True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
13. ISTRI PENGERTIAN


__ADS_3

Di umur dinda yang masih 22 tahun arka merasa dinda adalah wanita yang sangat dewasa, karena arka jarang sekali melihat dinda mengeluh ataupun meminta Barang mahal, kini arka dan dinda sudah berada di dalam mobil, status mereka sudah berubah menjadi suami istri , didalam mobil dinda melamun mimikirkan kata-kata arka yang menyuruhnya untuk membuatnya jatuh cinta, dinda menutup wajahnya karena malu, jika suaminya berkata seperti itu berarti suaminya tahu kalau dia sudah jatuh cinta kepadanya.


"Apa yang membuat mu tiba-tiba menutup muka mu? jangan bilang kamu berfikir mesum" tebak arka sambil menarik tubuh dinda agar lebih dekat dengannya.


Dinda yang kaget pun reflek menatap wajah arka,


"Tidak, hanya merasa malu saja" jawab dinda dengan gugup dan wajah nya kini mulai memerah.


"Ingat saya tidak mau mendengar kamu memanggil kakak lagi,,, belajar lah memanggil dengan sebutan sayang"


"Baiklah suami ku sayang" jawab dinda sambil menekan kedua pipi arka sehingga bibir arka maju ke depan


"Berani kamu ya" tanpa aba-aba arka langsung menenggelamkan wajah nya keleher jenjang dinda, sony yang melihat tingkah bosnya kini bisa tersenyum lega, sony merasa yakin jika bos nya tidak akan pernah bisa melepaskan dinda.


"Ampun sayang" teriak dinda sambil berusaha menjauhkan wajah arka, karena merasa sangat geli.


"Maaf tuan, kita sudah sampai di kantor cabang, ucap sony


"Kamu hati-hati ya, nanti pulang akan ada supir menjemput" ucap arka sambil merapihkan rambut dinda yang sedikit berantakan akibat dari ulahnya


"Baiklah sayang, dinda pun menarik tangan arka lalu mencium punggung telapak tangan dan keluar dari mobi, dinda tersenyum sangat manis dan melambaikan tangannya, arka pun tersenyum membalas lambaian tangan dinda. mobil arka berjalan jauh dari dinda, dinda memasuki kantor barunya, sesuai keinginan dinda, arka tidak memberi tahu bahwa dia adalah istrinya karena dinda tidak mau di perlakukan istimewa sama sekali.


"selamat pagi pa,,, saya mau tanya untuk ruangan hrd di mana ya? tanya dinda ke securty


"selamat pagi,,, ruangannya ada di lantai 2, kalau boleh tau apakah nona karyawan baru.


"iya betul pa saya karyawan baru ,,


"baiklah nona silahkan masuk"


dinda pun masuk kedalam gedung itu, dan menaiki lantai dua bertemu dengan hrd nya, setelah bertemu dengan hrd dinda di antar keruangan khusus finance dan di perkenalkan ke seluruh karyawan lalu duduk di meja kerja nya.


"hai din, aku mira, salam kenal ya"


"hai mira,, mohon bimbingannya.


dinda dan mira pun bekerja sambil banyak hal yang di bicarakan. mira merasa senang dengan keberadaan dinda karena di bagian finance ini cuman mereka yang umurnya masih muda.


arka yang masih dijalan sedang fokus melihat email masuk dari sekertaris nya. tiba-tiba ponselnya berdering, clarisa menelpon Arka.


"arka kamu dimana"

__ADS_1


"saya sedang di jalan menuju kantor"


"boleh kah nanti siang kita makan bersama"


"baiklah"


merekapun mengakhiri teleponnya, arka sengaja tidak menolak ajakan clarisa karena arka ingin memantapkan hatinya, mungkin di pertemuan ke dua rasa yang pernah ada untuk clarisa akan tumbuh.


"Son tolong pesankan tempat makan siang yang tidak jauh dari kantor ya hari ini"


"Baik tuan"


Arka sampai di kantornya, banyak sekali kerjaan yang tertunda sehingga dari pagi arka di sibukkan dengan pekerjaan, dan ada satu jadwal meeting pada jam sebelum makan siang, ketika meeting hampir selesai tiba-tiba ada pesan masuk di hpnya


"selamat makan siang sayang" dengan emote cium yang dikirimkan oleh dinda.


arka pun tersenyum, lalu dia membalas pesan dinda singkat " ok "


dinda menerima pesan itu, dan hanya jawaban ok yang dinda dapatin.


