The King After Reincarnation

The King After Reincarnation
Kebenaran Dariku!


__ADS_3

*CHAPTER* 11


Judul : Kebenaran Dariku!


(Setelah saat Xa'an Tau kalau dia sedang melamar Lycia)


Elgar : "Jadi Nak An kami ingin tau Bagaimana kekuatan mu" (berbicara serius)


Xa'an : "Eee...baiklah Ayah....akan ku jelaskan Semua tentangku..."


Marine : "Lycia Pergilah ke kamar mu Aku dan ayahmu akan membicarakan hal yang serius"


Lycia : "Eh....kenapa aku tidak boleh ikut ...?"


Xa'an : "Tidak Ibu...Aku ingin Cia juga ikut dalam pembicaraan ini biar dia juga tau tentang siapa diriku yang asli"


Lycia : "An Kun........"


*Di suatu Kamar dan di Sofa yang Berhadapan Posisi Lycia di samping Xa'an dan Ayah dan ibu Lycia di depan*


Elgar : "Jadi bolekah kita melanjutkan topik yang tadi?"


Xa'an : "Baik ayah lanjutkan"


Elgar : "Jadi Nak An bagaimana kau bisa Sampai di hutan dan bagaimana kamu bisa membunuh sekomplotan Pencuri itu seorang diri...?"


Xa'an : "Pertama-tama saya akan langsung menunjukan ini Supaya kalian Percaya dengan saya ceritakan"


Marine : "Apa itu...?"


Lycia : "Hmm...An Kun apa yang mau kamu lakukan?"


Xa'an : "Warna Emas..!!!" (Seketika Mata Xa'an berubah menjadi warna emas)


Elgar, Marine, Lycia : "Uwaaah......" (Tidak percaya dengan apa yang dilihat, Kagum.)


"KeShreek".....(seperti suara berlutut)


Lycia : "Eh...Ayah ibu apa yang Kalian lakukan...?"


Elgar : "Pa-pahlawan Senang sekali karena Bertemu denganmu" ( kaget dan kagum )


Marine : "Iyah Pahlawan Maafkan kami jika tadi kami melakukan sesuatu yang salah" ( kaget dan kagum)


Xa'an : "T-tidak Masalah Ayah Ibu Karena aku adalah Tunangan Kalian Maka jangan sampai Berlutut seperti itu, Jangan Berbicara Formal seperti memanggil Pahlawan dan kumohon berdirilah"


Elgar dan Marine : "Baik Xa'an"


Xa'an : "Hufft....." (Mata kembali normal)

__ADS_1


Lycia : "Aku tidak menyangka An Kun Adalah pengguna Mata warna Emas"


Xa'an : "Hehe Maaf kan aku Cia karena menyembunyikan ini darimu..."


Lycia : "Eum Tidak Apa-apa kok"


Elgar : "Sekarang aku mengerti Xa'an bagaimana cara nya kamu untuk membunuh semua pencuri itu"


Marine : "Iyah sekarang sudah jelas"


Elgar : "Dan juga apa yang kamu lakukan di Hutan Ini Xa'an?"


Informasi : "(Xa'an Menceritakan Semua yang terjadi kepada Elgar, Marine, Dan Lycia mereka semua kaget dan ikut berduka cita)"


Elgar : "Maafkan kami atas Menanyakan hal itu padamu Xa'an"


Xa'an : "Tidak masalah Ayah..."


Marine : "Jadi kamu berpisah di serang dan terkena sihir teleport yah..."


Xa'an : "Iyah Benar...Aku ingin menyampaikan kepada mereka kalau sekiranya aku ini baik-baik saja hari ini dan masih hidup kepada mereka"


Elgar : "Bagaimana kalau kamu mencoba batu sihir kami Xa'an?"


Xa'an : "Batu sihir?"


Marine : "Iyah dengan batu sihir kamu bisa Berkomunikasi Dengan siapa pun di dunia melalui otak atau pikiran mereka"


Elgar : "Baiklah Tanpa basa basi lagi mari kita cepat menuju kesana"


"Dek gledek gledek" (berjalan dengan kereta kuda)


Penduduk 1 : "Siapa Anak manusia disana itu?"


