Tiba-tiba Hamil

Tiba-tiba Hamil
Ekstra part 2


__ADS_3

Satu minggu setelah kelahiran putri keduanya yang diberi nama Keyla Aurora Khalista Sanjaya. Vino dan Naura nampak repot saat mengurus kedua anaknya. Apalagi putrinya yang pertama yang baru berumur satu tahun itu semakin aktif.


Malam hari, Vino yang baru pulang dari kantornya, pria itu langsung disuguhkan dengan pemandangan yang tidak seperti biasanya. Terlihat bayi yang bernama Zia itu sedang rewel. Pembantu Vino yang berusaha menenangkan bayi itu mulai nampak kewalahan.


"Zia kenapa?" tanya Vino pada Naura.


Terlihat butiran keringat yang terus meluncur dari kening Naura. Mungkin wanita itu seharian ini sangat kerepotan, bahkan pakaian yang dikenakannya masih sama dengan pakaian di waktu pagi. Mungkin saja wanita itu belum mandi, atau bahkan makan juga belum.


Naura mendongak melihat kearah suaminya. "Zia gak bolehin aku ngasih mimi buat Lala, terus Lala juga dari tadi mimi terus, gak mau lepas dianya," jawab wanita itu.


Kelahiran anaknya yang kedua ini, asi Naura keluar sangat banyak, jadi dirinya memutuskan untuk memberikan bayinya itu asi ekslusif.


Tanpa membuka pakaian kerjanya, Vino langsung mendekat kearah Zia, "sini Zia sama Papi ya," ucap pria itu sambil mengulurkan kedua tangannya.


Namun Zia terus menangis, tubuhnya terus meronta hendak menggapai sang Mami yang masih memberikan asi nya untuk Lala.

__ADS_1


"Yaudah coba di capit hidung Lala biar mulutnya lepas," ucap Vino yang mulai terlihat panik.


Naura mempraktekan apa yang di perintahkan sang suami, dan setelah beberapa kali mencapit pelan hidung bayi mungil itu, akhirnya Lala melepaskan mulutnya dari put*ng Naura.


Keduanya menghela napas, Vino yang hendak mengambil alih putri keduanya, tiba-tiba mengurungkan niatnya itu, saat Lala kembali nangis dengan kencang, rupanya bayinya itu masih belum kenyang juga.


"Mamama," sambil terus menangis, Zia terus memanggil mami nya.


Melihat itu, Naura tidak lagi dapat membendung air matanya yang menerobos keluar dari kedua ujung matanya. Satu sisi dia tidak tega dengan bayi keduanya yang ingin minum asi, di sisi lain dia juga tidak tega saat melihat putri pertamanya yang masih kecil itu, dan akhirnya yang bisa Naura lakukan hanya menangis.


Naura mengusap air matanya. Wanita itu menatap Vino dengan wajah yang terlihat marah. "Kamu enak ngomong gitu, asal kamu tau! ini yang aku khawatirkan dulu, dan sekarang kejadian juga kan!" ucap wanita itu dengan air mata yang terus berderai dari ujung matanya.


"Kan aku juga udah nyaranin kamu buat pakai baby sitter, tapi kamunya yang tetap gak mau, jadinya kamu sendiri kan yang kewalahan," ucap Vino yang selama ini menahan amarahnya.


Sambil terus menyusui, Naura yang tidak mau mengalah, wanita itu semakin menyorot tajam suaminya. "Kamu lihat sendiri kan, sama Bibi aja yang udah Zia kenal, dia tetap gak mau, bahkan sama kamu sendiri dia juga gak mau. Yang Zia butuhkan itu Aku," ujar wanita itu dengan napas yang terlihat memburu.

__ADS_1


"Bikinnya emang gampang, tapi kalau udah gini, kamu gak bisa ngelakuin apa-apa kan!" imbuh Naura kemudian.


Seolah mengerti dengan keadaan orang tuanya, perlahan Zia mulai menghentikan tangisannya. Bayi itu langsung menerima dot yang di berikan oleh pembantunya, padahal dari tadi bayi itu terus menolak.


Vino mulai sadar dari emosinya, perlahan pandangannya berarah pada wajah Zia, pria itu terus memerhatikan putrinya, matanya mulai berkaca-kaca karena terharu, diusapnya ujung kepala Zia dengan pelan, sampai akhirnya bayinya itu terlelap dipelukannya.


Vino berdiri sambil menggendong Zia. Dari sorot matanya terlihat raut penyesalan atas apa yang sudah dia lontarkan terhadap istrinya. Pria itu menatap wajah Naura dengan sendu. "Maafkan aku," ucapnya yang langsung berlalu setelah sempat mengecup lama di bagian ujung kepala Naura.



Masih bayi aja udah keliatan karakter dari kedua bayi itu. Kira-kira kalau udah besarnya, mereka kaya gimana ya?? 🤔🤔😅


Tapi cerita ini bener-bener udah TAMAT ya gengs😊 udah gak ada terusannya lagi.


InsyaAllah, entah kapan, ada cerita baru tentang kehidupan mereka setelah dewasa☺

__ADS_1


Terima Kasih untuk semuanya🤗🤗🙏🙏


__ADS_2