"Dasar emang tuan sombong"kesal dinda sambil menyimpan ponsel nya di atas meja.


sengaja arka membalas singkat pesan dinda karena jujur arka ingin mengetes berapa besar nya cinta dinda padanya. waktu sudah menunjukan jam makan siang, meeting arka pun selesai, dan setelah keluar ruangan arka menelpon dinda,


"kamu sudah makan siang?"


" iya ini lagi di kantin ko"


"ok" arka pun langsung menutup teleponnya.


"ihkkk ko main di tutup aja sih"


"siapa din? tanya mira


"suami aku ngeselin!"


"kamu serius udah nikah din? tanya mira kaget.


"iya udh,,,, ya udah makan yu. ajak dinda


sesuai dengan perintah arka pada sony, kini arka sudah berada di sebuah restoran bersama clarisa, arka memandang wajah clarisa dan benar saja hati arka merasakan hal biasa saja, hanya ada bayangan clarisa kecil.

__ADS_1


"Arka apakah kamu bisa malam ini menginap di apartemen ku,,, aku yakin kita akan semakin dekat dengan begitu"


"Maaf saya tidak bisa" jawab arka dengan sikap dinginnya.


"Arka izinkan aku buat- belum selesai clarisa berbicara tiba-tiba arka memotong


"Risa saya rasa janji kita waktu kecil dulu hanyalah ungkapan polos seorang anak kecil, saya awal nya pun menunggu kamu, tapi setelah bertemu saya tidak bisa membohongi diri saya sendiri bahwa saat ini istri saya lah yang sudah memilikinya, kita masih bisa berteman, jadi saya mohon berhentilah untuk mengajak sesuatu yang lebih dari seorang teman, saya rasa kamu sudah dewasa, saya dapat bertemu dengan kamu kapan pun tapi sebagai teman. arka pun berdiri dan meninggalkan clarisa yang masih mematung,


" ahkkkk dasar wanita kampung,,, kenapa aku harus telat datang sih, gagal kan jadi menantu keluarga gutama"


"Saya bisa membantu kamu untuk mendapatkan arka kembali" anggun yang dari tadi mendengar percakapan mereka menghampiri clarisa yang sedang menangis.


"Siapa kamu?"


"Kenalkan nama saya anggun, saya adik tirinya dinda istrinya arka, dia sangat sombong setelah menjadi istri orang kaya"


"Baiklah saya mengerti,,, tunjukan bagaimana caranya"


"Hanya ada satu senjata yang bisa memisahkan orang yg di cintai, yaitu penghianatan, kita harus melihat seolah - olah dinda selingkuh agar arka membencinya".


"Baiklah,, saya setuju mari kita pikirkan bersama-sama"


arka yang sudah meninggalkan clarisa tadi kini sudah di dalam mobil, arka merasakan semua beban pikirannya kini sudah terlepas akhirnya dia hanya bisa fokus kepada dinda.arka berniat untuk kembali ke kantor, karena pekerjaannya belum selesai, baru sampai di ruangannya tiba-tiba ada pesan masuk lagi ke dalam ponsel nya.


"sayang makan malamnya di rumah ya,, aku mau masak"


"ok sayang" balas arka.


dinda yang melihat balasan arka merasakan sangat girang, pasalnya walaupun singkat tapi sang suami sudah ada kemajuan. waktu sudah menunjukan jam pulang dinda pamit ke semua rekan kerjanya


"Din ga jalan-jalan dulu ni" tanya mira


"Maaf lain kali ya mir,,, aku harus masak hari ini, bye" dinda pun pergi keluar ruangan dan menuju loby


"Nyonya mari saya antar pulang"


" ohh Bapa supir saya,, ayo pa"


sesuai yang arka bilang, dinda di jemput oleh supir.


__ADS_1


visual dinda hari ini ya kakak-kakak 😁


__ADS_2