Penduduk 2 : "Iyah siapa yah sampai" Raja dan Ratu menggiring mereka"


Xa'an : "Eee...Hufft ....(menghela nafas)


Elgar : "Sepertinya Kamu Telah menjadi perbincangan Warga disini Xa'an"


Xa'an : "Eee.... Ahahaha"


Marine : "Kita sudah sampai


*Memasuki Ruangan Batu Sihir*


Elgar : "Sekarang Xa'an Cobalah Dengan menyentuh tangan mu ke batu itu dan bicara lah melalui pikiran mu dan kepada siapa kamu ingin bicara"


Xa'an : "Em..baiklah"

__ADS_1


Lycia : "An kun..?"


Xa'an : "Aku akan baik baik saja Cia"


Lycia : "Iyah...."


"Xa'an menghampiri batu dan seperti dikatakan oleh Elgar untuk melakukan semua itu"


Xa'an : "Baiklah aku akan Fokus untuk bisa berbicara kepada Kedua orang tuaku........ Akhirnya Ketemu...!! sepertinya mereka baik baik saja Syukurlah, Sekarang hanya Berbicara kepada mereka"


Xa'an : "Eee.. Tes tes Papa Mama halo....apa kalian mendengarkan ku..?"


Zifa : "Papa ini suara An kun kan...?" (Kaget tidak percaya)


Theo : "Iyah benar ini suara An kun ma..!!"


Zifa : "An Kun an Kun masih hidup..! Pa..!!!" (Menangis)


Theo : "Iyah benar ma sekarang kita harus diam dan mendengarkan apa yang di katakan oleh An Kun"


Xa'an : "Sepertinya aku harus Menceritakan semua ini sampai aku bisa berkomunikasi dengan kalian, disaat aku telah berteleport di hutan."


Xa'an : (suara dalam hati) "Pertama-tama aku tidak akan menceritakan tentang pusaka yang kutemui ini"


Xa'an : "Aku menemukan Seorang Gadis Elf disana yang sedang dicuri dan Akhirnya ku bantu dia, Setelah ku bantu Aku membantu nya untuk kembali sampai berhari-hari ke Tempat asalnya, Tetapi Ternyata dia adalah anak dari Raja Elgar dan Ratu Marine disana aku di pinjamkan Alat Komunikasi ini karena telah memberitahu mereka tentang Warna mataku dan aku juga telah Mengajak Anak mereka untuk Menikah sekarang masih bertunangan sih.


Xa'an : (suara dalam hati) "Padahal tidak sengaja sih aku mengajak Cia menikah, Tetapi Boleh juga lah..." (Tersenyum Melihat Lycia)


Lycia : "Eum....? An Kun.....?"


Xa'an : (Suara dalam hati) "Apakah seorang Raja sepertiku luluh karena pesona dari Seorang gadis..? Hehe....."


Xa'an : "Baiklah Papa Mama aku akan pergi mungkin aku akan menginap disini terlebih dahulu jadi jangan khawatir kan aku yah dadah.... Aku sayang Kalian Berdua...."


Theo : "Anak itu...syukurlah kau selamat saat pulang nanti tolong beritahu semuanya yah hahaha"


Zifa : "Katanya dia Mengajak Nikah anak dari Raja dan Ratu Elf yah....An Kun dia memang Penuh dengan kejutan...!"


Xa'an : "Baiklah Terimakasih Ayah ibu telah meminjamkan Batu sihir ini, ini membuat sedikit lega."


Elgar : "Iyah tidak masalah Xa'an"


Marine : "(Angguk²)"


Elgar : "Baiklah waktunya kembali ke Istana dan Waktunya untuk ber istirahat kalian pasti pegal Kan"


Lycia dan Xa'an : "Iyaah...."


(Setelah itu mereka semua pun kembali ke istana)

__ADS_1


SELESAI......


__ADS_2