
*CHAPTER* 50
Judul : Perjalanan Panjang
Tempat : Kamar Asrama Xa'an
"Xa'an sedang Berkemas untuk Berangkat mencari Threesome Kelompok 3 orang itu"
Xa'an : "Hup....." (Sudah Berkemas)
Lycia : "An Kun.... Apa kamu akan berangkat sekarang..?"
Xa'an : "Iyah Cia, aku harus berangkat Secepatnya untuk mempelajari sihir ini."
Lycia : "Begitu yah....." (Murung)
Xa'an : "Cia....?"
Lycia : "Kalau begitu aku akan Ikut denganmu!"
Xa'an : "Ek...? Eeeh.......?" (Bingung)
Lycia : "Iyah An Kun aku tidak ingin kamu Melawan orang² kuat dan memaksakan Dirimu Sendiri"
Xa'an : "Cia..... Bukannya kamu adalah Ketua OSIS di sekolah ini....?"
Xa'an : "Bagaimana nanti dengan sekolah ini Cia...?"
Lycia : "Sekolah ini memang penting An Kun...."
Xa'an : "Benarkan....?"
Lycia : "Tapi Kamu lebih penting dari sekolah ini!"
Xa'an : "Hmm...?!" (Kaget)
Lycia : "Kalau Kamu menolak ku pergi bersamamu aku akan mencari sendiri Threesome ini....!"
Xa'an : "Iyah.... Iyah.. Cia kamu boleh ikut denganku yah...?" (Panik)
Lycia : "Hmm...?"
Lycia : "Baiklah kalau begitu An Kun...." (Senyum)
Xa'an : "Huuft..." (Menghela Nafas)
Xa'an : (suara dalam hati) "Astaga....... Aku tidak bisa membuat Lycia untuk Mencari sendiri Threesome ini hadeuh...."
"Setelah Berkemas-kemas"
Xa'an : "Jadi Jullian Kami akan pergi dulu"
Lycia : "Kepala sekolah saya akan pergi juga dengan An Kun...."
Jullian : "Iyah Iyah kalian berhati-hatilah disana yah......!"
Xa'an : "Hmm... Iyah.."
Jullian : "Baguslah....." (Senyum)
Xa'an : "Dimana kami bisa menemukan Si Threesome ini..?"
Jullian : "Hmm..? Kalian Bisa mencari mereka Di Area sebelah Selatan Sana untuk Menemui mereka..."
Jullian : "Mereka sangat suka berkeluyuran Kesana kemari karena ingin Mencari Sensasi yang berbeda beda"
Jullian : "Jadi semoga beruntung yah...!" (Senyum)
Xa'an : "Jadi mereka Selalu berpindah pindah yah...."
Xa'an : "Baiklah Terimakasih Jullian...."
Jullian : "Sama sama..."
Xa'an : "Oh Iyah... Bagaimana dengan Sekolah kami dan Kelas kami?"
Lycia : "Iyah.... Dengan mengingat kami Pergi untuk mencari Threesome ini, Pasti akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari mereka Kepala Sekolah"
Jullian : "Hmm..?? Tenang saja aku akan Mengurusi kalian dengan berbagai Alasan Untuk Supaya bisa naik kelas walaupun tidak memasuki Sekolah...."
Xa'an : "Baiklah aku akan Bergantung Padamu Jullian"
Lycia : "Terimakasih Banyak Kepala Sekolah"
Jullian : "Iyah Tenang saja.... Demi mengalahkan orang itu pangeran harus me jadi lebih kuat..!"
Xa'an : "Hmm.... Iyah serahkan saja padaku.... Jullian"
Jullian : "Berhati-hati lah Pangeran dan Semoga Selamat...!"
Xa'an : "Tentu saja...!"
Xa'an : "Ayo pergi Cia...."
Lycia : "Iyah An Kun.....!"
"Xa'an dan Lycia pergi bersama Mencari Kehadiran Dari Threesome!"
"Di suatu Jalan Pedesaan tak jauh dari sekolah Galantic"
"Xa'an dan Lycia Sedang Berjalan"
Lycia : "An Kun.... Sekarang kita akan kemana?"
Xa'an : "Jullian Mengarahkan kita untuk Ke Arah Selatan dan mungkin si Threesome ini orangnya Sepertinya Berpencar."
Lycia : "Jadi....?"
Xa'an : "Jadi.... Mungkin Seperti Ada satu di selatan, ada satu di Barat, Dan ada satu di Timur..."
Xa'an : "Sekarang kita berada di tengah² Arah Yaitu Benua Yang ada sekolah Galantic, Kita akan Mengarah ke Benua Selatan Terlebih dahulu seperti saran Si Jullian dan Selatan adalah Tempat yang Lebih Mudah untuk di Lewati..."
