
*CHAPTER* 61
Judul : Menuju Sekolah Galantic!
"Masa Sekarang"
"Di kamar Xa'an dan Lycia di pagi hari"
Xa'an : "Hooaaaaam....!" (Baru bangun tidur)
Xa'an : "Emmm.....?" (Melihat Lycia)
Xa'an : "......." (Terdiam sejenak sambil Mata Berkedip)
Xa'an : "Uwaaakh....?!!" (Kaget)
"Brugh..!" (Xa'an terjatuh dari ranjang)
Lycia : "Hmm...?, Ada apa An Kun?" (Lycia terbangun)
Xa'an : "Ci-ci-ci-cia Pi-piyama mu....!" (Sambil tangan kanan nya menunjuk Lycia, Tangan Kirinya Menutupi matanya)
Lycia : "Hmm.....?" (Menoleh ke bawah)
Lycia : "Sreet....." (Membenarkan Bajunya kembali)
Lycia : "....." (Berdiri Dan pergi menuju lemari baju untuk Berganti)
Xa'an : "Ci-cia, mengapa kamu sangat Tenang Sekali..?!"
Lycia : "Karena Telah dilihat olehmu jadi Sudah Terjadi, Dan Juga Yang Melihat nya Cuman Kamu An Kun, jadi tidak masalah Sama sekali" (sedang Berganti Baju)
Xa'an : "Ap-apa Cuman Begitu...?!" (Panik)
Xa'an : (suara dalam hati) "Apa Karena Semalam Aku memeluknya terlalu Erat yah?, Makanya Piyama nya terbuka seperti itu?" (Berfikir keras)
Xa'an : (suara dalam hati) "Ahkk...!, Papa Mama, Aku Telah Berdosa Melihat Tubuh Perempuan Sebelum Menikah....!" (Menangis Tapi juga aga Bersyukur)
Lycia : "An Kun, apa kamu Tidak Memasak?, Aku mau ke kamar Elena untuk Membangun kan nya, sekalian Membangunkan Zhanif dan Aline" (bersiap di depan pintu)
Xa'an : "Oh..!, Baiklah Aku akan bersiap dulu Cia" (berdiri)
Lycia : "Baiklah....." (Keluar dari ruangan)
Xa'an : "Iyah....." (Melihat Lycia keluar dari ruangan)
Xa'an : "Tidak Kusangka Cia Akan Setenang itu setelah aku Melihat nya...." (Sambil Berganti Baju)
Xa'an : "Ta-tapi, jika di ingat ingat........." (Memikirkan Lagi)
Xa'an : "Hehehehe......." (Merasa senang Sendiri)
Xa'an : "Tidak tidak tidak tidak!, Sadarlah Aku masih Bertunangan dengan Cia, Jadi Jangan Pikir aneh² dulu" (kembali sadar)
Xa'an : "Baiklah, Aku akan memasak Apa yah....." (Selesai Berganti lalu berjalan keluar menuju Dapur)
Xa'an : "Masakan Untuk Para anak Muda yah....."
"Dari Pandangan Lycia"
Lycia : "Apa Elena Masih Tidur yah...?"
Lycia : "Deg deg deg deg deg" (berjalan Menuju Kamar Elena)
"Ckieeet...." (Membuka pintunya)
Lycia : "Oh.. ternyata masih tidur..." (Senyum lalu berjalan Menuju Ranjang Elena)
Lycia : "Elena..... Sudah pagi, ayo bangun...." (Lycia membangun kan Elena dengan Lembut)
Elena : "Hmmm...?" (Membuka mata)
Elena : "Kakak Lycia...?" (Bangun dari Tidur)
Lycia : "Ayo Elena, kita menuju ke Meja makan, Tapi Sebelum itu kakak akan menunggu mu Berganti Baju yah...." (Senyum)
Elena : "Iyah Kak Lycia...." (Elena Beranjak dari tempat tidurnya lalu menuju ke lemari baju untuk Berganti)
Lycia : "Akan Kakak Bantu yah...." (Membantu Elena Menggunakan Bajunya)
Elena : "Terimakasih Banyak Kakak Lycia....!" (Senang)
Lycia : "Iyah...!" (Tersenyum)
"Setelah Membantu Elena Berganti Baju, Lycia Pun Menuju Ke kamar Zhanif dan Aline"
Elena : "Dah Kak Lycia...!" (Sambil Melambaikan Tangan)
Lycia : "Dah.... Hati hati yah..." (Melambaikan Tangan)
Lycia : "Sekarang Mereka berdua...." (Memutar Badan lalu berjalan)
Lycia : Apa mereka juga masih tidur yah....?"
