Tiba-tiba Hamil

Tiba-tiba Hamil
Mitos


__ADS_3

"Tinggal Jeng Widya ya, yang belum punya cucu, semoga aja ya, pernikahan anaknya di lancarkan, terus cepat di kasih momongan deh anaknya," ujar Anita yang duduk bersebelahan dengan wanita yang bernama Widya.


Widya tersenyum, "iya semoga aja Nakisya gak nunda-nunda lagi, abisnya gimana ya Jeng, dia baru lulus sekolah menengah atas, udah mau di jodohin aja aku udah bersyukur, selebihnya aku gak berani ngatur lagi," jawab wanita itu.


Anita menghela napas, pasalnya yang menjadi calon menantu sahabatnya itu ialah keponakannya sendiri.


"Mam, udah dong jangan di gendong mulu, nanti dia jadi terikat pada orangtua jika sering digendong, terus entar jadi males gerak dia nya," ujar Vino yang masih merasa tak rela saat anaknya di gendong orang lain.


"Itu mitos loh, Nak Vino, faktanya memang di gendong bisa bikin nyaman, tapi nanti kalau dia sudah besar akan lupa kok," bantah wanita yang berprofesi sebagai dokter psikolog.


"Seiring berjalannya waktu, dia akan tumbuh dan meminta untuk lepas dari gendongan karena dia lebih suka bergerak dan melihat-lihat ke sekelilingnya," imbuh wanita itu kemudian.


Vino mendengus, "gini nih kalau lawan emak-emak, giliran kita yang bantah, pasti di bilangnya gak sopan, terus giliran emak-emak yang ngebantah, kita yang malah mati kutu."


"Pasal 1, wanita selalu benar," ledek Naura yang kembali mengusap dada suaminya.


"Loh dari tadi bayi nya gak pakai selimut ya? Padahal kan membungkusnya dengan selimut bisa untuk membuatnya merasa aman," ujar wanita yang memakai emas banyak.


Vino tersenyum sinis, sekarang saat nya buat dia untuk menginjak gas nya.

__ADS_1


"Aman itu kalau tante keluar rumah, gak pakai perhiasan yang mencolok, bahaya tuh, Tante," Vino menyunggingkan senyumnya pada wanita itu.


Kalau buat bayi, membungkus si kecil dalam selimut itu fungsinya untuk membuatnya hangat."


Vino menarik napasnya, "kalau rasa amannya, tercipta karena ia tahu bahwa ia dicintai, dan di berikan perhatian, terutama saat dia sedang tidak nyaman. Dan yang paling tepat memberikan itu ialah orangtuanya," imbuh Vino kemudian, yang merasa menang saat bayinya kini berada di tangannya.


Naura mengambil bayinya, "maaf ya, Tante. Zia sekarang waktunya minum susu," ujar Naura yang tidak ingin membuat wanita itu salah paham. Naura langsung memberikan botol susu itu kepada bayinya.


"Loh kok di kasih susu formula? Kenapa buka asi? Tau gak, bayi yang disusui memiliki ikatan yang lebih dekat dengan ibunya daripada yang diberi susu botol," ujar wanita yang memakai baju syar'i.


Anita melirik sekilas pada menantunya yang nampak tidak nyaman dengan pertanyaan itu.


Wanita itu juga nampak mengusap punggung tangan Naura, "tidak ada bukti yang mendukung mitos itu. Yang penting adalah cara orangtua atau ibu menggendong bayi saat ia menyusu, bagaimana orangtua merawatnya dengan penuh kasih dan kata-kata menenangkan yang diberikan saat bersama si kecil."


Naura menatap haru pada wanita itu, dirinya merasa sangat beruntung memiliki mertua sebaik dan sepengertian seperti Anita.


"Kayaknya dede bayi nya udah mau tidur ya, gimana kalau kita-kita pulang yu, kasian kan nanti ke ganggu dia nya," ajak Widya yang langsung di angguki oleh yang lainnya.


Vino nampak sumringah, "oh iya, maaf ya Tante semuanya, tadi Vino becanda, jangan kapok ya sering-sering kesini," ujar pria itu basa-basi.

__ADS_1


Vino sangat menyesali kalimat yang baru saja terlontar dari mulutnya, tapi dia berharap semoga para wanita rempong itu tidak menanggapinya.


"Oh tentu dong, pastinya, iya gak Jeng?" jawab wanita yang memakai perhiasan layaknya toko mas berjalan.


Tuh kan, Vino benar-benar langsung merutuki kebodohannya, "hehe, becanda kok Tante, gak usah aja ya, Tante kan sibuk, jadi jangan buang-buang waktu."


"Ah, buat kamu apa sih yang enggak," ujar wanita itu yang langsung menjawil dagu Vino.


Vino bergidik ngeri, "amit-amit, istri gue, anak gue, semoga kalau udah tua nya, gak kaya dia."


"Kalau kaya gitu emang kenapa?"


Untuk cerita lanjutannya Bang Al, aku udah nulis di judul baru, "Aku Hanya Mencintaimu" cek profil aku ya😍🤗



Sebelum Vote, biasakan, Like + Koment + Share + Rate bintang 5🙏🙏


Hatur Nuhun🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2