy.....!
Xa'an : "Hei Zhanif, Apakah Orokus dalam wujud Kraken akan Cukup berada dalam Sihir Ruangan mu."
Zhanif : "Heh!, Kau meremehkan ku?, Sihir ku memiliki Ruangan Yang sangat Luas dan sangat kuat!." (Sambil Seperti Menahan Sesuatu)
Xa'an : "Jadi Begitu yah....." (Melihat Ke arah Orokus)
Orokus : "Tu-tuan, Apakah ini Bisa dihentikan...?" (Merasa Badan nya Tidak enak)
Xa'an : "Zhanif, Hentikan Saja....." (Melihat Ke arah Zhanif)
Zhanif : "Ti-tidak aku Masih Bisa....!" (Semakin Menahan)
Xa'an : "Huft......" (Geleng²)
"Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"
Xa'an : "Akhirnya Kita sudah Sampai di negri timur!, Semua Keajaiban Akan datang kepada kami sebentar lagi."
Landi : "Aku akan Menuntun Kalian semua mulai saat ini, Jadi jangan sampai tersesat Yah...."
Lycia : "An Kun.....!" (Terseret)
Xa'an : "Ciaa....?!"
Landi : "Padahal Tadi Sudah Aku Bilaaaaaaanggg..!!!!"
Semuanya : "Bukankah Ini....?" (Melihat ke arah Bangunan)
Xa'an : "Barang² apa ini?!"
Zhanif : "Aline, Sebaiknya jangan kamu pegang ini."
Aline : "Eh.....?" (Mau memegang)
Orokus : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"
Mersha : "Di Balik Penggelapan Terbesar Pasar Krista....!"
Orokus : "Di Tunggu....!"
__ADS_1
Mersha : "Yah.....!"
SELESAI............!!!