"Tak lama Lycia pun tiba di kamar mereka"
Lycia : "Ku Ketuk dulu mungkin..?"
"Tok tok tok" (Lycia mengetuk Pintu Zhanif dan Aline)
"Set...." (Suara di balik Pintu)
Lycia : "Hmm?, Sudah ada yang bangun?"
"Ckieeeet" (suara membuka pintu)
__ADS_1
Aline : "Oh, Lycia...!, Ada apa Lycia kamu sampai kesini?"
Lycia : "Aku Ingin Membangun kan kalian, aku kira kalian masih tidur"
Aline : "Kalau aku sih sudah bangun, tapi kalo dia...."
Lycia : "Apakah Zhanif masih Tidur?"
Aline : "Aku mau Membangun kan nya, apa kamu mau melihat aku membangun kan nya?"
Lycia : "Hmm...?"
Aline : "Dia sangat susah untuk di bangunkan, kalau tidak di bangun kan, bisa bisa dia bangun saat siang hari"
Lycia : "Hahaha, Tidak perlu Aline, aku akan Menunggu kalian Di bawah untuk makan di meja makan Yah."
Aline : "Baiklah, Hati hati yah Lycia"
Lycia : "Iyah....." (Berjalan pergi)
Lycia : "Tidak Kusangka kalau Zhanif adalah tipe orang yang Bangun nya susah, Seperti An Kun dulu...." (Sambil Mengingat saat kecil Membangun kan Xa'an dengan susah payah)
"Setelah itu Semuanya Pun telah Berkumpul Di Meja makan, dan Xa'an telah datang bersama para Pelayan untuk Mengantar makanan untuk Mereka, tak lupa Xa'an juga Membagikan Makanan yang dibuatnya kepada para pelayan"
"Semuanya mulai memakan masakan Xa'an, dan Seperti biasa Semuanya merasa ke enakan dengan masakan Xa'an"
Zhanif : "Walaupun di makan berkali kali, masakan mu tetaplah enak yah Xa'an!, Aku tidak pernah bosan memakan Masakan mu!" (Mengunyah sambil Berbicara)
Aline : "Telan Dulu Makanan Mu itu!"
Elena : "Hahahahaha...."
Xa'an : "Terimakasih Zhanif, kau terlalu memuji ku"
Xa'an : "Emm......?" (Melihat Lycia yang sedang Makan)
Lycia : "Nyam....nyam...." (Merasa senang dengan masakan Xa'an)
Xa'an : "Hmmm......" (Tersenyum)
Elena : "Hmm....?" (Menyadari Xa'an Senyum saat melihat Lycia)
Elena : "Waaah..... Kakak Senyum² sendiri saat melihat Kakak Lycia yah...." (Menggoda Xa'an)
Xa'an : "A-ap-apa yang kamu katakan Elena!, It-itu tidak-" (ucapan terpotong)
Lycia : "Hmm...?" (Melihat ke arah Xa'an)
Xa'an : "Ci-cia....?"
Lycia : "Glek...." (Menelan makanan nya)
Lycia : "Jika Kamu Memang Ingin Melihati ku Terus, Maka Lihat lah saja An Kun, Aku tidak akan Melarang mu untuk Melihatiku Terus menerus..." (Tersenyum)
Xa'an : "Eemmm.....?!!" (Tersipu Malu)
Xa'an : "Di-diam Kau Dasar...!" (Malu)
Aline : "Ahahahaha...."