Lycia : "Oh... Jadi begitu....."
Xa'an : "Iyah...."
Lycia : "Jadi sekarang kita akan Memiliki Waktu bersama yang cukup lama.... Benar kan..?" (Menggoda Xa'an)
Xa'an : "Ek...?!" (Kaget dan Malu)
Xa'an : "Iyah... Itu benar Cia...." (Malu)
Lycia : "Hihi...." (Ketawa dan Senyum)
__ADS_1
Xa'an : (suara dalam hati) "mungkin suatu waktu aku akan tergoda dengan Lycia karena berada di sampingku, Tapi aku harus bersabar Terlebih dahulu." (Memikirkan dengan wajah Kerut)
"Xa'an dan Lycia Pun Berjalan bersama sama melewati Sebuah Hutan menuju ke arah selatan"
Lycia : "Uwah..... Sejak kapan yah kita Berjalan di hutan seperti ini..."
Xa'an : "Iyah.... Di saat itu pun Kamu sangat Imut dan Merengek tidak ingin ku tinggal kan." (Senyum)
Lycia : "It-itu...! Dulu yah..!" (Malu²)
Xa'an : "Hahaha...."
Lycia : "Ta-tapi Sekarang malah Kamu yang Merengek padaku Ingin berada di sampingmu teruskan...?"
Xa'an : "Eeh...?!" (Kaget dan Malu)
Lycia : "Tuh..... Benarkan...." (Tak mau kalah)
Xa'an : "Ahhh....! Iyah Iyah itu benar...." (Mengaku)
Lycia : "Hahaha..."
Xa'an : "Hmm..." (Senyum)
"Kseetseet...." (Seperti Suara Makhluk yang Keluar dari Dedaunan)
Xa'an : "......?" (Waspada)
Lycia : "Eh...?" (Waspada)
Monster Beruang besar : "Groaaar....!!!" (Meraung)
Xa'an : "It-itu...?!" (Kaget)
Lycia : "An Kun dia adalah Monster Beruang Besar, Kita harus Melawan Nya dan Membinasakan nya Aku akan mengurusi ini..." (Bersiap Mengeluarkan Sihir)
Xa'an : "Cia.....!"
Lycia : "Eh...? Ada apa An Kun?" (Menoleh)
Xa'an : "Jangan Hancurkan Badan nya yah, Jangan juga menggosongkan badan nya, Dan Jangan Membuat Badan nya terkena Racun....!" (Bersemangat)
Lycia : "Ek...eh...?" (Wajah Datar dan Bingung)
Lycia : "Memang nya ada apa An Kun, Apa berbahaya Melakukan itu semua?"
Xa'an : "Iyah...! Itu berbahaya...!"
Lycia : "Baiklah....." (Bersiap Mengeluarkan Sihir)
Lycia : (suara dalam hati) "Padahal dia hanya Monster Beruang Besar, Memangnya apa yang Berbahaya Dari dia...?" (Bingung)
"Xa'an di belakang sedang bersemangat Melihat Lycia"
Monster Beruang Besar : "Groaaar...!!" (Maju menyerang)
"Ting....!" (Mata Lycia berubah menjadi warna hijau)
Monster Beruang Besar : "Groaaar...!, Uweeesh...!" (Menyerang Lycia)
Lycia : "Bats...!" (Menghindari serangan)
Lycia : "Roh Petir..... Keluarlah...!" (Seketika Sebuah roh Keluar)
"Dreet....!!" (Sihir mengenai kepala Monster Beruang Besar)
Monster Beruang Besar : "Gre....?!" (Kaget dan Mati Tersungkur)
"Bruugg.....!" (Monster Beruang Besar Terjatuh)
Lycia : "Sudah Selesai An Kun, Sesuai keinginan mu aku tidak Melakukan, Hancurkan Badan nya juga menggosongkan badan nya, Dan Membuat Badan nya terkena Racun
Lycia : "Jadi Apa Yang akan di lakukan Setelah nya...?"
Xa'an : "Uwaaaaah.....!!!" (Kagum)
Xa'an : "Cia.....! Kamu memang hebat yah....!" (Bersemangat dan sambil berjalan menuju Tubuh Monster Beruang Besar)
Lycia : "Eh memangnya kenapa kalau aku melakukan itu semua An Kun?"
Xa'an : "Kalau Kamu nanti Membuat itu semua ke tubuh beruang ini" (sambil mengambil tangan Monster Beruang Besar untuk di geret)
Lycia : "Hmm..?"
