The Queen Psycho

The Queen Psycho
33


__ADS_3

Jack yang sudah melihat foto-foto yang beredar di perusahaan Imanuel merasa dibohongi dan dibodohi oleh Hanna dan Imanuel.


Wajahnya muram dan tangannya mengepal dengan kuat, dia tidak menyangka jika Imanuel Steve akan melakukan hal yang begitu kejam dan menjijikan kepada anaknya sendiri.


Jack yang marah meminta sekertarisnya untuk memutuskan hubungan kerja sama dengan perusahaan milik Imanuel. Dia tidak ingin lagi mempunyai hubungan kerja dengan orang yang menggunakan anaknya sebagai alat berbisnis.


Sekarang Jack tahu kenapa Bella berubah dan lebih suka datang ke club malam.


Ketika dia membawa Bella malam itu, Bella tidak mengatakan apapun walau Jack sudah memaksanya. Bella hanya berkata dia tidak pantas untuk disukai oleh Jack, dia juga tidak mau menjadi alat agar orang tuanya mendapatkan apa yang mereka inginkan dari Jack.


Setelah hari itu Bella tidak mau lagi bertemu dengan Jack, bahkan Bella menolak untuk pulang saat Jack menjemputnya di club malam.


Jack akhirnya memutuskan untuk tidak lagi menemui Bella, dia sangat kecewa dan marah ketika melihat Bella berciuman dengan panas tepat didepannya bersama seorang laki-laki di club malam.


Semuanya karena Imanuel dan Hanna, karena itu Jack memutuskan hubungan kerjasama dengan perusahaan milik Imanuel.


**


Dirumah, Hanna dan Imanuel sedang mencoba membujuk Bella agar mau berbicara dan memohon pada Jack supaya tidak memutuskan hubungan kerjasama mereka.


Imanuel terus memanggil dan mengetuk pintu kamar Bella.


"Bella, Papa mohon bantu Papa kali ini sayang. Papa janji ini yang terakhir Bella. Semua demi perusahaan dan hidup kita. Bella."Ucap Imanuel.


"Papa benar sayang, cuma kamu yang bisa membujuk Jack. Bella, buka pintunya sayang. Ayo bantu Papa."Hanna juga ikut membujuk Bella.


Didalam kamar, Bella duduk diranjangnya sambil mendengarkan musik. Hatinya telah mati untuk kedua orang tuanya yang sudah menjual dirinya.


Bella tidak lagi peduli, hidupnya sudah hancur. Jadi dia tidak akan lagi mau membantu Imanuel dan Hanna. Apakah Imanuel dan Hanna akan hidup menderita itu bukan urusan Bella.


Koper disamping pintu kamar pun sudah siap untuk dibawa, Bella sudah memutuskan akan meninggalkan rumah itu.


"Ingin aku membantu kalian? Mimpi! Kalian sudah menjualku dan sekarang tanpa rasa bersalah dan malu ingin memanfaatkan aku lagi. Jangan harap!"Gerutu Bella.


Bella melihat layar ponselnya, Bella tersenyum lebar melihat pesan yang dia baca.


"Sebentar lagi aku akan pergi dari sini. Tubuhku sudah rusak, jadi aku tidak perlu memilih dengan siapa aku harus hidup diluar sana. Selagi dia bisa membuatku bahagia. Dan tuan George adalah laki-laki yang pantas."


Ya, Bella telah bertemu lagi dengan George setelah Imanuel memarahi Bella karena foto-foto yang beredar di perusahaan. Setelah itu Bella menerima tawaran George sebagai wanita simpanan George diluar negri.


George menjanjikan kehidupan yang nyaman dan apa yang Bella inginkan akan terpenuhi, tapi tentu saja ada beberapa syarat yang harus Bella lakukan.


Karena Imanuel dan Hanna tidak mendapat tanggapan dari Bella, mereka pergi dari depan pintu kamar Bella.


"Aku akan keluar, kau bujuk Bella lagi kalau dia keluar dari kamarnya."Ucap Imanuel sebelum pergi.


Imanuel akan mencari bantuan dari perusahaan dan investor lain, dia tidak ingin perusahaannya hancur. Dia tidak mungkin meminta tanggung jawab pada George, karena dia pasti akan kalah telak dan akan semakin dipermalukan jika dia mendatangi George.


George sendiri hanya bisa membantunya sekali dan tidak mau membantu Imanuel lagi, walaupun dia sudah mendapatkan keuntungan besar dari Imanuel dan apa yang Imanuel alami saat ini adalah karena dia yang bekerja sama dengan Amoora.


Bella yang merasa tidak lagi ada keributan didepan kamarnya turun dari ranjang dan bersiap untuk pergi.


Dengan membawa koper Bella keluar dari kamar, dia melihat kesana kemari didalam rumah. Setelah Bella yakin jika semua aman, Bella langsung keluar dan berjalan dengan cepat kearah garasi dan melajukan mobilnya dengan cepat.


Mendengar suara mobil, Hanna keluar kamar dan bergegas keluar rumah. Didepan rumah Hanna hanya melihat bagian belakang mobil yang Bella naiki.

