
Setelah kejadian di pesta ulang tahun keluarga Fernandez, berita mengenai keluarga Steve yang ternyata begitu arogan pada putri sulungnya yang tidak pernah terekspos menjadi perbincangan hangat di beberapa media sosial.
Beberapa rekan kerjasama perusahaan milik Imanuel Steve pun sangat menyayangkan sikap keluarga Steve dan memikirkan kembali untuk menjalin hubungan dengan keluarga Steve.
Dirumah, Bella yang geram setelah membaca postingan yang mengkritik dirinya membanting ponselnya sampai ponsel itu hancur diatas lantai.
"Amoora!! Dasar j*lang tidak berguna. Kau sudah meninggalkan rumah ini, tapi masih saja membuat keluarga ini kesulitan dan malu!"
Bella juga marah kepada para netizen yang mengkritik jika dirinya sangat agresif, dan sombong. Sehingga didalam pesta keluarga ternama pun berani melakukna hal yang memalukan.
Bella duduk ditepi ranjang, kamarnya saat ini terlihat cukup berantakan akibat ulahnya yang sedang emosi.
"Keluarga Alexander. Wanita itu pasti menggunakan tubuhnya untuk merayu tuan Alexander. Lihat saja, aku akan membeberkan seperti apa kau yang sebenarnya pada keluarga Alexander itu, dan kau tidak akan mempunyai tempat lagi untuk tinggal."
Sorot mata Bella memancarkan kebencian, dia benar-benar ingin melenyapkan Amoora saat itu juga.
Ditempat lain, Imanuel Steve sedang berhadapan dengan beberapa pemegang saham dan para investor di perusahaan.
Kejadian di pesta itu juga mengakibatkan saham turun sebanyak 8 poin dalam semalam.
Para pemegang saham dan investor sangat geram atas tindakan ceroboh Imanuel Steve dan keluarganya di pesta yang diadakan oleh keluarga Fernandez tadi malam.
Sekarang mereka tengah meminta pertanggung jawaban pada Imanuel dan mencari solusi agar harga saham kembali stabil.
"Kali ini kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tuan Steve, anda dan keluarga anda sangat hebat sampai berani membuat sebuah pesta besar yang diadakan oleh keluarga Fernandez kacau. Bahkan anda juga berani menampar salah satu putri dari keluarga Alexander."Ucap salah seorang pemegang saham.
"Yang anda maksud itu adalah putri saya. Jadi saya tidak salah jika menampar putri saya sendiri."Imanuel membela diri.
"Itu adalah putri yang sudah anda buang tuan Steve. Bahkan kami hanya tahu jika anda mempunyai seorang putri yang lainnya, karena selama ini anda berkata jika putri anda hanyalah nona Bella."Ucap yang lain.
"Iya benar, dan sekarang anda berkata dia adalah putri anda setelah dia keluar dari keluarga anda."
Tangan Imanuel mengepal mendengar para pemegang saham dan investor membicarakan keluarganya. Bahkan mereka tidak segan mengatakan jika semuanya adalah salah Bella, putrinya yang membuat ulah pertama kali pada Amoora.
"Baiklah cukup. Saat ini kita harus mencari cara untuk keluar dari lubang ini. Dalam semalam saham perusahaan turun hingga 8 poin, ini nilai yang cukup besar."
__ADS_1
"Iya benar."
"Saya punya cara."Ucap seorang investor.
"Silahkan katakan."
"Kita minta bantuan pada perusahaan Fernandez."
Semua mata membulat. Bagaimana bisa itu sebuah cara untuk menyelamatkan perusahaan? Mungkin jika untuk menggali kubur sendiri benar.
"Itu tidak mungkin. Tuan Steve sudah membuah pesta keluarga Fernandez kacau. Bagaimana bisa kita bertemu dengan tuan muda Fernandez sekarang?"
