The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Sebuah Kapal Besar


__ADS_3

*CHAPTER* 74 Season 02


Judul : Sebuah Kapal Besar


"Seperti Di Chapter sebelumnya Xa'an Bertemu dengan Kaisar Lao Ekselen Yaitu Paman Landi Ekselen itu Sendiri!, Mereka Pun Membantu Kaisar Lao untuk Pulang Kembali Ke Negara Asalnya, Saat ini Mereka Semua Sedang Berada Di Perjalanan."


Xa'an : "Segerombolan Bandit Yah...." (Mengingat Sesuatu Yang Penting)


Xa'an : (suara dalam hati) "Tidak Salah Lagi, Dari Cerita yang Di Bilang Oleh Paman Lao Barusan adalah Mereka."


Xa'an : (suara dalam hati) "Tak Kusangka Mereka Masih Selamat Dan Meneruskan Kebiasaan Mereka."


Xa'an : (suara dalam hati) "Jika Orang² yang Seperti Prajurit sekelas Kaisar Kalah Dari Mereka, Pasti Semuanya Itu Orang yang Kuat²."


Xa'an : (suara dalam hati) "Tak Kusangka Dulu Saat Aku Terlempar oleh Teleport, Ayahanda Dan Yang Lainnya Bisa Menahan Orang² Seperti Mereka dan berhasil Selamat." (Tiba tiba Xa'an Memanggil Theo Dengan Sebutan Ayahanda)


Xa'an : (suara dalam hati) "Sepertinya Mereka Harus Dibasmi......" (Xa'an Mengeluarkan Hawa Yang Suram)


Semuanya : "Eh....?!" (Merasa Tidak Enak, Lalu Menoleh ke Xa'an)


Zhanif : "Xa-xa'an Hentikan Aura mu, Itu Terlalu Berat Bagi Kami." (Menahan Aura Xa'an)


Xa'an : "Oh...!" (Kembali Tenang)


Xa'an : "Maafkan Aku Semuanya."


Lao : (suara dalam hati) "Tidak Kusangka Hanya dengan Aura saja Tuan Xa'an ini Dapat Membuat Satu Ruangan Ini Penuh dengan Tekanan


Xa'an : "Ma-maafkan Aku Cia Karena Membuat mu Menahan Aura Tadi!" (Panik)


Lycia : "Tidak apa apa Kok...." (Senyum)


Landi : "Hei Kau tidak Meminta Maaf kepada Kami?"


Xa'an : "Maafkan aku Semuanya....!"


Semuanya Kecuali Lao : "Hahahahaha...."


Lao : (suara dalam hati) "Siapa Sebenarnya Tuan Xa'an ini...?"


Lao : (suara dalam hati) "Kami Harus Menjalin Kerja Sama dengannya Apapun Yang Terjadi..."


Lao : (suara dalam hati) "Dan Juga, Nona yang Telah Ku Curigai Ini Ternyata Benar."


Lao : (suara dalam hati) "Nona Elf ini Ternyata Adalah Nona Lycia Arthem, Penerus Selanjutnya Dari Bangsa Elf!"


Lao : (suara dalam hati) "Apa Anakku Bisa Yah Mendapatkan Hati Nona Lycia?"


(Disini Lao Ekselen Tidak Tau Kalau Xa'an Dan Lycia Adalah Sepasang Kekasih, Dan Juga Lao Ekselen Hanya Tau Segelintir Informasi Kalau Ada Kabar tentang Seorang Bangsawan Besar Menjalin Hubungan Dengan Ras atau Suku Lain, Itulah Yang Ditangkap Oleh Lao Tentang Informasi Tadi.)


"Tak Lama Kemudian Mereka Semua Pun Telah Sampai Di Perbatasan Pelabuhan."


Xa'an : "Sudah Sampai Yah...." (Baru Saja Turun Dari Karavan Kereta Kuda)


"Semuanya Pun Perlahan Turun Dari Karavan Secara Bergantian."


"Perbatasan Pelabuhan!, Tempat Pengecekan Sebelum Naik Ke Dalam Kapal Untuk Berlayar Menyebrangi Benua Lain!."


"Tempat Itu Terdapat Banyak Sekali Kapal Besar Yang Berlabuh, Ramai Akan Penduduk Yang Hendak Berpergian Juga, Bahkan Ada Pasar Disana."


Landi : "Seperti Biasa Tempat Seperti Ini Ramai Sekali Yah...." (Melihat Sekeliling)


Lao : "Kalau Begitu Aku Akan Mencari Kapal Untuk Kita Naiki....."


Xa'an : "Ah, Tunggu Dulu Paman, Urusan Itu Sudah Selesai....." (Menghentikan Lao)


Lao : "Maksudnya Apa Tuan Xa'an?"


Xa'an : "Aku Telah Mengatur Itu Semua."


Xa'an : "Bukan Aku Sih, Lebih Tepatnya Kakek Ku."


Lao : (suara dalam hati) "Kakeknya?"


