True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
51. S2. MENGALAH LAGI


__ADS_3

Ardian menelpon vania, untuk memastikan kondisinya, karena ardian tahu sekali bagaimana sifat adik satu-satunya itu.


"halo kak, ada apa" jawab vania


"bagaiman pasien kecelakaan yang kamu tolong tadi apakah selamat"


"selamat ka, vania seneng banget"


"ok kalau gitu, semangat terus ya de biar jadi dokter wanita yang sukses" ucap ardian menyemangati adiknya lalu mematikan sambungan teleponnya.


Ardian melanjutkan kembali pekerjaannya mengecek laporan yang di berikan oleh sekertaris barunya yang bernama luna.


luna tidak seperti sekertaris-sekertaris sebelumnya yang selalu berniat untuk menggoda dan merayunya. luna tampak profesional dengan pekerjaannya. ardian memanggil asistennya masuk.


"ada yang bisa saya bantu tuan'' tanya dion.


"dion tolong kamu cari tahu, informasi tentang luna, saya melihat didalam dirinya menyimpan permasalahan yang sangat besar.


"baik tuan" dion mengangguk lalu berbalik untuk keluar dari ruangan ardian.


ardian melanjutkan kembali pekerjaannya, semenjak luna menjadi sekretarisnya pekerjaan Ardian menjadi sangat cepat, tidak ada laporan yang luna tunda dampaknya jika ardian tidak mengimbangi nya maka pekerjaannya akan menumpuk di ardian.


"sayang, sibuk banget ya, dari tadi aku telepon engga diangkat" prisa masuk keruangan ardian begitu saja.

__ADS_1


"prisa,,, ahkk iya pekerjaan saya banyak hari ini, maaf ya sayang" ardian menghampiri prisa lalu memeluk prisa dan mencium keningnya.


"kita makan siang yu sayang" ajak prisa


Luna mengetuk pintu ardian yang sebenernya sudah terbuka.


"selamat siang pak, saya mau mengingatkan hari ini ada meeting jam 1 siang ya pa" ucap luna


"baiklah" jawab ardian dengan menggerakkan jarinya agar luna pergi dan menutup pintunya.


"sayang makannya di sini saja ya"


"kenapa sih semenjak sekretarisnya dia pekerjaan kamu sangat banyak" prisa menghentakkan kakinya lalu duduk di samping ardian.


"yah kalau aku kan bukan bos nya, jadi jadwal aku harus ngikuti aturan perusahaan"


"ya sudah kita menikah biar kamu sah jadi istri bos, tidak perlu jadi model lagi"


" ardian hal ini udah pernah kita obrolin, aku hanya akan menikah 3 tahun lagi, sudahlah aku pergi saja nafsu makan ku hilang" prisa beranjak dari tempat duduk lalu meninggalkan ruangan ardian.


Ardian memijat keningnya merasa berat dengan semua pemikirannya.


diluar prisa menelpon ibunya, dan ibunya prisa adalah clarisa, menggunakan anaknya sebagai alat untuk membalas dendam.

__ADS_1


"bu hari ini ardian mengajak menikah lagi, sampai kapan sih bu prisa harus seperti ini, prisa mencintai pria lain bu"


"kamu sabar dulu ya sayang, yang sudah ibu bilang sama kamu, buat dia hancur , tinggalkan dia saat dia sangat mencintai kamu.


"maksud ibu, prisa harus membuat ardian bangkrut"


tiba-tiba tong sampah berbunyi, di balik tembok ada luna yang akan kembali ke tempat kerjanya, luna mendengar semua pembicaraan dan tidak sengaja menabrak tong sampah saat akan kembali. buru-buru luna berlari agar prisa tidak melihatnya, sangking terburu-buru luna menabrak ardian yang sedang berjalan, reflek luna menarik tangan ardian dan mengajaknya bersembunyi. ardian sungguh sangat kaget dengan tingkah luna, dan kini jarak mereka sangatlah dekat. ardian mencium wangi tubuh, dan rambut nya luna sangat menyegarkan.


"maaf tuan bertahan sebentar saja" ucap luna yang sedang menyembunyikan wajah nya di dada bidang ardian. ardian menahan nafas agar detak jantungnya yang sedang berdetak cepat tidak terdengar oleh luna.setelah suara langkah sudah tidak terdengar , ardian dan luna pun keluar dari persembunyiannya.


"jangan lakukan hal seperti ini lagi, kamu membuat saya kaget saja" ardian merapihkan jas nya lalu berjalan meninggalkan luna.


luna merasa dirinya benar-benar bodoh, pasti bosnya menyangka dirinya sedang menggodanya. luna pun berjalan menyusul ardian ke ruang meeting



visual ardian



visual luna


__ADS_1


visual prisa


__ADS_2