__ADS_1


"Kemana anak itu pergi. Dia tidak mau membantu bicara dengan Jack malah keluar, dasar anak kurang ajar!"Gerutu Hanna.


Hanna tidak tahu jika setelah hari itu Bella tidak akan lagi kembali pada keluarga Steve.


Didalam mobil Bella menghubungi George untuk menjemputnya karena Bella akan menjual mobil yang dia pakai.


Bella membelokan mobilnya kearah toko jual beli mobil mewah dikota itu.


Sampai disana Bella turun dan membawa kopernya keluar dari mobil. Bella masuk kedalam toko mobil mewah itu.


"Selamat siang nona."Ucap pegawai toko.


"Siang, aku ingin menjual mobil itu."


Pegawai toko melihat mobil yang Bella tunjuk, dia lalu melihat kondisi bagian luar dan dalam mobil itu.


"Semua masih bagus, saya ingin melihat surat-surat mobil anda. Apa bisa?"


"Tentu saja."


"Silahkan ikuti saya."


Pegawai toko membawa Bella masuk kedalam kantor.


"Silahkan duduk nona."


"Terima kasih."


Bella duduk lalu mengeluarkan surat-surat mobil yang pegawai toko inginkan.


Bella memberikan sebuah map coklat pada pegawai toko yang kemudian diterima dan di lihat oleh pegawai toko itu.


"Baiklah, semuanya lengkap dan kondisi mobil juga bagus."


"Jadi berapa kira-kira anda akan membeli mobil saya?"


"Mobil anda keluaran tahun 20... jadi kami bisa membeli mobil anda hanya dengan harga 475 juta."


"475 juta?"


"Benar nona. Walaupun kondisi mobil itu masih bagus, tapi mobil itu sudah digunakan lebih dari 2 tahun. Jadi saya hanya bisa membeli dengan harga itu."


"Baiklah tidak apa-apa."


"Kalau begitu sebentar saya buatkan surat jual belinya terlebih dulu."


"Iya."


Bella berpikir akan mendapatkan minimal 500 juta untuk mobilnya itu. Tapi hanya 475 juta.


"Sudahlah tidak apa-apa, aku masih bisa membeli mobil mewah lainnya dari tuan George."


Tidak lama kemudian pegawai toko memberikan surat jual beli mobil kepada Bella.


"Silahkan anda tanda tangan disini dan disini nona."Ucap pegawai itu.

__ADS_1


Bella mengangguk lalu menandatangani surat itu sesuai dengan yang pegawai itu tunjukan.


"Baik, terima kasih nona. Silahkan, ini cek pembayarannya."


Bella mengambil cek itu dan melihat nominal yang tertulis diatas cek itu.


"Oke, terima kasih."


Bella lalu keluar dari toko itu.


"Selanjutnya aku harus ke bank untuk memasukkan uang ini ke buku tabunganku."


Bella memanggil taxi yang melintas lalu meminta supir mengantarnya ke bank.


Taxi itu melaju menuju bank yang Bella katakan.


Dari dalam taxi Bella melihat jalanan, jalan yang selalu dilewati saat Jack membawanya jalan-jalan.


"Aku hampir lupa."


Bella mengeluarkan ponselnya lalu menggerakan jarinya diatas layar ponsel.


Setelah beberapa saat Bella tersenyum "Terima kasih, aku harap itu cukup untuk menebus beberapa barang mewah yang sudah dia berikan padaku. Terima kasih Jack dan maaf."


Ya, Bella mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening Jack. Dia pikir dia tidak pantas mendapatkan barang-barang dari Jack, jadi Bella mengirimkan uang untuk Jack sebagai ganti barang-barang itu.


"Nona, kita sudah sampai."Ucap supir taxi.


"Ah, iya."


Bella lalu mengambil sejumlah uang dan memberikannya pada supir taxi.


Setelah membayar Bella keluar dari taxi dengan koper kecilnya.


Bella lalu berjalan masuk kedalam bank untuk mencairkan uang yang dia dapatkan setelah menjual mobil mewahnya.


Selama kurang lebih 30 menit Bella berada didalam bank, akhirnya semua uang sudah masuk kedalam buku tabungan Bella.


Bella keluar dari bank dan mendapati George sudah berdiri disamping mobilnya tepat didepan bank itu.


Senyum lebar Bella lemparkan untuk George.


"Kau sudah selesai?"Tanya George.


"Sudah."


"Kalau begitu ayo, aku sudah merindukanmu."


Bella tahu apa maksud dari kata rindu yang George katakan dan tanpa malu dan rasa sungkan Bella mencium pipi George.


"Aku juga merindukan tuan George."


"Hahaha masuklah kalau begitu."


George membukakan pintu mobilnya untuk Bella, dan koper Bella diletakkan di bagasi.

__ADS_1


Setelah hari itu Bella benar-benar menjadi simpanan George. Tapi bukan hanya George yang dilayani oleh Bella, karena George juga kadang membawa temannya untuk menikmati tubuh putih Bella, itu adalah salah satu syarat sebagai simpanan George dan tentu Bella menyetujui juga melakukannya dengan baik.


__ADS_2