Elena : "Kakak Ini mah, Tidak bisa jujur yah....."
"Tak Lama Setelah Xa'an di permalukan"
Xa'an : "Ekhem!, Zhanif aku mau mengajak mu bertemu dengan Kepala sekolah Galantic Untuk mempertemukan kalian"
Zhanif : "Hmm....?, Memangnya ada apa dengan Si Jullian Itu?"
Xa'an : "Kalian Memang saling kenal yah..."
Zhanif : "Aku Mengenali nya di saat dia masih menjadi Murid ayahku, Aku sering melihatnya Belajar tentang sihir ruangan, Walaupun Dia hanya bisa Secuil sih..."
Xa'an : "Iyah, aku juga pernah melihat dia mengeluarkan Sihir ruangan itu"
Xa'an : "Apa aku bisa Berlatih dengan mu, tentang sihir ruangan ini Zhanif?"
Zhanif : "Hmm?, Itu tidak Mungkin bisa"
Xa'an : "Eh...?, Kenapa begitu?"
Zhanif : "Karena aku harus mendapatkan persetujuan dari para Threesome lainnya, Jika kau telah mendapatkan Persetujuan dari Mereka, Amm!" (sambil memasukkan Makanan ke mulutnya)
Zhanif : "Aku dan Mereka Pasti akan langsung Mengajarkan nya Padamu....!" (Menatap Xa'an sambil Menunjuk dengan Garpu)
Xa'an : "Begitu yah......"
Xa'an : "Jadi harus Mencari Sisanya yah...."
Xa'an : "Apa Kau tau posisi mereka Zhanif?"
Zhanif : "Aku tidak tau, aku hanya tau Arah mereka saja, Kami Memutuskan Untuk Berpencar untuk Menumpas Kejahatan dari arah yang berbeda beda untuk menciptakan perdamaian"
Xa'an : "Hmmm, Tapi Zhanif, Bagaimana dengan Pahlawan sebelum nya?"
Zhanif : "Pahlawan Sebelum nya?" (Melihat tajam ke arah Xa'an)
Xa'an : "Iyah, Pahlawan Va'an Astansia....!"
Zhanif : ".....???!!!" (Kaget dan Sedikit Kesal)
Aline : "Zhanif......?"
Zhanif : "Dia, dia adalah Pengkhianat Dari Suku Kami!, Dia adalah orang yang tidak memiliki Rasa Terimakasih!" (Geram, Menggenggam Tangannya erat²)
Xa'an : "Begitu yah, maaf karena telah menanyaimu tentang hal itu Zhanif"
__ADS_1
Zhanif : "Tidak Masalah Xa'an, Saat kita bersama Dengan Jullian pasti dia akan menceritakan semuanya"
Xa'an : "Baiklah, Kita akan Kesana di siang Hari"
Zhanif : "Iyah....!"
"Setelah Itu, di saat siang hari Mereka semua sudah bersiap siap untuk pergi ke Sekolah Galantic!"
Xa'an : "Baiklah, yang akan pergi, Aku, Lycia, dan Zhanif"
Xa'an : "Aline, aku Mempercayakan Elena Padamu Yah....."
Aline : "Tenang saja, aku pasti akan menjaga Elena baik baik!"
Xa'an : "Terimakasih Aline....."
Lycia : "Kami Berangkat dulu yah......"
Aline : "Dah......"
Elena : "Dadah Kakak Xa'an, Kakak Lycia, Kakak Zhanif"
Xa'an Lycia Dan Zhanif : "Iyah...."
Zhanif : "Sampai Jumpa lagi Aline"
Aline : "Iyah, jangan Memaksakan dirimu yah...."
Zhanif : "Iyah...."
"Setelah itu Xa'an Lycia dan Zhanif menuju ke kereta Kuda untuk segera berangkat menuju Sekolah Galantic"
"Di dalam kereta"
Xa'an : "Perjalanan ini akan Terasa sangat Jauh Zhanif, apa kamu tidak masalah Jika berpisah dengan Aline Aga lama?"
