The Queen Psycho

The Queen Psycho
74


__ADS_3

Hari berikutnya negara Z di hebohkan oleh sebuah foto seorang wanita yang tengah tidur bersama dengan beberapa laki-laki di sebuah kamar hotel.


Tubuh wanita itu penuh dengan tanda merah disekitar dada dan lehernya, sepertinya wanita itu sangat menikmati malam panasnya bersama dengan beberapa laki-laki yang ada didalam foto itu.


Foto itu beredar dengan cepat di media sosial, bahkan tidak sedikit orang yang memposting ulang berita itu sehingga semakin banyak orang yang tahu.


"Salah satu nona muda dari keluarga terkaya di negara Z menikmati malam panjangnya dengan beberapa gigolo yang dia sewa."


Itulah judul berita hangat dari foto yabg beredar di internet.


"Malam panas nona muda kaya bersama para gigolonya."


Judul lain dari foto yang di posting ulang oleh orang.


"Hei, siapa wanita ini? Kenapa wajahnya tidak begitu jelas. Dia benar-benar sangat menyukai hal seperti ini." Ucap salah seorang netizen pada kolom komentar.


"Berapa biaya untuk satu malam. Sepertinya sangat menyenangkan bisa tidur dengannya." Komentar yang lain.


"Sangat menjijikan!"


"Keluarga terkaya, apakah dari keluarga terkaya itu, atau keluarga kaya lainnya?"


"Siapa dia, sangat memalukan!"


Beragam komentar terlontar dari para netizen yang sudah melihat foto wanita itu di media sosial.


Amoora yang melihat berita itu tidak tahu jika wanita yang ada didalam berita adalah wanita yang sudah membuat dirinya akan terbunuh kemarin.


Sementara Lexi sangat puas melihat berita yang sudah menjadi berita terpanas hari itu.


Ya, wanita yang ada didalam berita itu adalah Allie. Wanita yang sudah membuat Lexi marah karena sudah menyakiti Amoora.


"Ini adalah peringatan dariku. Mengusik keluarga Alexander, apa kau pikir kau bisa menerima konsekuensinya?" Ucap Lexi.


Berita itu terus beredar, bahkan orang-orang yang diperintahkan oleh keluarga Fernandez pun tidak bisa menghapus berita-berita itu.

__ADS_1


Alvaro tahu jika Lexi yang melakukannya dan dia lebih memilih diam. Dia mengerti jika ini adalah cara Lexi membalas perbuatan adik sepupunya yang sudah menyakiti Amoora.


Meski itu akan membuat harga saham diperusahaannya anjlok, Alvaro tidak melakukan apapun. Karena itu semua sudah menjadi konsekuansinya.


Keluarga Fernandez yang tahu siapa wanita yang ada didalam foto itu geram dan memarahi Allie.


"Apa yang sudah kau lakukan diluar sana sudah membuat keluarga besar Fernandez tercoreng, Allie!" Ucap ayahnya.


"Kau benar-benar tidak bisa menahan dirimu Allie." Ucap bibinya.


Allie hanya bisa diam, dia melihat kearah Alvaro dan berlari kearahnya.


"Kak Alvaro, aku mohon bantu aku. Aku tidak sengaja melakukannya, aku benar-benar tidak tahu semua laki-laki didalam foto itu. Kak, aku mohon."


Alvaro diam, dia tidak ingin ikut campur dalam hal ini. Meski keluarganya akan jatuh dia akan tetap diam.


"Kak Alvaro, aku sangat menyukai kakak. Aku mohon bantu aku."


"Membantumu? Setelah kau merencakan penculikan dan ingin membunuh calon istriku. Kau ingin aku membantumu?"


"Alvaro, apa maksudmu? Allie ingin membunuh Amoora?" Tanya tuan Fernandez.


"Benar Pa, dia menyuruh orang untuk menculik dan membunuh Amoora kemarin agar aku tidak menikah dengan Amoora. Sekarang keluarga Alexander sedang membalas dendam, apakah aku harus membantu orang yang ingin membunuh calon istrinya sendiri? Itu tidak mungkin."