"Tapi tidak ada cara lain. Kecuali... tuan Steve mau meminta maaf kepada keluarga Alexander secara langsung. Karena saya yakin mereka yang membuat saham kita anjlok."
"Di negara ini hanya ada 4 keluarga yang bisa berbuat hal ini. Yang pertama keluarga Fernandez, yang kedua keluarga Alexander, yang ketiga keluarga Dominic dan yang terakhir keluarga Wilson."
Semua mengangguk.
"Kita tidak mempunyai masalah dengan keluarga Wilson maupun Dominic. Karena setelah tuan Dominic dan istrinya meninggal, tidak ada yang tahu kabar keluarga itu. Walaupun mereka masih menjadi keluarga terkaya nomor 3 di negara ini."
"Jika karena tuan Steve membuat pesta ulang tahun nyonya besar Fernandez kacau, lalu tuan muda Fernandez melakukan hal ini. Sepertinya terlalu berlebihan, jadi hanya satu kemungkinan. Yaitu keluarga Alexander yang melakukannya."
Mata Imanuel terpejam, karena kebodohannya dan pengendalian emosi yang buruk. Membuat perusahaannya berada di ujung tanduk.
"Tuan Steve, sepertinya anda memang harus meminta maaf pada tuan Alexander."
"Benar tuan. Dan juga minta maaf pada nona Alexander yang sudah anda tampar."
Mata Imanuel terbuka seketika saat mereka meminta Imanuel untuk meminta maaf pada Amoora.
"Meminta maaf pada tuan Alexander mungkin aku akan melakukannya, tapi pada anak itu.."
Imanuel menggelengkan kepalanya.
"Tuan Steve, tolong buang dulu rasa malu anda. Anda dan keluarga anda yang menarik kami dan perusahaan diambang kehancuran."
__ADS_1
"Itu benar. Jika anda tidak mau melakukannya, maka kami akan menjual saham kami dengan harga rendah."
"Iya. Saya juga akn menarik semua investasi yang sudah saya berikan pada perusahaan ini."
Imanuel berdiri dan menatap para pemegang saham dan investor dengan tajam.
"Kalian! Bagaimana mungkin kalian melakukan ini padaku?"
"Anda juga bisa membuat kami terancam seperti ini tuan Steve."
"Tuan harus ingat, perusahaan bisa berdiri sampai saat ini juga karena ada kami. Bukan hasil dari anda sendiri."
"Iya benar."
"Pikirkanlah baik-baik tuan. Semua ada di tangan anda. Karena anda dan keluarga anda yang membuat semuanya seperti ini."
Para pemegang saham dan investor berjalan keluar dari ruang rapat dengan geram. Benar-benar tidak bisa di percaya jika urusan keluarga Steve akan membuat mereka dan perusahaan menjadi kesulitan.
Imanuel yang di tinggalkan oleh mereka hanya bisa duduk sambil menahan emosinya.
"Amoora. Jika tahu akan seperti ini, sudah aku tenggelamkan kau di laut dulu bersama kakekmu."
Imanuel mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang.
Setelah menghubungi orang, Imanuel berdiri dan berjalan meninggalkan ruang rapat.
"Aku ingin tahu, dengan cara apa dia bisa masuk kedalam keluarga Alexander."Gumam Imanuel.
Perusahaan Steve benar-benar sedang diambang kehancuran. Dan tentu saja itu adalah balasan kecil dari Lexi Alexander.
Lexi yang tidak pernah menerima jika keluarganya disakiti, dia akan membalas beratus kali lipat pada orang itu. Seperti sekarang yang dia lakukan pada perusahan Imanuel Steve.
"Ini hanya permulaan. Jika kau tidak berlutut untuk meminta maaf padanya, maka aku akan benar-benar menghancurkan perusahaan mu."Ucap seorang pria dengan sebuah cerutu di sela-sela jari kirinya.
Jangan lupa untuk vote cerita Linlin dan juga meninggalkan jejak kalian di kolom komentar ya para readers 😊
__ADS_1