Xa'an : "Nanti Dagingnya tidak bisa Dimasak..!!!" (Semangat)
Lycia : "Ek...? Ehhh...?" (Bingung dengan wajah datar)
Lycia : (suara dalam hati) "Oh Iyah.... Aku lupa kalau An Kun adalah Seorang Yang sangat Suka untuk Memasak, Meskipun Masakan nya enak Juga Sih...."
Xa'an : "Mau Ku bikin Apa yah....?, Sup daging?, Daging Cincang?, Daging Bakar atau Digoreng?, Yang mana mau mu Cia...?" (Semangat dan sambil berjalan)
Lycia : "Terserah Mu An Kun.... Aku suka semua masakan mu jadi Masak saja sesuka mu..." (Senyum dan sambil berjalan)
Xa'an : "Baiklah...! Sekarang kita akan Beristirahat untuk Memakan Semua daging ini Ayo...."
Lycia : "Iyah...Iyah..."
"Setelah Itu Pun Xa'an dan Lycia Beristirahat di suatu Hutan untuk Memasak Daging Monster Beruang Besar, Dan Xa'an pun memutuskan untuk Memasaknya dengan Daging Guling Bakar"
Xa'an : "Ini Pasti akan Enak Cobalah Yah Cia...!" (Sambil Memotong Daging Guling Bakar Nya)
Lycia : "Iyah...." (Senyum)
Xa'an : "Nih...." (Memberi Makanan ke Lycia)
Xa'an : "Selesai Nikmatilah.....!"
Lycia : "Baiklah.... Hup..!" (Lycia memakan dagingnya)
Lycia : "Nyam...nyam.." (Memasang Wajah Nikmat dan Senyum Merasa senang karena Makanan nya sangat enak)
Lycia : "Hemm... Hemm..." (Mengangguk)
Lycia : "Masakan mu memang yang Terbaik An Kun....!"
Xa'an : "Tidak Masalah....!" (Sambil Menyilangkan Tangan)
"Xa'an dan Lycia Pun Memakan Semua daging Itu dengan Lahap Yah Yang Memakan nya dengan banyak Pun itu adalah Lycia tetapi Mereka sangat Senang dengan Kejadian itu"
Lycia : "Uwah..... Mengenyangkan sekali...." (Berjalan)
Xa'an : "Iyah Daging Monster Beruang Besar itu Enak juga yah...."
__ADS_1
Xa'an : "Paman Penjual Daging dan Sayur memang tidak berbohong mengenai Daging Monster Beruang Besar ini."
Lycia : "Oh.... Jadi kamu Tau ini semua karena Paman Penjual itu?"
Xa'an : "Iyah...."
Lycia : "Jadi An Kun.... Apa yang akan kita lakukan sekarang?"
Xa'an : "Kita akan mencari sebuah penginapan untuk Ber istirahat Sebentar karena telah Memakan makanan sebanyak itu di sebuah pedesaan Terdekat"
Lycia : "Iyah.... Benar juga... Aku sekarang Sepertinya Kelelahan karena Memakan daging itu"
Lycia : "Oh...?!" (Mendapatkan Ide)
Lycia : "An Kun.... Apa kamu bisa Menggendong ku....?" (Menggoda Xa'an)
Xa'an : "Ek...?!" (Kaget menoleh ke Lycia)
Xa'an : "Ekhem...! Tahan lah sedikit Cia.... Kita akan segera sampai di sebuah pedesaan Terdekat"
Lycia : "Hmm..... Baiklah....." (Lesuh)
Xa'an : (suara dalam hati) "Memang dah Lycia sangat suka sekali menggoda ku, Kalau aku Tidak Menahan nya aku pasti akan Tergoda dengan perkataan Lycia." (Lesuh)
"Setelah Xa'an Melewati Cobaan Yang Sangat Besar dari Lycia, Mereka pun sampai di Pedesaan Terdekat untuk Menyewa Sebuah Kamar Untuk Beristirahat"
"Sesampainya di Tempat Penyewaan kamar"
Xa'an : "Kami Mau Menyewa Satu Kamar untuk dua Orang"
Lycia : "Hmm..." (Mengangguk)
Penyewa Kamar : "Maaf bertanya, Apakah Kalian memiliki Sebuah Hubungan?"
Xa'an : "Hubungan?"
Penyewa Kamar : "Iyah.... Kalau tidak Memilikinya, Kalia tidak boleh Masuk dengan satu kamar yang sama..."
Lycia : "Oh.... Kami adalah sepasang Suami Istri jadi tidak Masalah...." (Senyum)
Xa'an : "Eehh..?!" (Kaget karena Lycia Tiba² mengatakan itu)
Penyewa Kamar : "Oh Begitu yah, Maaf karena lancang Mengatakan Hal tersebut kepada kalian..."