Allie menggelengkn kepalanya, dia tidak menyangka semua yang sudah dia rencanakan diam-diam akan di ketahui oleh Alvaro dan keluarga besarnya.


"Jadi ini semua perbuatan keluarga Alexander?" Tanya ayah Allie.


"Benar. Ini mungkin hanya peringatan kecil dari mereka karena anak paman yang paman manjakan ini sudah menyinggung mereka."


"Allie! Kau benar-benar keterlaluan! Kenapa kau melakukan semuanya, kau tahu Alvaro akan menikah dengan keluarga Alexander, kenapa kau malah mencelakai calon kakak iparmu sendiri!"


"Aku tidak rela! Aku tidak rela Amoora yang hanya anak angkat itu menjadi istri kak Alvaro! Dia tidak pantas. Harusnya aku yang menjadi istri kak Alvaro, karena aku sudah menyukai kak Alvaro sejak lama!"


Plak!

__ADS_1


Tamparan keras dari ayah Allie mendarat di pipi kirinya.


"Diam! Aku sudah berkata padamu untuk tidak berhayal. Kau dan Alvaro adalah keluarga!"


"Tapi ayah...."


"Diam!! Aku akan mengirim mu keluar negri. Kau benar-benar membuat malu keluarga!"


"Ayah, tidak, aku mohon jangan kirim aku keluar negri ayah. Aku mohon jangan."


"Kau sudah membuat masalah besar dan akan membuat perusahaan keluarga Fernandez kehilangan banyak poin dan harga saham akan turun drastis."


"Ayah aku minta maaf, aku salah. Tapi aku mohon jangan kirim aku keluar negri."


Ayah Allie tidak bergeming mendengar rengekan Allie. Dia sudah sangat marah, terlebih ini menyangkut dua keluarga besar yang sebentar lagi akan bersatu.


Tuan Fernandez sendiri sudah tidak bisa melakukan apapun, semua keputusan ada ditangan Alvaro yang saat ini memegang perusahaan keluarga Fernandez dan juga calon suami dari Amoora.


"Aku hanya bisa bicara dengan Lexi Alexander untuk tidak melanjutkannya karena perusahaan. Tapi aku ingin paman segera mengirim dia keluar negeri dan tidak lagi menggunakan fasilitas keluarga Fernandez saat disana. Itu keputusan ku."


"Kak Alvaro, apa yang kakak katakan? Demi wanita yang tidak penting itu kau melakuan itu padaku! Kak..."


Alvaro menatap tajam Allie.


"Aku belum membuat perhitungan padamu karena ingin membunuh Amoora, dan sekarang kau bilang dia tidak penting! Jika aku bisa memilih, aku lebih memilih membuangmu dari keluarga Fernandez dari pada harus kehilangan Amoora."


Allie mundur beberapa kali mendengar hal yang begitu menyakitkan dari Alvaro. Dia tidak menyangka jika apa yang sudah dia lakukan membuat Alvaro membenci dirinya.


Sekarang Allie hanya bisa menangis karena dia akan di kirim keluar negri dan tidak bisa lagi hidup mewah karena Alvaro menarik semua fasilitas mewah keluarga Fernandez untuk dirinya.


Alvaro yang tidak ingin lagi melihat adegan itu pergi meninggalkan rumahnya. Dia lebih memilih untuk pergi ke rumah Amoora untuk melihat bagaimana keadaan Amoora.


Sudah cukup hukuman yang Allie dapatkan dari keluarga Fernandez. Dan saat dia tinggal diluar negeri, dia harus hidup mengandalkan dirinya sendiri untuk hidup.


Bagi Alvaro yang melihat Allie hidup mewah dan sangat di manja akan membuat Allie belajar untuk lebih dewasa dan tidak menyinggung orang lain dimasa depan.

__ADS_1


(Maaf, karena kondisi badan Linlin yang kurang vit dan pekerjaan Linlin yang banyak. Linlin baru bisa up 😁)


__ADS_2