Xa'an : "Dimana Yah...." (Mencari Seseorang)


Xa'an : "Itu Dia...!"


Xa'an : "Ikuti Aku Semua...." (Berjalan)

__ADS_1


Lycia : "Iyah..." (Mengikuti Xa'an)


Zhanif Dan Aline : "Baik..." (Mengikuti Xa'an)


Landi : "Ayo Mora...." (Mengikuti Xa'an)


Mora : "Iyah" (Mengikuti Xa'an)


Lao : "Hmmm...?" (Mengikuti Xa'an)


Para Prajurit Lao : (Secara langsung Mengikuti Lao)


"Tak Lama Kemudian"


Xa'an : (suara dalam hati) "Sudah Kuduga...."


Xa'an : "Halo Hafid.....!!" (Xa'an Memanggil Nama Seseorang)


Hafid : ".....?!" (Menoleh Ke Xa'an)


Hafid : "Oh!, Halo Tuan Muda Xa'an!, Akhirnya Kamu Datang Yah...!" (Perlahan Ke Arah Xa'an)


Landi : "Ohh..!, Tuan Hafid Lama Tak Berjumpa....!"


Hafid : "Lama Tak Jumpa Juga Landi...." (Senyum)


"Hafid, Bagi Yang Lupa Siapa Itu Hafid Adalah Ilmuwan Dari Kerajaan Algresia! (Ada di Chapter 18!), Kenapa Bisa Hafid Ada Disini?, Karena Kakek Gifra Lah Yang Meminta Bantuan Kepadanya Dari Elgrasia Ke Algresia Karena Hanya Untuk Xa'an, Kakek Gifra Meminta Pertolongan Ke Kakek Dheo Karena Kakek Dheo Mempunyai Ilmuwan Cerdik Yaitu Hafid!, Karena Elgrasia Berfokus Ke Arah Perdagangan, Di Algresia Berfokus Pada Teknologi."


"Dan Disini Saya Juga Akan Menjawab Pertanyaan Kalian, Kenapa Stheo Ayah Clara Adik Dari Theo Ayah Xa'an Bisa berada Di Elgrasia, Padahal Dia adalah Dari Bangsawan Algresia."


"Jadi Karena Tidak Adanya Zifa di Elgrasia, Stheo Disuruh Untuk Memimpin Kerajaan Nya Di Elgrasia."


"Dan Juga Karena Stheo Jatuh Cinta dan Menikahi Anak Kakek Gifra, Iyah Dia adalah Adik Zifa, Yaitu Suku Binatang Rubah, Istri Dari Raja Gifra Elgrasia Adalah Seorang Suku Binatang Rubah!."


"Dan Algresia Pun Dijaga Oleh Theo Itu Sendiri, Seperti Itu."


"Jadi Apa Yang Terjadi Dengan Algreasia Yaitu Keluarga Xa'an?, Sesungguhnya Algreasia Adalah Hanya Nama Keluarga Baru Untuk Simbol Perdamaian Kerajaan Algresia Dan Elgrasia Jadi, Algreasia Itu Bukanlah Suatu Kerajaan, Melainkan Hanya Simbol Perdamaian Kedua Kerajaan!."


"Keluarga Xa'an Hanya Menetap Di Daerah Terpencil Hanya Untuk Membesarkan Xa'an Sampai Besar, Tapi Ternyata Xa'an Malah Memiliki Kekuatan Warna Mata Emas, Hal Itu Membuat Theo Dan Zifa Tak Punya Pilihan Lain Untuk Kembali Lagi Ke Kerajaan Untuk Memberitahukan Kalau Anaknya Adalah Seorang Pahlawan!, Kepada Kerajaan Algresia Dan Elgrasia!."


"Kita Lanjutkan Lagi Petualangan Dari Xa'an!."


Xa'an : "Bagaimana Kamu Bisa ada disini Hafid?"


Hafid : "Tapi Setelah Raja Gifra Menggunakan Namamu Raja Dheo Pun Langsung Bersemangat Dan Mengatakan."


Raja Dheo : "Semua Itu Serahkan Saja Padaku....!!!!" (Dengan Bersemangat)


Hafid : "Begitu......"


Xa'an : "Ah-ahahahaha....." (Mencoba Untuk Membayangkan Nya Juga)


Hafid : "Jadi Aku Diperintahkan Oleh Raja Dheo Untuk Datang Kesini Katanya Ingin Mengantarkanmu, Ternyata Benar Anda Ada Berada Disini."


Xa'an : "Baiklah Terimakasih Hafid Karena Telah Datang Jauh² Dari Algresia Kesini Yah...."


Hafid : "Tidak Masalah, Tuan Muda....." (Membungkuk)


Lycia : "An Kun, Dia Siapa....?"


Xa'an Dan Hafid : "Hmm..?" (Menoleh Ke Lycia)


Xa'an : "Oh!, Aku Lupa Memperkenalkan Kalian, Kenalkan Cia, Dia adalah Hafid ilmuwan Cerdik Dari Algresia, Dialah Yang Telah Membantuku Untuk Mendapatkan Topeng Penyamar Dan Pedang Inti Jiwa Naga."