Lycia : "Iyah Tidak masalah..."
Penyewa Kamar : "Baiklah... Harganya Hanya 60 Perak"
Xa'an : (suara dalam hati) "60 Perak...?, Itu sangat Murah, Jika di rupiahkan Mungkin hanya Sekitar 30ribuan saja"
Lycia : "Eh...? Aku lupa membawa uang.... Apa kamu ada An Kun?"
Xa'an : "Aku ada sebentar" (mengambil Kartu Emas Pemberian Kakek Dheo)
Xa'an : "Ini Paman....." (Memberi Kartu)
Penyewa Kamar : "I-in-ini....?!!!" (Kaget tidak percaya)
Penyewa Kamar : "Ini adalah Kartu Emas...!"
Penyewa Kamar : "Ekhem..... Baiklah Tuan dan nyonya Siapa Namamu Akan ku catat di Buku Penyewa Kamarku"
Xa'an : "Xa'an Algreasia...."
Lycia : "Lycia Arthem...."
Penyewa Kamar : "Khuuaaaakkh...??!!!!" (Kaget setengah Mati)
Penyewa Kamar : "Xa-xa-xa'an Algreasia..?!, Ly-ly-lycia Arthem??!" (Kaget tidak percaya)
Penyewa Kamar : "Pantas saja anda memiliki Kartu Emas ini tuan, Ternyata anda adalah Pangeran Xa'an dan Putri Elf Yah..."
Xa'an : "Eh...? Apa kau sudah tau Paman?"
Penyewa Kamar : "Bukan hanya aku Pangeran, Tetapi seluruh dunia sudah Mengetahui Kabar ini karena Acara Pertunangan Kalian Dulu....."
Xa'an : (suara dalam hati) "Uwah.... Ternyata bisa secepat itu yah Menyebarnya... Bukan hanya sekolah tapi Publik pun juga sangat Cepat Menyebarnya... Aku harus berhati-hati dan tidak terus-terusan Mengumbar namaku dan Lycia di dunia luar"
Lycia : "Jadi begitu yah..."
Penyewa Kamar : "Ini Pangeran...! Dan Putri Kamar VVIP Nomer 1 Pergilah kesana dan Bersenang-senanglah" (sambil memberikan Kartu Emas Xa'an dan Kunci Kamar VVIP Nomer 1)
Xa'an : "Baiklah....." (Mengambil itu semua dari penyewa Kamar)
Xa'an : (suara dalam hati) "Tunggu Apa yang di maksud dengan Bersenang-senang, Oleh paman ini?" (Memikirkan)
Lycia : "Terimakasih yah Paman...."
Penyewa Kamar : "Iyah Tentu saja...." (Membungkuk)
"Xa'an dan Lycia Pun Datang Ke kamar VVIP Nomer 1 tersebut dan kaget karena melihat nya"
Lycia : "Uwaaah....!" (Kaget dan senang)
Xa'an : "Ka-kamar ini......!" (Kaget dengan wajah datar)
Xa'an : (suara dalam hati) "Ini Seperti Kamar Sepasang Kekasih Yang Mau Berhubungan di Malam Pertama Mereka...!!!!" (Malu²)
Lycia : "Kamar ini sungguh indah yah..." (Sambil berjalan ke arah Kasur)
Lycia : "Hup...." (Duduk di kasur)
Lycia : "Waah kasur ini sangat empuk dan lembut ini sangat Nyaman, Kesinilah An Kun...."
Xa'an : "Glek...!" (Berdiri Di depan Kasur dan Menelan ludah)
Xa'an : (suara dalam hati) "Kamar dengan Suasana yang Nyaman, Kasur Besar yang bisa di isi oleh dua orang, Dinding yang bisa meredupkan Suara, Dan Peralatan² Yang Lengkap serta Kamar Mandi yang Besar Cukup untuk orang Berdua!." (Lesuh)
Xa'an : (suara dalam hati) "Akh.... Sepertinya Lycia tidak mengetahui semua ini......."
Lycia : "An Kun.....? Apa yang kamu Lakukan cepatlah kesini dan Beristirahatlah..."
Xa'an : "I-iy-iyah Cia... Aku akan segera Kesana" (berjalan Lesuh)
Xa'an : (suara dalam hati) "Semoga Aku bisa menahan semua Cobaan Ini Huhu......" (Sedih)
Lycia : "Hmmm....?" (Bingung)
SELESAI........
"Lama yah..... hehe :v"
"internet lagi tidak mendukung soalnya ;)"
__ADS_1