Zhanif : "Hmmm..?, Tenang saja aku malah pernah Meninggalkan dia Sampai Beberapa Tahun Tidak bertemu"
Xa'an : "Be-begitu yah...."
Zhanif : "Oh Iyah Xa'an, Apa anak mu Sudah Bangun?"
Xa'an : "Aku Tidak tau, Sejak kita bertarung Airin Sampai sekarang tidak mau keluar, Dan tidak ada respon apapun darinya"
Xa'an : "Aku Berulang Kali Memanggil Jiwanya untuk Berinteraksi, tapi tidak ada jawaban apapun darinya"
Lycia : "Airin......" (Khawatir)
Xa'an : "Apa kau tau akan hal ini Zhanif?, Sepertinya aku juga sedikit khawatir tentang hal ini"
Zhanif : "Hmmm, Itu hal yang sudah biasa bagi para roh setelah Mendapat kan Kenaikan"
Zhanif : "Airin sangat cepat sekali Berkembang nya, Biasanya Para roh saat membutuhkan kenaikan harus menunggu sampai beberapa tahun dulu"
Zhanif : "Atau Bahkan Puluhan!"
Xa'an dan Lycia : "Pu-puluhan..?!"
Zhanif : "Tenang saja kalian berdua, Airin bukanlah Roh Biasa, dia adalah Roh Leluhur, dia adalah Roh yang Langka, bahkan Mungkin sudah Punah!"
Xa'an : "Jadi, Airin Membutuhkan Waktu berapa lama lagi untuk bangun kembali Zhanif?"
Zhanif : "Hmm......" (Berfikir)
Zhanif : "Mungkin 1 Minggu Lagi?"
Xa'an : "Sa-satu Minggu?"
Lycia : "Itu Masih lama, Aku sangat merindukan Airin...."
"Beg....." (Tangan Xa'an mengelus Kepala Lycia untuk menenangkan nya)
Xa'an : "Kita hanya perlu menunggu dan percaya kepada Airin, Cia" (senyum)
Lycia : "Emmmm, baiklah....." (Sedikit tenang)
"Setelah Itu, Xa'an Lycia dan Zhanif Mulai melewati berbagai Desa Kota dan Pulau Untuk Menuju ke sekolah Galantic"
"Tidak lupa mereka juga membagi Tugasnya masing-masing, dari Xa'an yang Memasak di bantu oleh Lycia, Dan Zhanif yang berburu untuk Makanan yang akan dimasak"
"Perjalanan Xa'an Lycia Dan Zhanif pun tidak hanya setenang itu, terkadang ada Para Bandit yang menyergap mereka, dan para bandit itu pun kalah dengan Mudah di tangan Xa'an dan Zhanif"
"Dan Tak Lama Kemudian Xa'an Lycia dan Zhanif telah Sampai di benua tengah Lalu Menuju ke sekolah Galantic"
"Beg, beg...." (Suara Xa'an Lycia dan Zhanif turun dari kereta kuda)
Xa'an : "Akhirnya sampai juga, di Sekolah Galantic!"
Lycia : "Iyah...."
Zhanif : "Hihi...." (Senyum)
Xa'an : "Aku Kembali, Rafel Dasai Landi Mora, Dan Juga"
Xa'an : "Asriel......." (Menggenggam Tangan dengan erat)
Lycia : "em...?" (Menoleh ke Xa'an)
"Set...." (Tangan Lycia Memegang tangan Xa'an)
Xa'an : ".....?!" (Kaget lalu menoleh ke Lycia)
Lycia : "Mari Kita masuk...." (Senyum)
Xa'an : "Iyah....." (Senyum)
__ADS_1
"Xa'an dan Lycia saling Bergandengan Tangan lalu masuk Kedalam sekolah Galantic, yang di Ikuti oleh Zhanif"
SELESAI..........!