Lycia : "Ooooh...!, Terimakasih Tuan Hafid, Karena Telah Membantu An Kun Sampai Saat Ini...!" (Membungkuk)


Hafid : "Sudah Sudah Jangan Membungkuk Nona Lycia...!"


Hafid : "Anda Adalah Sosok Mulia Anak Dari Raja dan Ratu Elf, Pemimpin Selanjutnya Bangsa Elf, Dan Juga Pasangan Sah Tuan Muda Xa'an, Anda Terlalu Berlebihan Jika Membungkuk Kepada Saya."


Lycia : "Karena Anda Membantu An Kun Tak ada Salahnya Saya Membungkuk Kepada Anda...." (Senyum)


Hafid : "Ek...?!, Eeee....?" (Bingung)


Xa'an : "Terima Saja Hafid....." (Senyum)


Hafid : "Ba-baiklah, Sama Sama Nona Lycia...." (Membungkuk Juga)


Lycia : "Iyah...." (Senyum)

__ADS_1


Zhanif : "Halo Tuan....."


Aline : "Halo....."


Hafid : "Oh Halo Juga, Tuan Zhanif Dan Nona Aline...." (Membungkuk)


Zhanif : "Oh, Kau Mengenali Kami Yah...."


Hafid : "Siapa yang Tak Kenal Dengan Salah Satu Yang Terkuat Di Threesomebody Zhanif, Dan Istrinya Aline Sang Ratu Sihir....?"


Aline : "Waah.... Tak Salah Anda disebut Sebagai Ilmuwan Cerdik Dari Algresia...." (Kaget)


Hafid : "Terimakasih....." (Membungkuk)


Xa'an : "Jadi Hafid, Kita Akan Berangkat Menggunakan Apa...?" (Xa'an Melihat Kapal Besar Yang Masih Tertutup Oleh suatu Kain)


Hafid : "Baiklah Akan Segera Saya Tunjukkan!, Ini Adalah Kapal Besar Kita......!" (Menarik Sedikit Kainnya)


"Sreeeeeeeet......!!!" (Suara Kain Di Tarik!)


Semuanya : "Waaaaaah.......!!"


Hafid : "Ini Adalah.....!, The Maximum Turbo Algreasia Project Boat....!!!" (Bangga Sendiri)


Semuanya : "Eh........???" (Tidak Sesuai Ekspetasi)


"Sebuah Kapal Yang Serba Putih Besar dengan Garis Emas di Samping Kapal."


Hafid : "Hem Hem....!" (Masih Membanggakan Dirinya)


Semuanya Kecuali Xa'an : "Apa apaan itu....?" (Muka tidak percaya)


Xa'an : "Itu Keren Sekali Hafid......!" (Dengan Muka Serius)


Semuanya : "Apaa....?!" (Kaget)


Hafid : "Dengan Kapal Ini Kita Bisa Melewati Lautan Dan Menuju Negri Timur dengan Cepat, Karena Kapal Ini Telah Di Upgrade Tidak Seperti Kapal Yang Lainnya!."


Xa'an : "Baiklah....!, Semuanya Ayo Masuk.....!" (Xa'an Pun Segera Masuk ke dalam Kapal)


Zhanif : "Ini Hanya Pemikiran ku saja atau Kalian semua setuju dengan ku?, Kalau Xa'an ini Semangat Sekali Untuk Memakai Kapal ini untuk berangkat?." (Wajah Tidak Percaya)


Semuanya : "I-iyah....." (Mengangguk)


SELESAI......... (Harusnya)


T.K.A.R COMEDY!


Hafid : "Ini Dia The Maximum Turbo Algreasia Project Boat....!!!."


Zhanif : "A-apa Coba Ulangi Lagi...?"


Hafid : "The Maximum Turbo Algreasia Project Boat....!!!."


Zhanif dan Landi : "L-la-lagi....?" (Tidak Percaya)


Hafid : "The Maximum Turbo Algreasia Project Boat....!!!." (Dengan Semakin Bangga)


Zhanif dan Landi : "Aku Tidak Percaya Kita Akan Naik Dengan Kapal yang Bernama Seperti ini......" (Lemas)


"Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"


Xa'an : "Akhirnya Kita Akan Berlayar.....!"


Lycia : "Iyah Tidak Kusangka Kita akan Sejauh ini...."


Zhanif : "Sepertinya Ada Sesuatu Di Laut Itu.....?"


Landi : "Ini Biasanya Jarang Sekali Terjadi....?!" (Panik)


Xa'an : "A-apakah Itu K-kra....?!"


Semuanya : "KRAKEN.....?!!"


Xa'an : "Selanjutnya Di The King After Reincarnation!"


Xa'an : "Monster Laut Kraken!"


Lycia : "Di Tunggu."

__ADS_1


Xa'an : "Yah....!"


SELESAI..............!


__ADS_2